Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pelatihan Geolistrik Untuk Mendapatkan Potensi Batu Andesit dan Granit di Kecamatan Salatiga Kabupaten Sambas Fadil Iqbal, Muhammad; Putri Ira, Nurmaya; Mukhtar, Wahdaniah; Cahyadi Saputra, Doddy; Adibah, Fairuz; Aprillia, Ricka; Dhowian Parabi, Ashraf
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/literasi.v4i2.1753

Abstract

The geoelectric method is an effective geophysical method in subsurface mapping by utilizing the electrical properties of rocks. The basic principle of the geoelectric method is to measure resistivity by flowing an electric current into the earth through electrodes. Geoelectrical (resistivity) surveys generally aim to determine the condition or structure of subsurface geology based on variations in rock type resistance. The results of the training showed significant variations in the resistivity of Andesite and Granite rocks, which were indicated as potential resource zones worthy of further exploration. The results of resource potential calculations show that the volume of Andesite is 909,364,491 m³ and the volume of granite is 55,436,878 m³. This training also provides recommendations for residents in Salatiga District, Sambas Regency, to use this as literature to attract investors so they can invest in the area as much as the relevant volume.
ESTIMASI PERHITUNGAN CADANGAN TERSISA BATU GRANIT MENGGUNAKAN METODE PENAMPANG MENDATAR (CONTOUR) DI PT. HANSINDO MINERAL PERSADA KAB. MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT Akbar, Reezieq Syifaoel; Syahrudin, Syahrudin; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96623

Abstract

PT. Hansindo Mineral Persada merupakan entitas bisnis yang aktif dalam industri pertambangan batuan, dengan spesialisasi pada penambangan granit. Perusahaan ini telah beroperasi selama kurang lebih 4,5 tahun, mendekati batas maksimal izin usaha pertambangan batuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020, yaitu 5 tahun. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghitung cadangan tersisa sebagai persyaratan untuk perpanjangan izin penambangan yang ditetapkan oleh pemerintah dan dapat menentukan sisa umur tambang. Dalam perhitungan cadangan tersisa metode yang digunakan ialah metode penampang mendatar (contour). Untuk memperoleh data topografi eksisting di area pertambangan PT. Hansindo Mineral Persada, dilakukan pemetaan udara menggunakan wahana tanpa awak (drone), kemudian setiap elevasi kontur pada hasil topografi dihitung dengan menggunakan aplikasi AutoCAD 2007. Pengambilan data ketebalan overburden pada singkapan pada 5 titik pengukuran di lokasi penelitian. Hasil perhitungan volume overburden adalah sebesar 26.520,68 m3 dan volume cadangan dihitung berdasarkan batas elevasi kontur, yaitu dari puncak tertinggi 138 mdpl hingga titik terendah 32 mdpl dengan metode contour adalah sebesar 1.142.749,6 m3. Pada perhitungan volume cadangan tersisa batu granit dengan metode kontur akan dikurangi dengan volume overburden, maka diperoleh volume cadangan tersisa batu granit pada daerah penelitian sebesar 1.116.228,92 m3. Berdasarkan proyeksi produksi tahunan PT. Hansindo Mineral Persada sebesar 108.000 m3, umur operasional tambang batu granit diperkirakan akan berlangsung selama 10 tahun 4 bulan. Kata Kunci: Granit, Metode Contour, Overburden, Umur Tambang, Volume Cadangan
RANCANGAN PENAMBANGAN BATUBARA BERDASARKAN KAPASITAS AKTUAL ALAT MEKANIS DI PT. PALOPO INDAH RAYA KABUPATEN BARITO SELATAN KALIMANTAN TENGAH Suyanti, Friskila; Purwoko, Budhi; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.97308

Abstract

PT. Palopo Indah Raya adalah perusahaan yang bergerak di sektor penambangan batubara dengan penerapan metode open pit mining. Hasil observasi menunjukkan bahwa pemanfaatan alat mekanis belum optimal dan belum ada rencana penambangan jangka pendek untuk blok selatan pada triwulan keempat 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas produksi aktual dari alat mekanis yang tersedia serta memberikan saran terkait desain pit penambangan, area pembuangan, dan top soil bank berdasarkan kapasitas produksi yang aktual. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengamatan langsung di lokasi untuk mengumpulkan data aktual dan menganalisis kemampuan produksi pada triwulan ketiga 2024 untuk perancangan penambangan triwulan keempat 2024. Perancangan dibuat menggunakan software Minescape 5.12 dan pembuatan peta menggunakan ArcGis 10.8. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kapasitas aktual dari alat mekanis yaitu sebesar 1.074.368,93 bcm overburden dan 214.289,35,ton batubara. Desain penambangan yang dirancang memiliki stripping ratio 1:5,01 dimana total overburden yang dikupas sebesar 1.181.180,85 bcm dan batubara sebesar 235.751,08 ton dengan persentase volume sebesar 29,94% seam BB4, 50,62% seam BB7, dan 19,44% seam BB9. Total kapasitas desain area disposal sebesar 1.181.805,83 ccm dengan luas 13,28 ha dan total kapasitas desain top soil bank sebesar 48.406,58 lcm dengan luas 2,2 ha.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL ALAT ANGKUT DALAM MENCAPAI TARGET PRODUKSI PADA PENAMBANGAN BATU GRANIT DI PT. HANSINDO MINERAL PERSADA Anyullis, Anggery; Setiawati, Septami; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.97645

