Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT MAROS MELALUI USAHA KOMERSIAL ABON IKAN AIR TAWAR Meta Mahendradatta; Zainal Zainal; Suryani Suryani; Muhammad Asfar
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2018
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.927 KB) | DOI: 10.20956/pa.v2i2.2844

Abstract

Lokasi pengembangan kawasan budidaya yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Maros diperuntukan untuk perikanan tangkap, budidaya perikanan air tawar dan peruntukan pengolahan ikan.  Produksi perikanan budidaya terus mengalami peningkatan, pada tahun 2013 mencapai 2.760.417 ekor, namun produksi yang besar belum diiringi oleh industri olahan hasil perikanan belum optimal. Olahan hasil perikanan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti bahan baku dan sumber daya manusia. Oleh karenanya pemerintah daerah terus mendorong peningkatan SDM dan nilai tambah olahan hasil perikanan salah satunya olahan abon. Abon merupakan salah satu olahan ikan yang paling digemari, selain bergizi tinggi yang dapat dijadikan lauk, isian kue-kuean dan roti, selain itu tahan lama dan mudah dibawa dalam perjalan jauh. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat Maros melalui usaha komersial abon ikan. Dalam kegiatan ini telah dilakukan survey lokasi, workshop dan pelatihan pembuatan abon, pengarahan tentang desain kemasan abon yang baik dan menarik. Kegiatan yang selanjutnya akan dilakukan adalah pengenalan pengurusan izin PIRT juga pendampingan pengurusan PIRT dan pemasaran hingga konsultasi, agar usaha komersialisasi abon ikan air tawar di Kabupaten Maros dapat berjalan optimal. 
Ekstraksi albumin ikan gabus (Channa striata) pada titik isoeletriknya Muhammad Asfar; Abu Bakar Tawali; Pirman Pirman; Meta Mahendradatta
Jurnal Agercolere Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Agercolere
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.443 KB) | DOI: 10.37195/jac.v1i1.55

Abstract

The high content of albumin in snakehead fish and proof of efficacy in clinical trials against several diseases, as well as the expensive commercial albumin preparations, making a snakehead fish alternative as a cheap source of albumin. The purpose of this study was to optimize the extraction, purification of albumin from snakehead fish to obtain higher levels of albumin. For that need to be investigated to obtain the isoelectric point of albumin extract with the greatest yield. Treatment research is the use of solvents is 0.9% NaCL and dilute HCL and extraction is by heating and without heating. The parameters tested were the determination of the isoelectric point, moisture content, albumin, and yield. The results obtained showed that the isoelectric point of albumin is at pH 4.6 with 62.9% albumin, 7.8% moisture content and yield of 11.6%.
Pasta Pati Biji Palado (Aglaia sp) Termodifikasi Metode Pra-gelatinisasi, Ikatan Silang, dan Asetilase Syamsul Rahman; Salengke Salengke; Abu Bakar Tawali; Meta Mahendradatta
Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol 6, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Indonesian Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.853 KB) | DOI: 10.17728/jatp.150

Abstract

Pengembangan proses produksi pati biji palado menjadi beberapa produk olahan memiliki potensi yang cukup besar, terkait dengan peningkatan nilai tambah salah satunya dapat dilakukan adalah modifikasi pati. Modifikasi dapat dilakukan dengan cara kimia, fisik maupun enzimatis. Salah satu metode modifikasi fisik adalah dengan metode pra-gelatinisasi dan modifikasi secara kimia dengan motede ikatan silang (crosslinking) dan asetilasi, yang diketahui dapat memperbaiki karakteristik pasta pati yang dihasilkan. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profil gelatinisasi pasta pati biji palado termodifikasi. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu pembuatan pati, modifikasi pati, dan analisis profil gelatinisasi pasta pati dengan menggunakan ravid visco analyzer (RVA) untuk menentukan viskositas, suhu, dan waktu puncak terjadinya gelatinisasi. Data yang dihasilkan disajikan dalam bentuk tabulasi dan grafik, selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik dan profil gelatinisasi pasta pati biji palado yaitu viskositas puncak berkisar antara 3951 – 5579 cP, viskositas trough 1025 – 1689 cP, viskositas breakdown 2262 – 4448 cP, viskositas setback 1938 – 2333 cP, viskositas akhir 3037 – 3627 cP, suhu awal gelatinisasi berkisar antara 70,45 – 79,30oC, dan waktu puncak gelatinisasi 5,87 – 8,33 menit. Hal ini mengindikasikan pati biji palado termodifikasi memiliki sifat gelatinisasi berbeda yang berhubungan dengan struktur pati dan komposisi amilosa-amilopektin. Modifikasi pati dengan metode asetilase memiliki viskositas puncak yang paling rendah, sementara metode pre-gelatinisasi yang tertinggi. 
The Change of Histamine Content in Some Fish-Based Foods During Storage Meta Mahendradatta
Indonesian Food and Nutrition Progress Vol 10, No 1 (2003)
Publisher : Indonesian Association of Food Technologists

