Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : e-GIGI

Pengaruh pH dan Suhu terhadap Aktivitas Pereduksi Merkuri Bakteri Resisten Merkuri Tinggi Bacillus cereus yang Diisolasi dari Urin Pasien dengan Amalgam Gigi Kepel, Billy J.; Bodhi, Widdhi; Fatimawali, .
e-GiGi Vol 8, No 1 (2020): E-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.8.1.2020.28291

Abstract

Abstract: Mercury is a very toxic compound to humans, therefore, a method to overcome its presence in the environment is required. Detoxification of mercury can be done by using mercury resistant bacteria. Mercury-resistant bacteria Bacillus cereus isolate FUA have been obtained from the urine of patients with dental mercury amalgam. This study was aimed to determine the mercury detoxification activity of Bacillus cereus isolate FUA at varying pH medium and incubation temperature. The study was carried out by growing Bacillus cereus isolate FUA on oblique media, then were planted in the growth media of LB broth containing mercury compounds of 10 ppm HgCl2 with varying pHs of 5, 7, and 9 and incubation temperatures of 15, 25 and 35oC. The amount of bacterial growth was analyzed by using spectrophotometer and mercury levels were analyzed by using CV-AAS method. The results showed that the growth and mercury reducing activity of Bacillus cereus isolate FUA were optimum at pH 7 and incubation temperature of 35oC. In conclusion, the growth of Bacillus cereus isolate FUA and its mercury reducing activity were optimum at pH 7 and temperature of 35oC. It is expected that the results of this study can be the basis for further research on the process of mercury detoxificationKeywords: Bacillus cereus, urine, mercury resistance, pH, temperature Abstrak: Merkuri adalah senyawa yang sangat beracun bagi manusia sehingga diperlukan metode untuk mengatasi keberadaannya di lingkungan. Detoksifikasi merkuri dapat dilakukan dengan menggunakan bakteri resisten merkuri. Bakteri yang resisten merkuri Bacillus cereus isolat FUA telah diperoleh dari urin pasien dengan amalgam gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas detoksifikasi merkuri Bacillus cereus isolat FUA pada berbagai variasi pH medium dan suhu inkubasi. Bakteri Bacillus cereus isolat FUA ditumbuhkan pada media miring, kemudian ditanam pada media pertumbuhan bakteri LB broth yang mengandung senyawa merkuri 10 ppm HgCl2 dengan berbagai pH 5, 7 dan 9 dan suhu inkubasi 15, 25 dan 35oC. Jumlah pertumbuhan bakteri dianalisis menggunakan spektrofotometer dan kadar merkuri dianalisis menggunakan metode CV-AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pertumbuhan dan aktivitas pereduksi merkuri Bacillus cereus isolat FUA optimum pada lingkungan pertumbuhan dengan pH 7 dan suhu inkubasi 35oC. Simpulan penelitian ini ialah aktivitas pertumbuhan dan pereduksi merkuri Bacillus cereus isolat FUA yang optimum pada pH 7 dan suhu 35oC. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut tentang proses detoksifikasi merkuri.Kata kunci: Bacillus cereus, urin, resistensi merkuri, pH, suhu
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje Manampiring Adeanne C Wullur Adithya Yudistira Assa, Stevano M. Billy J. Kepel Billy Kepel Billy Senduk, Billy Brily Lombogia, Brily Budiarso, Fona Hermina Dwiana Budiarso, Fone D.H. Cheryl Kawatu Clara Pongantung Clementia Luigy Moot Datu, Olvie Syenni Debra Tiwow Deviwanti Batara, Deviwanti Edi, Hosea J. Edi, Hosea Jaya Eggy P. J. Ngantung, Eggy P. J. Ekawati Tallei, Trina Elly Suoth Fatimawali , Fatimawali Fatimawali . Felomina Jempormase, Felomina Fitria Angela Umar Fona Budiarso Gabriel N Nelwan Gabriela V.Ch Walewangko Gemi Nastiti Gerungan, Yizreel Y. Hasan, Puput Herawati Hasan, Puput Herawati Said Hosea Jaya Edy I Made Putra Suwertayasa Irma Tristanti Jayanto, Imam Jeane Mongi Julianri Sari Lebang, Julianri Sari Jusuf, Deva Dewanti Karen Tizia Mogi Kaunang, Christian Excelino Kaunang, Matthias D. Kepel, Billy Johnson Lady zha-zha Luntungan Lahamendu, Beatriks Lebang, Julianri S. Lengkong, Cheisy Anastasya Gratia Ley, Gabriella Therezia Ley Malino, Angeline Priscillia Manampiring, Aaltje Ellen Manopo, Chintia M. Marina Mamarimbing Mery A R Sinaga Mokalu, Frinsia Rutly Muharli Qadri Kanon Nainggolan, Ivana C. Ni Putu Ratna Sari Ningsi Hadji Ali Nofri P. Kurama Novel Kojong Olii, Ariesthya D. C. Olii, Ariesthya Dwi Cahyani Pangow, Sofia Paulina yamlean Pingkan, Aprilia Polii, Reiner C. Prasetio, Nathanael F. Putri Virgie Pandey Ratu, Belinda D. P. M. Rompas, Imanuela Zefanya Rompis, Tessalonicha J. Rumangu, Chrisa P. Siampa, Jainer Pasca Siringo-Ringo, Aurian Fricilia Sumakul, Gilbert Samuel Sumual, Priskila Feicy Sutanto, Stella Tamahiwu, Natasya Ester Rebeca Tulung, Grace Laury Turama, Dwilanda E. Turangan, Pricilia Dona Valentino Rakasiwi, Valentino Weny Wiyono Widjaya, Selin Yoas P. Simangunsong, Yoas P.