Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS KINERJA LALU LINTAS SIMPANG BERSINYAL DAN SIMPANG TAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PTV VISSIM (Studi Kasus : Simpang Bersinyal Jl.suryanata - kadrie oening - Gg. Sabar dan Simpang Tak Bersinyal Jl. K.H.Wahid Hasyim 2 - Jl. Padat Karya) Rachman, Satya Audy Aulia; E. Simangunsong, Johannes; Budiman, Ery
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.16906

Abstract

Ruas Jalan K.H Wahid Hasyim 2 – Padat Karya dan Ruas Jalan Simpang Suryanata – Kadrie Oening , Kota Samarinda sering terjadi kepadatan lalu lintas pada jam-jam sibuk, khususnya di sekitar K.H Wahid Hasyim 2 arah simpang tiga menuju Jalan Padat Karya, Peningkatan kendaraan tersebut menyebabkan semakin tingginya volume kendaraan yang memiliki dampak berupa kemacetan. Penelitian ini dilakukan secara statis dan dinamis menggunakan standar yang berdasarkan MKJI dengan parameter yang digunakan yaitu kapasitas simpang, derajat kejenuhan, tundaan, arus lalu lintas, peluang antrian, dan data geometric, lalu disimulasikan menggunakan PTV Vissim. Alternatif perbaikan yang direkomendasikan untuk Jl. Wahid Hasyim 2  yaitu penambahan rambu lalu-lintas menjadi simpang bersinyal pelebaran Jalan dan pelebaran perubahan membuat tingkat pelayanan ruas jalan pada segmen jalan yang awalnya D menjadi C dengan DS 0,49 (utara), 0,75 (timur), 0,75 (selatan).  Sedangkan untuk Jl. Suryanata tidak memiliki masalah lalu lintas, karena arus cukup stabil.
KOMPARASI PERENCANAAN JEMBATAN RANGKA BAJA TIPE WARREN DENGAN STANDAR JEMBATAN RANGKA NO. 07/BM/2005 (STUDI KASUS : PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN PENJALIN TABANG) Fadillah, Faris; Budiman, Ery; Jamal, Mardewi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 8, No 2 (2024): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v8i2.17931

Abstract

Sarana transportasi yang baik akan membuat kelancaran suatu daerah yang ada untuk lebih berkembang. Agar kelancaran lalu lintas dapat terjadi dan tidak terhambat maka, kondisi prasarana tersebut harus selalu dijaga dan dirawat. Sampai dengan saat ini pedoman yang digunakan untuk jembatan rangka baja adalah Pedoman No: 07/BM/2005 yang diterbitkan oleh Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang ulang struktur bangunan atas pada jembatan rangka baja dengan tipe warren dan membandingkan hasil perencanaan jembatan dengan standar jembatan rangka No. 07/BM/2005. Jembatan ini merupakan alternatif baru yang akan berfungsi sebagai sarana penghubung antar Kecamatan Tabang – Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jembatan rangka baja yang direncanakan memiliki panjang 60 meter dan lebar 9 meter. Metode yang digunakan dalam perencanaan jembatan adalah metode LRFD ( Load and Resistance Factor Design ) dengan berdasarkan konsep probabilitas yang menggunakan karakteristik statistik dari tahanan dan beban. Peraturan yang digunakan untuk merancang jembatan rangka baja tipe warren ini yaitu, peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) 1725:2016 dan RSNI T-03-2005. Tahapan dalam merencanakan jembatan rangka adalah analisis analisis gelagar memanjang jembatan, analisis gelagar melintang jembatan, dan analisis struktur rangka utama. Dari hasil analisis perancangan struktur atas jembatan, profil baja yang digunakan pada gelagar memanjang HB 400.400.20.35, profil gelagar melintang IWF 900.300.18.34, profil rangka baja utama HB 400.400.45.70, dan profil ikatan angin HB 250.250.14.14.
STUDI LITERATUR MENGENAI PENAMBAHAN FOAM AGENT TEHADAP KUAT TEKAN BETON Satria Mulyawarman, Muhammad Arya Dwi Dwi; Budiman, Ery; Abdi, Fachriza Noor
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v9i1.20024

