p-Index From 2021 - 2026
7.626
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KERAGAMAN ADOPSI PUPUK ORGANIK OLEH PETANI JAGUNG DI KECAMATAN SUWAWA SELATAN, GORONTALO Pratama, Rhamadan Rezki; Sirajuddin, Zulham; Adam, Echan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.31771

Abstract

Tantangan yang dihadapi oleh petani jagung di Indonesia, khususnya di daerah miskin pedesaan, adalah ketergantungan yang sangat tinggi terhadap pupuk kimia bersubsidi. salah satu solusi yang diperkenalkan melalui sistem penyuluhan pertanian adalah penggunaan pupuk organik. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui keragaman adopsi pupuk organik oleh petani jagung, dan (2) mengetahui karakteristik demografi yang berkorelasi dengan keragaman tersebut. Penelitian dilakukan di Kecamatan Suwawa Selatan di Provinsi Gorontalo. Pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan jumlah responden 235 petani jagung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat adopsi pupuk organik petani jagung di Kecamatan Suwawa Selatan kurang maksimal. Hal tersebut dapat dilihat dari hanya 50% total keseluruhan lahan jagung di Kecamatan Suwawa Selatan yang menerapkan pupuk organik. Karakter sosial ekonomi petani memiliki korelasi yang baik dengan tingkat adopsi pupuk organik. Usia petani, pendidikan, pengalaman, luas lahan dan keaktifan kegiatan penyuluhan memiliki korelasi baik dan terbukti signifikan. Namun indikator tanggungan keluarga tidak memiliki korelasi dalam meningkatkan presentase diadopsinya pupuk organik.
Enhancing Business Performance through Digital Financial Literacy: Evidence from Gorontalo Adam, Echan; Bobihu, Nofita; Boekoesoe, Yuriko
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 24 NO 02 2025 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.24.02.525-546

Abstract

The digital financialization of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) increases access to information and facilitates resource management. During the pandemic, there was a significant surge in digital transactions, increasing sales of several products, with Gorontalo Province experiencing a 3.57% rise. This research investigates the impact of social factors on digital financial literacy and their influence on the performance of MSMEs. Conducted in Gorontalo City from March to July 2024, this research employed an explanatory approach, focusing on the founders of MSMEs, specifically 50 individuals who served as respondents. Primary data was collected through structured interviews using questionnaires. The analysis utilized Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), supported by Smart-PLS 3.0 software. The findings reveal that social factors significantly influence digital financial literacy, although they do not directly affect MSMEs' performance. Digital technology, however, has a significant impact on MSMEs' performance and mediates the relationship between social factors and performance. Despite these advancements, many MSME actors lack proper financial management practices, such as recording daily cash inflows and outflows, limiting their financial awareness. Targeted financial education programs are essential and include hands-on training on the use of financial management applications for tracking income and expenses. Furthermore, collaborations with financial institutions, fintech platforms, and e-commerce providers can facilitate training in digital financial tools and services. Although participation in such initiatives is currently limited, institutions like Bank Indonesia can scale up efforts to develop model MSMEs that inspire broader adoption of digital financial practices among other enterprises.
Prospek Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu Tanaman Padi Sawah dengan Ternak Sapi di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Wibowo, Hadi Setyo; Indriani, Ria; Adam, Echan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.14165

