Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Makna Leksikal, Gramatikal dan Kontekstual pada Slogan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Studi Makna dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Linguistik) Tusana Nurul Safaah; Andayani Andayani; Nugraheni Eko Wardani
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v5i1.1469

Abstract

Slogan yang berada di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dari tingkat pusat hingga ke daerah-daerah memiliki variasi diksi yang berbeda-beda dan menarik untuk dikaji. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengkaji aspek makna slogan yang digunakan oleh satuan kerja satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan relevansinya sebagai bahan ajar Linguistik di Perguruan Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif yang melalui metode analisis deskriptif. Sumber data yang dikaji dalam penelitian ini yakni dokumen-dokumen yang berkenaan dengan slogan-slogan yang berada di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Penelitian ini menghasilkan suatu temuan bahwa (1) setiap satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memiliki slogan yang berbeda-beda dan memiliki makna yang berbeda; (2) slogan yang digunakan di setiap satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memiliki kekhasan masing-masing; dan (3) slogan yang digunakan di satuan kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dapat dijadikan sebagai pendukung bahan ajar Linguistik di perguruan tinggi.
KOMPETENSI MENULIS CERITA PENDEK SISWA MAN 1 KARANGANYAR BERTEMA PANDEMI COVID-19 DENGAN PENDEKATAN PROSES Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 6, No 2 (2021): Metalingua, Edisi Oktober 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v6i2.12067

Abstract

Menulis cerita pendek menjadi salah satu permasalahan serius dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya di MAN 1 Karanganyar. Dalam praktiknya, pembelajaran menulis cerpen di MAN 1 Karanganyar dilaksanakan dengan pendekatan produk atau hasil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik studi kasus. Sumber data merupakan guru dan siswa kelas Bahasa Indonesia di MAN 1 Karanganyar dan produk berupa cerita pendek.  Teknik pengumpulan   data   dengan   wawancara informan secara terstruktur dan tidak terstruktur dan analisis produk berupa cerita pendek dengan tema pandemi covid-19. Teknik validitas data melalui triangulasi sumber data dengan cara mencocokkan data antara wawancara informan dan hasil produk. Teknik analisis data dengan analisis model interaktif melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan ke simpulan. Pendekatan proses dalam pembelajaran menulis cerpen terdiri atas lima tahap, yakni (1) pramenulis, (2) penyusunan draf tulisan (drafting), (3) perbaikan (revising), (4) penyutingan (editing), (5) pemublikasian (publishing). Kompetensi menulis cerita pendek siswa MAN 1 Karanganyar dengan pendekatan proses membuat siswa lebih mamahami pedoman umum ejaan bahasa Indonesia karena pada proses penyuntingan, baik guru maupun teman sejawat turut memberikan koreksiOleh sebab itu penting bagi seorang guru bahasa Indonesia untuk bisa membangun perkembangan belajar keterampilan menulis cerita pendek. Apabila guru mampu menerapkan pendekatan proses dalam pembelajaran menulis, maka kemampuan siswa tidak hanya dinilai berdasarkan produk, namun lebih kepada proses pembelajaran itu sendiri.
PARADIGM DECONSTRUCTION OF JEJAK DEDARI YANG MENARI DI ANTARA MITOS DAN KARMA A NOVEL BY ERWIN ARNADA Paramita Nur Pratiwi; Suyitno Suyitno; Nugraheni Eko Wardani
Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : English Department FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.224 KB) | DOI: 10.24036/ld.v11i2.8470

Abstract

This paper aim to describe paradigm deconstruction of previous basic thought about Balinese myth in a Jejak Dedari yang Menari di Antara Mitos dan Karma, a novel by Erwin Arnada. This paper is qualitative descriptive. This paper using content analysis method  with deconstruction literacy approach. The text of Jejak Dedari yang Menari di Antara Mitos dan Karma a novel  by Erwin Arnada was used as source of paper data that published in 2016 by Gagas Media. Data collection techniques used in this paper are reading, record and data card techniques. The data validity used triangulacy theory. The result in this paper are (1) Myths of Kolok children, and (2) Sincerity and taksu bring the new soul. Both results obtained reveal that the belief in something can be overturned so that what is commonly considered as a belief can be dismantled into taboos or vice versa.Keyword: Deconstruction, Myth, Novel, Erwin ArnadaDEKONSTRUKSI PARADIGMA DALAM  NOVEL  JEJAK  DEDARI YANG MENARI DI ANTARA MITOS DAN KARMA KARYA ERWIN ARNADAAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dekonstruksi paradigma tentang dasar pemikiran terdahulu terhadap suatu mitos yang berada di Bali dalam novel Jejak Dedari yang Menari di Antara Mitos dan Karma karya Erwin Arnada. Penelitian ini berbentuk deskriptif  kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode content analysis dengan pendekatan dekonstruksi sastra. Sumber data penelitian ini adalah teks novel yang berjudul Jejak Dedari yang Menari di Antara Mitos dan Karma karya Erwin Arnada yang dirilis pada tahun 2016 produksi GagasMedia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca, catat dan kartu data. Validitas data menggunakan triangulasi teori. Hasil penelitian ini memaparkan, (1) Mitos anak kolok, dan (2) Ketulusan dan taksu menghadirkan jiwa yang baru. Kedua hasil yang didapat mengungkapkan bahwa kepercayaan terhadap sesuatu dapat dijungkirbalikan sehingga hal yang biasanya dianggap lumrah dan sudah menjadi keyakinan dapat dibongkar menjadi hal yang tabu atau sebaliknya.Kata Kunci: Dekonstruksi, Mitos, Novel, Erwin Arnada
DIKSI KONOTATIF DALAM PUISI-PUISI SUBAGIO SASTROWARDOYO DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA Sugeng Supriyono; Nugraheni Eko Wardani; Kundharu Saddhono
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.279 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2460

