Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pertumbuhan Ikan Koi (Cyprinus Rubrofuscus) pada Sistem Vertiqua Biofikal Atas Kurnia Candra Dwi Saputra; Ujang Dindin; Novita MZ
Habitat: Jurnal ilmiah ilmu Hewani dan Peternakan Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus : Habitat : Jurnal ilmiah ilmu Hewani dan Peternakan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/habitat.v2i2.63

Abstract

Limited land resources are a problem for fisheries, especially in urban areas. So the need for a new innovation in the field of fisheries for cultivation. Vertiqua (Vertical Aquaculture) is an innovation in vertical cultivation in limited land and water. The Vertiqua system as a cultivation medium has not been effective in increasing fish growth due to slow growth and high ammonia levels. Therefore, innovation is needed to increase the effectiveness of Vertiqua, namely by using the upper biofical filter. The data used to analyze is descriptive analysis by describing and describing the data that has been collected. Growth in length, weight, and survival, length-weight relationship, daily length growth rate, daily weight growth rate, and water quality were calculated using existing formulas. Comparative testing of growth was calculated using the T-test on the Mini Tab application. The results of the research showed that the top filter biofical vertiqua was able to increase the growth of koi fish. The growth value of the top biofical filter vertiqua is effective when compared to the soil pond. this is indicated by the value P<0.05. The upper biofical filter vertiqua system is also able to maintain the stability of water quality and suppress ammonia levels so that fish growth and survival are good. The vertiqua system with the upper biofical filter has an effect on fish growth, this is supported by the upper biofical filter, which is able to maintain water quality and suppress ammonia levels so that fish are not stressed and feed can be utilized properly.
Efektivitas Pemberian Pakan Grindal Worm (Enchytraeus Buchholzi) dan Cacing Sutra (Tubifex SP) Terhadap Pertumbuhan Ikan Sidat (Anguilla SPP) Suryaman Suryaman; Arif Supendi; Novita MZ; Dasep Hasbullah; Adi Gumbara
JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI Vol. 5 No. 1 (2026): April : JURRIH: JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrih.v5i1.9668

Abstract

This study evaluated the effectiveness of Grindal Worm (Enchytraeus buchholzi) and Bloodworm (Tubifex sp.) as live feeds on the growth performance of eel (Anguilla spp.) during the glass eel stage. As a high-value aquaculture commodity with increasing global demand, eel production requires effective feeding strategies to enhance growth and survival during early development. A quantitative descriptive method with an experimental approach was applied. A total of 5,862 glass eels were reared in six aquariums, each containing 977 individuals. Two feeding treatments were tested: Grindal Worm and Bloodworm. Growth performance was assessed based on weight gain, length increment, and survival rate (SR), while data were analyzed using an independent sample t-test. The results demonstrated that glass eels fed with Grindal Worm achieved significantly higher weight gain and length growth than those fed with Bloodworm. Survival rates were also slightly higher in the Grindal Worm treatment. Water quality remained within optimal ranges throughout the experiment, with pH values of 7.6–8.16, dissolved oxygen of 4.9–6.3 mg/L, and temperatures of 21.4–23.3°C, ensuring suitable environmental conditions. Statistical analysis indicated a significant effect of feed type on growth performance (p < 0.05). Therefore, Grindal Worm is recommended as a more effective live feed than Bloodworm for improving the growth and survival of glass eels in aquaculture.
Peran Pemerintah Daerah Dalam Menanggulangi Kerusakan Lingkungan Akibat Bencana Alam M. Mahdor Al Idrus; Putri Triyana; Aji Mulyana; Anita Kamilah; Girirangga Sulangkar; Novita MZ; Mia Amalia
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1740

Abstract

Kerusakan lingkungan akibat bencana alam merupakan permasalahan kompleks yang membutuhkan respons sistematis dari pemerintah daerah yang memiliki kewajiban dalam mitigasi dan rehabilitasi lingkungan. Pengabdian ini bertujuan mengkaji efektivitas kebijakan dan strategi Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menanggulangi kerusakan lingkungan pascabencana, dengan studi kasus di Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta, yang terdampak banjir Sungai Cibuni. Metode pengabdian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan evaluatif berdasarkan data empiris yang diperoleh melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Wangunjaya. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa efektivitas implementasi kebijakan penanggulangan bencana masih menghadapi tantangan signifikan, terutama di wilayah rawan bencana seperti Sungai Cibuni yang melintasi kecamatan Kadupandak, Tanggeung, dan Agrabinta. Temuan pengabdian diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan kebijakan penanggulangan bencana yang lebih komprehensif dan efektif, serta meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap risiko lingkungan.
Penyuluhan Pendidikan Seks Pada Anak Sekolah Dasar Dalam Upaya Preventif Sejak Dini Putri Triyana; Trini Handayani; Aji Mulyana; Novita MZ; Iis Ristiani
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1741

Abstract

Pendidikan seks sejak dini merupakan langkah strategis dalam upaya preventif terhadap perilaku menyimpang, kekerasan seksual, dan eksploitasi anak. Penelitian atau kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak sekolah dasar mengenai tubuh mereka, batasan pribadi, serta pentingnya menjaga diri dari tindakan yang tidak pantas. Melalui metode penyuluhan interaktif berdasarkan data empiris yang diperoleh melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Wangunjaya kecamatan agrabinta kabupaten Cianjur, yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif anak, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kesadaran sejak dini terhadap pentingnya perlindungan diri. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap anak-anak terhadap isu-isu yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi dan keamanan diri. Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan dari orang tua serta guru, pendidikan seks dapat diberikan secara edukatif dan tidak tabu. Upaya ini penting sebagai bentuk pencegahan primer yang efektif demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak.
Pemberdayaan Petani Dalam Memanfaatkan Limbah Organik Menjadi Pupuk Kompos Lira Sari Iskandar; Dimas Anugrah Saputra; Raisha Hanifah Azahra; Eka Santika Julianti; Aji Mulyana; Novita MZ; Anita Kamilah; Asep Saepul Alam; Angga Adriana Imansyah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1742

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan salah satu persoalan lingkungan serius di Indonesia yang belum tertangani secara optimal. Permasalahan ini diperburuk oleh kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memilih dan mengelola sampah, khususnya sampah organik yang sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Di Desa Wangunjaya, Kabupaten Cianjur, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri mengingat mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani, namun penggunaan pupuk organik masih sangat minim dan petani masih ketergantungan terhadap pupuk kimia secara berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengelola sampah rumah tangga atau sampah organik menjadi pupuk kompos melalu program pemberdayaan berbasis sosialisasi dan demonstrasi pembuatan alat komposter sederhana. Kegiatan ini berlangsung selama 3 minggu dan melibatkan 30 petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Proses pembuatan komposter dilakukan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti ember bekas, ban dalam bekas, dan goni kasar, serta bahan-bahan organik. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik dan manfaat penggunaan pupuk kompos. Selain dapat mengurangi volume sampah, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, meningkatkan nilai jual petani, kualitas tanah, dan mengurangi biaya pertanian. Dengan demikian, program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Desa Wangunjaya