Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Media Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di PAUD SPS Bougenvil Desa Mekarsari Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi Nurajijah, Nurajijah; Munajat, Asep; Hurri, Ibnu
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.7611

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan bagian penting dari perkembangan anak usia dini. Di jenjang pendidikan usia dini, guru mengajarkan kemampuan membaca permulaan. Dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini banyak media yang dapat digunakan salah satunya media kartu bergambar. Berdasarkan hal tersebut maka pada penelitian ini akan diteliti mengenai penerapan media kartu bergambar untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan partisipan. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman. Hasil dari penggunaan media kartu bergambar untuk meningkatkan kemampuan anak dalam membaca permulaan menunjukkan hasil yang baik. Di mana berdasarkan hasil observasi maupun  wawancara menunjukkan dari 22 orang anak di PAUD SPS Bougenvil sebagian besar anak sudah dapat membaca permulaan. 17 anak setara dengan 77,27% sudah mahir membaca dan sisanya sebanyak 5 anak setara dengan 22,73% belum mahir membaca permulaan.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Penggunaan Media Gambar Dengan Teknik Kolase Pada Anak Kelompok B Di PAUD KB Mawar Budiyanto, Budiyanto; Hurri, Ibnu; Munajat, Asep
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.7645

Abstract

Perkembangan motorik halus anak usia dini sangat penting. Salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini adalah penggunaan media gambar dengan teknik kolase. Pada penelitian ini akan dijelaskan mengenai penggunaan media gambar dengan teknik kolase untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan partisipasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil pembelajaran menggunakan media gambar dengan teknik kolase untuk meningkatkan motorik halus anak. Dari hasil penelitian, diperoleh informasi bahwa mayoritas anak kelas B di PAUD KB Mawar memiliki kemampuan motorik halus yang baik ditandai dengan anak yang dapat mengkoordinasi gerakan jari dengan mahir, dapat mengembangkan imajinasi melalui bentuk dan konstruksi, dapat mengembangkan ketelitian saat membuat kolase dengan media gambar, dapat memperhatikan kesesuaian susunan dan ukuran benda, dapat memperhatikan keseimbangan dengan mempertimbangkan ukuran, bentuk, dan unsur pengikat, seperti garis atau warna, serta membuat kolase yang tepat untuk menjamin keawetan produk akhir.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK A USIA 4-5 TAHUN DI PAUD SPS MELATI 1 GUNUNGBATU KECAMATAN CIRACAP Sri Rahayu; Ibnu Hurri; Asep Munajat
EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research Vol. 4 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the problems found in group A children at SPS PAUD Melati 1 Gunungbatu, Ciracap District regarding social skills. The alternative problem solving carried out in this research is to use the role playing method. The aim of this research is firstly, to find out how teachers implement the role playing method in improving the social skills of group A early childhood children at SPS PAUD Melati 1 Gunungbatu, Ciracap District, Academic Year 2022/2023. secondly, to find out the results of the teacher's application of the role-playing method to the social skills of group A early childhood children at SPS PAUD Melati 1 Gunungbatu, Ciracap District, Academic Year 2022/2023. This type of research uses Classroom Action Research (PTK) with descriptive-qualitative data analysis techniques. The research results show that there is an increase in children's social skills starting from the pre-cycle, action planning, namely cycle I to cycle II. The expected results were finally achieved in cycle II, namely that there were 80% of children with the Developing According to Expectations (BSH) criteria, 20% were starting to develop and there were no longer any students with the Not Yet Developing (BB) criteria.
Lokakarya Penyusunan Program Pembelajaran Individu PAUD dan SD Inklusi Muhammadiyah di Sukabumi, Indonesia Elnawati Elnawati; Astri Sutisnawati; Redi Awal Maulana; Ibnu Hurri
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1215

