Articles
Thought Stopping untuk Menurunkan Kecemasan Mahasiswa yang Sedang Menyusun Skripsi
Desi Wahyuni Sari;
Sri Muliati Abdullah
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol13.iss2.art5
Students who are writing a thesis often experience anxiety and need treatment so that their emotions are more stable and finally they can complete the thesis. This study aims to determine the effect of thought stopping. Thought Stopping was done by training the client to cut off disturbing thoughts by saying stop and change to positive thinking. The design used is a pre-test post-test control group design. The research instrument used an anxiety scale for thesis preparation. The results of the Mann Whitney U test in the post-test and follow-up of the experimental group and control group found each z-value of -2.619, p-value of 0.009 (p<0.05). The results showed that experimental group experienced a decrease in anxiety compared to the control group. The Wilcoxon Rank Test showed that there was a difference anxiety before and after thought stopping, with a z-value of -2.023, and a p-value of 0.043 (p<0.05).
Career Self-Efficacy Dan Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa Semester Akhir
Rizki Diah Baiti;
Sri Muliati Abdullah;
Novia Sinta Rochwidowati
Jurnal Psikologi Integratif Vol 5, No 2 (2017): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.892 KB)
|
DOI: 10.14421/jpsi.2017.%x
This study aims to determine the relationship between career self-efficacy with the readiness of work in the last semester students. The hypothesis proposed is that there is a positive relationship between career self-efficacy and job readiness. Subjects in this study were last semester students of “X” University Yogyakarta with the whole subject 110. Methods of data collection using the scale of Work Readiness and scale Career Self Efficacy. Results of analysis with product moment correlation test obtained (rxy) of 0.772 (p = 0.000). This shows that there is a positive relationship between career self-efficacy with the readiness of work in the last semester students, so the hypothesis proposed in this research is acceptable. Higher the career self-efficacy followed higher the readiness of work in the final semester students. On the contrary, lower the career self-efficacy followed lower the readiness of work on the last semester students. Coefficient of determination (R2) of 0.60 means that the career self-efficacy variable in this study is able to contribute 60% to the readiness of work to the last semester students. This at once confirms the influence of other variables that are not examined in this study by 40%.
HARAPAN ORANGTUA YANG TIDAK REALISTIS DAN TINDAK KEKERASAN FISIK TERHADAP ANAK
Ika Agustin;
Sri Muliati Abdullah
Indigenous Vol.11, No.1, Mei 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/indigenous.v11i1.1627
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara harapan orangtua yang tidak realistis dengan tindak kekerasan fisik terhadap anak. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 38 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala Tindak Kekerasan Fisik dan Skala Harapan Tidak Realistis. Hasil analisis korelasi menunjukkan rxy = 0,378 (p0,05), berarti hipotesis diterima. Prosentase kontribusi variabel harapan tidak realistis terhadap peningkatan tindak kekerasan fisik sebesar sebesar 14,3%,. dan 85,7% dipengaruhi oleh faktor lain seperti tekanan ekonomi, kesepian, usia orangtua, pendidikan atau pelatihan, stres, pernah menyaksikan atau menjadi korban kekerasan semasa kanak-kanak, dan harga diri.
