Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI SOSIALISASI DECLUTTERING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL DI KOMUNITAS “OMAH KEBON” JAMBUREJO SELOMARTANI KALASAN siswatibudi, harpeni; Sahrah, Alimatus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1 , April 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v8i1.345

Abstract

Perempuan memegang peranan penting dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Namun, berbagai tantangan yang dihadapi, seperti beban pekerjaan domestik, peran ganda, serta tekanan sosial, dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang berlebihan. Selain faktor eksternal, kondisi lingkungan fisik juga memengaruhi kesehatan mental. Rumah yang penuh barang tidak terpakai dan berantakan bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman, cemas, dan stres.. Decluttering atau pengelolaan ruang dan barang di rumah dipercaya dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kenyamanan, sehingga berkontribusi pada peningkatan kesehatan mental. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk workshop edukatif dan praktik langsung pada tanggal 3 dan 4 Mei 2025, diikuti oleh 12 perempuan anggota komunitas omah kebon. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan kesehatan mental peserta, seperti rasa tenang, berkurangnya stres, dan peningkatan kepercayaan diri, yang sejalan dengan literatur terkait manfaat decluttering terhadap kesejahteraan psikologis. Selain aspek psikologis, kegiatan ini juga memperkuat kemandirian perempuan dalam mengatur lingkungan mereka secara mandiri
OCB Makeover: Turning Passive Presence into Proactive Contribution Pitensah, Chintia Noviela; Sahrah, Alimatus
Biopsikososial: Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta Vol 9, No 1 (2025): VOL. 9 NO. 1 APRIL 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/biopsikososial.v9i1.28956

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) is a critical component in fostering teamwork, building a positive organizational climate, and driving collective performance. Yet, many employees, especially those in operational roles, demonstrate low to moderate levels of OCB, which can hinder organizational effectiveness. While previous research has largely explored personality traits or leadership influences on OCB, limited studies have tested structured interventions designed to enhance OCB by developing proactive behavior in employees. This study addresses this gap by implementing a proactive personality training program and evaluating its impact on OCB among employees in a production unit. Using a quasi-experimental design, the training was delivered to a group of employees identified with low to moderate OCB levels, while a comparable group served as a control. OCB was assessed before and after the intervention using a validated measurement tool. The results showed clear improvements in OCB following the training, with trained employees demonstrating more cooperative, helpful, and initiative-driven behaviors in the workplace. These findings suggest that proactive personality traits can be cultivated through training and have meaningful effects on organizational functioning. This study offers a practical and scalable strategy to promote prosocial workplace behavior and contributes a novel perspective to intervention-based OCB research.
Hubungan Antara Komitmen Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Transformasional Terhadap Organizational Citizenship Behavior pada Customer Service PT. “X” Anggaristi, Dania Devina; Sahrah, Alimatus
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 6 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i6.752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional dengan Organizational Citizenship Behavior pada customer service PT. “X”. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah customer service PT. “X” sejumlah 300 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 171 orang, yaitu berusia 21 – 37 tahun. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala komitmen organisasi, skala gaya kepemimpinan transformasional dan skala Organizational Citizenship Behavior. Hasil penelitian menunjukan variabel komitmen organisasi memiliki hubungan positif terhadap Organizational Citizenship Behavior dan variabel gaya kepemimpinan transformasional memiliki hubungan positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. Hal ini menjelaskan bahwa hipotesis yang diajukan diterima. Koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa komitmen organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap Organizational Citizenship Behavior berkontribusi sebesar 66,1% dan 33,9% berasal dari faktor lain.
PENGARUH CITRA TUJUAN WISATA DAN KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP INTENSI BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN MANCANEGARA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NURHAYATI, NENENG; SAHRAH, ALIMATUS
JURNAL NUSANTARA Vol 1 No 2 (2018): EDISI 2 AGU 2018
Publisher : AKPARDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63986/nsn.v1i2.1

