Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

DIKSI KONOTATIF DALAM PUISI-PUISI SUBAGIO SASTROWARDOYO DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA Sugeng Supriyono; Nugraheni Eko Wardani; Kundharu Saddhono
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.279 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2460

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo dan pemanfaatanya  sebagai sarana pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan stilistiika. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan diksi yang mengandung makna yang mengekspresikan jiwa religiusitas, mengekspresikan perasaan cinta, dan mengekpresikan jiwa kemanusiaan (kepedulian sosial). Pemahaman tentang diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo relevan diimplementasikan dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA yang meliputi pengetahuan menganalisis dan menulis puisi.  Analisis kata-kata yang bersifat simbolis dan bermakna konotatif ini dapat dilakukan melalui kajian stilistika.Kata kunci: diksi, puisi, stilistika, pembelajaran
DIKSI KONOTATIF DALAM PUISI-PUISI SUBAGIO SASTROWARDOYO DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA Sugeng Supriyono; Nugraheni Eko Wardani; Kundharu Saddhono
Jurnal Gramatika Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.279 KB) | DOI: 10.22202/jg.2018.v4i1.2460

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo dan pemanfaatanya  sebagai sarana pembelajaran apresiasi sastra di SMA. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan stilistiika. Dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan diksi yang mengandung makna yang mengekspresikan jiwa religiusitas, mengekspresikan perasaan cinta, dan mengekpresikan jiwa kemanusiaan (kepedulian sosial). Pemahaman tentang diksi konotatif dalam puisi-puisi Subagio Sastrowardoyo relevan diimplementasikan dalam pembelajaran apresiasi sastra di SMA yang meliputi pengetahuan menganalisis dan menulis puisi.  Analisis kata-kata yang bersifat simbolis dan bermakna konotatif ini dapat dilakukan melalui kajian stilistika.Kata kunci: diksi, puisi, stilistika, pembelajaran
PELATIHAN KEAKTORAN BERBASIS NASKAH SENI TRADISONAL BAGI KOMUNITAS SENI TEATER UDURI DI DESA JATEN, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Sugit Zulianto; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.101

Abstract

Kelompok Seni Teater Uduri di Desa Jaten merupakan sebuah wadah pengembangan potensi remaja di bidang seni pertunjukan. Sayangnya, keberadaan kelompok ini kurang diperhatikan. Untuk keperluan pelatihan keaktoran, komunitas yang mewadahinya diperlukan agar terorganisasi dengan baik. Dalam hal ini, pelatihan keaktoran akan dilaksanakan melalui Komunitas Seni Teater Uduri (KSTU). Solusi pelatihan dalam KSTU itu akan ditempuh dengan pertimbangan bahwa proses berkesenian bagi para anggota Karang Taruna di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, telah berlangsung meskipun peserta terbatas. Selain itu, KSTU telah memberikan layanan pelatihan perteateran bagi masyarakat secara terbuka. Artinya, peminat boleh bergabung meskipun keanggotaan umumnya dari kalangan pemuda. Untuk itu, target yang akan dicapai, yaitu terbentuknya karakter keaktoran bagi kelompok Karang Taruna guna saling mengenali nilai luhur antarbudaya daerah di nusantara.
PROSES KREATIF DAN KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL BABAD NGALOR-NGIDUL KARYA ELIZABETH D. INANDIAK Bunga Hening Maulidina; Edy Suryanto; Nugraheni Eko Wardani
Widyaparwa Vol 47, No 2 (2019)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.588 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v47i2.187

Abstract

This study aims to describe and explain the creative process of authors and social criticism found in Babad Ngalor-Ngidul novel. This research use desciptive qualitative approach. Data sources in the form of Babad Ngalor-Ngidul novels by Elizabeth D. Inandiak and author interviews and data collection were carried out by purposive sampling. Data were analyzed based on the author's creative process theory and literary sociology in the form of speech, sentence, or discourse contained in the data source. Data is filtered and classified according to research objectives, which are related to the creative process of authors and social criticism. The results of the study stated that there is a connection between the creative process of the author and social criticism in the Babad Ngalor-Ngidul novel. The author's creative process is based on the eruption and earthquake events in Yogyakarta, and is influenced by the interaction of the author with the community of Kinahrejo and Bebekan. The criticisms contained in the Babad Ngalor-Ngidul novel are social, cultural and political criticisms of the dynamics of post-disaster community change. The creative process of the author and the delivery of the message of criticism are intertwined in the moderate position of literature as a form of sanctification (catharsis), and healing.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan proses kreatif pengarang dan kritik sosial yang terdapat pada novel Babad Ngalor-Ngidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari novel Babad Ngalor-Ngidul karya Elizabeth D. Inandiak dan hasil wawancara pengarang serta pengambilan data dilakukan secara purposive sampling. Data dianalisis berdasarkan teori proses kreatif pengarang dan sosiologi sastra yang berupa tuturan, kalimat, atau wacana yang terdapat dalam sumber data. Data disaring dan diklasifikasikan sesuai tujuan penelitian, yakni terkait dengan proses kreatif pengarang dan kritik sosial. Hasil penelitian mengemukakan bahwa terdapat kaitan antara proses kreatif pengarang dan kritik sosial yang ada dalam novel Babad Ngalor-Ngidul. Proses kreatif pengarang dilandasi atas peristiwa erupsi dan gempa di Yogyakarta serta dipengaruhi interaksi pengarang dengan masyarakat Kinahrejo dan Bebekan. Adapun kritik yang terdapat dalam novel Babad Ngalor-Ngidul adalah kritik sosial, budaya, dan politik atas dinamika perubahan masyarakat pascabencana. Proses kreatif pengarang dan penyampaian pesan kritik berkelindan dalam posisi moderat karya sastra sebagai bentuk penyucian (katarsis) serta penyembuhan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA SURAKARTA Nugraheni Eko Wardani; Sarwiji Suwandi; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.678