Abstract

Kegiatan pengangkutan granit di PT. Hansindo Mineral Persada, digunakan empat unit dumptruck dengan merk dan type yang berbeda, yaitu dua unit Hino 500 FM 280 JD dan dua unit Mitsubishi Fuso FN 527 ML. Perbedaan merk dan type memungkinkan adanya perbedaan produktivitas dan biaya operasional. Karena itu perlu dilakukan analisis terhadap perbedaan merk dan type alat angkut untuk mengetahui biaya operasional dalam mencapai target produksi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengambilan data langsung terhadap waktu edar, hambatan kerja, harga alat, bahan bakar, pelumas, dan gaji operator. Hasil penelitian menunjukan produktivitas dumptruck perpaduan excavator Komatsu PC-210 10M0 dengan DT-04 Mitsubishi Fuso FN 527 ML mencapai 66,91 ton/jam dengan biaya operasional dan DT-06 Hino 500 FM 280 JD memproduksi 72,27 ton/jam dengan waktu edar 8,66 menit/hari, sedangkan perpaduan excavator Caterpillar 330D-2L dengan DT-05 Mitsubishi Fuso FN 527 ML dengan waktu edar 6,89 menit/hari memproduksi sebesar 73,95 ton/jam dan DT-07 Hino 500 FM 280 JD dengan waktu edar 7,08 menit/hari memproduksi sebesar 86,11 ton/hari. Biaya operasional dua unit Mitsubishi Fuso FN 527 ML adalah Rp659.178/jam, lebih rendah dibandingkan Hino 500 FM 280 JD yang sebesar Rp787.036/jam. Disimpulkan bahwa dumptruck Hino 500 FM 280 JD lebih efektif produktivitas tetapi biaya operasional lebih tinggi.
ESTIMASI SUMBERDAYA BAUKSIT MENGGUNAKAN METODE POLIGON DI PT. CITA MINERAL INVESTINDO SITE SANDAI KABUPATEN KETAPANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT Amelia, Siti; Nirmala, Azwa; Mukhtar, Wahdaniah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i2.96797

Abstract

PT. Cita Mineral Investindo sedang melakukan eksplorasi untuk mencari sumber daya bauksit baru di Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang. Sebelum perusahaan dapat memulai penambangan dan produksi, perlu dihitung estimasi sumber daya bauksit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi sumber daya bauksit pada PT. Cita Mineral Investindo. Metode yang digunakan dalam melakukan estimasi perhitungan sumber daya bauksit adalah metode poligon yang merupakan salah satu metode perhitungan dalam perhitungan sumber daya dan cadangan. Prinsip utama menggunakan metode ini adalah dengan menentukan luasan daerah pengaruh pada tiap-tiap titik test pit dan kemudian mengetahui ketebalan endapan bahan galian dari hasil kegiatan penggalian, sehingga dapat ditentukan volume dari bahan galian. Hasil penelitian yang diperoleh adalah volume sumber daya bauksit yang terdapat pada PT. Cita Mineral Investindo Site Sandai sebesar 687.312,49 ton dan sebaran endapan bauksit berdasarkan kualitas kadar Al2O3 high grade meliputi 2 titik test pit dengan arah penyebaran yaitu dari arah barat ke timur. Sedangkan sebaran bauksit dengan kualitas medium grade meliputi 7 titik test pit, dan bauksit dengan low grade meliputi 3 titik test pit.
Pelatihan Aspek Ilmu Kebumian bagi Mahasiswa Manajemen Bisnis Pariwisata Poltesa sebagai Pemandu Wisata dalam Mengembangkan Geowisata Temajuk Sambas: Training on Aspects of Earth Science for Poltesa Tourism Business Management Students as Tour Guides in Developing Geotourism of Temajuk Sambas Nirmala, Azwa; Mukhtar, Wahdaniah; Murad, Murad; Setiawati, Septami
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i1.5791

