Claim Missing Document
Check
Articles

The influence of office administration internship and social environment on work readiness among Office Administration Education students Asri Wulandari; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i2.98950

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk: 1) mengetahui pengaruh magang administrasi perkantoran terhadap kesiapan bekerja mahasiswa PAP Universitas Sebelas Maret; 2) mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap kesiapan bekerja mahasiswa PAP Universitas Sebelas Maret; dan 3) mengetahui pengaruh magang administrasi perkantoran dan lingkungan sosial secara bersama-sama terhadap kesiapan bekerja  mahasiswa PAP Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metode korelasional. Adapun populasi dalam penelitian ini ialah seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2021 yang berjumlah sebanyak 86 mahasiswa. Adapun analisis data menunjukan bahwa: 1) terdapat pengaruh magang administrasi perkantoran terhadap kesiapan bekerja dibuktikan dengan thitung>ttabel (1,998)>(1,988); 2) terdapat pengaruh lingkungan sosial terhadap kesiapan bekerja dibuktikan dengan thitung>ttabel (2,409)>(1,988); dan 3) terdapat pengaruh magang administrasi perkantoran dan lingkungan sosial secara bersama-sama terhadap kesiapan bekerja dibuktikan dengan Fhitung>Ftabel (21,813)>(3,11). Hasil penelitian juga menunjukan magang administrasi perkantoran dan lingkungan sosial dapat mempengaruhi kesiapan bekerja sebesar 64,2% sedangkan 35,8% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: magang administrasi perkantoran; lingkungan sosial; kesiapan bekerja Abstract: This research aims to: 1) determine the influence of office administration internship on work readiness among Office Administration Education (PAP) students at Universitas Sebelas Maret; 2) examine the influence of social environment on work readiness among PAP students at Universitas Sebelas Maret; and 3) investigate the simultaneous influence of office administration internship and social environment on work readiness among PAP students at Universitas Sebelas Maret. This study employed a quantitative approach with a correlational method. The population comprised all 86 students from the 2021 cohort of the Office Administration Education study program. Data analysis revealed that: 1) office administration internship has a significant influence on work readiness, as evidenced by t-calculated > t-table (1.998 > 1.988); 2) social environment has a significant influence on work readiness, as evidenced by t-calculated > t-table (2.409 > 1.988); and 3) office administration internship and social environment simultaneously influence work readiness, as evidenced by F-calculated > F-table (21.813 > 3.11). The findings further indicate that office administration internship and social environment account for 64.2% of the variance in work readiness, while the remaining 35.8% is influenced by other variables not examined in this study. Keywords: office administration internships; social environment; work readiness
Pemeliharaan dan perawatan manuskrip (Naskah Kuno) di Perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran Surakarta Ninda Zahra Annisa; Susantiningrum Susantiningrum; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 3 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i3.80898

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan dan perawatan naskah kuno di Perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran Surakarta. (2) Hambatan yang dihadapi dalam pemeliharaan dan perawatan naskah kuno di perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran (3) Upaya-upaya untuk mengatasi hambatan dalam kegiatan pemeliharaan dan perawatan naskah kuno di perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah informan, tempat dan peristiwa, serta dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi metode. Analisis data dilakukan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Pemeliharaan dan perawatan naskah kuno di Rekso Pustoko secara garis besar dilakukan dengan dua tahapan yakni pencegahan kerusakan naskah kuno dan perbaikan naskah kuno yang telah mengalami kerusakan. (2) Hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemeliharaan dan perawatan naskah kuno di Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran adalah terbatasnya jam layanan, terbatasnya sumber daya manusia, kurangnya anggaran untuk pengadaan sarana dan prasarana, serta tidak ada support Pemerintah Kota dalam memfasilitasi Perpustakaan Rekso Pustoko. (3) Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut yaitu, aktif dalam bersosial media maupun acara seminar, menerima peserta magang di Perpustakaan Rekso Pustoko, menerima segala bentuk bantuan yang diberikan.Kata Kunci : ensiklopedia; naskah klasik; pemeliharaan; pelestarian Abstract: This research investigates the implementation of maintenance activities and care for old manuscripts at the Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran Library in Surakarta. The study addresses three key objectives: (1) describing the practical approach to maintaining and preserving old manuscripts, (2) identifying obstacles encountered during this process, and (3) analyzing strategies to overcome these challenges. Employing a qualitative descriptive approach, the research draws data from informants, locations, events, and documentation. Purposive sampling is used for subject selection, and data collection techniques include interviews, observation, and documentation. Method triangulation ensures data validity. The study reveals that old manuscript care involves two stages: damage prevention and repair. Obstacles include limited service hours, human resource constraints, budget limitations, and lack of municipal support. To address these challenges, the library actively engages in social media outreach, hosts seminars, accepts interns, and welcomes all forms of assistance.Keywords: classical manuscripts; encyclopedia; maintenance; preservation
Penerapan metode diskusi berbantuan zoom meeting untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMK N 1 Karanganyar Yoga Mahendra Baktiar; Patni Ninghardjanti; Susantiningrum Susantiningrum
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i1.60709