Pelatihan Berfikir Positif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Yatim Pondok Pesantren X Di Palembang
afifah kamilah;
Sri Muliati Abdullah
Publisher : Ilmu Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35891/jip.v9i2.2641
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepercayaan diri pada remaja yatim sebelum dan sesudah diberikan pelatihan berpikir positif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan diukur sebanyak tiga kali (pretest, posttest, dan follow up dalam 10 hari setelah perlakuan). Subjek penelitian ini berjumlah 18 orang remaja yatim dan memiliki skor berpikir positif dan kepercayaan diri yang rendah, subjek terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pembagian kedua kelompok tersebut dilakukan dengan cara random assigment. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa intervensi pelatihan berpikir positif yang dilakukan selama 3 hari. Kelompok kontrol mendapatkan perlakuan setelah follow up dilakukan. Skala berpikir positif dan kepercayaan diri digunakan sebagai alat ukur dalam penelitian. Hasil analisis data yang dilakukan menggunakan teknik analisis Mann Whitney U-Test didapatkan hasil, skor post test antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol sebesar Z -3,582 dengan Asymp. Sig sebesar (p=0,000<0.05), dimana terdapat perbedaan skor kepercayaan diri setelah diberikan intervensi pelatihan berpikir positif dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi. Tingkat kepercayaan diri kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa pelatihan berpikir positif efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri pada remaja yatim. Kata kunci: Pelatihan berpikir positif, Kepercayaan diri, Remaja yatim
PERAN ORIENTASI KARIER DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER PADA SISWA KELAS XII
Yoaneta Olla;
Sri Muliati Abdullah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.848 KB)
Tugas perkmebangan karier pada usia 15-24 tahun merupakan tahap perkembangan pada level eskplorasi seperti memahami minat, menilai kemampuan diri serta menentukan pilihan karier hingga perencanaan implementasi karier yang dipilih. Keberhasilan karier dimasa depan salah satunya dapat ditandai dari keputusan karier yang diambil. Kesiapan individu dalam membuat keputusan karier yang tepat, sesuai dengan harapan di masa depan berdasarkan tujuan, pemahaman diri dan pertimbangan disebut sebagai orientasi karier. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh orientasi karier dengan pengambilan keputusan karier pada siswa kelas XII. Subjek berjumlah 100 siswa yang ditentukan berdasarkan beberapa kriteria dan menggunakan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan alat ukur penelitian Skala Likert yang memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,888 dan 0,858 yang artinya memiliki tingkat reliabel kuat. Data dianalisa menggunakan analisa regresi. Hasil membuktikan pengaruh orientasi karier dengan pengambilan keputusan karier dengan koefisien regresi 0,000 (p<0,01) dan sumbangan efektif orientasi karier sebesar 37,5% sedangkan sisanya 62,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Bagi peneliti selanjutnya sekiranya dapat mengkaji faktor lain agar dapat menjelaskan dinamika psikologi lebih komprehensif dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi informasi bagi siswa kelas XII terkait pentingnya pengambilan keputusan karier yang tepat untuk masa depan.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN JURUSAN DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA PADA MAHASISWA
Dahani Dahani;
Sri Muliati Abdullah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 2 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi bukanlah suatu perjalanan yang mudah melainkan di dalamnya para mahasiswa akan menemui berbagai tantangan dan rintangan. Tidak mudahnya dalam memilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan diri menjadikan banyak mahasiswa mengalami salah jurusan. Orang tua memiliki dampak yang besar terhadap pilihan anaknya dari segi pendidikan maupun jenis pekerjaan yang dipilih, dimana informasi atau pengarahan dari orang tua akan akan pasti akan dijadikan bahan pertimbangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial orangtua dengan pengambilan keputusan jurusan. Subjek berjumlah sebanyak 150 mahasiswa, pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan instrument Skala dengan jenis Skala Likert yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan koefisien Cronbach’s Alpha dukungan sosial orangtua 0,892 dan pengambilan keputusan jurusan 0,878. Analisa data menggunakan analisa korelasi product moment. Hasil membuktikan bahwa terdapat hubungan dukungan sosial orangtua dengan pengambilan keputusan jurusan, koefisien korelasi 0,638 (p<0,01). Dukungan sosial orangtua dapat memprediksi pengambilan keputusan jurusan sebesar 40,6% sedangkan sisanya 59,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi terkait dukungan sosial orangtua dengan pengambilan keputusan jurusan sehingga mahasiswa mengetahui pentingnya untuk mengambil keputusan dengan tepat.
