Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNA GADGET PADA PENDIDKAN DAN EMOSIONAL ANAK REMAJA MESJID DI MEDAN DENAI Buyung Solihin Hasugian; Suhariyanti Suhariyanti
Jurnal Dialect Volume 2 No. 2 Juli - Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/dl.v2i2.7261

Abstract

Penggunaan gadget saat ini merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan gadget secara berlebihan dapat memengaruhi perkembangan emosi dan kognitif anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk serta dampak penggunaan gadget terhadap remaja di Medan Denai, Kecamatan Tegal sari Mandala II,  serta cara pendampingan yang dilakukan orang tua dalam mendukung perkembangan emosi dan kognitif anak. Gadget adalah perangkat yang berguna untuk memudahkan berbagai aktivitas manusia. Perkembangan emosi berkaitan dengan kebutuhan, tujuan, dan minat seseorang, sedangkan perkembangan kognitif adalah proses peningkatan kemampuan berpikir secara logis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari15 remaja. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget memiliki dampak positif, yaitu remaja mampu mengeksplorasi pengetahuan secara lebih luas. Namun, dampak negatifnya adalah penggunaan gadget yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan menurunkan fokus dalam belajar. Bentuk pendampingan yang dilakukan orang tua meliputi memberikan batasan penggunaan gadget serta mengajak anak berinteraksi sosial.
Prediksi Penjualan Susu Lansia Dengan Metode Weighted Moving Average Di Toko Susu Asia Mandiri Andi Putra; Muhammad Eka; Buyung Solihin Hasugian
DEVICE : JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM, COMPUTER SCIENCE AND INFORMATION TECHNOLOGY Vol 7, No 1: JUNI 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/device.v7i1.8486

Abstract

Toko Susu Asia Mandiri menghadapi permasalahan dalam memprediksi jumlah stok susu lansia yang harus disediakan setiap bulan. Pengelolaan stok yang tidak tepat menyebabkan penumpukan barang atau kekurangan stok yang berdampak pada kerugian finansial. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem peramalan penjualan susu lansia berbasis web menggunakan metode Weighted Moving Average (WMA). Data yang digunakan adalah data penjualan lima merek susu lansia terlaris, yaitu Entrasol Gold, Anlene Gold, Ensure, Appeton 60+, dan Entramix, pada periode Juli 2023 hingga Juli 2025. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai basis data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode WMA dengan 2 periode bobot menghasilkan nilai MAD sebesar 3,36, MSE sebesar 16,06, dan MAPE sebesar 5,43% untuk prediksi penjualan Entrasol Gold bulan Agustus 2025 sebanyak 61 unit. Nilai MAPE di bawah 10% menunjukkan bahwa metode WMA sangat layak digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan stok di Toko Susu Asia Mandiri.
Sistem Informasi Pendaftaran Pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa Berbasis Web di Universitas Dharmawangsa Muhammad Alfin Saifullah; Ananda Hadi Elyas; Buyung Solihin Hasugian
DEVICE : JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM, COMPUTER SCIENCE AND INFORMATION TECHNOLOGY Vol 7, No 1: JUNI 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/device.v7i1.8196

Abstract

Universitas Dharmawangsa menghadapi peningkatan jumlah mahasiswa setiap tahunnya yang berdampak pada proses administrasi pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Proses manual yang mengharuskan mahasiswa untuk menemui petugas dan mengisi form telah menimbulkan kendala efisiensi dan potensi kesalahan data. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat tema pengembangan sistem informasi pendaftaran pembuatan KTM berbasis web sebagai solusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di kampus.Penelitian ini bertujuan untuk mengolah data pendaftaran KTM, merancang sistem informasi yang memudahkan proses pendataan, serta menggantikan sistem manual yang ada. Metodologi yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi aplikasi, dan evaluasi kinerja. Sistem yang dikembangkan memiliki dua jenis pengguna, yaitu admin dan mahasiswa, yang memungkinkan pengelolaan data secara terstruktur dan terintegrasi serta mendukung keputusan manajemen secara cepat dan tepat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi berbasis web ini mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi pembuatan KTM, mempermudah akses data, serta mengurangi beban kerja administratif. Fitur keamanan data yang terintegrasi juga membantu melindungi informasi sensitif mahasiswa dan universitas. Secara keseluruhan, implementasi sistem ini memberikan dampak positif terhadap operasional dan pelayanan Universitas Dharmawangsa, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.
STRATEGI GURU DALAM MENGINTEGRASIKAN LITERASI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI GENERASI Z Suhariyanti Suhariyanti; Buyung Solihin Hasugian
Jurnal Dialect Volume 3 No. 1 Januari - Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/dl.v3i1.9093

