p-Index From 2021 - 2026
5.793
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan E-LKPD Berbasis Realistic Mathematics Education untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa Yusmita Indrastuti; Edy Suprapto; Titin Masfingatin
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan E-LKPD berbasis Realistic Mathematics Education (RME) guna meningkatkan literasi numerasi siswa kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 34 siswa pada kelas X SMKN 2 Madiun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test dan post-test, serta melalui angket respon siswa terhadap E-LKPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan E-LKPD berbasis RME secara signifikan meningkatkan literasi numerasi siswa. Selain itu, siswa menunjukkan respon positif terhadap penggunaan E-LKPD dalam proses pembelajaran. E-LKPD berbasis RME yang dihasilkan memenuhi kriteria valid dengan rata-rata persentase diperoleh dari ahli materi dan ahli media yaitu sebesar 100%, kemudian hasil keefektifan dengan rata-rata persentase sebesar 77,21%, kepraktisan dengan rata-rata persentase sebesar 85%. Dengan demikian, E-LKPD berbasis RME dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi numerasi siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN 4P (PERSON, PRESS, PROCESS, AND PRODUCT) MATERI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MANUSIA DI KELAS III SDN KARANGREJO 02 Ikhlaszul Amal Syarifuddin; Asri Rustiatik; Titin Masfingatin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kreativitas siswa melalui penerapan model pembelajaran 4P (Person, Press, Process, Product) pada bahan ajar materi pertumbuhan dan perkembangan manusia di kelas III SDN Karangrejo 02. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran 4P dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu nilai rata-rata siswa meningkat dari 68,5 pada siklus sebelumnya menjadi 82,3 pada siklus II. Selain itu, kreativitas siswa juga meningkat secara signifikan yang dibuktikan dengan kemampuan siswa dalam memunculkan ide dan memecahkan masalah secara kreatif selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran 4P terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan kreativitas peserta didik pada materi pertumbuhan dan perkembangan manusia.
Meningkatkan Motivasi Siswa dalam Pembelajaran IPAS dengan Berbantuan Media Diorama pada Siswa Kelas V SDN Karangrejo 02 Charisma Dianti; Titin Masfingatin
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v3i1.1174

Abstract

Motivation to learn is certainly one of the important things in determining the success of learning. However, students often feel a loss of motivation to learn so that students experience a decrease in learning motivation which will affect student learning outcomes. Therefore, it is important for teachers to create strategies to increase students' learning motivation. Strategies that can be implemented by teachers include using interactive learning media and can increase students' active participation during learning. The aim of this research is to determine students' learning motivation after implementing science learning using diorama learning media. This research uses descriptive qualitative methodology, examining the process and influence of implementing diorama media on student learning motivation. The data collected for this research took the form of direct observation, student interviews and analysis of several documents used to collect data, which was then analyzed using descriptive analysis methods, the form of this research is Classroom Action Research (PTK). The results obtained from this research are that the application of the Diorama of the Nature of Light learning media in science and science learning in class V at SDN Karangrejo 2 succeeded in increasing student motivation in learning. Students who were previously passive and did not play much of a role in the learning process after implementing learning using the Nature of Light Diorama showed significant changes in their activity in learning.
Pendampingan Guru Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Peserta Didik Di SDN Kebon 1 Wasilatul Murtafiah; Cerianing Putri Pratiwi; Iva Yuni Listiani; Ika Krisdiana; Reza Kusuma Setyansah; Titin Masfingatin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.726

Abstract

Literasi dan numerasi adalah dua kemampuan esensial yang sangat berguna bagi peserta didik yang harus diajarkan sejak di sekolah dasar yang juga sebagai generasi penerus bangsa. Namun, hasil dari survei PISA menunjukkan bahwa skor kemampuan literasi dan numerasi terutama peserta didik sekolah dasar (SD) di Indonesia masih rendah yaitu berada jauh di bawah rata-rata. Oleh karena itu, perlu adanya pendampingan guru SD untuk mengembangkan literasi dan numerasi melalui kegiatan kolaboratif. Pendampingan ini dilakukan oleh Dosen Universitas PGRI Madiun dan Mahapeserta didik dari program Kampus Mengajar. Mitra pengabdian kepada masyarakat ini adalah SDN Kebon 1 Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Indonesia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan menjadi 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dimulai dengan melakukan pengamatan dan wawancara dan dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan melalui Forum komunikasi dan koordinasi pendampingan dengan kepala sekolah dan guru. Selanjutnya, implementasi berbagai kegiatan kolaboratif untuk mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi baik di dalam maupun luar kelas. Tahap evaluasi dengan melakukan refleksi dan pelaporan secara berkala sehingga kegiatan pendampingan ini dapat mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi pada peserta didik SDN Kebon 1.
LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH ARITMETIKA SOSIAL Nisa, Khoirotun; Andari, Tri; Masfingatin, Titin
Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/refleksi.v1i2.17399