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan kelas XII OTKP 2 SMK Negeri 1 Karanganyar tahun pelajaran 2021/2022 melalui penerapan metode diskusi berbantuan Zoom Meeting. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian dimulai pada tahap Pra Tindakan, Siklus I, dan Siklus II. Hasil belajar pada tahap Pra Tindakan diperoleh dari nilai Penilaian Tengah Semester (MSA); persentase ketuntasan siswa sebesar 42,85% dengan rata-rata nilai 74,45. Hasil belajar mengalami peningkatan pada Siklus I dengan persentase sebesar 68,57% dan nilai rata-rata sebesar 76,42. Kemudian pada siklus II persentase ketuntasan sebesar 88,5% dengan nilai rata-rata 85,42. Kesimpulan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah penerapan metode diskusi berbantuan Zoom Meeting dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII OTKP 2 SMK Negeri 1 Karanganyar.Kata Kunci: penelitian tindakan kelas, metode pembelajaran, ketuntasan siswa Abstract: This research was carried out to improve the learning outcomes of Craft and Entrepreneurship subjects for class XII OTKP 2 SMK Negeri 1 Karanganyar for the 2021/2022 academic year through the application of the Zoom Meeting assisted discussion method. This research is classroom action research (CAR), which was carried out in two cycles. The research started in the Pre-Action stage, Cycle I, and Cycle II. Learning outcomes at the Pre-Action stage were obtained from the Middle Semester Assessment (MSA) score; the percentage of students' completeness was 42.85% with an average grade of 74.45. Learning outcomes have increased in Cycle I, with a percentage of 68.57% and an average value of 76.42. Then, in the second cycle, the percentage of completeness was 88.5%, with an average value of 85.42. The conclusion of this Classroom Action Research is that the application of the Zoom Meeting-assisted discussion method can improve student learning outcomes for class XII OTKP 2 SMK Negeri 1 Karanganyar. Keywords:  classroom action research,learning method,student mastery
Factors influencing vocational students' interest in pursuing higher education Aulia Fatin Mufidah; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i4.103089

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) minat siswa SMK Batik 2 Surakarta dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi; (2) faktor internal dan eksternal yang memengaruhi minat siswa SMK dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi; (3) kendala yang dihadapi siswa dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SMK Batik 2 Surakarta. Informan penelitian berjumlah 15 orang yang terdiri dari siswa kelas XII jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, guru, serta orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap kegiatan belajar mengajar dan lingkungan sekolah, serta analisis dokumen terhadap data alumni sekolah dan kajian terdahulu yang relevan. Uji validitas data dengan triangulasi sumber, waktu, dan metode, serta member checking. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) minat siswa SMK Batik 2 Surakarta dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi menunjukkan keberagaman, beberapa diantaranya memilih melanjutkan pendidikan tinggi dan ada pula yang cenderung memutuskan bekerja setelah lulus; (2) minat siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi dipengaruhi oleh faktor internal (motivasi pribadi dan prestasi belajar) serta faktor eksternal (lingkungan sosial, dan keterkaitan antara jurusan SMK dengan program studi di perguruan tinggi); (3) kendala yang dihadapi siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi antara lain, keterbatasan finansial keluarga dan rendahnya efikasi diri dalam menghadapi tantangan akademik.Kata kunci : faktor eksternal dan internal; kualitatif; minat; siswa SMK; studi lanjutAbstract: This study aims to investigate: (1) the interest of students at SMK Batik 2 Surakarta in pursuing higher education; (2) the internal and external factors influencing vocational high school students' interest in continuing to higher education; and (3) the obstacles students face in pursuing higher education. This research employed a qualitative approach with a case study design conducted at SMK Batik 2 Surakarta. The study involved 15 informants consisting of Grade XII students majoring in Office Management and Business Services, teachers, and parents, selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, observations of teaching and learning activities and school environment, and document analysis of alumni records and relevant previous studies. Data validity was ensured through source, time, and method triangulation, along with member checking. Data analysis utilized the Miles and Huberman interactive model, comprising data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. Results indicate that: (1) students at SMK Batik 2 Surakarta demonstrate diverse interests in pursuing higher education—some choose to continue their studies while others tend to enter the workforce after graduation; (2) students' interest in pursuing higher education is influenced by internal factors (personal motivation and academic achievement) and external factors (social environment and alignment between vocational programs and higher education study programs); and (3) obstacles students face in pursuing higher education include family financial constraints and low self-efficacy in facing academic challenges. Keywords: higher education aspirations; internal and external factors; qualitative; student interest; vocational high school
Learning environment and interactive media: effects on vocational students' learning interest Lilik Alfian; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.111363

