p-Index From 2021 - 2026
5.793
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

E-MODUL GEOMETRI BERBASIS ETNOMATEMATIKA BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENGASAH HIGHER ORDER THINKING SKILLS SISWA Celina Nurmay Khanawati; Restu Lusiana; Titin Masfingatin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i2.13462

Abstract

Usaha untuk meningkatkan HOTS masih menghadapi tantangan, salah satunya dari segi bahan ajar yang masih bersifat konvensional, statis, dan belum mengintegrasikan konteks budaya lokal maupun teknologi interaktif. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar berbasis digital dengan pendekatan kontekstual yang mampu memfasilitasi eksplorasi konsep geometri secara bermakna dan mendukung perkembangan HOTS. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul geometri berbasis etnomatematika berbantuan GeoGebra yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan memilikiefektifvitas fungsional dalam mendukung HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang menggunakan model ADDIE (analyze, design, develop, implement, dan evaluate). Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok siswa kelas VIII, yaitu 10 siswa kelas VIII-D yang terlibat dalam uji terbatas dan 32 siswa kelas VIII-B yang terlibat dalam uji lapangan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, serta tes (pretest dan posttest) berbasis HOTS yang digunakan sebagai indikator perubahan performa kognitif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat kevalidan sebesar 93,05% (sangat valid), kepraktisan sebesar 89,16% (sangat praktis), serta nilai N-gain sebesar 0,70 yang mengindikasikan adanya kecenderungan peningkatan performa siswa pada tugas berbasis HOTS. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konteks etnomatematika lokal dengan teknologi GeoGebra dalam e-modul geometri yang berfungsi sebagai scaffolding pembelajaran untuk memfasilitasi proses berpikir tingkat tinggi siswa. Dengan demikian, e-modul ini berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan ajar digital dalam pembelajaran geometri kelas VIII.
Geo-Sheet: Interactive GeoGebra-integrated learning material to enhance students’ creative mathematical reasoning in analytic geometry Titin Masfingatin; Ika Krisdiana; Reza Kusuma Setyansah
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2026): KALAMATIKA April 2026
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/KALAMATIKA.vol11no1.2026pp95-119

Abstract

In analytic geometry instruction, students’ reasoning often remains procedural, limiting opportunities to develop Creative Mathematical Reasoning (CMR). CMR refers to the ability to construct reasoning that is novel to the learner, justified as plausible, and grounded in intrinsic mathematical properties. This study aimed to design and evaluate Geo-Sheet, a GeoGebra-integrated interactive learning material intended to support students’ CMR in analytic geometry. The research involved 30 undergraduate students enrolled in an Analytic Geometry course in a Mathematics Education program at a private university in East Java, Indonesia. An Educational Design Research (EDR) approach was employed, consisting of preliminary and formative evaluation phases (self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, and field testing). Geo-Sheet was assessed in terms of validity, practicality, and potential effect. Expert judgment indicated high validity (Aiken’s V = 0.82), and student questionnaires showed high perceived practicality (70% in the high category). Pre- and post-test results, supported by observations and interviews, revealed improvements across CMR indicators. These findings suggest that systematically designed GeoGebra-based materials that integrate dynamic visualization and guided exploration have the potential to create productive learning conditions for the development of higher-order mathematical reasoning.