Abstract

Lokakarya ini bertujuan membantu guru dalam menyusun laporan Program Pembelajaran Individu (PPI) yang sesuai dengan kebutuhan unik setiap anak berkebutuhan khusus. Peserta kegiatan adalah guru PAUD dan SD Muhammadiyah di bawah naungan amal usaha Universitas Muhammadiyah. Pelaksanaan lokakarya ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap inti, dan tahap akhir yang dirancang secara sistematis. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun dan mengimplementasikan PPI, disertai dengan meningkatnya komitmen untuk mendukung perkembangan optimal siswa di lingkungan pendidikan. Namun, Sebagian besar guru masih menghadapi kendala dalam proses penyusunan PPI, terutama dalam mengidentifikasi kebutuhan individual siswa secara tepat dan komprehensif. Melalui lokakarya ini, sebagian besar guru telah mampu menyusun PPI dengan lebih baik serta mulai menerapkan analisis kebutuhan siswa di sekolah masing-masing secara lebih terarah. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik khususnya anak berkebutuhan khusus secara berkelanjutan.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK A USIA 4-5 TAHUN DI PAUD SPS MELATI 1 GUNUNGBATU KECAMATAN CIRACAP Sri Rahayu; Ibnu Hurri; Asep Munajat
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 9 (2024): Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the problems found in group A children at SPS PAUD Melati 1 Gunungbatu, Ciracap District regarding social skills. The alternative problem solving carried out in this research is to use the role playing method. The aim of this research is firstly, to find out how teachers implement the role playing method in improving the social skills of group A early childhood children at SPS PAUD Melati 1 Gunungbatu, Ciracap District, Academic Year 2022/2023. secondly, to find out the results of the teacher's application of the role-playing method to the social skills of group A early childhood children at SPS PAUD Melati 1 Gunungbatu, Ciracap District, Academic Year 2022/2023. This type of research uses Classroom Action Research (PTK) with descriptive-qualitative data analysis techniques. The research results show that there is an increase in children's social skills starting from the pre-cycle, action planning, namely cycle I to cycle II. The expected results were finally achieved in cycle II, namely that there were 80% of children with the Developing According to Expectations (BSH) criteria, 20% were starting to develop and there were no longer any students with the Not Yet Developing (BB) criteria.
UPAYA PENINGKATAN MINAT BACA AL QUR’AN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI METODE IQRO DI SPS BOUGENVIL DESA MEKARSARI KECAMATAN CIRACAP Kindar Pradina; Ibnu Hurri; Indra Zultiar
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 10 (2024): Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood is a group of humans who are in the process of growth and development (Tatminingsih, 2019). This suggests that early childhood children are unique individuals who have specific patterns of physical, cognitive, socio- emotional, creativity, language and communication growth and development according to the stages the child is going through (Suryana, 2019:5). Firstly, to increase interest in reading the Koran in children aged 4-5 years through the iqro case study method at SPS Bougenvil, Mekarsari Village, Ciracap District. Second, to find out the iqro method at SPS Bougenvil, Mekarsari Village, Ciracap District. This research uses a qualitative method with a case study research design. The results of the research show that increasing interest in learning the Qur'an using the iqro method at SPS Bougenvil was planned before learning started and the implementation of reading the Qur'an using the iqro method at SPS Bougenvil, Mekarsari Village, Ciracap District, Sukabumi Regency was good because it was taught directly between teachers and students, learning is carried out using active student learning (CBSA) and teachers teach reading the Koran using the iqro method every day.
Social Science Learning Model for Early Childhood Based on Digital Wayang Golek to Enhance Social Awareness Hurri, Ibnu; Abidin, Rahman; Wirawan, Gandung
JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Usia Dini Volume 20 Number 1 April 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpud.v20i1.63193