Abstract

Dengan semakin pesatnya pertumbuhan pengetahuan dan teknologi di bidang teknologi beton yang mendorong kita lebih semakin lebih memperhatikan standar mutu serta produktivitas dalam kerja yang bekualitas. Diperlukan suatu bahan yang memiliki keunggulan yang lebih baik di banding dengan bahan yang sudah ada. Selain itu bahan tersebut harus memiliki ciri tersendiri yang menyesuaikan dengan kebutuhan, spesifikasi teknis dan daya tahan yang kuat, kecepatan pelaksanaan serta ramah terhadap lingkungan. Penggunaan beton tidak hanya digunakan pada konstruksi yang struktural namun bisa juga sebagai non struktural. Berdasarkan uraian diatas, maka dilakukan penelitian untuk mengkaji penelitian beton yang telah ada maupun yang sedang berjalan. Hal ini peneliti mengkaji ketahanan foam concrete terhadap kuat tekan dengan beberapa penelitian yang ada tepat penelitian yang dilakukan di Universitas Mulawarman Kota Samarinda dengan penggunaan aggregat kasar yang beda. Berdasarkan hasil Analisa beberapa penelitian mendapati hasil bahwa penelitian menghasilkan beton tanpa foam agent dengan karakteristik paling optimal dengan kuat tekan 47.68 MPa Namun jika dibandingkan dengan kuat tekan optimal berbahan tambah foam agent maka mengalami penurunan kuat tekan yang cukup drastis kecuali pada penelitian 6 penurunan dari beton tanpa foam agent dengan yang menggunakan foam pada kondisi optimumnya hanya sebesar 1,57%.Sedangkan penurunan yang paling tinggi ialah pada penelitian 10 yang dimana penurunannya sebesar 69,86%. With the rapid advancement in knowledge and technology in the field of concrete technology, there is an increasing emphasis on maintaining high quality standards and productivity in construction work. There is a need for materials that offer superior advantages over those currently available. Additionally, these materials must possess distinct characteristics that align with specific needs, technical specifications, strong durability, implementation speed, and environmental friendliness. Concrete is utilized not only in structural applications but also in non-structural contexts. In response to this, research has been conducted to review both existing and ongoing studies on concrete. This study specifically examines the compressive strength of foam concrete through various investigations, including research conducted at Mulawarman University in Samarinda City using different coarse aggregates. The analysis of several studies reveals that concrete without a foam agent achieves optimal characteristics, with a compressive strength of 47.68 MPa. However, when compared to the optimal compressive strength of foam concrete, there is a significant decrease, except in Study 6, where the reduction from foam agent-free concrete to foam concrete at its optimum condition is only 1.57%. The highest reduction is observed in Study 10, where the decrease amounts to 69.86%.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN JALAN RAYA DI SEKITAR WILAYAH KOTA SAMARINDA (Studi Kasus Jl. M. Yamin-Jl. Wahid Hasyim 1) Ariani, Indra; Zainal I, Muhammad; Budiman, Ery
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.234

Abstract

Pemerintah Kota Samarinda di bawah pimpinan Walikota Samarinda sedang gencar melakukan perbaikan jalan di berbagai ruas jalan di Kota Samarinda, termasuk Jl. M. Yamin-Jl. Wahid Hasyim 1, untuk menunjang kenyamanan masyarakat saat berkendara di jalan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan jalan yang telah diberikan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap penggunaan jalan Jl. M. Yamin-Jl. Wahid Hasyim 1 dan mengetahui atribut apa saja yang menjadi prioritas utama yang harus ditingkatkan lagi kinerja/kepuasannya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online melalui Google Forms yang dirancang dengan menggunakan metode Service Quality. Populasi penelitian adalah masyarakat pengguna kendaraan bermotor roda dua di wilayah Kota Samarinda, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10%. Kriteria responden adalah berusia di atas 17 tahun dan aktif menggunakan ruas jalan yang diteliti. Analisis yang dilakukan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tingkat kepuasan rata-rata sebesar X = 2,86 yang termasuk dalam ambang batas bawah kriteria cukup memuaskan, menunjukkan bahwa kinerja pelayanan jalan masih perlu peningkatan signifikan. Implikasi praktis penelitian ini memberikan rekomendasi bagi Pemerintah Kota Samarinda untuk memprioritaskan perbaikan pada aspek fisik jalan dan sistem keamanan. Temuan ini juga berkontribusi pada pengembangan teori service quality dalam konteks pelayanan infrastruktur publik di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tingkat kepuasan rata-rata sebesar X = 2,86 yang termasuk dalam ambang batas bawah kriteria cukup memuaskan, yang menunjukkan bahwa kinerja/kepuasan masih tergolong rendah terhadap penggunaan Jl. M. Yamin-Jl. Wahid Hasyim 1. Dan atribut yang menjadi prioritas utama yang memerlukan peningkatan kinerja/kepuasan lebih lanjut adalah permukaan jalan yang halus dan rata, kualitas dan kelengkapan perbaikan jalan yang memuaskan, penanganan kecelakaan yang cepat oleh petugas, dan keselamatan warga pengguna jalan.
Penataan Ruang terbuka Hijau Kawasan Permukiman dengan Pendekatan Konsep Biofilik Utomo, Pandu Kusumoputro; Sari, Dharwati P.; Budiman, Ery; Anggita, Citra
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 2 (2024): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v1i2.1307

