Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PENYULUH TERHADAP PEMANFAATAN PENGERING DRYER ULTRAVIOLET PADA USAHATANI JAGUNG DI DESA MONGIILO UTARA KECAMATAN BULANGO ULU KABUPATEN BONE BOLANGO (The Role Of Extension Workers On Utilization Ultraviolet Dryer Dryer In Corn Farming In North Mongiilo Village, Bulango Ulu District, Bone Bolango Regency) RAHMA, PUTRI; BARUWADI, MAHLUDIN H.; ADAM, ECHAN
JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) JAKP, Volume 6, Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Universitas Mulawarman (University of Mulawarman)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jakp.6.2.2023.12086.96-106

Abstract

The aim of the study was to identify the characteristics of farmers using ultraviolet dryers and to find out the role of extension workers in the use of ultraviolet dryers in corn farming in Mongiilo Utara Village, Bulango Ulu District, Bone Bolango Regency. The research method is descriptive with a survey method with the main data collection through a questionnaire on 45 farmers as the research sample. The results showed the characteristics of farmers using ultraviolet dryers on corn farming in Mongiilo Utara Village, Bulango Ulu District, Bone Bolango Regency. The majority of farmers are men (97.8%) with a dominant age of 20-55 years (84.4%). The education level of the majority is elementary school (88.9%) and the number of family dependents is 1-2 people (51.1%). Extension officers have an important role as motivators, consultants, educators, and facilitators in utilizing ultraviolet dryers. The aim is to introduce the technology, provide guidance, increase understanding and skills of farmers, and help overcome barriers to the use of tools. With this role, it is hoped that farmers can optimize the use of tools and increase production and income.
Analisis Keuntungan Usaha pada Beberapa Diversifikasi Produk Turunan Labu Madu Siti Fadilla Usari Botutihe; Mahludin Baruwadi; Echan Adam
Jurnal Pertanian Vol. 15 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v15i1.12755

Abstract

Produk turunan labu madu unggulan IKM Al-Hidayah, di antaranya adalah stik labu madu, donat, kue pie dan nastar. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa produk-produk tersebut merupakan produk yang saat ini tinggi pemesanannya sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Meski begitu produk stik labu madu sudah terhitung secara rinci, hanya saja ada beberapa produk lain yang masih sementara memakai perhitungan kotor, oleh karena itu diperlukan data yang akurat mengenai seberapa besar keuntungan usaha yang diperoleh IKM Al-Hidayah pada produk tersebut, sehingga ada referensi mengenai penetapan harga jual dan target penjualan yang bisa dioptimalkan oleh IKM Al-Hidayah terhadap produk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif yang menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan yang dihasilkan dari ke empat produk labu madu tergantung jumlah produksi yang dihasilkan sebesar Rp 1.505.000 dan pendapatan yang diterima oleh IKM Al-Hidayah dalam 1 siklus produksi dengan hitungan 1 kg/produk yaitu sebesar Rp 667.352 dengan memiliki R/C rasio yang lebih dari 1 yakni pada produk stik sebesar 1.4, donat 1.7, kue pie 1.71, nastar 2, karena memiliki R/C rasio yang lebih besar keuntungannya dibanding produk labu madu yang lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ke empat produk labu madu pada IKM Al-Hidayah sangat layak untuk ditingkatkan. Hal ini akan menjadi informasi berguna bagi IKM Al-Hidayah yang bertujuan dalam menyusun strategi produksi dan penjualan produk turunan labu madu, juga dapat menarik investor lain agar dapat bekerja sama dengan IKM Al-Hidayah.
Management Implications For Food MSMEs In Gorontalo Province Murtisari, Amelia; Wibowo, Larasati Sukmadewi; Adam, Echan; Arsyad, Karlena; Pertiwi, Saptya Fajar
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 5, ISSUE 2, 2024: JANUARY-JUNE
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/jaj.v0i0.24300