Abstract

This research seeks to create and evaluate the efficacy of a social studies learning model for early childhood education (PAUD) rooted in local wisdom through digital puppetry to enhance social awareness in young children. This methodology aims to include Sundanese cultural values using puppet figures and narratives delivered in an interactive digital format. The study employs a Research and Development (R&D) methodology encompassing needs analysis, model creation, expert validation, and both restricted and large field testing. We gathered data through observation, interviews, documentation, and analysis of children's prosocial behavior during the educational process. The study's findings reveal that using digital puppets significantly improves children's ability to demonstrate empathy, share, support peers, collaborate, and resolve minor conflicts. Educators appreciate the ease of conveying social studies content that was once abstract, since digital media facilitates the presentation of a tangible and engaging social context. The digitization of wayang golek has demonstrated its efficacy in revitalizing indigenous wisdom while addressing the demand for technology-based education in early childhood development (PAUD). This study highlights that the amalgamation of culture and technology in social studies learning is a relevant strategy to build children's social character from an early age.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Kinetic Sand terhadap Kecerdasan Kinestetik Anak Usia 4-5 Tahun Novi Nurharum Sari; Ibnu Hurri; Indra Zultiar
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran kinetic sand terhadap kecerdasan kinestetik anak usia 4–5 tahun di RA Nurul Huda Jampangkulon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Subjek penelitian berjumlah 29 anak yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes pretest–posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan kinestetik anak yang signifikan setelah penggunaan media kinetic sand. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000< 0,05, yang menunjukkan bahwa media kinetic sand berpengaruh secara nyata terhadap kecerdasan kinestetik anak usia 4–5 tahun. Dengan demikian, media pembelajaran kinetic sand efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan motorik dan koordinasi gerak anak. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris mengenai efektivitas media kinetic sand sebagai media pembelajaran berbasis bermain yang mendukung pengembangan kecerdasan kinestetik anak usia dini, serta dapat menjadi referensi bagi guru PAUD dalam merancang kegiatan pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK USIA DINI PADA SAAT MENGGUNAKAN GADGET (FENOMENA PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KAMPUNG BARUKUPA DESA CIPANAS) Suci Ratu Siti Bashira; Asep Munajat; Ibnu Hurri
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i2.5018

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi anak usia dini saat menggunakan gadget dan dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Barukupa, Cipanas. Latar belakang penelitian ini adalah maraknya penggunaan gadget di kalangan anak usia dini, yang dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif, tergantung pada pola bimbingan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dari orang tua yang memiliki anak usia prasekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat berpengaruh dalam membimbing anak untuk menggunakan gadget secara bijak. Bimbingan diberikan melalui pengawasan langsung, pembatasan waktu, pemilihan konten yang tepat, dan komunikasi yang terbuka dengan anak. Meskipun terdapat dampak positif seperti peningkatan kemampuan kognitif dan motorik, penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak negatif, antara lain gangguan bahasa, masalah karakter, dan risiko kecanduan. Oleh karena itu, diperlukan bimbingan intensif dan kesadaran orang tua untuk memanfaatkan teknologi secara positif. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Bimbingan, Anak Usia Dini, Gadget.
Pengaruh Penggunaan Media Cerita Gambar Terhadap Kemampuan Berpikie Simbolik Anak 5-6 Tahun Sumiati; Ibnu Hurri; Asep Munajat
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5056

Abstract

Artikel ini membahas kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini. Perkembangan simbolik adalah perkembangan yang penting dikembangkan sejak dini, karena dengan berkembangnya simbolik pada anak maka akan membantu mereka dalam tahapan perkembangan selanjutnya, sehingga perkembangan simbolik ini perlu dikembangkan secara efektif dan efisien. Salah satu upaya yang dilakukan oleh peneliti untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik adalah dengan penerapan media pembelajaran cerita gambar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-ED). Teknik pengumpulan data yaitu penyebaran kuesioner berupa pertanyaan kepada responden, observasi,dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor berpikir simbolik anak setelah diberikan perlakuan menggunakan media cerita bergambar. Hal ini dapat dilihat dari total keseluruhan sampel sebanyak 20, dimana hasil belajar pada saat pretest adalah di bawah 55 untuk sebagian besar siswa, sedangkan hasil belajar siswa pada saat posttest di atas 55 untuk sebagian besar siswa. Hal ini menunjukkan hasil belajar siswa pada saat posttest lebih tinggi dibanding hasil belajar siswa pada saat pretest untuk semua siswa. Sehingga media cerita bergambar terbukti efektif dalam mendukung perkembangan berpikir simbolik pada anak usia dini.