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kompleks Graha Indah Samarinda memerlukan penataan karena kondisi saat ini yang kurang optimal dalam mengakomodasi aktivitas warga. Masyarakat di permukiman tersebut membutuhkan desain yang lebih memberikan kenyaman terhadap pengguna RTH. Penataan dapat dilakukan dengan alternatif desain yang menerapkan prinsip biofilik. Konsep desain biofilik dipilih dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini karena memiliki nilai lebih dalam memberikan benefit kepada manusia, khususnya kenyamanan secara psikologis. Hal ini menjadi pertimbangan utama karena aktivitas warga permukiman umumnya membutuhkan sarana untuk rekreasi dan healing setalah berbagai kegiatan yang mereka lakukan sehari-hari. Penataan RTH permukiman ini akan dilakukan dengan swadaya dan keterlibatan penuh dari pengurus RT setempat.
ANALISIS STRUKTUR ATAS JEMBATAN LENGKUNG RANGKA BAJA TIPE PARKER BENTANG 60 M KELAS A MENGGUNAKAN APLIKASI MIDAS CIVIL Adrian, Muhammad; Budiman, Ery; Sutanto, Heri; Abdi, Fachriza Noor; Jamal, Mardewi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v9i2.23298

Abstract

Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi peleburan besi dan baja serta seiring berkembangnya zaman yang menuntut inovasi ditemukannya berbagai metode dan software salah satunya adalah software midas civil. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya aksial terbesar pada setiap elemen yang terjadi akibat kombinasi pembebanan melalui software midas civil dan mengetahui besar tahanan tarik/tekan nominal yang terjadi akibat gaya aksial terbesar tersebut serta untuk mengetahui profil struktur rangka baja yang diperlukan pada struktur atas jembatan dalam menganalisis jembatan Sambera Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil perencanaan jembatan lengkung rangka baja dengan tipe parker  tinggi jembatan sebesar 10 meter, leber sebesar 9 meter dan panjang jembatan sebesar 60 meter dengan gaya aksial tekan sebesar  dan aksial tarik sebesar . Profil batang samping atas, batang samping bawah, dan batang samping tengah yaitu IWF 498432–45/70, profil gelagar memanjang yaitu IWF 356352–14/22, profil gelagar melintang yaitu IWF 458417–30/50, profil ikatan angin yaitu IWF 304301–11/17 dimana pembebanan yang direncanakan, hasil perhitungan komponen jembatan, serta perencanaan analisis software midas civil telah memenuhi syarat agar dapat memberikan jembatan lengkung rangka baja tipe parker yang aman, nyaman dan kokoh bagi penggunanya.
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH PENAMBAHAN DAN PENGURANGAN AGREGAT KASAR BERDASARKAN NILAI BATAS TENGAH PERSENTASE LOLOS SARINGAN NO 3/8” TERHADAP KUAT TEKAN DAN PERMEABILITAS PADA BETON POROUS Alkas, Muhammad Jazir; Budiman, Ery; Haryanto, Budi; Simangunsong, Johannes E; Dohi, M Alif Rohim
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v9i2.23541

Abstract

Abstrak Dengan seiring meningkatnya kebutuhan dari pelayanan sarana dan prasarana, perubahan tata guna lahan menjadi berbagai macam infrastuktur menyebabkan berkurangnya daerah resapan air. Penggunaan lahan yang  tidak memperhatikan faktor lingkungan menyebabkan limpasan permukaan dan meningkatkan resiko. Salah satu inovasi pada perkerasan adalah beton porous. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan  dan pengurangan agregat kasar berdasarkan nilai batas tengah persentase lolos saringan no. 3/8” terhadap kuat tekan, permeabilitas dan porositas beton porous. Penelitian ini dimulai dengan perencanaan gradasi dengan melakukan penambahan dan pengurangan agregat kasar berdasarkan nilai batas tengah persetase lolos saringan no. 3/8” yang masing-masing penambahan dan pengurangan sebesar 2% dan 4%. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan, permeabilitas dan porositas pada beton porous. Untuk jumlah sampel masing-masing variasi berjumlah 3 dan untuk sampel seluruh benda uji sebesar 30 benda uji. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, kuat tekan beton porous tertinggi adalah variasi penambahan 4% persentase lolos saringan no. 3/8“ dengan nilai  16,84 MPa, sedangkan nilai permeabilitas dan porositas tertinggi adalah variasi 4% pengurangan dengan nilai sebesar 796,74 mm/menit dan 23,15%. Berdasarkan hasil tersebut, maka ukuran butir agregat kasar berpengaruh pada kemampuan kuat tekan, permeabilitas beton porous dan porositas. Semakin besar ukuran butir agregat kasar, maka semakin kecil nilai kuat tekan yang diperoleh namun nilai permeabilitas dan porositas yang diperoleh semakin besar. Sedangkan semakin kecil ukuran butir agregat kasar yang digunakan, maka semakin besar nilai kuat tekan yang diperoleh namun semakin kecil nilai permeabilitas dan porositas yang diperoleh. 
Analisis Perbandingan Perencanaan Struktur Atas Gedung Beton Bertulang Dengan Jenis Struktur SRPMM dan SRPMK (Studi Kasus: Gedung Kuliah Poltekkes, Kalimantan Timur) Novia Ramadhani; Fachriza Noor Abdi; Ery Budiman; Budi Haryanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v10i1.26747