Abstract

This research aims: 1) To determine the feasibility of integrated farming systems of paddy rice and beef cattle in Wonosari District, Boalemo Regency, 2) To identify the internal and external factors in the development of integrated farming systems of paddy rice and beef cattle in Wonosari District, Boalemo Regency. This research was conducted from February 2023 to April 2023 with a sample of 39 respondents. The research method employed descriptive and quantitative methods. The data analysis utilized R/C Ratio analysis and SWOT analysis. The research results indicated that integrated farming systems of paddy rice with beef cattle were feasible based on the income received per farmer amounting to 17.624.861/year with an R/C Ratio of 1.50. Factors affecting the prospects of integrated farming systems include supportive environments, the use of agricultural technology, support from agricultural departments, easily marketable products, and farmers' high level of experience in farming development.
Perencanaan Sistem Informasi Penjualan Hasil Perkebunan Labu Madu Kelompok Tani Al-Hidayah Kabupaten Bone Bolango Adam, Echan; Karim, Arjuna Putra; Bukusu, Gianluca Pratama; Bobihu, Novita; Talasa, Jihan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi dalam penelitian ini berupa penjualan ataupun pemasaran menyediakan berbagai macam informasi untuk menangani proses penjualan produk labu madu yang dihasilkan oleh kelompok tani Al-Hidayah di Bone bolango. Pelayanan penjualan tentunya menjadi sangat penting ketika terjadi persaingan antar perusahaan yang dalam hal ini adalah kelompok tani Al-Hidayah semakin ketat. Karena itu, sistem informasi penjualan atau pemasaran perlu dikembangkan untuk memudahkan pelayanan kepada pembeli terus dikembangkan. Pengembangan sistem informasi penjualan dan pemasaran secara online atau yang melalui web ini, tentunya akan memberikan kemudahan bagi kelompok tani Al-Hidayah dalam pelayanan proses penjualan secara online terus menerus. Media online atau web ini bisa menjadi media informasi bagi kelompok tani Al-Hidayah dalam rangka mencapai tujuan strategis. Keunggulan dari media online atau web ini adalah mempunyai jangkauan yang luas. serta, informasi yang terdapat di dalamnya dapat disajikan secara detail. Perancangan sistem informasi untuk usaha tani labu madu pada kelompok tani Al-Hidayah menggunakan salah satu aplikasi jual beli online yakni Shopee. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam pengelolaan informasi dalam rangka mendukung pertumbuhan sektor perkebunan labu madu di kelompok tani Al-Hidayah.
PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN DI DESA TUNGGULO SELATAN Adam, Echan; Pratama, Rhamadan Rezki; Supu, Zulkarnain; Laita, Ilham; Kadir, Almiranda Hamsah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu program penting pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat yang tinggal di pedesaan. Tentu saja program pemberdayaan dibuat untuk bisa menciptakan masyarakat yang memiliki skill/kemampuan yang dapat berguna untuk kedepannya. Metode yang di gunakan adalah penyuluhan. Penyuluhan adalah tindakan atau kegiatan untuk menyampaikan suatu informasi kepada seseorang atau kelompok dengan terencana guna untuk merubah sikap dan perilaku dari sasaran yang di tuju. Sekitar 75% masyarakat yang hadir dalam kegiatan mengajukan pertanyaan kepada pemateri seputar topik penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian. Dapat di simpulkan bahwa penyampaian informasi mengenai penerapan teknologi pengolahan kepada masyarakat Desa Tunggulo Selatan dikatakan berhasil.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Di Kabupaten Gorontalo Ibrahim, Abdul Muhlis; Boekoesoe, Yuriko; Adam, Echan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.02.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: 1) Apakah faktor kepemimpinan, motivasi, dan kompetensi mempengaruhi kinerja BUMDes di Kabupaten Gorontalo; dan 2) Faktor apa yang paling berpengaruh atau paling dominan mempengaruhi kinerja BUMDes di Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan selama 4 Bulan dari mulai bulan Desember 2022 sampai Maret 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan penedekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner (angket). Pengujian instrument penelitian menggunakan uji instrument, dan uji asumsi klasik. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda yang dibantu dengan software SPSS v.21. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel kepemimpinan, motivasi, dan kompetensi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja BUMDes. Pada penelitian ini kompetensi merupakan faktor yang paling dominan atau yang paling mempengaruhi kinerja BUMDes di Kabupaten Gorontalo.
Literasi keuangan dan kesejahteraan rumah tangga petani di Gorontalo: Financial literacy and welfare of farmer households in Gorontalo Adam, Echan; Halid, Amir
AGROMIX Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v13i2.2677

Abstract

Introduction: The decline in the Farmer's Exchange Rate index of Gorontalo Province in 2020 (96.93) compared to before four years ago (>100) indicates a decline in farmer welfare. On the other hand, increasing financial literacy is the government's focus on realizing people's welfare. The purpose of this study was to analyze the level of financial literacy of farmer households, as well as its effect on the farmer household welfare in Gorontalo Province. Methods: The sample was selected based on the purposive sampling technique with a total of 120 farmer households. The data analysis technique uses a linear regression model with a dummy variable technique and adds variable social support of the farmer's household in estimating the effect of financial literacy on the farmer's household welfare. Results: The results of this study indicate that financial literacy which consists of variable knowledge of financial institutions and ownership of savings account, has a positive and significant effect on the farmer's household welfare. Farmers who have literacy and access to capital at financial institutions are predicted to be 46.57% more likely to prosper than those who do not. Likewise, farmers who have savings accounts at financial institutions are estimated to be 44.1% more likely to prosper than farmers who do not have savings accounts. The variable of social support of farmer households, such as household heads’ age, number of household members, and number of employed households, also affected the farmer household's welfare in Gorontalo Province. Conclusion: Financial literacy determines the level of welfare of farmer households in Gorontalo Province. Efforts to increase the level of financial literacy of farmers in Gorontalo Province need to be realized in the form of financial education programs in order to support Government programs.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Jagung Menjadi Produk Olahan dan Kerajinan Tangan Imran, Supriyo; Indriani, Ria; Sirajuddin, Zulham; Arsyad, Karlena; Adam, Echan; Amin, Nur Silfiah; Saman, Widya Rahmawaty
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3622

