Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Rantai Nilai Komoditas Cabai Rawit di Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango Sri Fatmawati Isini; Ria Indriani; Echan Adam
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 7 No. 5 (2022)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1388.054 KB) | DOI: 10.37149/jia.v7i5.58

Abstract

This study aims to analyze the value chain of cayenne pepper in Bulawa District and analyze the added value of marketing among value chain actors in Bulawa District, Bone Bolango Regency. The research method used to determine the sample of farmers is using the purposive sampling method while for the sample of traders using the snowball sampling method. . Respondents in this study were cayenne pepper farmers from selected villages in Bulawa District, namely 18 farmers in Mamungaa Village and 20 farmers in East Mamungaa Village. As for the respondents, there are 8 traders consisting of 1 wholesaler, 2 collectors, and 5 retailers. The data that has been collected is then analyzed using value chain analysis based on Porter's theory and value added marketing analysis. The results show that there are 6 stages of the value chain, starting from purchasing inputs for production facilities, cultivation, harvesting, processing and distribution to consumers. At the cayenne pepper value chain stage in Bulawa District, 4 main actors are involved, namely farmers, wholesalers, collectors and retailers. The value chain of cayenne pepper in Bulawa District is divided into two activities, namely main activities and supporting activities. In the main activity, farmers and traders have a good cooperative relationship and are not dependent even though they are not well organized in terms of price and also cayenne pepper production. In supporting activities, each chain actor has not developed and innovated technology to support the business. The cayenne pepper value chain flow is efficient, but the activities carried out are still simple. The marketing value added and the largest value added ratio are obtained by central market retailers because central market retailers take a larger marketing margin than other traders by minimizing the marketing costs incurred.
Improving Entrepreneurial Satisfaction Through Creativity and Intellectual Agility-Resonance: Evidence from Indonesia Roymon Panjaitan; Echan Adam; Muhammad Hasan
Gadjah Mada International Journal of Business Vol 25, No 2 (2023): May-August
Publisher : Master in Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/gamaijb.69387

Abstract

Entrepreneurship is a personality attribute that enables a person to discover resources passionately through a combination of new strategies to generate significant market value. Therefore, this research aims to examine the importance of the intellectual agility-resonance of businesses in all industrial sectors in Indonesia. Quantitative data were collected from 303 small and medium-sized micro-enterprises and analyzed using SEM-PLS line analysis. The result showed that the intellectual agility-resonance of entrepreneurial creativity increases satisfaction. Furthermore, empirical research on aspects like psychological well-being, financial optimism, job risks, and outcomes show what can be achieved through intellectual agility-resonance. Theoretically, entrepreneurial creativity is an intellectuality that comes from the dimension of the source of competitive excellence.
Analisis Revaled Comparative Advantage dan Daya Saing Komoditas Jagung di Provinsi Gorontalo Winta Noi; Echan Adam; Yuliana Bakari
JURNAL TRITON Vol 14 No 1 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i1.288

Abstract

Komoditas jagung menjadi salah satu tanaman pangan unggulan di Provinsi Gorontalo dengan luas panen jagung 343.241 ha. Pada tahun 2015, Provinsi Gorontalo mampu melakukan ekspor komoditas jagung ke negara-negara tetangga dengan nilai ekspor sebesar $26.751.599 atau sebesar 85,25% dari total nilai ekspor Provinsi Gorontalo, dengan jumlah produksi jagung dalam rentang waktu 4 bulan mencapai 37.100 ton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing komoditas jagung Provinsi Gorontalo. Penelitian dilaksanakan di Provinsi Gorontalo, dimana Komoditas jagung di Provinsi Gorontalo termasuk dalam 10 besar produksi jagung nasional. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data produksi dan ekspor jagung dengan periode 10 tahun yaitu tahun 2011 sampai tahun 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan RCA (Revaled Comparative Advantage). Hasil penelitian menunjukkan nilai RCA komoditas jagung di Provinsi Gorontalo mencapai 6.870,61 (>1) yang artinya komoditas jagung Provinsi Gorontalo memiliki keunggulan komparatif dengan daya saing yang kuat. Namun nilai Indeks RCA menunjukan bahwa kinerja ekspor komoditas jagung di Provinsi Gorontalo rendah. dimana di tahun 2012 hanya sebesar 0,0056 dan di tahun 2015 sebesar 0,3025 sedangkan ditahun lainya tidak memiliki nilai indeks RCA. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian pemerintah terkait kebijakan yang dapat diberikan antara lain menjaga kestabilan harga jual jagung khususnya di tingkat produsen (petani) agar tidak terjadi penurunan, dan memberikan fokus perhatian terhadap sektor pertanian, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Provinsi Gorontalo.
Potensi Pasar Pupuk Organik Masyarakat Perkotaan di Gorontalo: Tinjauan Aspek Pengetahuan dan Perilaku Nurdin Nurdin; Agustinus Moonti; Siswatiana R. Taha; Echan Adam; Rival Rahman
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v8i3.611