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jifnp.97

Abstract

Traditional fish-based food product becomes more interesting because of its active compound which function as heald and fitness guard.South sulawesi as a coastal area has lot of fishery product.Histamine content can be used as quality indicators for fishes and fish products.Some fish-based foods have been anlyzed for its histamine contens during storage.There were lawa teri, smoked kembung fish, and skipjack burger.These foods represent the different processes for fishery products.Lawa teri is a traditional fish product from south Sulawesi.It is produced by bringing togrther fish fillet with citrus juice or vinegar, then mixed with fried grated coconut.The Storage was carried out at 5Cfor 2 weeks in two defferent packaging, glass and plastic.The results showed that during storege the histamine content incraesed from 1.009 to 23.023 mg/100g.The storage time showed a significant difference (p<0.05) but there was no significantly difference from the type of packaging, and there was no interaction between type of packaging and storage time on histamine content.Smoked kembung fish was analyzed for its histamine content during storage at 5 C for 20 days in plastic packaging with two various conditions, aerobe and vacuum. The results showed that histamine content of raw material decreased after smoking from 7.280 to 7.045 mg/100 g then decreased to 5.185 mg/ 100 g after drying the smoked fish. During 20 days storage at low temperature the histamine content increased under aerobe as well as vacuum condition. There was a significant difference of storage time on histamine content and also the condition of packaging (p<0.05). The interaction between storage time and condition of packaging showed a significantly difference (p<0.05).Skipjack burger was processed through more various steps by using more ingredients such as flour, egg, and spices. Histamine content was analyzed during storage for 4 weeks at 0 C. The histamine content increased from 0.755 to 0.8196 mg/100g during 4 weeks storage. There was significantly difference on histamine content during storage.
PENGGUNAAN EKSTRAK DAN BUBUK CENGKEH DAN KAYUMANIS UNTUK MEMINIMALKAN KANDUNGAN HISTAMIN PADA IKAN KEMBUNG PEREMPUAN (Rastrelliger neglectus) Meta Mahendradatta; Adiansyah Adiansyah
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 10, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.8938

Abstract

In this research, clove and cinnamon were prepared by grinding to produce spice powder and by solvent extraction to produce spice extract. They were stored in plastic and glass jar at ambient temperature for two weeks to observe the change of sensory quality. The spices were then combined and applied to short-bodied mackerel (Rastrelliger neglectus) and the total mesophilic microbes were enumerated. The best concentration of spice combinations which gave the lowest total mesophilic microbe was 2% of clove and 4% and cinnamon in form of powder and 4% of each spice in form of extract. The spice powder and extract, as well, were applied to short-bodied mackerel which has been prepared under various treatments. The treated fishes were stored and the histamine content was analyzed after two hours storage at ambient temperature. The result showed that spice powder and extract could decrease histamine content in short-bodied mackerel processed with and without boiling. Statistic analysis showed that there was significantly difference of each treatment on histamine content (p<0.01). Spice powder in combination with boiling process showed the higher percentage of the decrease of histamine content (94%) than that without boiling (42.5%), spice extract with boiling (28.3%) and without boiling (21%).
The Physicochemical Characteristics of Palado Seed Flour (Aglaia sp.) and Its Potential Use as a New Alternative Flour in Indonesia Syamsul Rahman; Salengke Salengke; Abu Bakar Tawali; Meta Mahendradatta
agriTECH Vol 42, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.779 KB) | DOI: 10.22146/agritech.63255