Abstract

Ulapato B Village, located in Telaga Biru District, Gorontalo Regency, is one of the leading sectors of the Gorontalo Provincial government. Agriculture is a source of livelihood for people in this area. Corn is one of the farming programs that revives the people in the area. In Ulapato B Village, this corn commodity is very popular. However, corn production also produces waste, which if not managed properly can cause environmental problems. Stalks, seed coats, and cobs are some of the components of corn waste. Most people consider this waste as production residue that has no economic value. As a result, corn waste is often ignored or simply thrown away, which can harm the environment.  Therefore, skills are needed to process corn waste into useful products. So the method used in this service activity is to carry out training in processing corn waste into handicraft products, briquettes and biochar. From this training activity, the community showed a positive response, where the training participants were enthusiastic about processing corn waste and increasing their knowledge about the use of corn waste so that corn waste would not become environmental waste.  Keywords: biochar; briquettes; handycrafts; corn waste; ulapato B Abstrak: Desa Ulapato B yang terletak di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo adalah salah satu sektor unggulan pemerintah Provinsi Gorontalo. Pertanian adalah sumber penghidupan masyarakat di daerah ini. Jagung adalah salah satu program usahatani yang menghidupkan masyarakat di daerah tersebut. Di Desa Ulapato B, komoditas jagung ini sangat populer. Namun, produksi jagung juga menghasilkan limbah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan. Tangkai, kulit biji, dan bonggol adalah beberapa komponen limbah jagung. Sebagian besar orang menganggap limbah ini sebagai sisa produksi yang tidak memiliki nilai ekonomi. Akibatnya, limbah jagung sering diabaikan atau dibuang begitu saja, yang dapat membahayakan lingkungan.  Oleh karena itu, diperlukan keterampilan dalam mengolah limbah jagung ini menjadi produk yang bermanfaat. Sehingga metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan dalam pengolahan limbah jagung menjadi produk kerajinan tangan, briket, dan biochar. Dari kegiatan pelatihan ini masyarakat menunjukkan respon yang positif, dimana peserta pelatihan antusias dalam mengolah limbah jagung dan menambah pengetahuan mereka tentang pemanfaatan limbah jagung sehingga limbah jagung tidak akan menjadi sampah lingkungan.Kata kunci: biochar; briket; kerajinan tangan; limbah jagung; ulapato B 
PROFIL PETANI SAWAH DI DESA HULAWA KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Kaina, Melin; Indriani, Ria; Adam, Echan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.23241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui Profil Petani Padi Sawah di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo pada Bulan Juni sampai dengan Bulan Juli tahun 2023 dengan metode penelitian survey atau wawancara, metode pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Jenis sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis desktiptif. jumlah sampel dalam Penelitian di Desa Hulawa adalah 44 orang petani padi sawah. Hasil penelitian ini menunjukkan Rata-rata umur petani padi sawah di Desa Hulawa Berusia 40-55 tahun, yakni 30 orang pada kategori usia produktif yaitu 53 Tahun, tingkat Pendidikan di Desa Hulawa telah mendapatkan pendidikan paling tinggi yaitu SD, Untuk pengalaman dalam pemeliharaan tanaman memiliki pengalaman antara 8- 14 tahun, dengan Rata-rata memiliki Pengalaman 10 Tahun. Jumlah tanggungan keluarga petani Memiliki Rata-rata yaitu 3 Orang, Luas lahan padi sawah Memiliki Rata-rata 0,5 Ha dari keseluruhan jumlah sampel. jumlah lahan paling banyak adalah milik sendiri 20 orang Petani Responden, Produksi Petani Terbanyak di Desa Hulawa di bedakan dengan Kelompok Tani yaitu Kelompok Tani Karya Bakti Memiliki Jumlah 15 orang Petani Responden dengan Presentase 40% jumlah Produksi 13.205 Kg. Dengan Rata-rata Produksi 809,2 Kg dari keseluruhan jumlah Produksi Petani yang ada di Desa Hulawa Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo.
DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) TERHADAP PENDAPATAN PETANI JAGUNG DI DESA MOLANIHU KECAMATAN BONGOMEME KABUPATEN GORONTALO Lepi, Arista; Bakari, Yuliana; Adam, Echan
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 3, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.24843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani jagung yang menerima program PUAP di Desa Molanihu Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan dimulai dari bulan juli sampai september 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatory dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner (angket). Metode analisis data yang digunakan adalah pendekatan sistematis untuk menghitung biaya, penerimaan dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Biaya tetap usahatani jagung di Desa Molanihu Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo yang terdiri dari biaya sewa lahan, penyusutan alat dan biaya tenaga kerja dalam keluarga, dimana proporsi biaya tetap terkecil yaitu biaya penyusutan alat dan yang paling terbesar yaitu tenaga kerja dalam keluarga. Untuk biaya variabel usahatani jagung di Desa Molanihu Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo yaitu lebih dari 50 % dari total biaya variabel usahatani digunakan untuk biaya sewa TKLK sedangkan 50% lainnya digunakan untuk biaya pengadaan benih, pupuk, sewa traktor dan biaya pasca panen. Berdasarkan penerimaan rata-rata usahatani jagung di Desa Molanihu Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo sebesar Rp. 45.956.250 dan diperoleh pendapatan rata-rata petani jagung di Desa Molanihu Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo dengan rata rata luas lahan 1.89 hektar yaitu sebesar Rp. 32.867.253 per petani.
Co-Authors . Djumahir Agustinus Moonti Almiranda Kadir Amelia Murtisari Amir Halid Andarwati Andarwati Andarwati Arsyad, Silviana Bagu, Fitria S. Bahi, Iin Veronika Bobihu, Nofita Bobihu, Novita Bukusu, Gianluca Pratama Chusnul Islamiyati Jusuf Daud, Risnawati Dewa Oka Suparwata Djibran, Moh. Muchlis Djumahir Dude, Suyono Eka Saputra Samadi Ervandi, Mohamad Fatmawati Fatmawati Fauzan Zakaria Fitri Hadi Yulia Akib Gomes, Lucio Marcel Hakiman, Mansor Hasni Husain Hendra Saliko Hidayat Arismunandar Katili Ibrahim, Abdul Muhlis Ika Okhtora Angelia Iksal Sibaki Indhitya R Padiku Irwan Bempah Jihan Talasa Kadir, Almiranda Hamsah Kaina, Melin Karim, Arjuna Putra Karlena Arsyad Koto, Arthur Gani Laita, Ilham Larasati Sukmadewi Wibowo Lepi, Arista Lihan Laraga Mahludin H. Baruwadi Marjan, Nursella Mellisa Towadi Mohammad Rian Mokoginta, Meity M Mootinelo, Sindi Muhammad Arief Azis Muhammad Hasan Myra Andriana Nanda Melan Adam Nur Silfiah Amin Nurdin . Pratama, Rhamadan Rezki Purna dewinta Soga Rahma, Putri Rahmad Napidu Rajib, Md. Mijanur Rahman Ramlan Mustafa Rhamla Hudaifani Ria Indriani Ria Indriani Rival Rahman, Rival Roymon Panjaitan Salim, Sri Verawati Saptya Fajar Pertiwi Satria Wati Pade Silvana Apriliani Silviana Arsyad Sirin Aditia Siska Ismail Siswatiana Rahim Taha Siti Fadilla Usari Botutihe Sri Alda S. Sapiullah Sri Fatmawati Isini Sri Melan Kaluku Sri Wahyuni Baharudin Supriyo Imran Supu, Zulkarnain Talasa, Jihan Tantik Sumarlin . Tiara Ayudia Musa Tity Iriani Datau Vikram Andika Putra Nani Wawan K Tolinggi Wawan Pembengo Wibowo, Hadi Setyo Widya Rahmawaty Saman Winta Noi Yanti Saleh Yuliana Bakari Yuriko Boekoesoe Zulham Sirajuddin