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia SMP Kota Surakarta.   Pengabdian   Kepada Masyarakat     bertujuan   untuk   memberikan pelatihan sekaligus pendampingan bagi guru-guru SMP Kota Surakarta dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka.  Pengabdian Kepada  Masyarakat  ini  diharapkan  dapat  berkontribusi bagi guru-guru SMP dalam mengatasi kendala mereka ketika menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka. Metode dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas.  Hasil  pengabdian  Kepada Masyarakat   adalah  meningkatnya  pemahaman   guru terkait cara menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka  dan  meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka. Hasil akhirnya, guru berhasil menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas dengan baik.
Ambivalensi Tokoh Subaltern dalam Cerpen Pengasigan ke Jawa Karya Ita Siregar: Kajian Poskolonialisme Dwiana Nur Rizki Hanifah; Eko Setyawan; Nugraheni Eko Wardani
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v11i1.21452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ambivalensi tokoh subalterm dalam cerpen Pengasingan ke Jawa karya Ita Siregar melalui kajian poskolonialesme. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif menggunakan teknik studi pustaka. Sumber penelitian ini, yaitu dokumen yang berupa kalimat maupun dialog dari cerita pendek yang dikaji serta hasil penelitian sebelumnya. Peneliti melakukan analisis berdasarkan penelitian sebelumnya. Subjek penelitian ini, yaitu cerpen Pengasingan ke Jawa karya Ita Siregar yang dimuat dalam media Kompas.com. Peneliti mengkaji poskolonialisme di dalamnya. Kajian poskolonialisme yang peneliti kaji, yaitu mengenai kajian ambivalensi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan empat bentuk ambivalensi tokoh subaltern dalam cerpen Pengasingan ke Jawa karya Ita Siregar, di antaranya adalah pembaptisan, penggunaan pakaian kolonial, pemberian nama baptis, melepas identitas, dan pengasingan.
PELATIHAN KEAKTORAN BERBASIS NASKAH SENI TRADISONAL BAGI KOMUNITAS SENI TEATER UDURI DI DESA JATEN, KECAMATAN JATEN, KABUPATEN KARANGANYAR Sugit Zulianto; Sarwiji Suwandi; Nugraheni Eko Wardani; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.101

Abstract

Kelompok Seni Teater Uduri di Desa Jaten merupakan sebuah wadah pengembangan potensi remaja di bidang seni pertunjukan. Sayangnya, keberadaan kelompok ini kurang diperhatikan. Untuk keperluan pelatihan keaktoran, komunitas yang mewadahinya diperlukan agar terorganisasi dengan baik. Dalam hal ini, pelatihan keaktoran akan dilaksanakan melalui Komunitas Seni Teater Uduri (KSTU). Solusi pelatihan dalam KSTU itu akan ditempuh dengan pertimbangan bahwa proses berkesenian bagi para anggota Karang Taruna di Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, telah berlangsung meskipun peserta terbatas. Selain itu, KSTU telah memberikan layanan pelatihan perteateran bagi masyarakat secara terbuka. Artinya, peminat boleh bergabung meskipun keanggotaan umumnya dari kalangan pemuda. Untuk itu, target yang akan dicapai, yaitu terbentuknya karakter keaktoran bagi kelompok Karang Taruna guna saling mengenali nilai luhur antarbudaya daerah di nusantara.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU-GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KOTA SURAKARTA Nugraheni Eko Wardani; Sarwiji Suwandi; Sugit Zulianto; Chafit Ulya; Titi Setiyoningsih
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.678