Abstract

Flour is one of the main energy sources for humans and an important ingredient in food processing, for use as fillers, thickeners, gel, film forming and adhesives. Therefore, this study aimed to analyze the physicochemical characteristics of palado seed flour (Aglaia sp.) including proximate analysis and chemical properties comprising energy, carbohydrates, water, and protein, content, as well as dietary fiber, starch, amylose and amylopectin. Furthermore, the physical properties including yield, particle size, degree of whiteness, paste clarity, gel strength, swellability and water absorption, as well as the potential use of palado flour (Aglaia sp) in food processing were analyzed. The study was conducted with a method comprising two stages, namely pre-treatment including processing palado fruit into seeds, drying, and extracting flour, as well as proximate analysis of the physicochemical characteristics. The results showed energy content of 396.14 kcal/100 g, carbohydrates 69.78%, water content 7.53%, protein 9.59%, fat 8.74%, dietary fiber 4.02. %, ash 4.36%, starch 41.31%, amylose 5.68% and amylopectin content 35.63%. Meanwhile, the physical characteristics include the yield of 84.21% with a particle size of 60 mesh, degree of whiteness 29.27%, paste clarity 29.7%, gel strength 109.96 gf, swelling power 0.4%, and water absorption 133.72 %. Based on the results, palado flour has high potential to be developed as the main or alternative ingredient in bread and noodle processing, such as durian and jackfruit seed flour.
PRODUK SURABI IKAN: INOVASI JAJANAN SEHAT DENGAN NILAI GIZI TINGGI UNTUK ANAK-ANAK DI PULAU SAMATELLU LOMPO, PANGKAJENE KEPULAUAN Tawali, Abu Bakar; Mahendradatta, Meta; Karim, Muhammad Yusri; Muhpidah, Muhpidah; Angriani, Lisa; Nabilah, Azzahra; Sulkifli, Ela; Nadhifa, Dwi Ghina
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i1.37298

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, dengan angka prevalensi mencapai 30%. Salah satu upaya untuk mengurangi angka stunting di daerah ini adalah melalui inovasi pangan berbasis sumber daya lokal, khususnya ikan. Artikel ini membahas program pengolahan ikan menjadi surabi, jajanan tradisional yang diperkaya dengan nutrisi, untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak di Pulau Samatellu Lompo. Program ini mencakup survei potensi bahan baku, persiapan teknologi pengolahan, pelatihan pembuatan surabi ikan, serta pendampingan dalam proses komersialisasi produk. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pentingnya konsumsi ikan dan keterampilan dalam pengolahan surabi. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terkait pengolahan pangan bergizi. Melalui kegiatan ini, diharapkan produk surabi ikan dapat membantu meningkatkan asupan gizi anak-anak, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Surabi ikan diposisikan sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah stunting di daerah kepulauan ini, dengan potensi komersialisasi yang besar. ABSTRACT Stunting is a health issue in Pangkajene and Kepulauan (Pangkep) Regency, South Sulawesi, with a prevalence rate reaching 30%. One of the efforts to reduce the stunting rate in this area is through food innovation based on local resources, particularly fish. This article discusses a program that processes fish into surabi, a traditional snack enriched with nutrition, to improve children's nutritional intake on Samatellu Lompo Island. The program involves a survey of raw material potential, preparation of processing technology, training on surabi fish production, and assistance in the commercialization process. The results of this program show an increase in participants' knowledge about the importance of fish consumption and skills in making surabi. Evaluations from pre-test and post-test show a significant improvement in participants' understanding of nutritious food processing. Through this activity, it is expected that surabi fish products can help improve children's nutritional intake while also providing economic opportunities for the local community. Fish surabi is positioned as an innovative solution to tackle the stunting problem in this island area, with great commercialization potential. Keywords: Fish, Pangkep, stunting, surabi.
PENYIMPANAN DAN PENGEMASAN BERAS DENGAN METODE VAKUM DI KABUPATEN TAKALAR Rahman, Andi Nur Faidah; Tahir, Mulyati M; Mahendradatta, Meta; Diansari, Pipi
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v3i2.4245