Abstract

Literasi matematika adalah kemampuan siswa dalam merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks yang melibatkan penalaran matematika dan penggunaan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk mendeskripsikan, menjelaskan, memprediksi suatu fenomena serta memecahkan masalah matematika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa MTs dalam menyelesaikan masalah aritmetika sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripstif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes literasi matematika secara tertulis dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII MTs Bodronoyo Jiwan. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan ketekunan/keajegan pengamat dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi matematika siswa MTs dalam menyelesaikan masalah aritmetika sosial meliputi kemampuan dalam mengidentifikasi permasalahan yang konteksnya berhubungan dengan dunia nyata, memilih strategi pemecahan masalah yang sesuai dan menjelaskannya dengan tepat, mampu bekerja secara efektif berdasarkan model, mengintegrasikan representasi yang berbeda serta menghubungkannya dengan dunia nyata, mampu melakukan penalaran dengan menghubungkan informasi tentang masalah dengan pengalaman yang sudah ada, serta mampu menggeneralisasi, merumuskan dan mengkomunikasikan hasil temuannya menggunakan kemampuan penalaran yang dimiliki. Siswa laki-laki mampu merepresentasikan permasalahan meskipun tidak menyajikan secara tertulis sedangkan siswa perempuan secara tertulis merepresentasikan permasalahan dalam soal dengan jelas. Baik siswa laki-laki maupun perempuan mampu menyelesaikan soal dengan rumus yang sesuai. Siswa MTs dengan jenis kelamin laki-laki memiliki kemampuan literasi matematika yang berbeda dengan siswa SMP dalam hal kemampuan menggeneralisasi, merumuskan dan mengkomunikasikan hasil penyelesaian soal literasi matematika.
Exploration of Creative Mathematical Reasoning in Solving Geometric Problems Masfingatin, Titin; Murtafiah, Wasilatul; Maharani, Swasti
Mathematics Education Journal Vol. 14 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reasoning that is constructed from remembering is imitative reasoning, while the opposite is creative reasoning. This study aims to explore creative mathematical reasoning in solving geometric problems. Mathematical creative reasoning is reasoning that contains elements of novelty, plausibility, and mathematical foundation. This type of research is descriptive qualitative, which is explorative. The research subjects were the first-semester student in the mathematics education study program with 32 students. The results showed that from 32 students, there was only one student identified as having creative mathematical reasoning in solving geometry problems. Creative mathematical reasoning can be identified when the subject is able to reason algorithmically but is aware of problems so they cannot be resolved algorithmically so that they must form new reasoning, which consists of novelty, plausibility, and mathematical foundation. Creative mathematical reasoning arises after students make an algorithmic reasoning process, but find no solution. Novelty is the weakest indicator of creative mathematical reasoning, so it requires scaffolding to bring it up.
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANIMASI PADA MATERI STATISTIKA UNTUK SISWA KELAS 7 SMP Widjayanti, Wigita Rezky; Masfingatin, Titin; Setyansah, Reza Kusuma
Mathematics Education Journal Vol. 13 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the feasibility of interactive learning media based on animation in learning of mathematics. This research and development consists of the initial investigation, design, construction, test, evaluation and revision, and implementation phase. This study only focused until the test, evaluation and revision phase. The results: 1) the animation-based interactive learning media expressed a very valid views of the results the average valuation of 89.05% media validator; 2) interactive learning media based on animation stated the practical results of the the average obtained from the student response sheet now reaching 87.95% gave a positive response; 3) interactive learning media based on animation effective which obtained from the percentage of the students who complete that is equal to 87.50%. Based on the results of the study, it can be concluded that interactive learning media based on animation appropriate to be used in mathematics learning in statistical material for 7th grade. DOI: 10.22342/jpm.13.1.6294.101-112
Problem Based Learning Terintegrasi Pendekatan Teaching at the Right Level untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Resti Eka Mulyani; Titin Masfingatin; Alip Suparwati
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.1090