Abstract

A conservation-based tourism paradigm is needed to face the new normality of the tourism sector in Temajuk village, Sambas Regency, after the COVID-19 pandemic. This conservation is carried out by harmonizing the needs of local communities and tourists. Knowledge related to conservation, including biotic, abiotic, and cultural factors, must be disseminated to tour guides, especially local ones. This Community Service (PKM) activity aims to assist local tour guides regarding conservation steps for geotourism objects. Assistance activities include socialization, tour guide training (in class and the field), collaborative networks between local tour guides, marketing strategies, and promoting the Temajuk Sambas tourist destination area. Training and assistance are provided to students of the Poltesa Tourism Business Management study program (Sambas State Polytechnic) as local guides from one of the geo-tourism destinations in the Temajuk Sambas area, such as J Lo Beach. As a result of this activity, tour guides now understand that conservation is part of geotourism objectives that must be implemented to ensure the sustainability of meeting the needs of local communities, tourists, and the environment.
Optimalisasi Alat Gali Muat Dan Angkut Pada Kegiatan Ore Getting Dengan Metode Match Factor Dan Metode Antrian Di PT. Antam Tbk UBP Bauksit Tayan, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat Fratama, Ricco Prayoga; Syahrudin, Syahrudin; Mukhtar, Wahdaniah
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i1.88803

Abstract

PT. Antam Tbk UBPB selalu berupaya untuk meningkatkan produksi bauksit tiap tahunnya. Hal tersebut berkaitan dengan permintaan konsumen terhadap bauksit, terutama untuk keperluan pasokan yang mempunyai kontrak atau kerja sama dengan PT. Antam Tbk UBPB dalam kegiatan pertambangan. Berdasarkan target produksi yang telah direncakakan pada bulan Mei di bukit 8, 13 dan 16 adalah 262.381 Cbx. Dari target yang telah direncanakan hanya tercapai 132.418 Cbx sehingga perlu dilakukan optimalisasi alat gali muat dan angkut untuk meningkatkan ketercapaian produksi. Salah satu metode simulasi yang dapat digunakan untuk mengoptimalisasi produksi alat muat dan alat angkut adalah dengan menggunakan metode match factor dan metode antrian. Penelitian ini membahas 1 fleet penambangan bauksit (ore getting) yang sedang dilakukan di PT. Antam Tbk UBPB yaitu pada bukit 16 dengan target produksi pada bulan Mei sebesar 87.460 Cbx. Alat gali muat yang digunakan ialah 1 unit excavator Hyundai 340 Sl dan dilayani 6 unit dump truck Quester CWE 280 dengan produksi aktual 83.676 Cbx/bulan yang mana tidak mencapai dari target produksi yang telah direncanakan. Hasil dari optimalisasi yang dilakukan dengan mengurangi waktu hambatan dan jumlah alat optimal setelah perbaikan ialah 6 unit dump truck dihasilkan 110.240 Cbx/bulan sehingga telah memenuhi dari target produksi.
Identifikasi Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Pada Area Gudang Handak di PT. Hansindo Mineral Persada Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat. Zulkifli, Zulkifli; Mukhtar, Wahdaniah; Aprillia, Ricka
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i3.68900