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo dan pemanfaatanya  sebagai sarana pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan stilistiika. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan diksi yang mengandung makna yang mengekspresikan jiwa religiusitas, mengekspresikan perasaan cinta, dan mengekpresikan jiwa kemanusiaan (kepedulian sosial). Pemahaman tentang diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo relevan diimplementasikan dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA yang meliputi pengetahuan menganalisis dan menulis puisi.  Analisis kata-kata yang bersifat simbolis dan bermakna konotatif ini dapat dilakukan melalui kajian stilistika.Kata kunci: diksi, puisi, stilistika, pembelajaran
DIKSI KONOTATIF DALAM PUISI-PUISI SUBAGIO SASTROWARDOYO DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA Sugeng Supriyono; Nugraheni Eko Wardani; Kundharu Saddhono
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.279 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2460

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo dan pemanfaatanya  sebagai sarana pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan stilistiika. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan diksi yang mengandung makna yang mengekspresikan jiwa religiusitas, mengekspresikan perasaan cinta, dan mengekpresikan jiwa kemanusiaan (kepedulian sosial). Pemahaman tentang diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo relevan diimplementasikan dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA yang meliputi pengetahuan menganalisis dan menulis puisi.  Analisis kata-kata yang bersifat simbolis dan bermakna konotatif ini dapat dilakukan melalui kajian stilistika.Kata kunci: diksi, puisi, stilistika, pembelajaran
PELATIHAN KEAKTORAN BERBASIS NASKAH SENI TRADISONAL BAGI KOMUNITAS SENI TEATER UDURI DI DESA JATEN, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Sugit Zulianto; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.101

Abstract

Kelompok Seni Teater Uduri di Desa Jaten merupakan sebuah wadah pengembangan potensi remaja di bidang seni pertunjukan. Sayangnya, keberadaan kelompok ini kurang diperhatikan. Untuk keperluan pelatihan keaktoran, komunitas yang mewadahinya diperlukan agar terorganisasi dengan baik. Dalam hal ini, pelatihan keaktoran akan dilaksanakan melalui Komunitas Seni Teater Uduri (KSTU). Solusi pelatihan dalam KSTU itu akan ditempuh dengan pertimbangan bahwa proses berkesenian bagi para anggota Karang Taruna di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, telah berlangsung meskipun peserta terbatas. Selain itu, KSTU telah memberikan layanan pelatihan perteateran bagi masyarakat secara terbuka. Artinya, peminat boleh bergabung meskipun keanggotaan umumnya dari kalangan pemuda. Untuk itu, target yang akan dicapai, yaitu terbentuknya karakter keaktoran bagi kelompok Karang Taruna guna saling mengenali nilai luhur antarbudaya daerah di nusantara.
PROSES KREATIF DAN KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL BABAD NGALOR-NGIDUL KARYA ELIZABETH D. INANDIAK Bunga Hening Maulidina; Edy Suryanto; Nugraheni Eko Wardani
Widyaparwa Vol 47, No 2 (2019)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.588 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v47i2.187

