Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Aplikasi Wingeom untuk Pengembangan Bahan Ajar di SMP Ek Ajeng Rahmi Pinahayu; Risma Nurul Auliya; Luh Putu Widya Adnyani
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 02 (2018): Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v1i02.2544

Abstract

Guru masih belum maksimal dalam memanfaatkan media pendukung untuk membuat bahan ajar di sekolah, terutama yang berkaitan dengan materi bangun ruang. Salah satu software yang dapat digunakan oleh guru adalah Wingeom. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah untuk membantu guru dalam membuat bahan ajar terutama yang berkaitan dengan materi bangun ruang, sehingga pembelajaran lebih menarik dan membantu siswa memahami bentuk secara visual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SMP N 24 Jakarta dan SMP N 23 Jakarta. Metode pelaksanaan ialah dengan observasi langsung, wawancara serta presentasi saat kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini di antaranya: (1) kemampuan guru dalam mengoperasikan aplikasi Wingeom, (2) guru dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu, dan (3) mengembangkan kemampuan guru dalam pembuatan bahan ajar di sekolah. Kata kunci: Wingeom, Bahan Ajar, Bangun Ruang
HUBUNGAN ANTARA PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE, MATHEMATICS TEACHING ANXIETY, DAN MATHEMATICS TEACHING EFFICACY Ek Ajeng Rahmi Pinahayu; Risma Nurul Auliya; Luh Putu Widya Adnyani
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v5i2.2530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pedagogical content knowledge dan mathematics teaching anxiety melalui mathematics teaching efficacy. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitiannya adalah peserta didik Program Studi Pendidikan Matematika semester 8, yang telah melakukan Program Pengalaman Lapangan (PPL) mengajar di sekolah. Sampel penelitian sebanyak 229 orang, yang terdiri dari 81 orang laki-laki dan 148 orang perempuan. Instrumen penelitian terdiri dari 25 item pernyataan, yang digunakan untuk mengukur mathematics teaching anxiety (8 item), mathematics teaching efficacy (9 item), dan pedagogical content knowledge (8 item) pada calon guru. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM) berbantuan Lisrel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan langsung yang signifikan antara PCK dan MTE; (2) terdapat hubungan langsung yang signifikan antara MTA dan MTE; dan (3) terdapat hubungan tidak langsung antara PCK dan MTA melalui MTE.
Eksperimentasi TAPPS dan GI terhadap Pengetahuan dan Sikap Sosial Ditinjau dari Gaya Belajar Ek Ajeng Rahmi Pinahayu; Nur Alamsyah; Risma Nurul Auliya; Luh Putu Widya Adnyani
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.674 KB) | DOI: 10.30998/sap.v6i1.9901

Abstract

Education is faced with multi-dimensional problems, including the low competence of mathematical knowledge and the crisis of social aspects. This study aims to determine the difference in the effect of Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), Group Investigation (GI), and Conventional models on knowledge competence and social attitudes in terms of learning styles. This is a quasi-experimental research, with a population of all eighth-grade students at SMP Negeri 24 Jakarta. Hypothesis testing used two-way multivariate analysis with unequal cells. The results of the research included: (1) TAPPS produced knowledge competence better than GI and conventional, and GI was better than conventional, (2) TAPPS and GI produced the same social attitudes, and both were better than conventional, (3) visual and auditorial resulted in the same good knowledge competence, and both were better than kinesthetic, (4) visual and auditory produced the same good social attitudes, and both were better than kinesthetic, (5) TAPPS and GI, knowledge competence of the three learning styles were equally good, whereas conventionally there were differences, (6) TAPPS and GI, social attitudes of the three types of learning styles were equally good, while conventionally there were differences, (7) in visual and auditory, knowledge competence of the three models were the same, while there were differences in kinesthetic, and (8) in visual and auditory, the social attitudes of the three models were the same, while there were differences in kinesthetic.
Winplot Application for the Development of Constructivism-Based Mathematics Learning at PGRI 24 High School Jakarta Ek Ajeng Rahmi Pinahayu; Luh Putu Widya Adnyani; Risma Nurul Auliya
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v3i1.46-54

Abstract

Mathematics has many abstract concepts that are hard to understand by students. Learning media as an intermediary play an important role in interpreting difficult materials to them. One of the learning media used by teachers related to mathematics equations and functions is Winplot. This community service is implemented at SMA PGRI 24 Jakarta in 2018. The purposes of this activity are (1) assisting teachers to build learning materials based on constructivism, (2) Assisting teachers to create teaching materials that are interesting and easy to understand by students, and (3) Improving the quality of schools through learning media implementation in teaching-learning activities, such as Winplot. The training method consists of several stages as follows (1) observation and interview, (2) presentation and discussion, and (3) evaluation. The results show that (1) teachers can improve their teaching performances based on constructivism, (2) teachers can develop learning materials which is easy to understand as well as can create an interesting learning atmosphere, especially in subjects related to quadratic equations and functions, (3) the quality of learning and teaching activities in school increases.
Problematika Pembelajaran Matematika pada Pokok Bahasan Eksponen dan Alternatif Pemecahannya Ek Ajeng Rahmi Pinahayu
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 5, No 3 (2015): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.631 KB) | DOI: 10.30998/formatif.v5i3.642