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Peserta didik yang termasuk dalam Generasi Z tumbuh dan berkembang di lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi, internet, dan media sosial. Kondisi ini menuntut guru untuk mampu menyesuaikan strategi pembelajaran agar lebih relevan dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik masa kini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengintegrasikan literasi digital ke dalam proses pembelajaran. Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan mengakses, memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengintegrasikan literasi digital pada pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Generasi Z, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta menganalisis kontribusi literasi digital terhadap proses dan hasil pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengintegrasikan literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui berbagai strategi, antara lain pemanfaatan sumber belajar digital, penggunaan video pembelajaran, pembelajaran berbasis proyek digital, pemanfaatan platform pembelajaran daring, serta kegiatan yang mendorong peserta didik untuk melakukan analisis dan evaluasi terhadap informasi yang diperoleh dari media digital. Strategi tersebut tidak hanya meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, tetapi juga membantu mereka mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kemampuan komunikasi, kreativitas, serta keterampilan dalam mengelola informasi secara efektif. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan integrasi literasi digital didukung oleh ketersediaan fasilitas teknologi, akses internet, dukungan sekolah, kompetensi digital guru, serta tingginya minat peserta didik terhadap penggunaan teknologi. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan kemampuan digital antar peserta didik, keterbatasan akses internet pada sebagian siswa, kecenderungan penggunaan teknologi untuk aktivitas non-pembelajaran, serta kebutuhan peningkatan kompetensi digital guru secara berkelanjutan. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa integrasi literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan strategi yang relevan dan efektif untuk menjawab kebutuhan belajar Generasi Z di era digital. Literasi digital tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi abad ke-21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Penelitian ini menghasilkan sebuah model integrasi literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang terdiri atas tahapan akses informasi digital, seleksi dan verifikasi informasi, analisis informasi, produksi karya digital, serta refleksi dan evaluasi. Model tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan lembaga pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
STUDI ETNOPEDAGOGI TENTANG PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA MASYARAKAT BATAK DI MEDAN DENAI BERBASIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL Asrindah Nst; Buyung Solihin Hasugian
Jurnal Dialect Volume 3 No. 1 Januari - Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/dl.v3i1.9094

Abstract

Pendidikan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas budaya anak. Pada masyarakat Batak di Sumatera Utara, pendidikan anak tidak hanya berfungsi sebagai proses pengasuhan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, perkembangan teknologi, modernisasi, dan perubahan pola kehidupan keluarga telah menghadirkan berbagai tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal sebagai dasar pendidikan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Batak, mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal yang diajarkan kepada anak, serta menganalisis proses internalisasi nilai-nilai tersebut dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dalam perspektif etnopedagogi. Informan penelitian terdiri atas orang tua, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan anak-anak dalam keluarga Batak yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anak dalam keluarga masyarakat Batak dilaksanakan melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, penggunaan bahasa daerah, serta keterlibatan anak dalam kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat. Nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi dasar pendidikan anak meliputi Dalihan Na Tolu, hamoraon, hagabeon, hasangapon, dan marsiadapari. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui interaksi sehari-hari dalam keluarga dan berkontribusi dalam membentuk karakter anak, seperti sikap hormat, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, solidaritas sosial, dan integritas. Penelitian ini juga menemukan bahwa keluarga berperan sebagai agen utama pewarisan budaya yang menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya Batak di tengah arus modernisasi. Temuan penelitian menghasilkan model etnopedagogi keluarga Batak berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan keteladanan, pembiasaan, komunikasi keluarga, keterlibatan dalam adat, dan sistem kekerabatan dalam proses pendidikan anak.