Claim Missing Document
Check
Articles

Pemodelan Faktor yang Mempengaruhi Persentase Anak Putus Sekolah di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Delila Ramadanti Bidari; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.52589

Abstract

Dunia pendidikan Indonesia telah memberlakukan wajib belajar 12 tahun, sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa melalui bidang pendidikan. Namun permasalahan di dunia pendidikan masih sering ditemui, salah satunya adalah anak putus sekolah. Meski peningkatan pendidikan sudah dilakukan oleh pemerintah, namun permasalahan putus sekolah masih banyak terjadi di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Timur. Penyebab permasalahan putus sekolah dipengaruhi beberapa faktor. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi dilakukan penelitian menggunakan regresi nonparametrik spline truncated. Karena pola hubungan yang ditunjukan antar anak putus sekolah dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya tidak mengikuti pola tertentu. Berdasarkan nilai GCV yang paling minimum, model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot (2, 3, 3, 2, 1). Hasil pengujian signifikansi parameter menunjukkan bahwa seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian berpengaruh signifikan terhadap persentase anak putus sekolah di Jawa Timur. Variabel yang digunakan adalah persentase penduduk miskin, besaran upah minimum rata-rata, angka melek huruf, rasio guru terhadap murid, dan rata-rata jumlah anggota keluarga. Hasil pengujian asumsi residual menunjukkan semua asumsi terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi dari model ini sama dengan 77,67%.
Pemodelan Faktor yang Memengaruhi Angka Partisipasi Kasar SMA/sederajat di Papua Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Rizkiana Prima Rahmadina; Madu Ratna; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.53334

Abstract

Angka Partisipasi Kasar (APK) adalah proporsi anak sekolah pada suatu jenjang terhadap penduduk pada kelompok usia tertentu. APK dapat digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan program pembangunan pendidikan. Pada tahun 2018, APK SMA/sederajat di Papua sebesar 63,26%, angka tersebut adalah yang paling rendah di Indonesia. Angka tersebut juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Adanya program wajib belajar 12 tahun, quality education dalam SDGs, dan penurunan nilai APK jenjang SMA/sederajat di Provinsi Papua, maka perlu dilakukan upaya peningkatan dengan mengetahui faktor yang memengaruhi APK jenjang SMA/sederajat. Penelitian ini menggunakan metode regresi nonparametrik spline karena lima variabel prediktor dengan unit observasi sebanyak 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua tidak memiliki suatu pola tertentu. Didapatkan nilai GCV yang paling minimum sebesar 243,7483 dengan model menggunakan kombinasi titik knot (1,3,1,3,3). Pengujian asumsi residual menunjukkan semua asumsi terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi atau R2 yang menunjukkan ukuran kebaikan model sebesar 95,86%. Variabel yang digunakan adalah pengeluaran per kapita, persentase penduduk miskin, transfer daerah bidang pendidikan, rasio murid-guru, dan rasio murid-sekolah.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persentase Wanita Aktif KB di Provinsi Jawa Tengah Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Ayu Ukhti Mufidah; Madu Ratna; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54741

Abstract

Program KB yang dikelola oleh BKKBN merupakan upaya pemerintah untuk mengendalikan fertilitas di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan faktor yang diduga mempengaruhi persentase wanita aktif KB di Provinsi Jawa Tengah menggunakan metode regresi nonparametrik spline truncated. Metode ini dipilih karena empat variabel prediktor yang diduga berpengaruh memiliki perubahan pola data pada sub-sub interval tertentu. Variabel prediktor yang digunakan adalah jumlah PPKBD, jumlah klinik KB, persentase wanita usia perkawinan pertama > 17 tahun, dan persentase wanita bekerja. Dilihat dari nilai GCV yang paling minimum, model terbaik adalah menggunakan tiga titik knot (3,3,3,3) dengan unit observasi sebanyak 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Hasil pengujian signifikansi parameter menunjukkan bahwa seluruh variabel yang digunakan dalam penelitian berpengaruh signifikan terhadap persentase wanita aktif KB di Jawa Tengah. Semua asumsi residual terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi dari model sama dengan 95,24 persen.
Pemodelan Faktor yang Memengaruhi Angka Partisipasi Kasar SMA/sederajat di Papua Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Rizkiana Prima Rahmadina; Madu Ratna; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54873

