Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BULETIN AL-RIBAATH

Pemanfaatan Minyak Jelantah dan Sosialisasi Pembuatan Sabun Dari Minyak Jelantah Pada Masyarakat Desa Sungai Limau Kecamatan Sungai Kunyit-Mempawah Sumiati Hanjarvelianti; Dedeh Kurniasih
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.028 KB) | DOI: 10.29406/br.v17i1.1878

Abstract

Desa Sungai Limau, Kecmatan Sungai Kunyit memiliki pertumbuhan perkembangan usaha kuliner dan rumah makan karena terdapat sekolah serta perusahaan-perusahaan yang berada di desa tersebut. Hal ini memberikan dampk positif bagi masyarakat, namun namun juga menimbulkan dampak negatif dari sisi lingkungan. Dampak negatif dari usaha kuliner ini adalah volume limbah minyak goreng bekas (jelantah) yang tinggi. Ini terjadi karena masyarakat membuang minyak jelantah begitu saja. Limbah minyak jelantah apabila tidak dikelola dengan baik akan menjadikan lingkungan kotor dan dapat mencemari air serta tanah. Untuk mengatasi masalah itu, perlu inovasi dalam pengelolaan minyak jelantah dengan melibatkan masyarakat sehingga limbah dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis. Salah satu potensi limbah minyak goreng adalah kandungan asam lemak yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan menjadi sabun cuci yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah minyak jelantah dengan mengolahnya menjadi sabun cuci piring. Pelatihan ketrampilan pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring telah dilaksanakan bagi masyarakat di desa Sungai Limau, dan memberikan manfaat: 1) Masyarakat mengetahui dampak negatif minyak goreng bekas terhadap kesehatan dan lingkungan, 2) Masyarakat mengetahui dan terampil mengaplikasikan teknologi tepat guna pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci.
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PENJERNIHAN AIR PADA MASYARAKAT KECAMATAN SEBAWI KABUPATEN SAMBAS Dedeh Kurniasih; Raudhatul Fadhilah
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 13, No 1 (2016): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.578 KB) | DOI: 10.29406/br.v13i1.569

Abstract

The problematic issue of water shortages is always happens in dry season because of rainwater absorption in the peat soil which dominates most of the Borneo region especially Rantau Panjang subdistrict. The river water around peatlands area has typical smell, colour, and taste. Peat water has to be processed rightly before it is used to fulfill domestic needs. Therefore, there should be an effort to process the peat water appropriately through counseling and training in producing simple water purifier which is easy to operate. This dedication on the training in producing water purifier was conducted at Sebawi district in Sambas regency. There were 24 residents of Rantau Panjang subdistricts attended this training. The training began with the counseling in how to produce water purifier. The counseling aimed at transferring knowledge of the importance of clean water for the residents of Rantau Panjang subdistrict. The next activity was the training in producing water purifiers from simply and locally available materials. In this activity, the participants were given opportunity to practice producing water purifier. The participants were so enthusiastic in this training. Keywords: training, producing, water purifier equipment.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KOGNITIF PADA MATA KULIAH KIMIA SEKOLAH UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS M PONTIANAK Tuti KurniatiI; Dedeh Kurniasih
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 1 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.872 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i1.75

Abstract

ABSTRAKThe importance of improving the quality of teaching is creating new innovations in designing new learning system so that students become more enthusiastic and motivated to achieve the expected learning outcomes. One way to measure the extent of improvement of the quality of learning is to develop assessment instruments that can be used to assess student learning outcomes. A proper assessment plays an important role in improving learning outcomes and in appreciation of the efforts made by learners. This study aimed to develop cognitive assessment instrument in School Chemistry I course for fourth semester students of chemistry education. Design and development of assessment instruments followed the 4D model, but only reached the stage of develop. Validity test of cognitive assessment instrument which was based on format suitability and display quality was tested to five experts. The results showed that cognitive assessment instrument had a valid level of validity and reliability value of 0.758. So cognitive assessment instrument developed already meet the criteria as a matter of quality and can be used as a test in the subject of School Chemistry I. Keywords: cognitive assessment instrument, School Chemistry I, Development ABSTRAK Pentingnya meningkatkan kualitas pembelajaran menuntut para pendidik menciptakan inovasi baru dalam merancang sistem pembelajaran baru agar peserta didik menjadi lebih semangat dan termotivasi sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pendidik untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kualitas pembelajaran adalah dengan membuat instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk menilai hasil belajar siswa. Penilaian yang tepat berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar dan sebagai penghargaan atas usaha yang telah dilakukan oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan dan mengembangkan instrumen penilaian kognitif pada mata kuliah kimia sekolah untuk mahasiswa pendidikan kimia semester IV. Uji kelayakan instrumen penilaian kognitif ini didasarkan pada komponen kesesuaian format penilaian dan kualitas tampilan instrumen. Desain pengembangan instrumen penilaian ini mengikuti model 4D,  tetapi hanya sampai pada tahap develop. Subjek penilai kualitas instrumen terdiri dari 5 orang ahli. Hasil penelitian pengembangan instrumen penilaian kognitif ini mempunyai tingkat validitas yang valid dan nilai reliabilitas sebesar 0,758. Jadi instrumen penilaian kognitif yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria sebagai soal yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai alat tes pada mata kuliah Kimia Sekolah I. Kata kunci:  instrumen penilaian kognitif, kimia sekolah, pengembangan