Abstract

Abstrak: Rendahnya minat belajar siswa sering kali menjadi penghambat dalam mencapai potensi akademik, yang dipicu oleh kurangnya stimulus lingkungan dan penggunaan metode pembelajaran yang monoton. Penelitian difokuskan menganalisis tiga aspek utama, yaitu: (1) pengaruh lingkungan belajar terhadap minat belajar; (2) pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap minat belajar; serta (3) pengaruh secara bersamaan antara lingkungan belajar dan media interaktif terhadap minat belajar siswa jurusan MPLB di SMK Negeri 1 Boyolali. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan terdiri dari 104 siswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dihimpun menggunakan instrumen kuesioner tertutup berbasis skala likert 5 yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Kemudian diolah menggunakan uji regresi linear berganda melalui perangkat lunak IBM SPSS25. Temuan riset mengindikasikan bahwa: (1) lingkungan belajar berkontribusi positif dan signifikan terhadap minat belajar (sig. 0,00 < 0,05; thitung 4,299 > 1,984); (2) media pembelajaran interaktif memiliki dampak positif dan signifikan pada minat belajar (sig. 0,00 < 0,05; thitung 6,362 > 1,984); dan (3) secara bersamaan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa (sig. 0,00 < 0,05; Fhitung 88,848 > 3,094). Implikasi praktis penelitian ini menegaskan sekolah perlu memprioritaskan integrasi teknologi interaktif dan perbaikan fasilitas fisik guna mengoptimalkan atensi akademik siswa. Kata kunci: atensi akademik; ekosistem pendidikan; kuantitatif; regresi linear berganda; visualisasi instruksional Abstract: Low student interest in learning frequently constitutes a barrier to the realization of academic potential, attributable to insufficient environmental stimulation and the adoption of monotonous instructional methods. This study examined three primary objectives: (1) the influence of the learning environment on learning interest; (2) the influence of interactive learning media on learning interest; and (3) the simultaneous influence of both the learning environment and interactive media on the learning interest of students in the Office Management and Business Services (MPLB) program at SMK Negeri 1 Boyolali. A quantitative approach with a correlational design was employed. Participants comprised 104 students selected through simple random sampling. Data were collected using a closed-ended questionnaire instrument based on a five-point Likert scale, the validity and reliability of which had been previously verified. Data were subsequently analyzed using multiple linear regression via IBM SPSS Statistics 25. The findings indicate that: (1) the learning environment exerted a positive and significant influence on learning interest (p = .000 < .05; t(102) = 4.299 > 1.984); (2) interactive learning media exerted a positive and significant influence on learning interest (p = .000 < .05; t(102) = 6.362 > 1.984); and (3) both independent variables simultaneously exerted a significant influence on student learning interest (p = .000 < .05; F(2, 101) = 88.848 > 3.09). The practical implications of this study highlight the need for schools to prioritize the integration of interactive technology alongside improvements to physical facilities in order to optimize student academic engagement. Keywords: academic attention; educational ecosystem; instructional visualization; multiple linear regression; quantitative
Pengaruh metode pembelajaran daring dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar Otomatisasi Tata Kelola Sarana Prasarana Anita Sukma Wardani; Patni Ninghardjanti; Muhammad Choerul Umam
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 2 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i2.61300