Abstract

Food MSMEs in this research are businesses that process agricultural commodities into food products that are managed on a micro, small and medium scale. The aim of the research is to determine the management implications of food MSMEs and the differences in management implementation based on food MSME income in Gorontalo Province. This research uses a quantitative descriptive approach with One Way Analysis of Variance test analysis. Data was collected through interviews with food MSMEs in Gorontalo Province. The sampling technique was purposive sampling with the number of respondents being 42 food MSMEs. The research results are: On average, only 26% of food MSMEs in Gorontalo Province have an organizational structure, 67% have financial records, 69% of MSME owners receive incentives from their business, 81% have business license and 52% have halal certification. The implications of the management model for food MSMEs in Gorontalo Province are 40.48% of the implications of management model 1 (applying 2 management indicators). A total of 21.42% have management implications for model 2 (applying 3 management indicators), and 38.10% have management implications for model 3 (applying 4-5 management indicators). Management implications have a significant effect on the household income level of food MSMEs in Gorontalo Province. The average management implication of 4-5 indicators has a higher level of household income.
ANALISIS MARKETED SURPLUS PADI SAWAH DI DESA BOHUSAMI KECAMATAN GENTUMA RAYA Mootinelo, Sindi; Bakari, Yuliana; Adam, Echan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Marketable surplus adalah suatu surplus komoditi yang tersedia untuk dijual setelah memenuhi keperluan keluarga, kebutuhan benih, pendapatan yang diharapkan, pembagian hasil panen terhadap sanak keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran marketed surplus petani padi sawah di Desa Bohusami Kecamatan Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bohusami pada bulan Januari sampai Maret. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 orang, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan area sampling technique atau yang biasa dikenal dengan teknik sampling daerah. digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan data kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan berdasarkan karakteristik produksi secara pasca panen padi sawah di Desa Bohusami Kecamatan Gentuma Raya dikelompokkan gabah kering kotor, gabah kering gilingan dan beras. Dimana alokasi untuk usahataninya 26,6 persen untuk biaya pinjaman, sewa penggilingan dan konsumsi beran dan untuk 73,4 dari hasil produksi di alokasikan surplus produsen
Analisis Nilai Tambah Produk Stik Labu Madu Terhadap Kinerja IKM Al-Hidayah Ismail, Siska; Imran, Supriyo; Adam, Echan
AGRIEKSTENSIA : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol 23 No 1 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i1.3167

Abstract

Buah labu madu banyak dibudidayakan oleh petani namun produk olahannya masih sangat minim dihasilkan. Inovasi pengolahan buah labu madu oleh IKM Al-Hidayah yaitu produk stik labu madu dengan kandungan gizi yang bermanfaat. Akan tetapi, IKM Al-Hidayah belum pernah melakukan kajian nilai tambah terhadap kinerja IKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah produk stik labu madu dan dampak dari nilai tambah terhadap kinerja IKM Al-Hidayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, lokasi penelitian di Desa Bulontala Timur, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango. Pemilihan lokasi penelitian dipertimbangkan sebab lokasi dari usaha produk stik labu madu. Penelitian ini melibatkan pemilik IKM Al-Hidayah dan salah satu ibu produksi di IKM. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode hayami dan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah produk stik labu madu varian rasa original sebesar Rp. 303.424 per produksi dengan rasio sebesar 45,97%, untuk varian rasa balado sebesar Rp. 225.584 per produksi dengan rasio sebesar 34,18%. Sedangkan dampak nilai tambah terhadap kinerja IKM yaitu positif dari segi pendapatan tenaga kerja di IKM serta dalam meningkatkan daya saing terhadap produk stik labu madu. Hasil penelitian disimpulkan bahwa rasio nilai tambah produk stik labu madu termasuk pada rasio tinggi dengan menghasilkan nilai rasio sebesar 45,97%, untuk varian rasa original dan varian rasa balado termasuk kriteria sedang yaitu sebesar 34,18%. Dampak nilai tambah terhadap pendapatan tenaga kerja, kualitas, dan daya saing produk memiliki dampak positif.
Faktor-Faktor Penentu Pendapatan Nelayan Di Danau Limboto Gorontalo Kaluku, Sri Melan; Imran, Supriyo; Adam, Echan
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 1 (2025): Agustus - January
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman kerja merupakan tingkat penguasaan pengetahuan dan keterampilan seseorang dalam bekerja, yang dapat diukur dari lamanya bekerja dan tingkat pengetahuan serta keterampilannya. Penelitian ini bertujuan: 1) pendapatan total nelayan di Danau Limboto Gorntalo, 2) pengaruh modal kerja, lama melaut, pengalaman kerja, harga dan jumlah hasil tangkapan terhadap pendapatan nelayan di Danau Limboto Gorontalo. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan terhitung dari bulan September sampai dengan bulan November 2023, dengan menggunakan rumus slovin jumlah sampel yang akan dijadikan responden dalam penelitian ini dengan tingkat presisi 10%, sampel yang diperoleh sebanyak 38 responden nelayan. Variabel dalam penelitian ini adalah: modal kerja, lama melaut, pengalaman kerja, harga dan hasil tangkapan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk tujuan pertama dengan menggunakan rumus pendapatan. Teknik analisis dan untuk tujuan kedua menggunakan teknik analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan yang diperoleh nelayan tangkap di Danau Limboto perbulan yang diperoleh dari 38 responden rata-rata sebesar Rp 50.738.849.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Jagung Menjadi Produk Olahan dan Kerajinan Tangan Imran, Supriyo; Indriani, Ria; Sirajuddin, Zulham; Arsyad, Karlena; Adam, Echan; Amin, Nur Silfiah; Saman, Widya Rahmawaty
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3622