Abstract

This study aims to describe and explain the creative process of authors and social criticism found in Babad Ngalor-Ngidul novel. This research use desciptive qualitative approach. Data sources in the form of Babad Ngalor-Ngidul novels by Elizabeth D. Inandiak and author interviews and data collection were carried out by purposive sampling. Data were analyzed based on the author's creative process theory and literary sociology in the form of speech, sentence, or discourse contained in the data source. Data is filtered and classified according to research objectives, which are related to the creative process of authors and social criticism. The results of the study stated that there is a connection between the creative process of the author and social criticism in the Babad Ngalor-Ngidul novel. The author's creative process is based on the eruption and earthquake events in Yogyakarta, and is influenced by the interaction of the author with the community of Kinahrejo and Bebekan. The criticisms contained in the Babad Ngalor-Ngidul novel are social, cultural and political criticisms of the dynamics of post-disaster community change. The creative process of the author and the delivery of the message of criticism are intertwined in the moderate position of literature as a form of sanctification (catharsis), and healing.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan proses kreatif pengarang dan kritik sosial yang terdapat pada novel Babad Ngalor-Ngidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari novel Babad Ngalor-Ngidul karya Elizabeth D. Inandiak dan hasil wawancara pengarang serta pengambilan data dilakukan secara purposive sampling. Data dianalisis berdasarkan teori proses kreatif pengarang dan sosiologi sastra yang berupa tuturan, kalimat, atau wacana yang terdapat dalam sumber data. Data disaring dan diklasifikasikan sesuai tujuan penelitian, yakni terkait dengan proses kreatif pengarang dan kritik sosial. Hasil penelitian mengemukakan bahwa terdapat kaitan antara proses kreatif pengarang dan kritik sosial yang ada dalam novel Babad Ngalor-Ngidul. Proses kreatif pengarang dilandasi atas peristiwa erupsi dan gempa di Yogyakarta serta dipengaruhi interaksi pengarang dengan masyarakat Kinahrejo dan Bebekan. Adapun kritik yang terdapat dalam novel Babad Ngalor-Ngidul adalah kritik sosial, budaya, dan politik atas dinamika perubahan masyarakat pascabencana. Proses kreatif pengarang dan penyampaian pesan kritik berkelindan dalam posisi moderat karya sastra sebagai bentuk penyucian (katarsis) serta penyembuhan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA SURAKARTA Nugraheni Eko Wardani; Sarwiji Suwandi; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.678

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia SMP Kota Surakarta.   Pengabdian   Kepada Masyarakat     bertujuan   untuk   memberikan pelatihan sekaligus pendampingan bagi guru-guru SMP Kota Surakarta dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka.  Pengabdian Kepada  Masyarakat  ini  diharapkan  dapat  berkontribusi bagi guru-guru SMP dalam mengatasi kendala mereka ketika menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka. Metode dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas.  Hasil  pengabdian  Kepada Masyarakat   adalah  meningkatnya  pemahaman   guru terkait cara menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka  dan  meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka. Hasil akhirnya, guru berhasil menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas dengan baik.
Ambivalensi Tokoh Subaltern dalam Cerpen Pengasigan ke Jawa Karya Ita Siregar: Kajian Poskolonialisme Dwiana Nur Rizki Hanifah; Eko Setyawan; Nugraheni Eko Wardani
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v11i1.21452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ambivalensi tokoh subalterm dalam cerpen Pengasingan ke Jawa karya Ita Siregar melalui kajian poskolonialesme. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif menggunakan teknik studi pustaka. Sumber penelitian ini, yaitu dokumen yang berupa kalimat maupun dialog dari cerita pendek yang dikaji serta hasil penelitian sebelumnya. Peneliti melakukan analisis berdasarkan penelitian sebelumnya. Subjek penelitian ini, yaitu cerpen Pengasingan ke Jawa karya Ita Siregar yang dimuat dalam media Kompas.com. Peneliti mengkaji poskolonialisme di dalamnya. Kajian poskolonialisme yang peneliti kaji, yaitu mengenai kajian ambivalensi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan empat bentuk ambivalensi tokoh subaltern dalam cerpen Pengasingan ke Jawa karya Ita Siregar, di antaranya adalah pembaptisan, penggunaan pakaian kolonial, pemberian nama baptis, melepas identitas, dan pengasingan.
PELATIHAN KEAKTORAN BERBASIS NASKAH SENI TRADISONAL BAGI KOMUNITAS SENI TEATER UDURI DI DESA JATEN, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Sugit Zulianto; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.101

Abstract

Kelompok Seni Teater Uduri di Desa Jaten merupakan sebuah wadah pengembangan potensi remaja di bidang seni pertunjukan. Sayangnya, keberadaan kelompok ini kurang diperhatikan. Untuk keperluan pelatihan keaktoran, komunitas yang mewadahinya diperlukan agar terorganisasi dengan baik. Dalam hal ini, pelatihan keaktoran akan dilaksanakan melalui Komunitas Seni Teater Uduri (KSTU). Solusi pelatihan dalam KSTU itu akan ditempuh dengan pertimbangan bahwa proses berkesenian bagi para anggota Karang Taruna di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, telah berlangsung meskipun peserta terbatas. Selain itu, KSTU telah memberikan layanan pelatihan perteateran bagi masyarakat secara terbuka. Artinya, peminat boleh bergabung meskipun keanggotaan umumnya dari kalangan pemuda. Untuk itu, target yang akan dicapai, yaitu terbentuknya karakter keaktoran bagi kelompok Karang Taruna guna saling mengenali nilai luhur antarbudaya daerah di nusantara.