Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Strategi Optimasi Konten Media Sosial untuk Meningkatkan Brand Awareness Olympia Aluminium Houseware Ardila Anadya Windy Kurnia; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81378

Abstract

Kini pemanfaatan teknologi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas komunikasi dan pemasaran pada suatu perusahaan atau merek. Hal ini pada akhirnya mendorong mereka agar tidak hanya memanfaatkan media digital sebagai saluran komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk memahami respons dan keterlibatan konsumen terhadap merek secara lebih mendalam. Berangkat dari kebutuhan tersebut, proyek tugas akhir ini bertujuan untuk menyusun strategi optimasi konten guna meningkatkan brand awareness Olympia Aluminium Houseware dengan menggunakan kerangka kerja SOSTAC. Hasil implementasi strategi dari Maret hingga Mei 2026 menunjukkan tren pertumbuhan positif pada aspek interaksi (engagement) dan pertumbuhan audiens. Peningkatan signifikan terjadi pada profile views (430), lonjakan net followers (272), saves (26), comments (38), likes (327), serta shares (17) yang berhasil melampaui target bulanan. Namun, evaluasi teknis mencatat performa watched full video (12%) dan ROI (0) masih berada di bawah target yang ditetapkan. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan konten berpengaruh positif terhadap peningkatan brand awareness. Pendekatan konten natural, soft-selling, dan edukatif dengan ritme cepat (fast-paced) terbukti efektif menarik perhatian audiens secara organik. Meskipun fondasi kesadaran merek sudah berada di jalur yang tepat, pertumbuhan performa belum merata di seluruh metrik akibat adanya dua celah utama. Saran untuk implementasi ke depan adalah memperkuat instruksi tindakan atau call-to-action (CTA) yang jelas pada eksekusi konten umum untuk memaksimalkan konversi interaksi. Selain itu, diperlukan penyesuaian formula visual dan narasi pada konten komersial yang diintegrasikan dengan fitur keranjang kuning agar dapat menjembatani tahapan kesadaran merek menjadi aksi konversi yang lebih nyata.
Pengalaman Emotional Labor Pekerja Jasa Sleep Call dalam Interaksi Digital dengan Klien Sofia Fasya Nadhira; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81389

Abstract

Perkembangan teknologi digital memunculkan praktik sleep call sebagai bentuk companionship virtual berbasis suara, yang kemudian terkomodifikasi menjadi layanan berbayar. Layanan ini menuntut pekerja (talent) untuk mengelola emosi secara profesional guna menghadirkan kenyamanan bagi klien, namun perspektif pekerja dalam praktik ini masih jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman emotional labor pekerja jasa sleep call dalam interaksi dengan klien, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan (talent agensi, independen, dan mantan talent) yang dipilih secara purposive, dianalisis menggunakan kerangka emotional labor Hochschild. Hasil penelitian menunjukkan talent melakukan surface acting dan deep acting disertai emotional dissonance yang memudar seiring pengalaman. Feeling rules bersumber dari aturan institusional dan pribadi, dengan talent independen lebih rentan terhadap pelanggaran batas. Kebutuhan emosional klien yang beragam serta interaksi berulang memunculkan kedekatan emosional yang dapat melampaui batas profesional, dengan dampak dua arah: kelelahan emosional sekaligus peningkatan kepekaan dan kemampuan komunikasi talent.
Produksi Program Feature “UMKM Bercerita” di YouTube Radar Blitar TV Dinda Umuhidayah; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81885

Abstract

Proyek produksi program feature UMKM Bercerita di YouTube Radar Blitar TV merupakan program pengembangan sebagai bentuk variasi digitalisasi media konvensional. Demi tetap bisa mempertahankan eksistensi media lokal, Radar Blitar menciptakan sebuah program bertemakan UMKM yang dikemas dalam bentuk tayangan feature untuk ditayangkan dan dapat dikonsumsi oleh audiens secara luas. Proyek ini memiliki ide konsep pengembangan berupa Cerita UMKM Berbasis Insight yang dilakukan dengan melakukan produksi tiga konten feature bertemakan UMKM selama satu bulan pada bulan Mei 2026. Konten ini berdurasikan 10-15 menit pada setiap episodenya. Dalam proses produksinya, produser dibantu oleh anggota tim yang terdiri dari kameramen, editor, dan operator drone. Performa pada setiap konten yang telah tayang pada YouTube Radar Blitar TV menunjukkan hasil yang baik, mencakup dari jumlah tayangan, jumlah suka, komentar, hingga waktu tayang konten. Hasil proyek ini menunjukkan bahwa proses produksi media digital dengan media konvensional memiliki ciri khas yang berbeda, mulai dari proses dan alat produksi yang ringkas, serta adanya optimasi YouTube yang disesuaikan dengan karakter platform digital.
Pengalaman Menonton Program TV Infotaiment di Era Internet Studi Fenomenologi Pada Perempuan Millennial Urban Vialentina Khifinanda Safira; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.72589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman perempuan milenial urban dalam mengonsumsi program infotainment di era internet. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana makna dan pengalaman subjektif terbentuk dalam proses pergeseran konsumsi dari televisi ke media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi infotainment oleh perempuan milenial tidak lagi bersifat pasif, melainkan merupakan strategi adaptif terhadap kehidupan multitugas dan digital yang menuntut fleksibilitas. Media sosial dipilih karena mampu menyediakan hiburan secara cepat, personal, dan emosional. Informan mengalami keterlibatan emosional semu (parasosial) dengan selebriti, memanfaatkan infotainment sebagai bentuk pelarian dan perawatan diri emosional, serta menggunakannya sebagai alat komunikasi sosial. Selain itu, terdapat ambiguitas dalam menyikapi validitas informasi, di mana informan lebih mengutamakan kecepatan dan kedekatanemosional daripada akurasi jurnalistik. Penelitian ini menegaskan bahwa konsumsi infotainment di era digital merupakan praktik budaya yang reflektif dan kompleks, yang mencerminkan hubungan baru antara media, individu, dan emosi dalam lanskap komunikasi kontemporer.
Implementasi Strategi Komunikasi berbasis Social Marketing untuk Meningkatkan Partisipasi Anggota Komunitas Surabaya Book Party Nahdlah Ummul Khair; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75557

