Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Dinamika Kesejahteraan Psikologis Ibu guru SD Dengan Kesulitan Sehari-Hari Chandra Mitri, RR Rayi; Abdullah, Sri Muliati
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i8.2739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dinamika kesejahteraan psikologis yang dialami oleh Ibu Guru SD dalam kesulitan sehari-hari. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan analisis data dengan tematik analisis. Dalam penelitian ini ada dua subjek Ibu Guru SD yang mengalami kesejahteraan psikologis sangat dipengaruhi oleh kesulitan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan sehari-hari yang melibatkan tugas-tugas rutin seperti pekerjaan domsetik yaitu mengurus anak-anak, persiapan pagi, kegiatan sekolah, hingga tugas-tugas rumah tangga dan pekerjaan sebagai seorang guru. Frekuensi kesulitan sehari-hari yang tinggi menciptakan kondisi di mana para ibu ini mengalami stres, kelelahan, dan kurangnya waktu untuk diri sendiri dikarenakan pekerjaan tambahan dilakukan di rumah. Faktor eksternal ini menyatakan bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis Ibu Guru SD membutuhkan dukungan dan menciptakan lingkungan yang positif.
Influencing Factors of Organizational Citizenship Behavior (OCB) Among Civil Servants (PNS) In Organization X Lestari, Endah Sri; Abdullah, Sri Muliati
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i9.2753

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) has an important role in the success and effectiveness of an organization, including: improving organizational work, increasing job satisfaction, building a positive work culture, improving the organization's work image, and encouraging innovation and positive change. This research uses a case study design because the main research problem is the analysis of OCB in employees in an organization and because this design is a more appropriate strategy when it comes to why something happened. This research aims to describe the factors that influence Organizational Citizenship Behavior (OCB) in Civil Servants in Organisasi X. The type of research used by researchers is descriptive qualitative research. Based on the results of observations and interviews, Organizational Citizenship Behavior (OCB) implemented by Civil Servants (PNS) in Organization These factors have a positive relationship with OCB, which is directly proportional to the increase in OCB as per the research results described above. The relationship between employees (superiors and subordinates) is very good as can be seen from the attitudes and behavior applied in work life. Even though OCB is not yet fully implemented by all employees, there are ongoing improvement efforts to achieve organizational goals. Subordinates carry out their duties as they should and superiors carry out monitoring and evaluation to ensure activities run smoothly. Obstacles that arise in carrying out tasks are immediately conveyed to superiors and/or related units so that they can be followed up immediately so that no work is missed. As for corrections to a job, they will be carried out with full responsibility based on previous experience.
HUBUNGAN PSYCHOLOGICAL CAPITAL DENGAN COPING STRESS PADA MAHASISWA YANG BEKERJA PART TIME Purba, Henri Trioganda; Abdullah, Sri Muliati
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 2 No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v2i1.3939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan psychological capital dengan coping stress pada mahasiswa yang bekerja part time. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan yang positif antara psychological capital dengan coping stress pada mahasiswa yang bekerja part time. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa part time dengan usia 18 sampai 25 tahun. Jumlah subjek dalam penelitian ini ada sebanyak 102 subjek. Pengambilan subjek mengggunakan teknik purposive sampling dengan data yang dikumpulkan menggunakan skala psychological capital dan skala coping stress. Data dianalisis menggunakan korelasi product moment dengan menggunakan SPSS versi 22. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai korelasi koefisien (rxy) = 0,425 dengan p = 0,000, sehingga hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara psychological capital dengan coping stress pada mahasiswa yang bekerja part time. Dalam penelitian ini juga menunjukkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,181, hasil tersebut menunjukkan bahwa psychological capital memberikan sumbangan yang efektif sebesar 18,1% terhadap variabel coping stress dan sisanya 81,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : Coping stress, Psychological Capital, Mahasiswa yang Bekerja Part Time
Dynamics of Flourishing Buddhist Organization Culture: A Case Study on PATRIA Organization Yanti, Bonita Eka Dama; Abdullah, Sri Muliati
Research Horizon Vol. 5 No. 5 (2025): Research Horizon - October 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.5.2025.834

Abstract

A strong organizational culture is vital for youth organizations to thrive, especially those rooted in religious values, yet diverse member backgrounds can create challenges. This study aims to identify factors shaping the organizational culture  and explore its development dynamics. Using a qualitative case study approach, data were collected from October to December 2023 through observations, interviews, and documentation. Six participants, selected based on their active involvement and knowledge of the organization’s activities, provided insights into its culture. The findings reveal that motivation, participation, discipline, communication, support, achievement, satisfaction, and leadership drive the organization’s flourishing culture. These factors, influenced by Theravada Buddhist values like compassion and mindfulness, foster unity and commitment among members. Events such as Dhammacamp and Vesak celebrations highlight the organization’s success in promoting Buddhist teachings and youth development. In conclusion, the study shows that a culture grounded in Buddhist principles creates a positive environment, offering insights for other youth organizations. However, the small sample size and regional focus suggest further research to explore broader contexts.
The effect of reminiscence therapy to reduce loneness in elderly Sahmin, Ifing Puji; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 26 No. 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v26i2.3057

