Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN ALAT BERAT BULLDOZER DAN EXCAVATOR DALAM MENGUPAS OVERBURDEN DI PT. HANSINDO MINERAL PERSADA Prabowo, Wisnu Aji; Mukhtar, Wahdaniah; Setiawati, Septami
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104322

Abstract

PT. Hansindo Mineral Persada menggunakan dua alat yang berbeda dalam melakukan kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden). Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dilakukan pengambilan data dilapangan dengan mengamati waktu edar, hambatan kerja, waktu kerja, serta informasi terkait kebutuhan harga alat gusur dan alat gali-muat, bahan bakar, pelumas dll. Hasil produktivitasnya didapatkan untuk alat gusur Bulldozer Shantui BD-41 SD16 sebesar 190,76 m³/jam atau 1499,37 m³/hari dan untuk Excavator Hitachi-ZX210F-5G sebesar 186,94 m³/jam atau 146932,03 m³/hari dan untuk biaya pengoperasian alat gusur Bulldozer Shantui BD-41 SD16 sebesar Rp 1.686.729,14/jam dan untuk alat gali-muat Excavator Hitachi ZX210F-5G sebesar Rp748.293,14 /jam, dengan total biaya sebesar Rp. 2.435.022,28. Setelah dilakukan perbaikan waktu kerja efektif pada kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden) untuk menghidari penumpukan tanah dengan dua alat gali-muat Hitachi ZX210F-5G yaitu sebesar 198,19 m³/jam atau 1557,84 m³/hari dan melebihi hasil pengupasan menggunakan alat Bulldozer Shantui BD-41 SD16. Rekomendasi kedua dengan pergantian dua alat gali-muat dengan merk/type Hitachi ZX210F-5G biaya operasional yang tadinya sebesar Rp. 2.435.022,28/jam berkurang menjadi Rp. 1.496.58,28. Kata kunci: alat gusur dan alat gali-muat, biaya pengoperasian, produktivitas, waktu edar.
Implementation Of Zero Waste For Pineapple Farming Groups On Peatlands Alang, Hasria; Jiu, Cau Kim; Syamsuri, Syamsuri; Mukhtar, Wahdaniah; Ira, Nurmaya Putri; Nuraga, Welly Handa; Rozi, Abdul
TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2026): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/transformasi.v6i1.38391

Abstract

Pineapples are a key commodity in Sungai Malaya Village. Peat soil is a limiting factor, while partners need fertilizer. However, the high cost and limited availability of fertilizer are problematic. Furthermore, long-term use of chemical fertilizers can further worsen soil conditions. Harvested pineapple waste is often discarded, creating a habitat for various disease vectors. Unsold pineapples are simply piled up until they spoil. Therefore, post-harvest management and agricultural land management on peat soil are essential. The partner in this activity is the Harapan Jaya Farmers Group in Sungai Malaya Village. The purpose of the community service is to educate partners about zero waste and provide training in making pineapple chips and food additives (POC) from pineapple waste. The community service method is Participatory Action Research (PAR), which consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of the community service show that partners have been able to make POC and pineapple chips thanks to a vacuum fryer. Although the initial practice of making chips resulted in poor quality, after several practices, partners were finally able to produce crispy chips that meet standards. The evaluation results also indicate an increase in partners' knowledge and skills. The conclusion of the activity was that POC could be used as a safer alternative fertilizer for partners. Meanwhile, pineapple chips could become a business opportunity for partners in the future
Rancangan geometri air decking blasting pada PIT 270 PT Cipta Kridatama jobsite PT MHU Kalimantan Timur Abduh Mubarok, Fajar; Murad, Murad; Mukhtar, Wahdaniah
Jurnal Himasapta Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i1.8428

Abstract

PT Cipta Kridatama (CK) site PT Multi Harapan Utama (MHU) merupakan perusahaan kontraktor jasa pertambangan yang menerapkan metode peledakan pada aktifitas pengupasan lapisan overburden. Kegiatan peledakan menerapkan metode geometri air deck yang bertujuan untuk menghemat penggunaan bahan peledak sehingga nilai powder factor juga turun. Serta mempercepat proses kegiatan peledakan tanpa menunggu waktu gassing dengan tetap menghasilkan fragmentasi batuan hasil peledakan dan digging time alat gali material hasil peledakan sesuai yang ditargetkan. Dalam hal ini dibutuhkan nilai Air Deck Factor (ADF) untuk mendapatkan Air Deck Length (ADL) yang selanjutnya didapatkan pengurangan nilai powder factor optimum serta rancangan geometri air deck pada kegiatan peledakan. Berdasarkan karakteristik material batuan overburden di PIT 270 dibedakan menjadi dua jenis yang dominan yaitu claystone dan sandstone. Nilai ADF pada material overburden clay stone sebesar 0,155 dan 0,115 untuk sand stone dengan ADL 0,3-0,6 untuk clay stone dan 0,2-0,5 pada sand stone. Berdasarkan ADL optimum yang dihasilkan dapat menurunkan nilai powder factor 0,21-0,22 kg/BCM dari powder factor dipeledakan konvensional sebesar 0,24 kg/BCM, dengan penghematan bahan peledak sebesar 8,74% di material sand stone dan 12,88% di material clay stone pada setiap lubang.