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh metode pembelajaran online terhadap hasil belajar; (2) pengaruh motivasi belajar mahasiswa terhadap hasil belajar (3) pengaruh metode pembelajaran online dan motivasi belajar mahasiswa terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX OTKP di SMK N 1 Sukoharjo tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 107. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX OTKP di SMK N 1 Sukoharjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah sampel 84 siswa. Metode pengumpulan data berupa kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan metode pembelajaran online terhadap hasil belajar sebesar (thitung 2,981 > ttabel 1,990) dengan signifikansi (0,004 < 0,05); (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar, sebesar (thitung 3,311 > ttabel 1,990) dengan nilai signifikansi (0,001 < 0,05); (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan hasil belajar siswa terhadap motivasi belajar siswa, sebesar (thitung 3,311 > ttabel 1,990) dengan nilai signifikansi (0,001 < 0,05); (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa, sebesar (thitung 3,311 001<0,05); (3) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara metode pembelajaran online dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama terhadap hasil belajar (Fhitung 14,739 > Ftabel 3,190) dengan nilai signifikansi (0,000 < 0,05).Kata Kunci : hasil belajar; kuantitatif; metode pembelajaran onlineAbstract: This study aims to find out: (1) the influence of online learning methods on learning outcomes; (2) the influence of student learning motivation on learning outcomes (3) the influence of online learning methods and student learning motivation on learning outcomes. This research applied quantitative research with correlational methods. The population in this study is all students of OTKP class IX at SMK N 1 Sukoharjo, especially for the 2021/2022 school year, which amounts to 107. The sampling technique used proportional random sampling with a sample count of 84 students. The data collection method is a questionnaire and documentation. Data analysis techniques used prerequisite tests and multiple linear regression analysis. The results of the study showed that: (1) there is a positive and significant influence of online learning methods on the learning outcomes amounting to (tcount 2,981> table 1,990) with significance (0.004 < 0.05); (2) there is a positive and significant influence of student learning motivation on the learning outcomes, amounting to (tcount 3, 311> table 1,990) with significance values (0.001<0.05); (3) there can be a positive and significant influence between online learning methods and student learning motivation together on the learning outcomes (Fcount 14,739 > Ftabel 3,190) with a significance value (0.000 < 0.05).Keywords: learning outcomes; online learning method; quantitative 
Pengaruh pengawasan dan disiplin kerja terhadap semangat kerja pegawai Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar Aisyah Nur Aini; Wiedy Murtini; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 2 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i2.62021

Abstract

 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah terdapat pengaruh pengawasan terhadap semangat kerja pegawai pada Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar; (2) apakah terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap semangat kerja pegawai pada Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar; dan (3) apakah terdapat pengaruh pengawasan dan disiplin kerja terhadap semangat kerja pegawai pada Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai yang berjumlah 110 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel 86 orang pegawai. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat analisis dan teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS v25.0. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengawasan terhadap semangat kerja karyawan (thitung 2,868 > ttabel 1,988 dan signifikansi 0,005 < 0,05); (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja terhadap semangat kerja karyawan (thitung 4,423 > ttabel 1,988 dan signifikansi 0,000 < 0,05); (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengawasan dan disiplin kerja terhadap semangat kerja karyawan (Fhitung 31,060 > Ftabel 3,11 dan signifikansi 0,000 < 0,05).Kata Kunci: kuantitatif; metode korelasi; pengawasan kerja pegawaiAbstract: This research aims to determine: (1) whether there is an influence of supervision on employee work passion at Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar; (2) whether there is an influence of work discipline on employee work passion at Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar; and (3) whether there is an influence of supervision and work discipline on employee work passion at Disdagnakerkop UKM Kabupaten Karanganyar. Quantitative research approach with a correlational method. The research population is all employees, totaling 110 people. The sampling technique used is simple random sampling, with 86 employees as the sample. The data was collected using questionnaires, interviews, observations, and documentation. The data analysis technique used the prerequisite test and multiple linear regression analysis techniques using SPSS v25.0. The results of this study explained that: (1) there is a positive and significant effect of supervision on employee work passion (tcount 2.868 > ttable 1.988 and a significance of 0.005 <0.05); (2) there is a positive and significant effect of work discipline on employee work passion (tcount 4.423 > ttable 1.988 and a significance of 0.000 <0.05); (3) there is a positive and significant effect of supervision and work discipline on employee work passion (Fcount 31.060 > Ftable 3.11 and a significance of 0.000 <0.05). Keywords: correlational method ; supervision on employee; quantitative
Perceived usefulness and perceived ease of use toward students' behavioral intention in vocational schools Adi Prabowo; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.114457