Abstract

This research aims to describe changes in the use of organic fertilizers in urban communities, both from the point of view of knowledge and behavior. This research was conducted in the period from February to April 2022. The population is urban in Gorontalo Province, with a random sample of 172 people with various professional characteristics. The research variables include people's perceptions, knowledge, and behavior regarding using organic fertilizers. Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that 95.3% of the urban community's perception of a suitable type of fertilizer chose organic fertilizer over non-organic fertilizer, and from the aspect of knowledge, as much as 69.8% knew the benefits of using organic fertilizer, both for plants and the environment and economic benefits. From the behavioral aspect, 83.7% of people are used to using organic fertilizers, and 62.8% prefer to use organic fertilizers compared to other fertilizers. The market potential for organic fertilizer for urban communities in Gorontalo Province based on aspects of knowledge and behavior is relatively high so that marketing can target urban communities. Communities can use agricultural shops with good reputations or images to obtain or trade organic fertilizers.
Analisis Pendapatan Usahatani Kedelai Di Desa Pilohayanga Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Hendra Saliko; Supriyo Imran; Echan Adam
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan yang di peroleh petani kedelai di Desa Pilohayanga Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Lokasi penelitian di Desa Pilohayanga Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo dari bulan April sampai bulan Juni 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan sampel jenuh yaitu suatu tehnik penentuan sampel bila 22 semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relatif kecil, kurang dari 10 orang, atau penelitian yang ingin membuat generalisasi dengan kesalahan yang sangat kecil, sehingga jumlah sampel adalah 26 orang petani. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penggunaan biaya pada usahatani kedelai di Desa Pilohayanga Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo yaitu sebesar Rp 20.568.140/ha/musim tanam. Sedangkan penerimaan yang diterima petani kedelai rata-rata sebesar Rp 32.310.000/ha/musim tanam. Besarnya rata-rata pendapatan usahatani kedelai di Desa Pilohayanga kabupaten Gorontalo yaitu sebesar Rp 11.741.860 /ha/musim tanam.
Faktor Sosial Ekonomi Masyarakat dan Pola Konsumsi Minyak Goreng di Kelurahan Pulubala Kota Gorontalo Chusnul Islamiyati Jusuf; Ria Indriani; Echan Adam
Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Vol. 8 No. 6 (2023)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jimdp.v8i6.549

Abstract

The Government’s policy to increase the price of cooking oil has changed the pattern of people’s consumption of cooking oil and has impacted the types of products people are interested in. This study aims to analyze the consumption patterns of packaged cooking oil during rising prices and the relationship between socio-economic factors and the amount of packaged cooking oil consumption in Gorontalo City. The research was conducted from October to December 2022, when there was a response to the policy of increasing cooking oil prices. The selected sample is 90 households. Data were analyzed using Descriptive and PPM-CorrelationStatisticsAnalysis.The results of the study show that there is a change in the consumption pattern of cooking oil when there is an increase in prices, where the public's consumption of retail cooking oil tends to decrease and switch to cooking oil products subsidized by the Government. Most people consume 'Minyakita' products because of their affordable price and better quality. The results of the PPM-Correlation statistical test also show a significant relationship between income and family members with the amount of packaged cooking oil consumed, where lower pay and fewer family members in the household further reduce the consumption of packaged cooking oil. Meanwhile, the Age and Education level of the respondents did not have a significant relationship with the amount of packaged cooking oil consumed when the price of cooking oil rose.
Manajemen Risiko Produksi Pada Usahatani Kelapa di Kabupaten Bone Bolango Iksal Sibaki; Ria Indriani; Echan Adam
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 6, No 2 (2023): JIMB - VOLUME 6 NOMOR 2 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v6i2.21956