Abstract

Indonesia secara georafis terletak pada zona pertemuan tiga lempeng besar dunia dan dikelilingi oleh cincin api pasifik, sehingga menjadikan Indonesia rawan akan gempa. Pulau Kalimantan merupakan salah satu pulau di Indonesia dengan tingkat risiko gempa yang rendah, namun bukan berarti tidak berpotensi terjadi gempa bumi. Oleh karena itu, perencanaan struktur sesuai dengan pedoman yang berlaku sangat penting untuk memastikan bangunan mampu menahan beban-beban yang dipikul, tidak terkecuali beban gempa. Salah satu metode dalam perencanaan struktur tahan gempa adalah Sistem Rangka Pemikul Momen (SRPM). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dimensi dan desain tulangan komponen struktur atas dari dua metode SRPM, yaitu Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Pemodelan dan analisis struktur dilakukan menggunakan software ETABS. Hasil analisis gaya dalam yang diperoleh dari ETABS selanjutnya digunakan untuk mendesain kebutuhan tulangan secara manual dengan bantuan Microsoft Excel sesuai dengan SNI 2847:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi elemen struktur atas meliputi balok, kolom, dan pelat pada SRPMM dan SRPMK yang digunakan sama. Hasil ini menunjukkan bahwa perbedaan sistem rangka pemikul momen tidak selalu menyebabkan perbedaan dimensi elemen struktur, selama dimensi tang digunakan telah memenuhi ketentuan kekuatan dan batasan desain sesuai SNI 2847:2019. Dari segi desain tulangan, hasil perbandingan menunjukkan adanya perbedaan pada elemen balok dan kolom. Pada SRPMK jarak tulangan transversal direncanakan lebih rapat dibandingkan SRPMM, baik pada balok maupun kolom. Perbedaan ini dipengaruhi oleh adanya perbedaan faktor reduksi gempa serta ketentuan daktilitas dan detailing tahan gempa yang lebih ketat pada SRPMK. Sementara itu, pada elemen pelat tidak terdapat perbedaan desain tulangan antara SRPMM dan SRPMK karena SNI 2847:2019 hanya mengatur ketentuan khusus detailing untuk elemen balok dan kolom sebagai komponen  utama sistem rangka pemikul momen.
ANALISIS STRUKTUR ATAS JEMBATAN LENGKUNG RANGKA BAJA TIPE PARKER BENTANG 60 M KELAS A MENGGUNAKAN APLIKASI MIDAS CIVIL Heri Sutanto; Ery Budiman; Muhammad Adrian
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 10, No 1 (2026): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v10i1.26974

Abstract

With the development of science and technology of iron and steel smelting and along with the development of the times that demand innovation, various methods and software have been discovered, one of which is the Midas Civil software. This study aims to determine the largest axial force on each element that occurs due to the combination of loads through the Midas Civil software and to determine the nominal tensile/compressive resistance that occurs due to the largest axial force and to determine the profile of the steel frame structure required for the bridge superstructure. In analyzing the Sambera bridge in Tanjung Limau Village, Muara Badak District, Kutai Kartanegara Regency. The results of the steel frame arch bridge planning with a parker type bridge height of 10 meters, width of 9 meters and a bridge length of 60 meters with a compressive axial force of 10079.06 kN and a tensile axial force of 7701.53 kN. The profile of the upper side member, lower side member, and middle side member is IWF 498×432–45/70, the longitudinal girder profile is IWF 356×352–14/22, the transverse girder profile is IWF 458×417–30/50, the wind tie profile is IWF 304×301–11/17 where the planned loading, the results of bridge component calculations, and the analysis planning of Midas Civil software have met the requirements to provide a safe, comfortable and sturdy parker type steel frame arch bridge for its users.