Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Penamas

PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASIS PESANTREN: STUDI KASUS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS PESANTREN (SMPBP) AZZAINIYYAH DAN ISLAM GENERASI DI KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT: THE IMPLEMENTATION OF SCHOOL DEVELOPING PROGRAM BASED ON ISLAMIC BOARDING SCHOOL: CASE STUDY AT JUNIOR HIGH SCHOOL BASED ON PESANTREN (SMPBP) AZZAINIYYAH AND ISLAM GENERASI AT SUKABUMI REGENCY, WEST JAVA Mulyana Mulyana
Penamas Vol 29 No 2 (2016): Volume 29, Nomor 2, Juli-September 2016
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article presented the results of research about the implementation of Junior High School (SMP) Developing Program based on Islamic boarding school or pesantren. The field research was conducted in two schools based on pesantren, namely the Azzayniyah and the SMPBP Islam Generasi at Sukabumi regency. In data collecting, this research used the depth interview, observation, documentary study, and questionnaire to complete the need data. This research found that SMPBP which was be object of this research showed that the academic achievements of this school tend to increase in National Final Examination, religious knowledges, Arabic books studies, and the reading-writing of the Quran. Futhermore, for the Islamic boarding school values showed the good prospects. The studied values were included in godly, discipline, obedient, social, tolerance, politeness, and peace.Keywords: Islamic boarding school, school, integrative education,SukabumiArtikel ini menyajikan hasil penelitian tentang pelaksanaan program pengembangan Sekolah Menengah Pertama berbasis pesantren. Penelitian lapangan dilakukan di dua sekolah sekolah berbasis pesantren, yaitu SMPB Azzayniyah dan SMPBP Islam Generasi di Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data mengkobinasikan wawancara mendalam, observasi, studi dokumnetasi serta angket untuk melengkapi data yang dibutuhkan.Penelitian ini menemukan, bahwa SMPBP berbasis pesantren yang menjadi objek kajian ini memperlihatkan prestasi akademik yang cenderung meningkat, baik itu dari hasil ujian nasional maupun capaian dalam pengetahuan agama, pengajian kitab kuning maupun Baca Tulis Al-Qur'an. Adapun untuk nilai atau kultur kepesantrenan yang dikaji, memperlihatkan gambaran yang menggembirakan. Nilai-nilai yang dikaji tersebut mencakup kultur kesalehan, kedisiplinan, kebersihan, kepatuhan, kemasyarakatan, dan toleransi. Demikian pula dalam hal nilai kesantunan dan perdamaian. Kata Kunci: Pesantren, sekolah, pendidikan integratif, Sukabumi
MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH DI KOTA BANDUNG: MENUJU PENCAPAIAN STANDAR PELAYANAN MINIMUM: MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH IN BANDUNG: TOWARD MINIMUM SERVICE STANDARDS ACHIEVEMENT Mulyana Mulyana
Penamas Vol 28 No 3 (2015): Volume 28, Nomor 3, Oktober-Desember 2015
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article presents the results of an evaluation study of non-formal Islamic education, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) in Bandung, West Java. The evaluation study was conducted to assess whether MDT has met the Minimum Service Standards (MSS) as they are stipulated in the decree of Director General of Islamic Education of Ministry of Religious Affairs No. 6710/2014. Fieldwork was conducted on 16 February to 5 March 2015 in two sub-districts in Bandung, the sub-district of Bandung Kulon, where observations were performed on 4 Madrasah Diniyah Takmiliyah, and the sub-district Antapani, where observations were made in 3 Madrasah Diniyah Takmiliyah. This study uses multiple data collection techniques, including interview, observation and documentation study. This study found that Madrasahs Diniyah Takmiliyah have met most of Minimum Service Standards, including level of accessibility (it was measured through students’ mileage from their houses to madrasahs), the minimum level of teachers education (graduated from bachelor degree S1, diploma-IV or Islamic boarding schools), the number of students per class and teacher/students ratio. The components of Minimum Service Standards which have been met largely by Madrasah Diniyah Takmiliyah, namely the minimum education level of the head of MDT, the availability of separate rooms for teachers and heads of MDT, the availability of reference books and enrichment books, the availability of teaching aids and the absence of supervisor for MDT.Keywords: Madrasah Diniyah Takmiliyah, Minimum Service Standards, evaluation studies, religious education. Artikel ini menyajikan hasil penelitian evaluasi tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kota Bandung, Jawa Barat. Penelitian evaluasi ini dilakukan untuk mengkaji apakah MDT telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana telah ditetapkan dalam SK Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama No. 6710/2014. Penelitian lapangan dilakukan antara 16 Februari - 5 Maret 2015 di dua kecamatan di Kota Bandung, yaitu Kecamatan Bandung Kulon, di mana obsrvasi dilakukan di 4 MDT dan Kecamatan Antapani, di mana observasi dilakukan di 3 MDT. Teknik pengumpulan data mengkombinasikan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menemukan, bahwa MDT telah memenuhi sebagian komponen SPM. Komponen-komponen SPM yang telah dipenuhi oleh sebagian besar MDT meliputi tingkat aksesabilitas (yang diukur dengan jarak tempuh siswa dari rumah ke MDT), tingkat pendidikan minimal guru (lulusan S1, D-IV atau pesantren), jumlah siswa perkelas dan rasio guru-siswa. Adapun komponenkomponen SPM yang belum dapat dipenuhi sebagian besar MDT adalah tingkat pendidikan minimal kepala MDT, ketersediaan ruang terpisah bagi guru dan kepala MDT, ketersediaan buku referensi dan buku pengayaan, ketersediaan alat peraga, dan ketiadaan pengawas bagi MDT. Kata Kunci: Madrasah Diniyah Takmiliyah, Standar Pelayanan Minimal, penelitian evaluasi, pendidikan keagamaan.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER: STUDI KASUS DI SDN 1 DAN SDIT IQRA 1 KOTA BENGKULU: THE ROLE OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN CHARACTER BUILDING: A CASE STUDY IN STATE PRIMARY SCHOOL SDN 1 AND INTEGRATED ISLAMIC PRIMARY SCHOOL SDIT IQRA 1 BENGKULU Mulyana Mulyana
