Keanekaragaman vegetasi pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur vegetasi pohon dan keterkaitannya dengan faktor lingkungan menggunakan metode kuarter sebagai dasar pengembangan sumber belajar biologi. Penelitian dilaksanakan di kawasan hutan Cagar Alam Pangandaran pada 30 Juni 2025 dengan 10 titik pengamatan. Data vegetasi dikumpulkan melalui pengukuran jarak pohon dan diameter batang setinggi dada (DBH), sedangkan faktor lingkungan yang diukur meliputi suhu udara, kelembaban udara, intensitas cahaya, pH tanah, kecepatan angin, dan jenis tanah. Data dianalisis menggunakan parameter kerapatan, frekuensi, dominansi, dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 jenis pohon dengan spesies dominan Tectona grandis dan Syzygium lateata yang memiliki nilai INP tertinggi masing-masing sebesar 115,83 dan 72,58. Kondisi lingkungan berupa suhu 25,6–28 °C, kelembaban 77–80%, intensitas cahaya 1105–1850 lux, pH tanah 5,2, dan tanah liat mendukung dominasi kedua spesies tersebut. Hasil penelitian ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi yang kontekstual pada materi keanekaragaman hayati dan ekologi tumbuhan.