Abstract

Ulapato B Village, located in Telaga Biru District, Gorontalo Regency, is one of the leading sectors of the Gorontalo Provincial government. Agriculture is a source of livelihood for people in this area. Corn is one of the farming programs that revives the people in the area. In Ulapato B Village, this corn commodity is very popular. However, corn production also produces waste, which if not managed properly can cause environmental problems. Stalks, seed coats, and cobs are some of the components of corn waste. Most people consider this waste as production residue that has no economic value. As a result, corn waste is often ignored or simply thrown away, which can harm the environment.  Therefore, skills are needed to process corn waste into useful products. So the method used in this service activity is to carry out training in processing corn waste into handicraft products, briquettes and biochar. From this training activity, the community showed a positive response, where the training participants were enthusiastic about processing corn waste and increasing their knowledge about the use of corn waste so that corn waste would not become environmental waste.  Keywords: biochar; briquettes; handycrafts; corn waste; ulapato B Abstrak: Desa Ulapato B yang terletak di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo adalah salah satu sektor unggulan pemerintah Provinsi Gorontalo. Pertanian adalah sumber penghidupan masyarakat di daerah ini. Jagung adalah salah satu program usahatani yang menghidupkan masyarakat di daerah tersebut. Di Desa Ulapato B, komoditas jagung ini sangat populer. Namun, produksi jagung juga menghasilkan limbah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan masalah lingkungan. Tangkai, kulit biji, dan bonggol adalah beberapa komponen limbah jagung. Sebagian besar orang menganggap limbah ini sebagai sisa produksi yang tidak memiliki nilai ekonomi. Akibatnya, limbah jagung sering diabaikan atau dibuang begitu saja, yang dapat membahayakan lingkungan.  Oleh karena itu, diperlukan keterampilan dalam mengolah limbah jagung ini menjadi produk yang bermanfaat. Sehingga metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan dalam pengolahan limbah jagung menjadi produk kerajinan tangan, briket, dan biochar. Dari kegiatan pelatihan ini masyarakat menunjukkan respon yang positif, dimana peserta pelatihan antusias dalam mengolah limbah jagung dan menambah pengetahuan mereka tentang pemanfaatan limbah jagung sehingga limbah jagung tidak akan menjadi sampah lingkungan.Kata kunci: biochar; briket; kerajinan tangan; limbah jagung; ulapato B 
APAKAH PROGRAM READSI DAPAT MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI? STUDI KOMPARASI PADA PETANI JAGUNG GORONTALO Marjan, Nursella; Indriani, Ria; Adam, Echan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10509