Abstract

PT. Hansindo Mineral Persada merupakan industri yang bergerak di bidang penambangan batu granit di Desa Peniraman Kabupaten Mempawah. Terdapat beberapa   masalah terkait K3 pada area gudang handak yaitu para pekerja tidak menggunakan APD yang sudah disiapkan perusahaan saat memasukan dan mengeluarkan bahan peledak, jalan menuju gudang handak terlalu terjal lebih dari 12%, pohon disekitar gudang handak terlalu tinggi ± 20 meter, dan tidak adanya Standard Operasional Prosedure (SOP) K3 gudang handak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan keselamatan dan kesehatan kerja guna mengetahui bahaya dan risiko pada area gudang handak menggunakan metode observasi dan wawancara kepada para pekerja. Identifikasi bahaya dan risiko menggunakan tabel HIRA, kemudian dianalisis dengan metode analisis semi kuantitatif untuk mengetahui tingkat risiko yang terjadi pada area gudang handak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 9 sumber bahaya pada area gudang handak yang mungkin dapat terjadi sewaktu-waktu. Sehingga dapat diketahui tingkat risiko dari 9 sumber bahaya adalah substantial (13%), priority 3 (54%), dan acceptable (33%). Sedangkan untuk rekomendasi pengendalian dari peneliti yakni eliminasi (1), substitusi (1), rekayasa teknis (2), administrasi (6) dan alat pelindung diri (6).  PT. Hansindo Mineral Persada is a industry engaged in granite mining in peniraman village, Mempawah regency.There are several problems related to OHS in the explosives warehouse area, namely workers do not use personal protective equipment that has been prepared by the company when entering and removing explosives, the road to the explosives warehouse is too steep more than 12%, the trees around the explosives warehouse are too high ± 20 metres, and there is no Stadard Operating Procedure (SOP) OHS of the explosives warehouse. This study aims to analyse the application of occupational safety and health to determine the hazard and risk in the explosives warehouse area using observation methods and interview with workers. Hazard and risk identification using the HIRA table, then analysed with a semi-quantitative analysis method to determine the level of risk that occurs in the explosives warehouse area. The result showed that there are 9 sources of danger in the explosives warehouse area that may occur at any time. So it can be known than the risk level of 9 sources of danger is substantial (13%), priority 3 (54%), and acceptable (33%). As for control recommendations from researchers, namely elimination (1), substitution (1), technical engineering (2), administration (6) and personal protective equipment (6).
Genesis of Bauxite Ore in Toba Area Sanggau District, West Kalimantan Province Aprillia, Ricka; Mukhtar, Wahdaniah; Setiawati, Septami; Asbanu, Govira Christiadora; Munzir, Ibnu
JURNAL GEOCELEBES Vol. 8 No. 1: April 2024
Publisher : Departemen Geofisika, FMIPA - Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/geocelebes.v8i1.26521

Abstract

Indonesia's largest bauxite reserves are in the province of West Kalimantan, which is 703 million tons Bauxite is formed from rocks with a high relative aluminum (Al) content, low iron (Fe) content, and small amount of quartz. The mineralogy and characteristics of lateritic bauxite deposits are closely related to several factors, one of which is the texture and composition of the bedrock such as color, mineral composition, and shape of the ore. This study discusses the genetic type of bauxite deposits based on mineralogy and geochemistry using mineragraphic, XRD, and XRF methods. The primary data from bauxite ore samples were collected from the stockpile of PT. Dinamika Sejahtera located in Toba area. The quantitative result of the geochemical analysis indicates a higher amount of alumina observed using the XRF method. Granodiorite bauxite, which is bauxite coming from granodiorite bedrock, generally has abundant geochemical elements, especially SiO2 and Al2O3. The lateritic bauxite type in the Toba area is a product of granodiorite weathering from the Sepauk Tonalite formation is embedded within a clay matrix which exhibits a brownish to red color with coarse to boulder-size of concretion texture without relict. Some important elements in bauxite laterite deposits are Al, Fe, Si (Silicon), and Ti (Titanium). The comparison between Al and Si values is a benchmark for the economics of bauxite mines. Gibbsite is the major mineral in the bauxite ore, while hematite, goethite, kaolinite, and quartz are the accessory minerals. The deposit is recognized as Low-Fe bauxite due to comparing Al2O3, Fe2O3, and Si2O3 concentrations. The weathering process has altered the primary texture, remaining resistant and secondary minerals. The petrographic analysis shows the replacement of Gibbsite as bauxite ore which presents as kaolinite replacement and fills the mineral cracks. The result of this study is expected to be useful in determining the exploration method for the bauxite deposits.
BAUXITE RESOURCE ESTIMATION IN BLOCK 2 AT PT. ANUGRAH BORNEO MARUYA PERSADA, KETAPANG REGENCY, KALIMANTAN BARAT PROVINCE Ceuputra, David Pranasetyo; Syafrianto, M. Khalid; Mukhtar, Wahdaniah
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 2 (2024): Vol 24, No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i2.68902

Abstract

According to the Mineral Commodity Analysis and Evaluation Team of the International Mineral Information Center Development Project (1983), bauxite is an alumina ore used in industrial applications and as a primary material in aluminum production. Bauxite deposits are abundant in West Kalimantan. PT. Anugerah Borneo Maruya Persada, a mining company located in Deranuk Village, Jelai Hulu District, Ketapang Regency, focuses on bauxite extraction. Due to high market demand, the company seeks to identify new resources, necessitating an estimation of potential bauxite resources. This study evaluates the bauxite resources in Block 2 of PT. Anugrah Borneo Maruya Persada using the Area of Influence (AOI) polygon-included method. The bauxite volume is calculated by determining the area of influence and multiplying it by the deposit thickness. A test pit spacing of 50 meters and a cut-off grade of ≥35% were used to assess deposit distribution. Results show high-grade bauxite at 10 test pits, medium-grade at two pits, and low-grade at six pits, with deposits spreading from west to east. The total estimated bauxite volume in Block 2 is 66,250 m ³ or 106,000 tons.