Abstract

This study investigates the impact of reminiscence therapy on reducing loneliness among the elderly. The research involved five participants who scored high to medium on loneliness assessments, specifically in the experimental group. Subjects for this group were chosen using a random assignment technique. The study employed a one-group pre-test and post-test design. The data collection tools used in this study included the UCLA Loneliness Scale (3-item version), observations, and interviews. For data analysis, the Wilcoxon Rank Test was employed to assess differences in loneliness scores in the experimental group before and after receiving reminiscence therapy. The results indicated a significant difference in loneliness scores, with a Z value of -2.060 and a p value of 0.039. This finding suggests that reminiscence therapy effectively reduces loneliness among the elderly. Keywords: Reminiscence therapy, loneliness, ederly.
DINAMIKA RESILIENSI REMAJA DENGAN KELUARGA BROKEN HOME Detta, Berna; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 19 No. 2: Agustus 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.279 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v19i2.600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dinamika resiliensi remaja dengan keluarga broken home. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, responden utama dalam penelitian ini sebanyak dua orang dengan karateristik sebagai berikut : orang tua kandung bercerai serta ayah menikah lagi sebanyak 3 kali dan pertengkaran orang tua yang terus-menerus sehingga memberikan dampak yang negatif pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memperlihatkan dinamika resiliensi cenderung sama, yaitu terbentuknya kemampuan resiliensi berdasarkan proses belajar individu dari permasalahan yang dihadapi, kemampuan individu untuk melakukan evaluasi setiap tindakan yang dilakukan dan segi spritual yaitu mendekatkan diri kepada Tuhan sehingga menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman kehidupan. Sementara itu subyek yang memiliki kemampuan optimis dan efikasi diri yang belum baik, hal ini disebabkan proses belajar individu untuk menghadapi permasalahan yang masih berkembang, ketakutan individu mengenai pengalamannya tentang keluarga broken home menyebabkan kesulitan individu untuk memiliki kemampuan optimisme dan efikasi dengan baik, hal ini menyebabkan remaja cenderung ragu-ragu dengan kemampuan dirinya, berpikir bahwa permasalahan yang dihadapinya akan terjadi hingga di masa depan.
HARGA DIRI DAN KEMATANGAN KARIER PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Purnasari, Kristiana Dwi; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 20 No. 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.806 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v20i1.633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa S1 tingkat akhir di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa S1 tingkat akhir. Subyek penelitian ini yaitu mahasiswa S1 tingkat akhir di Yogyakarta, dengan usia 21-24 tahun dengan jumlah 101 orang. Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode skala yakni skala Harga Diri dan skala Kematangan Karier. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan nilai r = 0,628 (p<0.05). Berdasarkan hasil korelasi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara harga diri dengan kematangan karier pada mahasiswa S1 tingkat akhir di  Yogyakarta, sehingga hipotesis yang diajukan dapat diterima. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa variabel harga diri memberikan sumbangan sebesar  R2 = 0,394 atau 39,4% terhadap kematangan karier dan 60,6% dipengaruhi oleh faktor lain.
PENGARUH PELATIHAN ASERTIVITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DENGAN ORANGTUA BERCERAI Wikhayah, Amien; Abdullah, Sri Muliati
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 23 No. 2: Agustus 2021
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/psikologi.v23i2.1589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan asertivitas terhadap kepercayaan diri pada remaja dengan orangtua bercerai. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya perbedaan tingkat kepercayaan diri remaja kelompok yang mendapatkan pelatihan asertivitas (Kelompok eksperimen) dengan kelompok yang tidak mendapatkan pelatihan asertivitas (Kelompok kontrol), dan adanya perbedaan kepercayaan diri sebelum dan sesudah diberikan pelatihan asertivitas. Hasil penelitian berdasarkan uji man whitney-U didapatkan hasil bahwa adanya pengaruh pelatihan asertivitas terhadap kepercayaan diri antara (kelompok ekperimen) yang mendapatkan pelatihan asertivitas, dengan (kelompok kontrol) yang tidak mendapatkan pelatihan asertivitas, dengan nilai Z -3.976 dan nilai Asymp sig 0,000 (p<0,05). Kemudian berdasarkan hasil uji wilcoxon rank test, didapatkan hasil bahwa adanya perbedaan skor kepercayaan diri sebelum dan sesudah diberikan pelatihan asertivitas, dengan nilai Z -2.940, dan nilai Asymp sig 0.003 (p<0,05).