Abstract

One of the abilities that students must master in the 21st century is the ability to think critically. This is because the current learning process is not enough with just the ability to remember, but students are also required to have the ability to understand, analyze, and integrate various sources of knowledge to solve problems. Indicators of critical thinking skills are interpretation, analysis, evaluation, and inference. The purpose of this study is to determine the improvement of critical thinking skills and student learning outcomes through the application of the Integrated Problem Based Learning model of the Teaching At The Right Level approach. The research method used is classroom action research which is carried out in two learning cycles. The subjects in this study are students of grade 7C SMPN 13 Madiun. Data on students' critical thinking skills and learning outcomes as supporting data were obtained from the analysis of student worksheets. The results of the study show that the Problem Based Learning learning model integrated with the Teaching At The Right Level learning approach is successful in improving students' critical thinking skills and learning outcomes. The improvement of students' critical thinking skills can be seen from the percentage of critical thinking skills in the pre-cycle of 59.64%, increasing by 3.12% to 62.76% in cycle 1. Then it increased again by 8.66% to 80.73% in cycle 2. The student learning outcomes also experienced a significant increase, namely in the pre-cycle the percentage of student completion was 28.13% with a class average of 53.28. Then in cycle 1 there was an increase of 34.37% to 62.50%, as well as the average class also increased to 73.50. In cycle 2, there was an increase of 15.63% to 78.13%, as well as the average class also increased to 79.34.
ONLINE MARKETING BAGI UMKM DI DESA JANGGAN KECAMATAN PONCOL MAGETAN PROVINSI JAWA TIMUR Masfingatin, Titin; Murtafiah, Wasilatul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v1i1.93

Abstract

Pandemi covid 19 yang melanda semenjak bulan Maret 2020 hingga saat ini sangat berdampak bagi pelaku UMKM di Desa janggan Kecamatan Poncol Magetan. Produk yang biasanya dijual dengan cara konvensional, yaitu adanya pertemuan langsung antara penjual dan pembelikini terkendala pembatasan social akibat pandemic covid. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengenalkan dan melatihkan pemasaran produk UMKM secara online di tokopedia. pelaksanaan pelatihan online marketplace bagi UMKM di Desa Janggan antara lain untuk membantu UMKM mengatasi masalah pemasaran produk karena pandemic Covid-19, memperkenalkan UMKM kepada e-commerce yang kini lebih diminati pembeli, serta meningkatkan perekonomian UMKM. Metode pelaksanaan program kerja ini meliputi sosialisasi dan pelatihan pengenalan aplikasi online marketplace, pembuatan akun, pengelolaan akun, menerima serta mengiriman produk. Aplikasi online marketplace yang dilatihkan ialah Tokopedia, dikarenakan mudah digunakan, memiliki banyak pengguna serta merupakan salah satu produk anak bangsa. Kepala Desa Janggan serta pada pemilik UMKM menyambut dengan antusias program pelatihan ini. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku UMKM di Desa Janggan, yang terdiri dari 3 UMKM. Hasil dari pelatihan online marketplace ini adalah pelaku UMKM di desa Janggan telah memiliki akun toko online di tokopedia sebagai sarana untuk mempromisikan dan memasarkan produknya. Dengan adanya pelatihan online marketplace di Desa Janggan ini dapat mengembalikan perekonomian para pelaku UMKM yang mengalami penurunan karena pandemi.
PkM MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT BERBASIS ONLINE MENGGUNAKAN EMAZE DI SDN JOMBLANG 2 KABUPATEN MAGETAN JAWA TIMUR Kusuma Setyansah, Reza; Masfingatin, Titin; Suprapto, Edy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v1i4.382

Abstract

Peralihan sistem pembelajaran dari sistem tatap muka ke sistem dalam jaringan (daring) menimbulkan permasalahan bagi guru. Guru harus mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran daring terutama dalam hal penyajian materi bagi siswa. Tidak terkecuali bagi guru sekolah dasar. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengenalkan dan melatihkan media pembelajaran powerpoint berbasis online kepada guru di SDN Jomblang 2 Kabupaten Magetan. Metode pelaksaan kegiatan terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan pelatihan. Sasaran kegiatan adalah bapak ibu guru SDN Jomblang 2. Hasil kegiatan menunjukkan kehadiran peserta pada hari pertama adalah 88,89% dan 77,78%. Para guru di SDN Jomblang 2 sebanyak 71,34% telah mampu membuat media powerpoint secara online menggunakan aplikasi emaze. sebesar telah mampu membuat media pembelajaran powerpoint. Kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran secara mandiri dapat mendukung pembelajaran daring saat pandemic covid ini.