Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Panggung

Seni Lukis Modern Bernafaskan Islam di Bandung 1970-2000an Agus Cahyana; Reiza D Dienaputra; Setiawan Sabana; Awaludin Nugraha
PANGGUNG Vol 30 No 1 (2020): Polisemi dalam Interpretasi Tradisi Kreatif
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v30i1.1136

Abstract

ABSTRACTWriting the history of the development of modern Indonesian painting from thematic point of viewstill refers to importance events that compose the mainstream of contemporary art trends in Indonesiainfluenced by the West. While events that are no less important relating to the emergence of aesthetictendencies related to religion have been marginalized, especially in modern art with Islamic breath becomeimportant part in the history of the development of modern Indonesian painting, aesthetic approach toanalyze the visual elements present in the painting. The result of this study the development of modernIslamic art in Bandung shows that there are 4 period of development, the 70s, the 80s, the 90s, and 2000s.This division of time is based on thematic tendencies that emerge and became the main tendencies at eachtime.Keywords: Painting, modern, Islam, BandungABSTRAKPenulisan sejarah perkembangan seni lukis modern Indonesia dari sudut pandang tematik hinggasaat ini masih mengacu pada peristiwa penting yang menggubah arus utama kecenderunganseni rupa kontemporer di Indonesia yang dipengaruhi Barat. Sementara peristiwa yang tidakkalah penting berkaitan dengan munculnya kecenderungan estetik yang berkaitan denganagama menjadi terpinggirkan, khususnya dalam seni lukis modern bernafaskan Islam. Halitu yang menjadi latar belakang penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar perkembanganseni lukis modern bernafaskan Islam menjadi bagian penting dalam sejarah perkembanganseni lukis modern Indonesia khususnya di kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metodesejarah visual yang tentu melibatkan pendekatan estetik untuk menganalisis unsur-unsurrupa yang hadir dalam lukisan. Hasil dari penelitian ini perkembangan seni lukis modernbernafaskan Islam di kota Bandung secara tematik menunjukkan bahwa terdapat 4 periodeperkembangan, yaitu masa tahun 70-an, masa perkembangan di tahun 80-an, di tahun 90-andan tahun 2000-an. Pembagian masa ini berdasarkan kecenderungan tematik yang muncul danmenjadi kecenderungan utama pada tiap masa.Kata Kunci: Seni lukis, modern, Islam, Bandung
Estetika Teknik Chinese Painting pada Karya Seniman Keturunan Tionghoa di Indonesia Sangid Zaini Gani; Agus Cahyana; Farid Kurniawan Noor Zaman
PANGGUNG Vol 32 No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2270

Abstract

Seni lukis Tiongkok merupakan salah satu kesenian yang berkembang di Asia dan juga merupakan cikal bakal dari gaya-gaya modern saat ini, dimulai dari dinasti Song yang memperkenalkan seni lukis Shui Mo yang berlandaskan pada pemahaman terhadap nilai Tao yang dianut oleh masyarakat Tiongkok dan berkembang pesat hingga dinasti Tang hingga pada akhirnya muncul nilai dan prinsip canon yang merupakan 6 prinsip yang dipegang teguh oleh seniman Tiongkok yang di cetuskan oleh Hsien Ho. Seni lukis Tongkok yang berkembang menjadi Gongbi Hua gaya yang mengedepankan detail dan Xieyi gaya yang cenderung ekspresif dengan penggunaan teknik kuas, berkembangnya seni lukis Tiongkok terjadi juga di Indonesia seperti Lee Man Fong, Lim Wasin, Chiang Yu Tie hingga Chusin Setiadikara yang memiliki darah keturunan Tiongkok memperkenalkan gaya Lukis Tiongkok dengan mengangkat tema budaya indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri yang berlandaskan pada 6 Prinsip seni lukis Tiongkok. Kata kunci: estetika, gongbi, xieyi, canon