KECERDASAN EMOSIONAL DAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN ADAPTABILITAS KARIR PADA SISWA
Deni Sulistiyanto;
Sri Muliati Abdullah
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jpm.v5i1.8780
AbstrakDalam konteks pendidikan, upaya mewujudkan karir dimulai dari adaptabilitas karir. Namun tingkat relevansi pendidikan kejuruan dengan dunia kerja belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan secara stimulant antara kecerdasan emosional dan dukungan sosial keluarga terhadap adaptabilitas karir siswa. Sampel penelitian 90 siswa SMK Negeri 1 “X” kelas XI jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian yang ditentukan berdasarkan dengan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala likert yang teridri dari skala adaptabilitas karir, skala kecerdasan emosi dan skala dukungan sosial keluarga. Analisa data menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan sosial keluarga terhadap adaptabilitas karir. Sumbangan efektif dari kecerdasan emosional dan dukungan sosial keluarga dalam memprediksi adaptabilitas karir adalah sebesar 62,8%. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan motivasi untuk siswa agar dapat memiliki adaptabilitas karir yang baik, sehingga mampu menyiapkan karirnya demi masa depan yang baik. Kata Kunci: Adaptabilitas Karir Siswa, Kecerdasan Emosiona, Dukungan Sosial Keluarga AbstractIn the context of education, efforts to realize a career start from career adaptability. However, the level of relevance of vocational education to the world of work has not been optimal. This study aims to determine the stimulant relationship between emotional intelligence and family social support on students' career adaptability. The research sample was 90 students of SMK Negeri 1 "X" class XI majoring in Agribusiness Agricultural Product Processing which was determined based on cluster random sampling. The measuring instrument used is a Likert scale consisting of a career adaptability scale, an emotional intelligence scale and a family social support scale. Data analysis using multiple linear regression technique. The results showed that there was a relationship between emotional intelligence and family social support with career adaptability. The effective contribution of emotional intelligence and family social support in predicting career adaptability is 62.8%. It is hoped that the results of this study can provide motivation for students to have good career adaptability, so that they are able to prepare their careers for a good future. Keywords: Student Career Adaptability, Emotional Intelligence, Family Social Support
Thought Stopping untuk Menurunkan Kecemasan Mahasiswa yang Sedang Menyusun Skripsi
Desi Wahyuni Sari;
Sri Muliati Abdullah
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol13.iss2.art5
Students who are writing a thesis often experience anxiety and need treatment so that their emotions are more stable and finally they can complete the thesis. This study aims to determine the effect of thought stopping. Thought Stopping was done by training the client to cut off disturbing thoughts by saying stop and change to positive thinking. The design used is a pre-test post-test control group design. The research instrument used an anxiety scale for thesis preparation. The results of the Mann Whitney U test in the post-test and follow-up of the experimental group and control group found each z-value of -2.619, p-value of 0.009 (p<0.05). The results showed that experimental group experienced a decrease in anxiety compared to the control group. The Wilcoxon Rank Test showed that there was a difference anxiety before and after thought stopping, with a z-value of -2.023, and a p-value of 0.043 (p<0.05).
Psikoedukasi Pengembangan Diri pada Anggota Organisasi Pemuda Muhammadiyah-Nasyiatul Aisyiyah (PM-NA) Balecatur
Sri Muliati Abdullah;
Narastri Insan Utami;
Malida Fatimah
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Juli 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59395/altifani.v3i4.446
Menjadi bagian dari organisasi adalah salah satu bentuk pengembangan diri yang bisa dilakukan individu di masyarakat. Sayangnya, dampak positif keikutsertaan dalam organisasi tidak diiringi dengan keaktifan para anggota barunya. Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan psikoedukasi pengembangan diri bagi anggota Organisasi Pemuda Muhammadiyah-Nasyiatul Aisyiyah (PM-NA) Balecatur. Metode pendekatan psikoedukasi digunakan melalui dua jenis pelatihan, yaitu pelatihan keanggotaan dan pelatihan diri-organisasi. Psikoedukasi melibatkan penguatan visi dan misi organisasi, komitmen organisasi, penetapan tujuan, analisis piramida kebutuhan, optimalisasi kebutuhan, dan praktik pembuatan program berdasarkan masalah organisasi. Pada kegiatan pengabdian terdapat pretest dan postes pemahaman sebagai alat ukur untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Kesimpulannya, psikoedukasi pengembangan diri berpengaruh positif dalam meningkatkan pemahaman peserta dalam keanggotaan dan diri-organisasi PM-NA Balecatur.
Psikoedukasi Online Social Support pada Pengguna Media Sosial untuk Mencapai Kesejahteraan Psikologis
Fitriana, Nina;
Abdullah, Sri Muliati
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/ihsan.v6i2.17644
Remaja sangat lekat dengan dunia virtual khususnya social media. Dalam aktivitas bersosial media, diharapkan remaja mampu mendapatkan manfaat yang positif, diantaranya online social support uang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologisnya. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan memberikan Psikoedukasi tentang online social support yang dapat memberikan dampak yang positif. Kegiatan dilaksanakan secara online sesuai dengan atmosfer virtual dalam bersosial media. Psikoedukasi dilakukan dengan pemaparan materi tentang bersosial media yang mampu menghadirkan online social support yang positif. Capaian hasil dilakukan secara terukur dengan pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan 111 partisipan yaitu remaja yang merupakan pengguna media sosial. Hasil analisis dari perhitungan Wilcoxon Signed-Rank Test, menunjukan perbedaan skor tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan psikoedukasi. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Psikoedukasi Online Sosial support dapat memberikan solusi meningkatkan pengetahuan remaja pengguna sosial media tentang dukungan sosial online yang positif atau bermanfaat untuk dirinya.