Claim Missing Document
Check
Articles

ESTETIKA KOREOGRAFI SEBAGAI PENUNJANG KREATIVITAS SENI ANAK USIA DINI Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v4i1.12348

Abstract

Estetika koreografi merupakan sarana untuk berekspresi estetis secara kreatif pada anak  dimanfaatkan untuk membina dan mengembangkan kreativitas anak pada usia dini. Estetika koreografi sebagai konsep pendidikan seni yang sesuai  pada anak usia dini tidak mengajarkan bagaimana untuk  untuk menari semata  tetapi juga harus mengarah kepada pembinaan dan pengembangan kreativitas untuk mengangkat bakat dan potensi yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Dalam pendidikan seni, anak dibebaskan untuk mengekspresikan apa yang ada dalam jiwanya baik itu melalui gerakan-gerakan tari. Yang  bebas berekspresi membuat anak dapat menumbuhkan  kreativitas anak untuk menciptakan sesuatu  semakin berkembang. Kata kunci: Estetik,koreografi AUD
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Tari Aswa Tamtama pada Kelompok B Di TK ABA Wirobrajan I - Sudarmanto; Joko Pamungkas; Febrita Cipta Putranti
Jurnal Pendidikan Anak Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v1i2.3020

Abstract

Perkembangan fisik motorik menjadi salah satu aspek penting bagi perkembangan anak usia dini. Seni geraktari pada anak usia dini merupakan salah satu upaya untuk merangsang perkembangan fisik motorik, khususnya motorik kasar. Penelitian ini menggunakan tari Aswa Tamtama untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan 16 subyek anak TK kelompok B. Dari penelitian yang telah dilakukan, Tari Aswa Tamtama telah berhasil dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar khususnya kekuatan berupa melompat. Kata kunci: peningkatan, motorik kasar, tari Aswa Tamtama
PENTAS WAYANG BOCAH SEBAGAI SARANA MEDIA PENDIDIKAN SENI UNTUK ANAK USIA DINI Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v5i1.12371

Abstract

Pertunjukan  seni wayang bocah  memiliki beberapa fungsi, salah satunya sebagai sarana media pendidikan. Kegiatan seni pentas wayang bocah dapat dijadikan media  mendidik anak untuk bersikap dewasa dan menghindari tingkah laku yang menyimpang. Nilai-nilai keindahan dan keluhuran pada wayang bocah  dapat mengasah perasaan seseorang. Secara umum konsep wayang bocah  sebagai sarana pendidikan seni berfungsi untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, Membina perkembangan estetika, dan Membantu menyempurnakan kehidupan.Kata kunci: Wayang,bocah.aud
KEPUASAN STAKEHOLDERS PAUD TERHADAP KINERJA LULUSAN PROGRAM STUDI S1 PGPAUD FIP UNY Amir Syamsudin; Joko Pamungkas; Nur Hayati
Jurnal Pendidikan Anak Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v7i1.24441

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan stakeholders PAUD atas kinerja lulusan program studi dan harapan stakeholders PAUD atas kinerja program studi S1 PGPAUD. Metode penelitian adalah survey terhadap stakeholders PAUD. Subjek penelitian sebanyak 48 orang lulusan program studi PGPAUD dan 48 orang kepala Taman Kanak-kanak yang tersebar di wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan. Kriteria subjek penelitian adalah kepala TK dari lembaga PAUD yang mempekerjakan lulusan program studi S1 PGPAUD FIP UNY minimal sebanyak satu orang dengan masa kerja minimal satu tahun. Instrumen penelitian adalah angket terbuka. Teknik analisis data adalah deskriptif kuantitatif. Temuan hasil penelitian terbagi pada dua bagian. Bagian pertama tentang kepuasan stakeholders terhadap kinerja lulusan. Integritas kepribadian dan penguasaan teknologi informasi dari lulusan sangat memuaskan para stakeholders. Profesionalisme dalam bekerja dan kemampuan mengembangkan diri secara mandiri dari lulusan memuaskan para stakeholders. Kemampuan bekerjasama, berkomunikasi, dan penguasaan bahasa asing (Inggris) dari lulusan cukup memuaskan para stakeholders. Bagian kedua tentang kinerja program studi PGPAUD dalam menyelenggarakan pendidikan. Interaksi pembelajaran, lingkungan belajar, dan pengalaman belajar di program studi PGPAUD termasuk dalam kategori cukup memuaskan para lulusan. Ada hubungan positif antara pembelajaran selama kuliah di program studi PGPAUD dengan penguasaan kompetensi oleh lulusan. Bobot hubungan positif tersebut bersifat lemah karena lebih kecil dari kriteria (0,487 0,500). Kata Kunci: kepuasan stakeholders, lembaga PAUD, kinerja lulusan
Analysis of extracurricular angklung material at ABA Karangwaru Kindergarten and ABA Blunyah Gedhe Kindergarten, Yogyakarta Karissa, Violeta Chandra; Joko Pamungkas
JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 19 Number 1 April 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpud.v19i1.50429

