Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pembelajaran berbasis project pada kurikulum merdeka di SD BPPI Cokcroaminoto Pare Kunaenih Kunaenih; Mugiyono Mugiyono; Nadia Izzatul Jannah; Kemal Thorieq; Nizar Alfarisi
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol. 10 No. 1 (2025): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v10i1.125

Abstract

The purpose of this study is to analyze project-based learning in the Merdeka Curriculum at SD BPPI Cokroaminoto. Using a qualitative approach, data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that project-based learning is implemented through several stages, including material introduction, activity design, and project execution. Students demonstrated a high level of enthusiasm, especially for projects that allowed them to apply knowledge practically. However, the main challenge faced is the diversity of students' interests and abilities, requiring teachers to adapt methods and provide flexibility for students in developing their projects. Interviews with students and teachers revealed that students are actively engaged in observing, exploring, and solving real-world problems through project-based learning. This process not only fosters critical thinking and creativity but also enhances student participation in learning. Despite some challenges, the implementation of project-based learning within the Merdeka Curriculum is expected to address existing issues and enrich students' learning experiences.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Al-Qur’an: Survei di SMP Al Washliyah 1 Jakarta Siti Khairunnisa; Kunaenih
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i2.487

Abstract

Penelitian bertujuan tujuan untuk menjelaskan upaya guru Pendidikan Agama Islam ketika mereka menemui tantangan dalam membaca Al-Qur’an serta elemen-elemen yang memfasilitasi dan menghalangi mereka dalam membantu siswa di SMP Al Washliyah 1 Jakarta yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data, digunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh selama proses riset di SMP Al Washliyah 1 Jakarta adalah (1) tindakan yang diambil oleh guru Pendidikan Agama Islam untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an di SMP Al Washliyah 1 Jakarta, yaitu a) dengan menggunakan metode halaqah tahsin dan tahfiz seperti Muatan Lokal (Mulok) ketika kegiatan pembelajaran PAI sedang dilaksanakan. b) selalu membiasakan diri untuk membaca ayat-ayat pendek sebelum memulai kelas yang diadakan oleh teman sejawat. c) setiap sabtu pagi, secara teratur diadakan kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh siswa mengenai ilmu tajwid. 2) Tantangan yang dihadapi oleh guru pendidikan agama Islam dalam membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur'an di SMP Al Washliyah 1 Jakarta adalah a) variasi dalam kemampuan peserta didik. b) kurangnya perhatian dari orang tua terhadap anak-anak mereka. c) jumlah pengajar serta waktu yang tidak mencukupi. (3) faktor-faktor yang membantu guru pendidikan agama Islam dalam mengatasi masalah membaca Al-Qur'an di SMP Al Washliyah 1 Jakarta adalah a) adanya fasilitas dan infrastruktur pembelajaran yang memadai. b) motivasi serta semangat dari guru PAI. c) dukungan yang diberikan oleh kepala sekolah dan guru wali kelas.
Konsep Orang Tua dalam Mendidik Anak menurut Ajaran Agama Islam Ahmad Sawkani; Firdaus Suhaimi; Kunaenih
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.346

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dampak penggunaan alat komunikasi gawai (gadget) atau smartphone secara bebas tidak terkendali pada anak. Alat ini mendekatkan anak-anak pada digitalisasi dunia maya, sehingga memberikan jarak pada mereka dengan dunia nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan cara mencari, mengumpulkan, membaca, dan menganalisa buku-buku mengenai konsep orang tua dalam mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam, skripsi, jurnal dan lain sebagainya yang ada reverensinya dengan masalah penelitian. Kemudian di olah sesuai dengan kemampuan peneliti. Kesimpulannya bahwa pendidikan anak yang pertama dan paling utama dalam Islam adalah pendidikan dalam keluarga. Pendidikan dalam keluarga yang perspektif Islam adalah pendidikan yang didasarkan pada tuntunan agama Islam yang diterapkan dalam keluarga yang dimaksudkan untuk membentuk anak agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak mulia yang mencakup etika, moral, budi pekerti, spiritual atau pemahaman dan pengalaman nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Partisipasi Lembaga Pendidikan dalam Pencegahan Kekerasan (Bullying) pada Masa Pandemi di Kecamatan Pare Kediri Jawa Timur Nur Aida; Hamdan Rasyid; Kunaenih Kunaenih; Hilma Farhani
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 1 (2022): 1 Januari - 30 Juni 2022 (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i1.3885