Abstract

Angka Partisipasi Kasar (APK) adalah proporsi anak sekolah pada suatu jenjang terhadap penduduk pada kelompok usia tertentu. APK dapat digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan program pembangunan pendidikan. Pada tahun 2018, APK SMA/sederajat di Papua sebesar 63,26%, angka tersebut adalah yang paling rendah di Indonesia. Angka tersebut juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Adanya program wajib belajar 12 tahun, quality education dalam SDGs, dan penurunan nilai APK jenjang SMA/sederajat di Provinsi Papua, maka perlu dilakukan upaya peningkatan dengan mengetahui faktor yang memengaruhi APK jenjang SMA/sederajat. Penelitian ini menggunakan metode regresi nonparametrik spline karena lima variabel prediktor dengan unit observasi sebanyak 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua tidak memiliki suatu pola tertentu. Didapatkan nilai GCV yang paling minimum sebesar 243,7483 dengan model menggunakan kombinasi titik knot (1,3,1,3,3). Pengujian asumsi residual menunjukkan semua asumsi terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi atau R2 yang menunjukkan ukuran kebaikan model sebesar 95,86%. Variabel yang digunakan adalah pengeluaran per kapita, persentase penduduk miskin, transfer daerah bidang pendidikan, rasio murid-guru, dan rasio murid-sekolah.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Total Fertility Rate di Indonesia Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Errina Dwi Igustin; I Nyoman Budiantara
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.56791

Abstract

Total Fertility Rate (TFR) adalah jumlah kelahiran hidup laki-laki dan perempuan tiap 1000 perempuan yang hidup hingga akhir masa reproduksi atau selama masa suburnya. TFR Indonesia pada tahun 2017 sebesar 2,4 yang mana angka tersebut belum mencapai TFR yang ditargetkan oleh BKKBN yakni sebesar 2,1. Dalam hal ini, TFR sebesar 2,1 merupakan angka standar capaian ideal bagi seluruh negara yang disebut juga dengan istilah penduduk tumbuh seimbang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang diduga mempengaruhi TFR di Indonesia menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Karena pola data faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap TFR di Indonesia menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Karena pola data faktor-faktor yang diduga berpengaruh pada TFR tidak mengikuti pola data tertentu dan ada perubahan pola pada sub interval tertentu. Variabel yang digunakan yaitu persentase usia kawin pertama wanita < 20 tahun, persentase unmet need KB, persentase Contraceptive Prevalence Rate (CPR), persentase penduduk miskin, dan persentase wanita tamat SMA. Hasil penelitian menunjukkan model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot (3,2,3,3,3) dan semua variabel yang digunakan dalam penelitian berpengaruh signifikan terhadap TFR di Indonesia. Koefisien determinasi dari model ini adalah sebesar 97,41%.
Application of Confidence Intervals for Parameters of Nonparametric Spline Truncated Regression on Index Development Gender in East Java Rifani Nur Sindy Setiawan; I Nyoman Budiantara; Vita Ratnasari
IPTEK Journal of Science Vol 2, No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.906 KB) | DOI: 10.12962/j23378530.v2i3.a3206

Abstract

The Gender Development Index (GDI) is an index that measures the achievement of human basic capability development for the health, education and economic sectors within a region by considering equality between men and women. In this research GDI with the factors that are suspected to affect it will be modeled using nonparametric spline truncated regression, because the results of scatterplot pattern of GDI with some predictor variables not to follow a certain pattern. Determination of predictor variables that significantly influence GDI by using confidence interval obtained high school enrollment rate of female population, morbidity of female population, percentage of last aid of birth by medical, and female labor-force participation rate have significantly influenced to GDI in East Java.
Spline Estimator in Multi-Response Nonparametric Regression Model Budi Lestari; Nyoman Budiantara; Sony Sunaryo; Muhammad Mashuri
Jurnal ILMU DASAR Vol 11 No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.48 KB)