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of angklung extracurricular activities at TK ABA Karangwaru and TK ABA Blunyah Gede, Yogyakarta, in fostering the development of early childhood growth. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observations, interviews with instructors and teachers, and documentation. The results indicate that angklung activities effectively enhance fine motor skills, socio-emotional development, and cultural awareness in children. Children learn coordination through angklung play and gain collaborative experiences that strengthen their sense of responsibility and empathy. Challenges include short attention spans and varied motor skill levels. Strategies such as dividing children into smaller groups and providing positive reinforcement were employed to address these issues. In conclusion, angklung activities serve as an educational medium supporting early childhood learning principles, effectively nurturing interest and talent, and are recommended for broader implementation in other preschools.
Nyadran: Local Wisdom in Response to Gardner’s Theory in Early Childhood Education Rosyida, Fatia; Joko Pamungkas; Muthmainah
Indonesian Values and Character Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v8i1.87157

Abstract

The quality of early childhood education continues to face challenges in providing learning methods that optimally accommodate the diverse potentials of children. One potential alternative is to utilize local wisdom as a contextual approach to support the development of children's multiple intelligences. This study aims to analyze the potential of the Nyadran tradition as an educational medium in stimulating various intelligences in early childhood, based on Gardner’s theory of multiple intelligences. Employing a descriptive qualitative approach, this research involved 42 early childhood students and 4 teachers from two early childhood education institutions. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using Miles & Huberman’s interactive analysis model. The findings indicate that the Nyadran tradition facilitates activities that integrally develop visual-spatial, interpersonal, intrapersonal, naturalistic, musical, and bodily-kinesthetic intelligences. Activities within this tradition encourage children to actively engage, collaborate, express themselves, explore the environment, and reflect on themselves through various cultural practices. This study concludes that Nyadran has the potential to serve as an effective local wisdom-based pedagogical strategy to support the holistic development of early childhood learners. The implications encourage educators to integrate local cultural values into meaningful and relevant learning experiences for children.
Implementasi P5 Kurikulum Merdeka dalam Pengembangan Pembelajaran bagi Guru PAUD Nelva Rolina; Agustiningsih, Rini; Joko Pamungkas; Sudaryanti
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i1.2912

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep dan praktik P5 dalam konteks Kurikulum Merdeka serta mengembangkan keterampilan guru dalam menerapkannya dalam pembelajaran sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan P5. Berdasarkan evaluasi dan umpan balik dari peserta, sebagian besar guru merasa lebih siap dan percaya diri untuk mengintegrasikan P5 ke dalam kurikulum mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas guru PAUD di Kabupaten Bantul dengan membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dan terkini. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memperkuat kapasitas guru dalam mengembangkan pembelajaran, tetapi juga mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka.
Identification of Religious and Cultural Elements in Arts Learning Materials at Indriyasana Somoitan Kindergarten and Mosque Syuhada Kindergarten Joko Pamungkas; Adi Dieni Maulana Rizka
International Journal of Integrated Science and Technology Vol. 2 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijist.v2i1.1175

Abstract

This research aims to describe religious and cultural elements in art learning materials in kindergarten. Art learning in early childhood is often carried out to develop various aspects of intellectual, social and spiritual maturity. This can be supported by the school's background under a religious foundation so that the learning carried out can be adapted to the existence of a religious environment in each school. The two schools use different cultural and religious elements in art learning at school. The writing of this article is the result of observations, interviews and documentation carried out using qualitative research methods with triangulation of data sources. The data analysis carried out obtained the results that the religious elements that appeared in arts learning in the two kindergartens were religious stories, religious singing, prayer activities with tunes, projects through stories in books, dancing with religious songs, playing angklung with spiritual songs, and playing gamelan with religious songs such as prayers. Meanwhile, the cultural elements applied are the introduction of traditional musical instruments, the introduction of traditional dance, the singing of children's songs, the use of traditional games associated with learning, making batik, and the use of traditional clothing in art learning.
Introduction to Daily Prayers Through the Art of Singing at Tk Aba Kanganyar Joko Pamungkas; Septika Cahya Rahmawati
International Journal of Educational and Psychological Sciences Vol. 2 No. 2 (2024): March 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijeps.v2i2.1488

Abstract

This research aims to describe how singing is an alternative in introducing daily prayer at the Aba Karanaganyar Kindergarten. Aba Karanganyar Kindergarten is part of an Aisyiyah organization which has a mission in education, namely teaching monotheism, one of which is by memorizing daily prayers. This type of research uses qualitative research with a descriptive approach. Data collection in this research included interviews, observation and documentation. The results of this research show that singing is an effective approach in teaching daily rote prayers. The stages in the process of getting used to singing are 1) the teacher introduces the prayer song that will be taught, 2) the child imitates it piece by piece or in faithful verse according to the tune. , 3) the teacher adds verses and starts combining them with other verses and the children imitate, 4) the teacher sings the whole song together with the children.
STRUKTUR KOMUNITAS CACING LAUT POLIKET (ANNELIDA) DI TELUK NURI, KALIMANTAN BARAT Julaika, Weni; Gusti Zakaria Anshari; Joko Pamungkas
Berita Biologi Vol 24 No 1 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.8922