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pengaruh tingkat citra tujuan wisata dan kepuasan wisatawan terhadap intensi berkunjung kembali wisatawan mancanegara di Daerah Istimewa Yogyakarta. Subjek penelitian ini berjumlah 90 wisatawan mancanegara dan berusia antara 20 sampai 60 tahun. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala intensi berkunjung kembali, skala citra tujuan wisata dan skala kepuasan wisatawan. Teknik analisis statistik penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif citra tujuan wisata dan kepuasan wisatawan secara bersama-sama terhadap intensi berkunjung kembali wisatawan mancanegara dengan koefisien regresi sebesar p = 0,000 (p < 0,01), dan nilai koefisiendeterminannya sebesar 0,189. Hal ini berarti bahwa faktor citra tujuan wisata dan kepuasan wisatawan secara bersama-sama mampu memprediksi variabel intensi berkunjung kembali sebesar 18,9 %, sehingga 81,1 % diprediksi oleh variabel lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Secara parsial, citra tujuan wisata mempunyai pengaruh terhadap intensi berkunjung kembali dengan koefisienregresi sebesar p = 0,000 (p < 0,01) dengan sumbangan koefisien determinasi sebesar 0,109 atau 10,9 % dan secara parsial kepuasan wisatawan memiliki sumbangan koefisien determinasi sebesar 0,16 atau 16 % terhadap intensi berkunjung kembali.
Pengaruh Pelatihan Pemaafan terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Ibu Yang Bekerja Yuliana Yuliana; Alimatus Sahrah; Moordiningsih Moordiningsih
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 3 No. 3 (2025): August : Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v3i3.1339

Abstract

Working mothers, having a dual role as a housewife and a worker outside the home is certainly not an easy thing to do because working mothers are faced with two demands that must be carried out simultaneously and must be fulfilled in a balanced way, which if these demands are not met will cause conflict that has an impact on decreased well-being, stress and decreased positive emotions and increased negative emotions. The purpose of this study was to determine the effect of forgiveness training on the subjective well-being of working mothers. The research design used a pretest posttest control group design experiment with 32 subjects divided into 16 people as the experimental group and 16 people as the control group using random assignment. Data collection used the Satisfaction with Life Scale (SWLS) and the Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) to measure subjective well-being. Data analysis used the non-parametric Mann Whitney test and the Wilcoxon test. The results of the analysis showed a p value = 0.000 (p <0.05), so it can be concluded that forgiveness training has an influence in increasing the subjective well-being of working mothers.
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN KECERDASAN MENGHADAPI RINTANGAN TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DI UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG Ghozali, Imam; Sahrah, Alimatus
Society Vol 5 No 1 (2017): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v5i1.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pengaruh efikasi diri dan kecerdasan menghadapi rintangan terhadap niat berwirausaha pada mahasiswa fakultas ekonomi di Universitas Bangka Belitung. Subjek penelitian ini berjumlah 75 mahasiswa dengan karakteristik subjek adalah mahasiswa aktif fakultas ekonomi Universitas Bangka Belitung dan telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala niat berwirausaha, skala efikasi diri dan skala kecerdasan menghadapi rintangan. Teknik analisis statistik penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dengan p = 0.000 (p < 0.01), dan koefisien determinannya sebesar 41.7 %. Kecerdasan menghadapi rintangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha dengan p = 0.000, nilai koefisien determinasi sebesar 18.3%. Secara simultan menunjukkan ada pengaruh efikasi diri dan kecerdasan menghadapi rintangan secara bersama-sama terhadap niat berwirausaha dengan p sebesar 0.000 (p < 0.01). Koefisien determinasi sebesar 0.419. Hal ini berarti bahwa faktor efikasi diri dan kecerdasan menghadapi rintangan mampu memprediksi variabel niat berwirausaha sebesar 41.9 %, sedangkan 58.1 % diprediksi oleh variabel lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.
Adaptasi Career Adapt-Abilities – Short Form Ke Versi Indonesia Panjaitan, Yoko Jimmy; Sahrah, Alimatus
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i2.4935

Abstract

Berdasarkan teori perkembangan karir, peneliti melakukan proses adaptasi lintas budaya secara psikometris pada alat ukur Career Adapt-Abilities Scale–Short Form yang disusun oleh Maggiori, Rosier, dan Savickas pada dewasa awal ke dalam budaya Indonesia. Metode validasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis faktor dengan Confirmatory Factor Analysis. Hasil dari analisis  menghasilkan ada empat faktor yang terbukti mampu mengukur adaptabilitas karir dewasa awal di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa Career Adapt-Abilities Scale–Short Form sudah fit berdasarkan standar Goodness of Fit Indices.  Matriks loading factor digunakan untuk melihat korelasi antara indikator dengan konstruk latennya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Career Adapt-Abilities Scale–Short Form memiliki validitas yang dapat diterima secara psikometris dengan reliabilitas alpha cronbach sebesar α=0,82.
Peran Komunikasi Mindset Tumbuh Ibu Untuk Meningkatkan Subjective Well-Being Anak Usia Dini Di TK Bhakti PKK 2 Sayegan Yogyakarta Sahrah, Alimatus; Siswatibudi, Harpeni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.388 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i4.11587