Abstract

In many applications two or more dependent variables are observed at several values of the independent variables, such as at time points. The statistical problems are to estimate functions that model their dependences on the independent variables, and to investigate relationships between these functions. Nonparametric regression model, especially smoothing splines provides powerful tools to model the functions which draw association of these variables. Penalized weighted least-squares is used to jointly estimate nonparametric functions from contemporaneously correlated data. In this paper we formulate the multi-response nonparametric regression model and give a theoretical method for both obtaining distribution of the response and estimating the nonparametric function in the model. We also estimate the smoothing parameters, the weighting parameters and the correlation parameter simultaneously by applying three methods: generalized maximum likelihood (GML), generalized cross validation (GCV) and leaving-out-one-pair cross validation (CV). 
Pemodelan Regresi Nonparametrik Spline Truncated pada Data Longitudinal Andrea Tri Rian Dani; Ludia Ni’matuzzahroh; Vita Ratnasari; I Nyoman Budiantara
Inferensi Vol 4, No 1 (2021): Inferensi
Publisher : Department of Statistics ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27213862.v4i1.8737

Abstract

Saat ini pendekatan regresi nonparametrik banyak mendapat perhatian dari para peneliti, dikarenakan memiliki fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada asumsi bentuk kurva regresi. Spline truncated adalah salah satu model dalam regresi nonparametrik yang sering digunakan, karena mampu menangani data yang perilakunya berubah-ubah pada sub-sub interval tertentu. Pada analisis regresi, data yang seringkali digunakan adalah data cross-section, namun yang sebenarnya adalah analisis regresi juga dapat diterapkan pada data longitudinal, khususnya dengan menggunakan pendekatan regresi nonparametrik. Data longitudinal merupakan gabungan antara data cross-section dan time series. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan data persentase penduduk miskin di Provinsi Papua Tahun 2016 hingga Tahun 2019 menggunakan model regresi nonparametrik spline truncated. Metode estimasi parameter yang digunakan adalah Weighted Least Squares (WLS). Banyaknya titik knot yang dicobakan adalah 1 hingga 3 titik knot. Berdasarkan hasil analisis, model regresi nonparametrik spline truncated terbaik adalah model yang menggunakan 1 titik knot, dengan nilai GCV yang paling minimum yaitu sebesar 8,05 dan Koefisien Determinasi (R2) sebesar 99,98%.
Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Jawa Barat Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Nurul Izzah; I Nyoman Budiantara
Inferensi Vol 3, No 1 (2020): Inferensi
Publisher : Department of Statistics ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j27213862.v3i1.6878

Abstract

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) merupakan ukuran proporsi penduduk usia kerja suatu daerah yang bergerak aktif di pasar tenaga kerja dan menjadi faktor penting dalam menggerakan pembangunan. Proses pembangu-nan di suatu negara tidak bisa terlepas dari peran perempuan, khususnya dalam kegiatan ekonomi. Di Jawa Barat, nilai TPAK perempuan sebesar 42,37% tahun 2018. Angka tersebut termasuk rendah jika dibandingkan dengan nilai TPAK perem-puan di daerah lain. Penyebab rendahnya TPAK perempuan dipengaruhi beberapa faktor, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhinya dilakukan penelitian menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Karena pola hubungan yang ditunjukan antara persentase TPAK perempuan dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhinya tidak mengikuti pola tertentu. Berdasarkan nilai GCV yang paling minimum, model terbaik adalah menggunakan kombinasi titik knot (1,2,3,1). Hasil pengujian signifikansi parameter menunjukkan bahwa terdapat empat variabel yang berpengaruh signifikan terhadap persentase TPAK perempuan di Jawa Barat yaitu persentase perempuan dengan pendidikan tertinggi yang dita-matkan minimal SLTA, persentase perempuan berstatus menikah, UMK, dan PDRB per kapita. Serta hasil pengujian asumsi residual menunjukkan semua asumsi terpenuhi dengan nilai koefisien determinasi dari model sebesar 94,59%.
Spline Truncated Nonparametric Regression Modeling for Maternal Mortality Rate in East Java Fadhlul Rahim; I Nyoman Budiantara; Erma Oktania Permatasari
Inferensi Vol 2, No 1 (2019): Inferensi
Publisher : Department of Statistics ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.519 KB) | DOI: 10.12962/j27213862.v2i1.6812