Abstract

Partisipasi anggota merupakan tantangan umum yang dihadapi komunitas dalam menjaga keberlanjutan kegiatan. Surabaya Book Party (SBP) sebagai komunitas literasi menunjukkan tingkat partisipasi anggota yang relatif tinggi dan stabil dalam setiap kegiatannya. Hal ini menarik untuk dikaji lebih lanjut, khususnya terkait strategi komunikasi yang diterapkan Surabaya Book Party. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi strategi komunikasi berbasis social marketing dalam meningkatkan dan mempertahankan partisipasi anggota Surabaya Book Party. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggota Surabaya Book Party didorong oleh strategi komunikasi berbasis social marketing yang menekankan relasi sosial, interaktivitas, serta pemanfaatan media komunikasi dan ruang inklusif. Strategi tersebut menciptakan pengalaman kolektif yang bermakna positif sehingga mampu menjaga keterlibatan dan partisipasi anggota secara berkelanjutan.
Pengembangan Website dan Sistem Informasi Desa (SID) Prampelan Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan dalam Rangka Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Wahyu Mahesa Miarta; Gilang Gusti Aji; Eko Pamuji; Herma Retno Prabayanti; Ade Firmannandya; Jauhar Wahyuni
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 6 No 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to develop a Village Information System (SID) in Prampelan Village, Karangrejo District, Magetan Regency, to support the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs) by increasing information accessibility and village management efficiency. This website-based SID is built with an open-source platform that supports the management of various village information ranging from development programs, public services, to community activities digitally. The methods used are Science and Technology Diffusion and training, involving active participation from village officials and local communities. The results of the community service show an increase in access to information for the community, as well as an increase in the skills of village officials in managing SID. This program is expected to be a model for other villages to utilize technology in achieving sustainable development goals..Keywords: Village Information System, SDGs, Information Accessibility, Village Management, Open-source CMS
Pengembangan Inovasi Teknologi Berbentuk Website Direktori sebagai Upaya Branding Desa Wisata di Jawa Timur Gilang Gusti Aji; Anam Miftahul Huda; Vinda Maya Setianingrum; Galuh Gita Indrajayani; Andriyanto; Pesta Asni Napitupulu
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ENGLISH Several regions in Indonesia have developed rural tourism as an effort to increase the economic activities of village communities. However, the development of tourism villages still has obstacles. One of them is related with reliable, interesting, and easily accessible sources of information to get a complete description before carrying out tourism activities in the village. Therefore, the research team examined information needs and media habits, or media consumption habits, as the basis for designing the Dolan Deso directory website in the district area of the ex-karesidenan Kediri. The selection of objects was centered on four districts in East Java, namely Blitar, Trenggalek, Kediri, and Tulungagung, which have tourist villages with good management. In addition, these four districts also have cultural roots, natural views, and attractions that are interesting to promote. The development of this directory website is carried out as a means to facilitate tourists in obtaining information as well as reference materials related to the type of information needed, the character of the media that is often used as a reference by the community, and various features needed as a reference to fulfill information related to Tourism Villages. INDONESIA Beberapa wilayah di Indonesia telah mengembangkan Desa Wisata sebagai upaya peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa, diantaranya di wilayah kabupaten eks-karesidenan Kediri. Namun, pengembangan desa wisata masih memiliki beberapa hambatan, salah satunya terkait sumber informasi terpercaya, menarik dan mudah diakses (accessible) untuk mendapatkan deskripsi lengkap sebelum melaksanakan kegiatan wisata ke desa. Oleh karenanya, peneliti mengkaji kebutuhan informasi dan media habit atau kebiasaan penggunaan media sebagai dasar untuk perancangan website direktori Dolan Deso di wilayah kabupaten di eks-karesidenan Kediri. Pemilihan objek dipusatkan di 4 kabupaten di Jawa Timur, yakni Blitar, Trenggalek, Kediri dan Tulungagung yang telah memiliki desa wisata dengan manajemen yang baik. Selain itu, keempat kabupaten ini juga telah memiliki akar budaya, pemandangan alam, dan atraksi yang menarik untuk dipromosikan. Pengembangan website direktori ini dilaksanakan sebagai sarana untuk mempermudah wisatawan dalam mendapatkan informasi sekaligus sebagai bahan rujukan terkait jenis informasi yang dibutuhkan, karakter media yang sering dijadikan rujukan oleh masyarakat, dan berbagai fitur yang dibutuhkan sebagai rujukan untuk memenuhi informasi terkait Desa Wisata.