Abstract

Abstrak: Penerimaan teknologi asesmen digital di sekolah menengah kejuruan masih minim kajian empiris dengan temuan yang tidak konsisten lintas konteks. Penelitian ini mengkaji hubungan antara perceived usefulness (PU) dan perceived ease of use (PEOU) dengan behavioral intention (BI) siswa dalam menerima teknologi asesmen digital berdasarkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional nonparametrik. Sebanyak 83 siswa program Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMK Wikarya Karanganyar dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan korelasi Spearman's rho setelah uji asumsi menunjukkan pelanggaran linieritas pada salah satu variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PU memiliki korelasi positif yang kuat dan signifikan dengan BI (rs = 0,769; p < 0,001), demikian pula PEOU (rs = 0,656; p < 0,001). Koefisien PU yang lebih tinggi mengindikasikan bahwa persepsi kebermanfaatan fungsional merupakan prediktor niat penerimaan yang lebih kuat dibandingkan kemudahan penggunaan. Temuan ini menegaskan keberlakuan TAM dalam konteks pendidikan kejuruan dan mengimplikasikan bahwa implementasi asesmen digital yang efektif perlu mengutamakan pengembangan sistem yang fungsional sekaligus mudah digunakan oleh siswa. Kata kunci: asesmen digital; korelasi nonparametrik; pendidikan kejuruan; technology acceptance model Abstract: Digital assessment adoption in vocational secondary education remains empirically underexplored, with inconsistent findings across contexts. This study examines the relationships between perceived usefulness (PU) and perceived ease of use (PEOU) with students' behavioral intention (BI) to accept digital assessment technology, using the Technology Acceptance Model (TAM) as a theoretical framework. A quantitative nonparametric correlational design was employed with 83 students of the Office Management and Business Services program at SMK Wikarya Karanganyar, selected through total population sampling. Data were collected via an online questionnaire and analyzed using Spearman's rho correlation following assumption testing, which revealed a linearity violation for one variable. Results indicate that PU has a strong positive and statistically significant correlation with BI (rs = .769, p < .001), as does PEOU (rs = .656, p < .001). The higher coefficient for PU suggests that perceived functional utility is a stronger predictor of acceptance intention than ease of use in this context. These findings affirm the applicability of TAM in vocational education and imply that effective digital assessment implementation should prioritize systems that are both functionally beneficial and user-friendly for students. Keywords: digital assessment; nonparametric correlation; technology acceptance model; vocational education
Classroom facilities and learning quality: effects on student satisfaction in vocational education Angeli Az-Zahra Brilianda; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.106334

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh sarana prasarana kelas terhadap kepuasan belajar siswa, (2) pengaruh kualitas pembelajaran terhadap kepuasan belajar siswa, (3) pengaruh sarana prasarana kelas dan kualitas pembelajaran secara bersama-sama terhadap kepuasan belajar siswa kelas X Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Negeri 1 Banyudono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 72 siswa. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sarana Prasarana Kelas berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Belajar Siswa (thitung = 5,079; Sig. = 0,000), begitu pula Kualitas Pembelajaran (thitung = 4,669; Sig. = 0,000). Secara simultan, keduanya juga berpengaruh signifikan (Fhitung = 59,250; Sig. = 0,000) dengan nilai determinasi (R²) sebesar 0,632. Hasil penelitian ini yaitu (1) terdapat pengaruh signifikan antara sarana prasarana kelas terhadap kepuasan belajar siswa, (2) kualitas pembelajaran terhadap kepuasan belajar siswa, (3) sarana prasarana kelas dan kualitas pembelajaran secara bersama-sama terhadap kepuasan belajar siswa. Kesimpulannya, sarana prasarana yang memadai serta pembelajaran berkualitas dapat meningkatkan kepuasan belajar siswa. Kata kunci: kegiatan belajar mengajar; kuantitatif; manajemen pendidikan; sekolah vokasi; SERVQUAL Abstract: This study examined the effects of (1) classroom facilities and infrastructure on student learning satisfaction, (2) learning quality on student learning satisfaction, and (3) the combined influence of classroom facilities and infrastructure and learning quality on learning satisfaction among Grade X Office Management and Business Services students at SMK Negeri 1 Banyudono. Employing a quantitative approach with a survey method, this study utilized a total population of 72 students. Data were collected through validated and reliability-tested questionnaires and analyzed using multiple linear regression via SPSS. The analysis revealed that classroom facilities and infrastructure significantly influenced student learning satisfaction (t = 5.079, p < .001), as did learning quality (t = 4.669, p < .001). Simultaneously, both variables demonstrated a significant effect (F = 59.250, p < .001) with a coefficient of determination (R²) of .632. These findings indicate that (1) classroom facilities and infrastructure significantly influence student learning satisfaction, (2) learning quality significantly influences student learning satisfaction, and (3) both variables jointly and significantly affect student learning satisfaction. The results support the relevance of SERVQUAL theory in educational contexts, particularly regarding tangibles, responsiveness, and reliability dimensions. In conclusion, adequate facilities and infrastructure combined with quality learning can enhance student learning satisfaction. Keywords: educational management; learning satisfaction; SERVQUAL; quantitative; vocational school