Penamas Vol 27 No 3 (2014): Volume 27, Nomor 3, Oktober-Desember 2014
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents the results of research on the implementation of Islamic religious education as an instrument of character education at the elementary level educational institutions. Using comparative research in two schools in Bengkulu, namely Integrated Islamic Primary School (SDIT) Iqra 1 and in State Primary School (SDN) 1, the research focus directed at aspects in the implementation of Islamic religious education in building the students character, including input, process, output and method aspects. This study used both qualitative and quantitative approaches. The results showed that, both schools have implemented educational character through establishing and developing religious education so that learners have a noble character applied in everyday life. Except the input aspect, both schools equally employ the integrated and comprehensive educational process through model and habitual methods in resulting excellent outputs, it is shown that both schools reach a hundred percent of their completions over the last 6 years. Keywords: Character education, religious education, primary school, Bengkulu. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian mengenai pelaksanaan pendidikan agama Islam sebagai instrumen pendidikan karakter di lembaga pendidikan tingkat dasar. Fokus penelitian diarahkan pada aspek input, proses, metode, dan output pelaksanaan pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter siswa, dengan melakukan riset komparatif di dua sekolah, yaitu Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Iqra 1 dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1, yang keduanya berada di Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan didukung data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa SDIT Iqra 1 dan SD Negeri 1 Kota Bengkulu telah menerapkan pendidikan karakter melalui penanaman dan pengembangan pendidikan agama, agar peserta didik memiliki akhlak mulia yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun dalam aspek input terdapat perbedaan, tetapi aspek proses, metode, dan output memiliki kesamaan, yakni sama-sama menerapkan proses pendidikan secara terpadu, terintegrasi, dan komprehensif, dengan menggunakan metode keteladanan dan pembiasaan, sehingga menghasilkan output yang sangat baik. Hal ini ditunjukkan antara lain oleh presentase kelulusan di kedua sekolah tersebut dalam kurun 6 tahun terakhir yang mencapai seratus persen.. Kata Kunci: Pendidikan karakter, pendidikan agama, sekolah dasar, Bengkulu.
PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASIS PESANTREN: STUDI KASUS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS PESANTREN (SMPBP) AZZAINIYYAH DAN ISLAM GENERASI DI KABUPATEN SUKABUMI, JAWA BARAT: THE IMPLEMENTATION OF SCHOOL DEVELOPING PROGRAM BASED ON ISLAMIC BOARDING SCHOOL: CASE STUDY AT JUNIOR HIGH SCHOOL BASED ON PESANTREN (SMPBP) AZZAINIYYAH AND ISLAM GENERASI AT SUKABUMI REGENCY, WEST JAVA Mulyana Mulyana
Penamas Vol 29 No 2 (2016): Volume 29, Nomor 2, Juli-September 2016
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article presented the results of research about the implementation of Junior High School (SMP) Developing Program based on Islamic boarding school or pesantren. The field research was conducted in two schools based on pesantren, namely the Azzayniyah and the SMPBP Islam Generasi at Sukabumi regency. In data collecting, this research used the depth interview, observation, documentary study, and questionnaire to complete the need data. This research found that SMPBP which was be object of this research showed that the academic achievements of this school tend to increase in National Final Examination, religious knowledges, Arabic books studies, and the reading-writing of the Quran. Futhermore, for the Islamic boarding school values showed the good prospects. The studied values were included in godly, discipline, obedient, social, tolerance, politeness, and peace.Keywords: Islamic boarding school, school, integrative education,SukabumiArtikel ini menyajikan hasil penelitian tentang pelaksanaan program pengembangan Sekolah Menengah Pertama berbasis pesantren. Penelitian lapangan dilakukan di dua sekolah sekolah berbasis pesantren, yaitu SMPB Azzayniyah dan SMPBP Islam Generasi di Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data mengkobinasikan wawancara mendalam, observasi, studi dokumnetasi serta angket untuk melengkapi data yang dibutuhkan.Penelitian ini menemukan, bahwa SMPBP berbasis pesantren yang menjadi objek kajian ini memperlihatkan prestasi akademik yang cenderung meningkat, baik itu dari hasil ujian nasional maupun capaian dalam pengetahuan agama, pengajian kitab kuning maupun Baca Tulis Al-Qur'an. Adapun untuk nilai atau kultur kepesantrenan yang dikaji, memperlihatkan gambaran yang menggembirakan. Nilai-nilai yang dikaji tersebut mencakup kultur kesalehan, kedisiplinan, kebersihan, kepatuhan, kemasyarakatan, dan toleransi. Demikian pula dalam hal nilai kesantunan dan perdamaian. Kata Kunci: Pesantren, sekolah, pendidikan integratif, Sukabumi