Abstract

. The aims of writing this article are to analyze the presumption regarding on exponent learning difficulty as well as to give alternative solution to resolve this problem. There are several presumptions of students’ difficulties in exponent learning difficulty, i.e. difficulty in comprehending concept, doing arithmetical operation, and students’ carelessness to do the tasks. Alternative solutions which teacher can provide to minimize the difficulties in doing  exponent task are re-emphasizing the evidences and explications of the nature of exponent, relating concept with students’ daily experience taken from their natural environment to create more meaningful learning, using parables or easily accessible and inexpensive props which are represented the situation, training students to make concept mapping to assist them in arranging concept and to avoid misconception, giving more variety task, re-emphasizing the arithmetical operation of fraction, always giving information of mistakes made by the students in doing the exponent task. A lot of practice in doing task will make students have more opportunity to develop their mathematics skills. However, in order not to make students bored in taking task of exponent problem, teacher can apply games during the leaning process. One of games that can be used is Domino for learning exponent. The aims of this game are to train students’ accuracy, intelligence, creativity, as well as to enrich students’ knowledge in mathematics.  
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Permasalahan Distribusi Normal Ek Ajeng Rahmi Pinahayu; Luh Putu Widya Adnyani; Selli Mariko; Risma Nurul Auliya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.287 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.5099

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesalahan serta beberapa faktor penyebab kesalahan mahasiswa saat mengerjakan soal distribusi normal pada mata kuliah Statistika Lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini ialah 6 mahasiswa program studi Teknik Informatika tahun akademik gasal 2021/2022, dengan kategori rendah, sedang dan tinggi. Penentuan subjek tersebut berdasarkan saran dari dosen pengampu mata kuliah Statistika Lanjut. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi soal dan hasil Ujian Tengah Semester (UTS), serta wawancara tidak terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan-kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan distribusi normal di antaranya kesalahan konsep, kesalahan prosedur dan kesalahan komputasi.
Sistem Informasi Administrasi Pembayaran SDS Muhammadiyah 06 Tebet Timur Mardiana Mardiana; Nunu Kustian; Ek Ajeng Rahmi Pinahayu
Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Vol 2, No 04 (2021): Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.938 KB) | DOI: 10.30998/jrami.v2i04.1845

Abstract

Komputer merupakan salah satu alat atau media yang digunakan untuk mengolah data administrasi yang ada. Salah satunya yaitu data administrasi pembayaran sekolah, sehingga semua pihak yang memerlukan akan lebih mudah mengakses data administrasi pembayaran sekolah dengan cepat dan akurat. Salah satu sistem informasi yang sangat dibutuhkan oleh suatu instansi pendidikan yaitu mengenai pembayaran sekolah. Rumusan masalah ini antara lain bagaimana membuat sistem administrasi pembayaran tidak membutuhkan yang lama dan mempermudah pegawai dalam melakukan pembuatan laporan data pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi administrasi pembayaran SDS Muhammadiyah 06 Tebet Timur yang bisa mengolah data pembayaran, memberikan bukti pembayaran, serta memiliki fitur pencarian data siswa dan data pembayaran siswa. Metode penelitian yang digunakan dengan melakukan observasi pada sekolah SDS Muhammadiyah 06 Tebet Timur untuk mengamati dan mempelajari secara langsung mengenai proses pengolahan data administrasi pembayaran sekolah, dan juga melakukan wawancara dengan pegawai Tata Usaha dengan hasil mendapatkan data mengenai administrasi pembayaran yang sedang berjalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi administrasi pembayaran selama ini masih menggunakan proses pembayaran secara konvensional kini menjadi secara komputerisasi karena data-data tersebut tersimpan di dalam database.
PEMANFAATAN DIGITAL VIRTUAL LABORATORY PADA KELOMPOK MASYARAKAT RT.09/03 PONDOK RANGON KOTA JAKARTA TIMUR Selli Mariko; Ek Ajeng Rahmi Pinahayu; Luh Putu Widya Adnyani
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Jurnal PkM : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v5i5.13673