Abstract

Secara umum tanaman perkebunan mempunyai peranan yang besar, terutama dalam penyediaan lapangan kerja, pendapatan dari ekspor dan sumber pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko produksi usahatani kelapa, menganalisis tingkat risiko produksi kelapa, serta menganalisis manajemen resiko dalam usahatani kelapa di Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif degan pendekatan kuantitatif. Identifikasi sumber-sumber risiko agribisnis yang dihadapi petani dilakukan melalui wawancara terhadap responden dan observasi di lokasi penelitian. Jumlah sampel sebanyak 30 orang petani kelapa yang diambil secara sampel acak. Hasil penelitian diperoleh risiko pada usahatani kelapa adalah risiko benih (bibit), kesuburan lahan, dan tenaga kerja serta risiko pendapatan dimana rata rata pendapatan usahatani kelapa sebesar Rp. 12.953.134,84 per hektar. Koefisien variasi tingkatan produksi adalah sebesar 0.003 atau kecil dari 1 (1) yang berarti  terdapat risiko produksi yang rendah pada usahatani kelapa. Manajemen risiko produksi yang dilakukan oleh petani kelapa pada proses planning berada pada kategori baik, sedangkan organizing, actuating, dan controlling berada pada kategori cukup.
Analisis Pendapatan Petani Kakao di Desa Bongo Empat Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Rhamla Hudaifani; Mahludin Baruwadi; Echan Adam
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.891

Abstract

Sektor pertanian memiliki peran penting dalam pembangunan perekonomian petani responden yang ada di Desa Bongo Empat Kecamatan paguyaman Kabupaten Boalemo. Dalam pembangunan perekonomian perlu adanya kegiatan usahataniyang dilakukan petani untuk menghasilkan dan meningkatkan taraf hidup petani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan petani kakao serta menganalisis kontribusi pendapatan petani kakao terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Bongo Empat Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer diperoleh dengan cara observasi, wawancara menggunakan kuisioner dan dokumentasi, dan juga data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi. Populasi penelitian berjumlah 33, dan sampel ditentukan dengan tehnik sensus sampling, sehingga keseluruhan populasi dijadikan sampel. Tehnik analisis data menggunakan pendekatan analisis kuantitatif dengan menggunakan analisis pendapatan. Selain itu menggunakan analisis statistik uji Z digunakan untuk melihat kontribusi pendapatan petani kakao terhadap pendapatan rumah tangga petani. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata pendapatan tahunan petani kakao adalah Rp. 11.609.545 atau 59% dari total pendapatan rumah tangga petani. Sementara pendapatan dari sumber selain tanaman kakao bisa mencapai Rp. 8.843.000. Dengan hasil pengujian statistik uji Z adalah 1.866, artinya pendapatan petani kakao memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan rumah tangga petani.
PENGARUH PROMOSI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK STIK LABU MADU LABUQU Tiara Ayudia Musa; Amir Halid; Echan Adam
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 49, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v49i2.14365

Abstract

IKM Al-Hidayah does not yet have accurate information about the effectiveness of promotions on social media Instagram, and how far the influence of using this media on purchasing decisions for honey pumpkin sticks. The purpose of this study is to improve the marketing of honey pumpkin stick products by utilizing social media, especially Instagram as a medium for promotion. Primary data and secondary data are the sources of research data. Hypothesis testing is used in statistical-based explanatory research to explain or validate the relationship between variables. The participants (population) of this study were LabuQu Instagram followers. Purposive sampling is the method used for sampling, and the sample amounted to 175 respondents. Using the SPSS 25 program, linear regression analysis of the data was conducted. Before the data is processed, validity, reliability, and normality tests are carried out. The results showed that promotion through Instagram social media has a positive influence on purchasing decisions for LabuQu honey pumpkin stick products by 64.2%. This influence is obtained through the t-test process, f-test, linear regression analysis, and determination test.
Analisis Tataniaga Kopra Di Desa Teku Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai Daud, Risnawati; Boekoesoe, Yuriko; Adam, Echan
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v7i1.14484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi saluran tataniaga kopra di Desa Teku Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai, 2)  menganalisis  margin tataniaga kopra di Kecamatan Balantak Utara Kabupaten Banggai. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan/criteria tertentu, dengan mengambil sampel petani 30 orang, sedangkan sampel pedagang menggunakan teknik snowball sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2022, di Desa Teku, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis margin tataniaga. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua saluran tataniaga yaitu saluran I yang terdiri dari petani – pabrik minyak dan saluran II yang terdiri dari petani – pedagang pengumpul – parik minyak. Hasil margin tataniaga menunjukan bahwa pada saluran I tidakt erdapat margin atau Rp. 0 dengan nilai farmer’s share sebesar 100% sedangkan nilai margin tataniaga pada saluran II yaitu Rp. 3.000 dengan nilai farmer’s share sebesar 75%, sehingga dari kedua saluran tataniaga tersebut, saluran I yang merupakan saluran yang lebih efisien.