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Bahasa Indonesia SMP Kota Surakarta.   Pengabdian   Kepada Masyarakat     bertujuan   untuk   memberikan pelatihan sekaligus pendampingan bagi guru-guru SMP Kota Surakarta dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka.  Pengabdian Kepada  Masyarakat  ini  diharapkan  dapat  berkontribusi bagi guru-guru SMP dalam mengatasi kendala mereka ketika menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan kurikulum merdeka. Metode dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas.  Hasil  pengabdian  Kepada Masyarakat   adalah  meningkatnya  pemahaman   guru terkait cara menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka  dan  meningkatnya kompetensi guru dalam menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia SMP dengan kurikulum merdeka. Hasil akhirnya, guru berhasil menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas dengan baik.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM GARA GARA WARISAN SERTA RELEVANSINYA PADA MATERI DRAMA DI SMA Galuh Kusumawati Sukarjo; Kundharu Saddhono; Nugraheni Eko Wardani
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.665

Abstract

This study aims to: (1) analyze and describe the forms of expressive speech acts found in the film Gara Gara Warisan by Muhadkly Acho, and (2) describe the relevance of the film Gara Gara Warisan in Learning Drama Material for Grade XI in High School. This research is a qualitative research. The data sources of this research include documents in the form of the Gara Gara Warisan film and its informants, namely the Indonesian language teacher of class XI. Data collection techniques are carried out by document analysis and interviews. Meanwhile, the data validity test technique is the triangulation of theory and data sources. This study uses a data analysis technique, namely document analysis. The results of this study are as follows. The film Gara Gara Pahlawan contains expressive speech acts which consist of 5 expressive speech acts of apologizing, apologizing, giving praise, saying thank you, and saying congratulations. Overall there were 13 data found. The most data is in the expressive speech act of apologizing with 5 data, while the data with the lowest amount is the expressive speech act of apologizing with 1 data.
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Pada Berita Viral Pembatalan Pernikahan Batak Kaleb Edison Simanungkalit; Nugraheni Eko Wardani; Kundharu Saddhono; Muhammad Rohmadi
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8432

Abstract

Mass media play a crucial role in shaping public opinion and framing social reality through discourse construction. In online news reporting, the choice of words, text structure, and journalistic perspective significantly influence how events are perceived by the public. This study aims to analyze the critical discourse in the Tribun Medan news article titled “Viral Pesta Pernikahan Batak Batal Akibat Pengantin Wanita Kabur Pihak Sihombing Tuntut Ganti Rugi” using Teun A. Van Dijk’s Critical Discourse Analysis (CDA) model. This research employs a qualitative method with data collected through documentation of the news text published on July 11, 2023, supported by relevant literature. The data were analyzed using the three dimensions of Van Dijk’s CDA: text structure (macrostructure, superstructure, and microstructure), social cognition, and social context. The results reveal that the news is not neutral but is constructed through linguistic choices, textual organization, and rhetorical strategies that emphasize the financial and social pressures experienced by the groom’s family. The analysis of social cognition shows that the journalist’s ideology, values, and personal experiences influence the framing of the event. Meanwhile, the social context analysis highlights power dynamics within Batak customary traditions, particularly regarding the rights and position of the male party in customary marriages, as represented by the highlighted demand for compensation in the news. This study contributes to CDA scholarship on local cultural reporting and offers a critical perspective on how media construct social realities.. Abstrak Media massa memiliki peran penting dalam membentuk opini publik dan membingkai realitas sosial melalui konstruksi wacana. Dalam konteks pemberitaan daring, pemilihan kata, struktur teks, dan sudut pandang jurnalis sangat memengaruhi bagaimana sebuah peristiwa dipersepsikan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana kritis pada berita Tribun Medan berjudul “Viral Pesta Pernikahan Batak Batal Akibat Pengantin Wanita Kabur Pihak Sihombing Tuntut Ganti Rugi” dengan menggunakan model Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. Van Dijk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi terhadap teks berita yang diterbitkan pada 11 Juli 2023, serta studi pustaka sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan tiga dimensi AWK Van Dijk, yakni struktur teks (makro, superstruktur, dan mikro), kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita tersebut tidak bersifat netral, melainkan dikonstruksi melalui pilihan bahasa, skema teks, dan strategi retoris yang menekankan kerugian finansial serta tekanan sosial yang dialami pihak pengantin pria. Analisis kognisi sosial mengungkap bahwa ideologi, nilai, dan pengalaman wartawan turut membentuk cara peristiwa diberitakan. Adapun pada konteks sosial, ditemukan bahwa dinamika kekuasaan dalam adat Batak, khususnya terkait hak dan posisi pihak laki-laki dalam pernikahan adat, direpresentasikan melalui tuntutan ganti rugi yang ditonjolkan media. Penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian AWK dalam pemberitaan budaya lokal dan memberikan perspektif kritis mengenai cara media mengonstruksi realitas sosial.