Abstract

Teluk Nuri merupakan perairan pesisir di Provinsi Kalimantan Barat yang diduga telah mengalami penurunan kualitas akibat berbagai aktivitas antropogenik di sekitar wilayah tersebut. Kesehatan ekosistem perairan pesisir, salah satunya, dapat dilihat dari struktur komunitas cacing laut poliket (filum Annelida). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji struktur komunitas cacing laut poliket kaitannya dengan kualitas perairan Teluk Nuri. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai November 2023. Sampel poliket diambil menggunakan Petite Ponar Grab. Parameter lingkungan yang diukur pada substrat meliputi tipe substrat dan total karbon organik, sedangkan pada air meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen dan karbondioksida terlarut. Pada penelitian ini, sebanyak 125 individu poliket yang terdiri atas 24 jenis (24 marga, 18 suku) diperoleh. Suku dengan kelimpahan tertinggi adalah Oenonidae, Nephtyidae, dan Nereididae. Keanekaragaman jenis cacing laut poliket di perairan Teluk Nuri tergolong sedang hingga rendah. Hasil pengukuran parameter lingkungan memperlihatkan bahwa kadar oksigen terlarut di perairan Teluk Nuri berada di bawah standar baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Kondisi ini, secara umum, menggambarkan kondisi kualitas perairan yang telah mengalami penurunan yang disebabkan oleh tingginya materi organik yang masuk ke Teluk Nuri. Penelitian lanjutan dengan jangkauan lokasi dan waktu yang lebih luas serta pengukuran parameter lingkungan yang lebih banyak diperlukan untuk mendapatkan data yang lebih lengkap. Penelitian taksonomi, khususnya, akan mengungkap jenis-jenis poliket yang menghuni perairan Teluk Nuri dan berpotensi menemukan kandidat jenis baru serta jenis yang dapat digunakan sebagai bioindikator pencemaran perairan Teluk Nuri.
Co-Authors - Sudarmanto Adi Dieni Maulana Rizka Agustiningsih, Rini Alexander Nater Amir Syamsudin Andi PM Yusmanto Ann Schmidt Aris Tri Wahyudi Azhari Purbatrapsila Bambang Bintarto Bambang Joeniman Budiman Bela CHAIRIN N MAROEF DEWI APRI ASTUTI Dewi, Fitriya Nur Annisa Diah Iskandriati Diah Iskandriati DIAH ISKANDRIATI Diah Iskandriati DIAH ISKANDRIATI Diah Iskandriati Diah Iskandriati Diah Iskandriati Dondin Sajuthi DYAH PERWITASARI -FARAJALLAH Eka Sapti Cahyaningrum Ellis Dwi Ayuningsih Ellis Dwi Ayuningsih Entang Iskandar Eric Hayes Eric Hayes ERLIN LISTIYANINGSIH ESTHER ARIFIN Faisal Faisal Farah S Normaysti Fatia Rosyida, Fatia Febrita Cipta Putranti FUNGKEY HOETAMA Gede Eko Darmono Gusti Zakaria Anshari I Nengah Budiarsa I NENGAH BUDIARSA I wayan Teguh Wibawan Ika Budi Maryatun IMELDA WINOTO Indyah Wahyuni Jansen Manansang JONATHAN STURGIS Julaika, Weni Karissa, Violeta Chandra KEVIN RANDALL PORTER LaRene Kuller Lila . Lilik Prayitno Margaret E Thouless Marlefzena Marlefzena Martha Christianti MARYATI SURYA Michael Krützen Mohamad Sadikin MOSES AFFANDI Muthmainah Nangoy, Meis Nelva Rolina Ni Luh Putu Ika Mayasari Novita Anggraeni Nur Hayati Nuri Andarwulan PATRICK J BLAIR Permana wati PERMANAWATI PERMANAWATI Puji Rianti Purbatrapsila Azhari Puspo Edi Giriwono R. Suryo Saputra R.P Agus Lelana Rachmitasari Noviana RATNA TAN RICHARD F GRANT Robin Watanabe Safriyanto Dako Sela S Mariya Sela S. Mariya SELA SEPTIMA MARIYA Sela Septima Mariya Septiantina Dyah Riendriasari Septika Cahya Rahmawati SILMI MARIYA Silmi Mariya Silvia Triwidyaningtyas Sofia Hartati sri murtini . Sriyanto Sriyanto Sudaryanti SUSANA WIDJAJA TARUNI SRI PRAWAST MIEN KAOMINI ANY ARYANI DEDY DURYADI SOLIHIN Tiltje Andretha Ransaleh UUS SAEPULOH Uus Saepuloh Uus Saepuloh Uus Saepuloh UUS SAEPULOH Uus Saepuloh Villiandra Villiandra Villiandra Villiandra Villiandra Villiandra VINCENTIUS ARCA TESTAMENTI Wahid Yulianto Walberto Sinaga Wenty Dwi Febriani William R Morton Wirdateti . Y. Fitrianis Y. Paramastri Yasmina A Pramastri Yasmina A. Paramastri Yasmina Arditi Pramastri YASMINA PARAMASTRI Yunetta Putri Arios