Abstract

Kabupaten Takalar merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan dimana padi merupakan produk unggulan daerah. Iklim tropis dan lembab di daerah ini mendukung berkembangnya hama gudang (kutu beras) yang dapat menyebabkan beras menjadi berjamur, bau apek, dan saling melekat, sehingga secara ekonomi dapat berdampak pada penurunan harga. Pengemasan beras dengan metode vakum diharapkan dapat meminimalisasi kerusakan beras akibat serangan hama gudang selama penyimpanan, karena dengan metode vakum, jumlah oksigen di dalam kemasan akan ditekan, sehingga menghambat perkembangbiakan hama (larva hama). Kegiatan pengabdian ini ditujukan sebagai salah satu upaya meminimalisasi kehilangan akibat penanganan pascapanen yang tidak tepat, dengan jalan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani dan pedagang beras mengenai metode penyimpanan dan pengemasan beras yang dapat menjaga kualitas beras selama penyimpanan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan pengabdian telah dilakukan di Desa Tala, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar, peserta terdiri dari anggota masyarakat petani dan pedagang beras sebanyak 30 orang. Pelatihan telah dilakukan dengan dua sesi kegiatan yaitu sesi ke-1 adalah penyampaian materi mengenai: (1) Pentingnya pengemasan beras dengan metode vakum selama penyimpanan, (2) Tata cara penyimpanan beras yang tepat agar bebas dari serangan hama gudang, (3) Tata cara penggunaan teknologi kemasan vakum pada beras. Dan sesi ke-2 adalah praktek menyosoh, menampi dan mengemas beras dengan metode vakum. Berdasarkan hasil monitoring oleh beberapa orang tim pelaksana, menunjukkan bahwa peserta telah mengetahui metode penyimpanan beras dengan benar agar bebas dari serangan hama gudang dan mengetahui teknik pengemasan beras dengan metode vakum. Kata kunci: penyimpanan beras, pengemasan vakum, Kabupaten Takalar
PEMBUATAN OTAK-OTAK BERBASIS SURIMI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SINJAI Mahendradatta, Meta; Dirpan, Andi; Tawali, Abu Bakar; Wakiah, Nurul; Riskawati, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5424

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sinjai menetapkan kawasan perikanan sebagai salah satu bidang potensial dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Permasalahan yang ditemukan yaitu sumberdaya ikan yang melimpah dengan harga jual yang rendah. Pemahaman dan penggunaan teknologi yang terbatas menyebabkan pemahaman masyarakat terhadap teknologi pengolahan ikan sangat minim. Dalam RPJMD Kabupaten Sinjai, faktor-faktor penentu keberhasilan dalam program pemberdayaan masyarakat dan desa yaitu pembinaan terhadap kelompok binaan. Difusi teknologi pembuatan otak-otak berbasis surimi dilakukan terhadap kelompok masyarakat penghasil ikan di kabupaten Sinjai. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengolahan ikan pada kelompok mayarakat di Kabupaten Sinjai. Tahapan pertama dari program ini adalah uji coba pembuatan surimi dan otak-otak dalam skala laboratorium, standarisasi proses dan produk yang menghasilkan SOP (Standard Operational Procedure).Tahapan kedua adalah transfer teknologi pembuatan otak-otak berbasis surimi dilakukan dengan cara pelatihan dan pendampingan.  Diharapkan dari kegiatan ini mampu memberi manfaat dalam bentuk usaha mandiri sehingga pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sendiri, menekan angka kemiskinan, dan membuka lapangan pekerjaan yang baru. Kata Kunci: Otak-Otak, Surimi, Pemberdayaan, Sinjai.
DIFUSI TEKNOLOGI PEMBUATAN ABON IKAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK PERIKANAN DAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SINJAI Tawali, Abu Bakar; Asfar, Muhammad; Mahendradatta, Meta; Rahmaniar, .; Hariyati, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5432

Abstract

Kabupaten Sinjai memiliki potensi perikanan yang cukup berlimpah. Akan tetapi, sumber daya alam tersebut belum dilolah dengan baik. Hal ini menyebabkan hasil perikanan memiliki daya simpan yang tidak cukup panjang dan nilai jual yang rendah. Permasalahan perikanan kabupaten Sinjai juga terdapat dalam  RPJMD Pemda kabupaten Sinjai yakni rendahnya produktivitas dan daya saing usaha kelautan dan perikanan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah difusi teknologi pembuatan abon ikan untuk meningkatkan daya saing produk perikanan dan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tahapan; pertama survei lokasi, melakukan uji coba pembuatan abon ikan dalam skala laboratorium dan melakukan standarisasi proses dan produk yang menghasilkan SOP (Standard Operational Procedure) dan prototype produk, kedua difusi teknologi kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dan pendampingan proses pembuatan abon ikan kepada masyarakat kabupaten Sinjai. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberi manfaat untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing dari produk perikanan sehingga akan berdampak terhadap meningkatnya pendapatan masyarakat Sinjai.Kata kunci: Abon ikan, difusi teknologi, Sinjai.