Abstract

Kekerasan terhadap anak selama pandemi Covid-19 terus naik secara signifikan, mencangkup kekerasan fisik maupun verbal. Kementerian Kesehatan RI, menyampaikan bahwa 62 persen anak Indonesia mengalami kekerasan verbal selama pandemi Covid-19, sedangkan 11 persennya mengalami kekerasan fisik. Penting untuk menekan terjadinya kasus tersebut supaya subjecktive well-being pada anak usia dini dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi mindset tumbuh ibu untuk meningkatkan subjective well-being pada anak usia dini di TK Bhakti PKK 2 Sayegan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan explanatory sequensial design. Jumlah responden adalah 54 orang untuk data kuantitatifnya dan 6 subjek untuk data kualitatifnya. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan subjective well-being pada anak usia dini di TK Bhakti PKK 2 Sayegan yang ibunya menerapkan komunikasi mindset tumbuh. Sedangkan bersarkan analisis kualitatif dapat disimpulkan Anak yang tumbuh dengan afeksi yang positif memiliki kebahagiaan subjective (subjective well-being) yang diharapkan.
EFEKTIVITAS PELATIHAN KECERDASAN EMOSI MELALUI MEDIA ONLINE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID 19 DENGAN METODE QUASI EKSPERIMENT Setya Nugraha, Wisnu; Sahrah, Alimatus
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1748

Abstract

Wabah virus corona (covid-19) yang telah dinyatakan sebagai pandemi sejak awal maret 2020, yang pada akhirnya pemerintah memberlakukan sistem pembatasan sosial berskala besar (PSBB) disejumlah wilayah di Indonesia. Pemberlakuan sistem pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini membuat berbagai pelaku pendidikan melakukan kegiatan dengan media online. Dengan sistem pembelajaran secara online mahasiswa tetap diminta untuk termotivasi dengan materi pembelajaran yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik efektivitas pelatihan kecerdasan emosi dengan media online untuk meningkatkan motivasi belajar pada Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment dengan menggunakan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan Skala Motivasi Belajar yang sampaikan dengan cara pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa yang mendaftar dalam pelatihan kecerdasan emosi, dengan rentang usia 18 sampai 25 tahun yang berjumlah 106 mahasiswa. Penelitian ini menguji perbedaan tingkat motivasi belajar pada subjek sebelum pelatihan dan setelah pelatihan kecerdasan emosi dengan menggunakan uji t dengan analisis independent sample t test. Hasil dari penelitian ini adalah t sebesar 5.151 dengan taraf signifikasi sebesar 0.000 (p < 0.05). Sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa “Pelatihan Kecerdasan Emosi melalui media online pada mahasiswa efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dimasa pandemi” dapat dinyatakan diterima. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini bahwa pelatihan kecerdasan emosi dengan media online efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada mahasiswa. Kata kunci: Emosi Kecerdasan Motivasi Online Pelatihan 
PELATIHAN KOMUNIKASI ASERTIF UNTUK PENCEGAHAN NARKOLEMA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SUBJECTIVE WELL-BEING REMAJA DI SMP MUHAMMADIYAH 2 DEPOK Siswatibudi, Harpeni; Sahrah, Alimatus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkolema memiliki berbagai macam pengaruh buruk terhadap kesehatan mental mapun fisik, dengan kata lain akan dapat mengganggu subjective well-being, khususnya pada remaja yang terpapar. Kecanduan pornografi memberikan pengaruhterhadap kegagalan adaptasi, serta merusak fungsi otak dan struktur otak. Pola kerusakan yang terjadi menyerupai gejala fisiologi seseorang yang mengkonsumsi alkohol dan narkoba. Sikap asertif di klaim dapat digunakan untuk mencegahnarkolema, oleh karena itu remaja perlu diberikan ketrampilan komunikasi asertif dalam kesehariannya. Sasaran pelatihan ini adalah 102 Siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 2 Depok Yogyakarta. Pelatihan ini terbagi dalam 2 sesi. Pertama, pengenalan tentang narkolema dan deteksi dini narkolema. Kedua, pengenalan dan praktik komunikasi asertif melibatkan guru kelas dan guru BK.