Abstract

AbstrakKegiatan ini hendak memberikan tambahan pengetahuan melalui penyuluhan edukatif untuk dapat meminimalisir permasalahan terkait dengan kekerasan (Bullying) yang ada pada mitra, baik kekerasan verbal maupun kekerasan non verbal dalam rangka mendukung upaya pemberantasan kekerasan (Bullying) yang kerap terjad pada anak didik ditingkat SMA dan sederajat. Penyuluhan ini akan melibatkan lembaga pendidikan, baik lembaga pendidikan formal maupun lembaga pendidikan non formal. Penyuluhan ini diberikan agar nantinya mitra dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat memicu perbuatan dan tindakan kekerasan (bullying), Selain itu mitra diberikan juga pendampingan agar dapat melaporkan kejadian kekerasan yang dialami. Metode pelaksanaan dengan memberikan penyuluhan dan sosialisasi yang disampaikan oleh narasumber dari dosen yang didampingi mahasiwa dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.Kata Kunci: Penyuluhan Edukatif, Bullying, Lembaga Pendidikan AbstractThis activity aims to provide additional knowledge through educational counseling to be able to minimize problems related to violence (Bullying) that exist in partners, both verbal and non-verbal violence in order to support efforts to eradicate violence (Bullying) which often occurs in students at the high school level and its equivalent. . This counseling will involve educational institutions, both formal educational institutions and non-formal educational institutions. This counseling is given so that later partners can anticipate all possibilities that can trigger acts and acts of violence (bullying). In addition, partners are also given assistance in order to report incidents of violence experienced. The implementation method is by providing counseling and socialization delivered by resource persons from lecturers who are accompanied by students and followed by a question and answer session.Keywords: Educational Counseling, Bullying, Educational Institutions
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI SMKN 14 JAKARTA Ahmad Rizal Oktaviano; Kunaenih Kunaenih; Maria Ulfah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3871

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil Observasi yang peneliti lakukan terhadap peserta didik di SMK Negeri 14 Jakarta. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media pembelajaran quizizz berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa di SMKN 14 Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh quizizz yang signifikan terhadap minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei yang melibatkan siswa dari kelas X DKV 1 dan X DKV 3 sebagai responden. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara quizizz dan minat belajar siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur hubungan quizizz dan minat belajar. Responden dalam penelitian ini adalah siswa dari SMKN 14 Jakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan pengaruh signifikan quizizz terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif pada tingkat sedang ke cukup kuat antara hubungan quizizz dengan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien Product Moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,578 sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,232 dan taraf signifikan 1% = 0,302. Dengan demikian dapat diketahui bahwa “ro” > “rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media quizizz terhadap minat belajar siswa di SMKN 14 Jakarta.
The Effect of Differentiated Learning Based on the Independent Curriculum on Instructional Media Usage at SMA Negeri 1 Pare Dinil Abrar Sulthani; Tahir Tahir; Suprapto Suprapto; Kunaenih Kunaenih
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1973

Abstract

Differentiated learning, which is adapted to students’ levels of comprehension and individual learning needs, presents a considerable challenge for educators in selecting and tailoring instructional media at SMA Negeri 1 Pare, Kediri. By implementing this pedagogical approach, teachers can optimize media selection to enhance the effectiveness of Islamic Religious Education (PAI) classroom instruction. This quantitative study, employing a survey methodology, aimed to investigate and analyze the influence of differentiated learning on students’ utilization of PAI instructional media. Data were collected through observation and structured questionnaires administered to 21 respondents. Product-moment correlation analysis was utilized to examine the relationship between the independent and dependent variables. The findings revealed that differentiated learning exerts a substantial and significant influence, accounting for 70% of the variance in instructional media utilization. Specifically, the study established that: (1) teachers designed instruction with objectives and assessments explicitly aligned with student learning needs; (2) teachers employed diverse media to accommodate varying proficiency levels; (3) teachers provided systematic instructional scaffolding for both offline and online media use; and (4) differentiated learning successfully enhanced student motivation and autonomy in media engagement and task completion. The study concludes that differentiated learning, as operationalized within the framework of the Independent Curriculum, is demonstrably relevant and effective for optimizing PAI instruction at the senior high school level.