Abstract

Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) yang dilakukan oleh Tim PKMUniversitas Indraprasta PGRI merupakan salah satu kewajiban dalam melaksanakan tridharma. Mitra Kegiatan PKM adalah kelompok masyarakat RT.09 RW.03 yang berprofesisebagai guru. Kegiatan PKM dilandasi dari permasalahan yang dihadapi Mitra yaitu:1.Keterbatasan waktu dalam melakukan pembelajaran; 2.Kurangnya penjelasan danfeedback terhadap materi pembelajaran; 3.Kurangnya peserta didik dalam melakukankegiatan eksperimen di sekolah; 4.Kurangnya peserta didik dalam melakukan observasidari hasil eksperimen. Permasalahan tersebut muncul sebagai salah satu dampak darikegiatan pembelajaran yang dilakukan secara hybrid pasca pandemi Covid 19. Solusi yangditawarkan tim PKM memecahkan permasalahan tersebut adalah pemanfaatan web aplikasidigital virtual laboratory. Metode yang digunakan oleh tim PKM Unindra adalahmemberikan pelatihan kepada Mitra PKM. Materi yang disampaikan adalah metodepenyusunan Lembar Kinerja Peserta Didik (LKPD) yang disesuaikan menggunakan PhETInteractive Simulation sebagai pengganti kegiatan praktikum di sekolah. Adapun bentukpelaksanaan kegiatan ini adalah tutorial secara online dengan menjelaskan materi yangsudah dikembangkan oleh Tim PKM. Kegiatan PKM disambut dengan antusias yang baikkarena memberikan dampak yang baik pada kelompok masyarakat yang berprofesi sebagaiguru. Adapun beberapa dampak positif yang teramati adalah: 1. Meningkatkan efektifitaspembelajaran, karena peserta didik dapat melakukan kegiatan praktikum dimana dankapanpun. 2. Meningkatkan kualitas hasil eksperimen, karena peserta didik dapatmengulang praktikum untuk memperjelas hasil pengukuran, 3. Memungkinkan eksperimenuntuk dilakukan di rumah maupun ruang kelas.
Analisis Miskonsepsi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linier (SPL) Berdasarkan Tahapan Newman Ek Ajeng Rahmi Pinahayu; Luh Putu Widya Adnyani; Nani Mulyani; Sriyono Sriyono
Journal on Education Vol 5 No 2 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i2.1157

Abstract

Analyzing students' misconceptions is very important to do to prevent a chain of concept errors in working on math problems. The purpose of this research is to analyze students' misconceptions in solving Linear Equation Systems questions based on Newman's Stages. This type of research uses qualitative research. The subject is a semester IV student in the Informatics Engineering study program who is taking Linear and Matrix Algebra courses in Even Semester 2020/2021. There are 3 subjects as respondents which are symbolized by MKT, MKS, and MKR. The instruments used include observation, tests, documentation and interviews. The test used is the material system of linear equations (SPL). After the tests were carried out, observations were made according to Newman's stages. Furthermore, interviews were carried out and then triangulation of the data obtained. The results of the analysis of student misconceptions based on Newman's Stages are that the subject of MKT makes reading errors, comprehension errors, transformation errors and encoding errors. MKT subject misconceptions occur in MKT subjects because they are wrong in writing symbols, so that they continue to write conclusions. Furthermore, the MKS and MKR subjects made five errors at the Newman stage, namely reading errors, comprehension errors, transformation errors, process skill errors, and encoding errors. This happened among others due to errors in symbols, calculation errors and incomplete calculations, as well as errors in applying the Gauss Elimination method.
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Karyawan Terbaik Pada CV. Yulindo Multipratama Jakarta Mochamad Rizki Adityo; Nunu Kustian; Ek Ajeng Rahmi Pinahayu
JRKT (Jurnal Rekayasa Komputasi Terapan) Vol 1, No 03 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.714 KB) | DOI: 10.30998/jrkt.v1i03.5838

Abstract

AbstrakCV.Yulindo Multipratama merupakan perusahaan baru dan masih berkembang yang bergerak dibidang tekstil. Dalam proses persaingan bisnis, diperlukan sumber daya manusia yang kompeten dan selalu termotivasi, salah satu solusinya yaitu dengan membuat sistem yang terkomputersisasi guna meningkatkan motivasi karyawan, yaitu sistem pendukung keputusan penentuan karyawan terbaik. Proses penentuan karyawan terbaik CV. Yulindo Multipratama masih dilakukan secara konvensional sehingga kurang objektif dan efektif. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan suatu sistem yang baik. Metode yang penulis gunakan dalam membuat sistem pendukung keputusan yaitu metode Analytical Hierarchy Process, serta untuk pengumpulan data dengan cara oberservasi, wawancara, studi pustaka, dan kuisioner. Hasil dari penelitian ini adalah adanya aplikasi sistem pendukung keputusan penentuan karyawan terbaik dengan metode AHP. Dengan adanya program Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Karyawan Terbaik Pada CV. Yulindo Multipratama, secara tidak langsung dapat memotivasi karyawan, menjadikan pemilihan karyawan terbaik menjadi lebih objektif dan dilakukan secara terkomputerisasi. Kata kunci : Analytical Hierarchy Process, CV.Yulindo Multi Pratama, karyawan, Sistem Pendukung KeputusanAbstractCV.Yulindo Multipratama is a new and still developing company engaged in textiles. In the process of business competition, competent and always motivated human resources are needed. One solution is to create a computerized system to increase employee motivation, namely a decision support system for determining the best employees. The process of determining the best employee of CV. Yulindo Multipratama is still done conventionally so it is less objective and effective. To solve this problem, we need a good system. The method that I use in making a decision support system is the Analytical Hierarchy Process method, as well as for data collection by means of observation, interviews, literature study, and questionnaires. The result of this research is the application of a decision support system for determining the best employee using the AHP method. With the program of Determination of the Best Employee Decision Support System at CV. Yulindo Multipratama, can indirectly motivate employees, making the selection of the best employees more objective and computerized.Keyword : Analytical Hierarchy Process, CV. Yulindo Multi Pratama, employees, decision support system