Abstract

The research aims to analyze the income of com farmers in Gorontalo Regency and compare the income of corn farmers before and after joining the READSI (Rural Empowerment and Agricultural Development Scalling-up Initiative) program. The sample was determined using Purposive Sampling with 55 com farmers in Ayuhula Village, Dungaliyo Subdistrict, Gorontalo Regency. This research employs explanatory research with a quantitative and statistical approach. The data analalysis consists of the analysis of cost structure, income and revenue, and paired sample t-test comparison test. The results indicate that the average accumulation of income per farmer before the READSI program was IDR 7.823.516 per planting season. Meanwhile, the average income per farmer after participating the READSI program was IDR 19.313.524 per planting season. Statistically, the farmers’ income after joining the READSI program is significantly different from their income before participating in the program. The average income difference per farmer from the READSI farmer group reaches 54%. In conclusion, the READSI program has proven to increase farmer productivity and ultimately improve farmer income in Gorontalo Regency.
Apakah Smart Digital Content Marketing Dapat Meredam Perilaku Penghindaran Iklan? : Sebuah Strategi Pemasaran Digital Moonti, Agustinus; Adam, Echan
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 3, ISSUE 2, 2022: JANUARY-JUNE
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.165 KB) | DOI: 10.37046/jaj.v3i2.15687

Abstract

Konsumen cenderung menjadi alergi terhadap iklan dan berupaya menghindari tayangan iklan diberbagai media digital. Adanya perilaku penghindaran iklan menyebabkan iklan produk yang dibuat menjadi berlebihan tanpa penonton. Sebab konsumen cenderung anti terhadap iklan. Tujuan utama dari penelitian adalah untuk melihat bagaimana Smart Digital Content Marketing (SDCM) dapat mempengaruhi perilaku pengindaran iklan, sehingga menjadi bahan evaluasi bagi UMKM dalam adopsi SDCM sebagai bentuk strategi pemasaran di era digital. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory dimana menguji hubungan antar variabel dalam satu model penelitian. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Tehnik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software smart-PLS 2.0. Secara umum penelitian menemukan bahwa SDCM tidak mampu meredam perilaku menghindaran iklan tanpa perilaku rasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDCM berpengaruh negatif dan siginifikan terhadap perilaku rasional, namun berpengaruh tidak signifikan terhadap penghindaran iklan. Sementara itu, perilaku rasional memberi pengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran iklan. Penelitian ini juga menemukan bahwa SDCM mampu memperpengaruhi secara negatif dan signifikan terhadap penghindaran iklan yang dimediasi oleh perilaku rasional. Kebaruan penelitian yang ditemukan berada pada peran perilaku rasional yang mampu memediasi gap antara SDCM dan perilaku penghindaran iklan.
Optimization The Use of Production Factors And Rice Farming Income Imran, Supriyo; Salim, Sri Verawati; Adam, Echan
Jambura Agribusiness Journal VOLUME 4, ISSUE 2, 2023: JANUARY-JUNE
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/jaj.v4i2.15437

Abstract

This study aimed to analyze lowland rice farming income and analyze the optimization of the use of production factors to achieve lowland rice farming efficiency in Telaga district, Gorontalo regency. This study was conducted from September to October 2021 by survey and interview, while the sampling used a simple random method. The data sources were both primary and secondary in type, while the data analysis used to examine the rice farming income used qualitative descriptive analysis. Further, the means to examine the optimization level of the production factor usage employed Cobb-Douglas analysis and Product Marginal Value. The findings showed the income average for a growing season reached Rp. 37.217.960 ha./GS., while the analysis results revealed the Revenue of Cost Ratio for farming achieved 2.14. Hence, the area is deemed feasible. Land area (X1), Seeds (X2), Fertilizer (X3), Pesticides (X4), and Labor (X5) had simultaneous effects on the income, but partially only fertilizer (X3) variable did not effect on the income. The use of production factors of land area, pesticides, and labor was not optimal because the optimization value obtained NMPxi 1, which means the need for reuse. Meanwhile, the use of seeds and urea fertilizer was not optimal yet because the optimization value obtained NMPxi 1, which means its usage needs improving to provide optimal interest for farmers at the research site.