Abstract

Maternal Mortality is the number of maternal deaths recorded during pregnancy, childbirth, and childbirth caused by pregnancy and childbirth, but not caused by accidents or falls. Since 2012 until 2015 it has been noted that maternal mortality rate has decreased from 359 to 305 maternal deaths per 100,000 live births. Despite the decline, the figure is still far from the target of the Sustainable Development Goals (SDGs) of 70 deaths per 100,000 live births. The analytical method used to determine the factors that influence maternal mortality rate is Nonparametric Spline Truncated Regression because the pattern of correlation between maternal mortality rate and each predictor variable obtained does not form a particular pattern. Based on the model obtained, the results are that all predictor variables have a significant effect on maternal mortality rate, namely the percentage of households with clean and healthy behavior, percentage of obstetric complications handling, percentage of pregnant women visits, percentage of households receiving cash assistance, and ratio of health centers and hospitals with a determination coefficient is 88 ,13 percent.
Co-Authors Achmad Zubaydi Agnes Tuti Rumiati Anita Trias Anggraeni Ayu Febriana Dwi Rositawati Ayu Ukhti Mufidah Ayuk Putri Sugiantari Azizah Azizah Bagiyo Suwasono Bagiyo Suwasono Bagiyo Suwasono, Bagiyo Bambang Widjanarko Otok Benny Kusuma Budi Lestari Budi Lestari Camelia Nanda Sholicha Chairunnisa, Nurul Rizky Crespo, Mohamad Dani, Andrea Dani, Andrea Tri Rian Delila Ramadanti Bidari Dewi Wahyu Setyowati Dhira Audhia Pratiwi Eko Wahyu Wibowo Elfrida Kurnia Litawati Erma Oktania Permatasari Errina Dwi Igustin Fadhlul Rahim Febriyani, Eka Riche Firda Fahrun Nisa&#039; Fitriana, Dewi Fortano, Nauvalla Farhan Putra Fredi Suryadi Fredi Suryadi Hadianti, Wafirah Putri Hesikumalasari Hesikumalasari I Dewa Ayu Made Istri Wulandari I Gusti Putu Surya Darma Inggar Putri Merdekawati Irma Wahyu Rosanti Irma Yahya Ismaini Zain Kartika Fitriasari Khaerun Nisa&#039; Krisna Wulandari Latifatul Mubarokah Lilik Hidayati, Lilik Ludia Ni’matuzzahroh M. Fariz Fadillah Mardianto Made Ayu Dwi Octavanny Madu Ratna Merly Fatriana Bintariningrum Meyda Arynta muhammad mashuri Nalim Nalim Ni Putu Dera Yanthi Nisa', Khaerun Novalia Dwita Pramitasari Novia Asri Kurniawati Nur Chamidah Nuraini, Ulfa Siti Nuraziza Arfan Nuroini, Husna Mir'atin Nuroini, Husna Miratin Nuroini, Husna Mir’atin Nurul Fajriyyah Nurul Fitriyani Nurul Izzah Nym Cista Striratna Dewi Octavianta Romauli Sitanggang Patrica Pungky Gabrela Permatasari, Erma Oktania Pramaningrum, Dea Saraswati Puspita Khanela Putra, Fachrian Bimantoro Putri, Asyifa Charmadya Ramadhani, Riska Kunti Ratri Galuh Pramesti Reza Mubarak Riana Kurnia Dewi Rifani Nur Sindy Setiawan Rizkiana Prima Rahmadina Robiatul Maziyah Ruli Sartika Sari Sherly Mega Tri Marina Shofa F Nisai Sifriyani, Sifriyani Siti Nasfirah Sjarief Widjaja Sony Sunaryo Sony Sunaryo Suryo Guritno Suryo Guritno Tavio, Tavio Tuti Rumiati, Agnes Vita Ratnasari Wiyli Yustanti Zaed Yuliadi Zaed Yuliadi, Zaed