Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Guru dalam Meningkatkan Performa Akademik Siswa Berlatar Belakang Status Sosial Ekonomi Rendah di Sekolah Dasar Ariska Rimadhani; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3200

Abstract

Status sosial ekonomi orang tua sangat berpengaruh dan memiliki peranan terhadap pendidikan siswa. Status sosial ekonomi orang tua menjadi penentu performa akademik siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam meningkatan performa akademik siswa berlatarbelakang status sosial ekonomi rendah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Sempu, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Subjek dalam penelitian ini yaitu 6 guru, dan 65 siswa.  Data dan sumber data yang dilakukan adalah informasi mengenai upaya guru dalam meningkatkan performa akademik siswa dengan status social ekonomi rendah yang didapat dari responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi tekhnik pengumulan data. Teknik analisis data dilakukan secara reduksi data, triangulasi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah deskripsi upaya guru dalam meningkatkan performa akademik siswa berlatarbelakang status social ekonomi rendah. Perencanaan pembelajaran, penggunaan metode dan media pembelajaran menjadi beberapa upaya yang telah dilakukan guru dalam meningkatakan performa akademik siswa di SD Negeri Sempu.
Efektivitas Media PowerPoint Interaktif Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif Masa Pandemi Rizky Aulia Rahmani; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2378

Abstract

Pandemi Covid-19 memiliki dampak yaitu perubahan dalam berbagai bidang, salah satunya di bidang pendidikan khususnya pada kegiatan pembelajaran. Kegiatan belajar yang semula tatap muka dialihkan di rumah bertujuan agar tercapai suatu pembelajaran dan disesuaikan dengan kondisi siswa dengan latar belakang, tempat tinggal, dan sarana yang berbeda. Peserta didik merasa bosan dan jenuh pada pembelajaran yang dilakukan guru tanpa menggunakan media yang menarik siswa, maka dalam penelitian ini peneliti menggunakan media PowerPoint Interaktif. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui efektivitas media PowerPoint dalam kegiatan pembelajaran pada masa pandemi. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode Quasi-Eksperimental, dengan subjeknya siswa kelas IV di Desa Klambu, populasinya 82 siswa, diambil sampelnya sebanyak 30 siswa dengan menggunakan Teknik Purposive Sampling. Hasilnya menunjukkan motivasi siswa dengan kategori “tinggi” sebesar 46,7%; uji t hitung 3,564; probabilitasnya 0,001. Sedangkan hasil belajar kognitif nilai t hitung 2,516; probabilitasnya 0,018;  skor gainnya 0,41 artinya “sedang”. Dari pemaparan data di atas maka, rata-rata motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa yang menggunakan media PowerPoint Interaktif lebih tinggi dibanding dengan yang tidak menggunakan media PowerPoint Interaktif.
Penggunaan Media Audiovisual Berbantu Power Point Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar Andina Widhayanti; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.975

Abstract

Kesulitan dalam mengikuti dan memahami materi IPS kelas IV serta kurang optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi oleh guru menyebabkan peserta didik kurang antusias bertanya jawab dan pasif dalam diskusi saat pembelajaran. Tujuan penelitian yang ingin dicapai yaitu meningkatkan hasil belajar IPS melalui media audiovisual berbantuan power point. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan analisis data kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil hasil belajar kognitif peserta didik melebihi kriteria ketuntasan minimal yaitu 70, dari 10 peserta didik yang mencapai KKM pada pra siklus dengan persentase 42% menjadi 17 peserta didik yang mencapai ketuntasan karena sudah sama atau melebihi KKM pada siklus I dengan persentase 71% dan menjadi 20 peserta didik yang mencapai ketuntasan melebihi KKM dengan persentase 83% dari 24 peserta didik kelas IV. Hal ini berarti melalui media audiovisual berbantuan power point dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Wonobodro 01 Tahun Pelajaran 2020/2021. Peserta didik tertarik mengikuti pembelajaran dan berusaha memperoleh nilai yang terbaik
Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Mahaishis Kusuma; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD Negeri 03 Majalangu menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran Student Team Achievement Division dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD Negeri 03 Majalangu. Hal ini dibuktikan dengan data yang ditemukan pada siklus 1 terdapat 18 siswa yang mendapat skor di atas atau setara dengan 70 atau 62% dari seluruh siswa, sedangkan yang mendapat nilai di bawah 70 ada 11 siswa atau 38%. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus pertama mencapai 67. Pada siklus kedua ada 25 siswa yang mendapat skor di atas atau setara dengan 70 atau 86% dari seluruh siswa, siswa yang mendapat nilai di bawah 70 adalah 4 siswa atau 14%. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus kedua mencapai 76
Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Berlatar Belakang Status Sosial Ekonomi (SSE) Rendah Dwitya Bella; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh status sosial ekomoni terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian kualitatif deskriptif ini memiliki subyek penelitian guru kelas I hingga guru kelas VI di SD Negeri 1 Bojong. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Di SD Negeri 1 Bojong mayoritas siswa berlatar belakang SSE rendah, oleh itu guru berupaya menciptakan metode-metode pembelajaran yang menarik untuk siswa. Metode pembelajaran yang dilakukan guru sama dengan sekolah-sekolah yang lain, akan tetapi ada beberapa metode yang berbeda, seperti 1) budaya makan bersama, metode ini dilakukan agar terjalinnya rasa kekeluargaan dan kerja sama yang tinggi, 2) lorong waktu cita-cita, metode ini bertujuan agar siswa selalu melihat dan mengingat apa cita-cita mereka, dan 3) bermain peran, metode ini dilakukan agar siswa antusias dan cepat memahami materi pembelajaran. Selain itu juga guru selalu memotivasi dengan cara memberikan nasehat kepada siswa agar rajin belajar dan disiplin dalam semua hal agar bisa menjadi orang yang sukses.
Peningkatan Motivasi Belajar Model Pembelajaran Blended Learning Muhammad Arifin; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1201

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pembelajaran selama pandemi virus covid-19 dilaksanakan secara daring sehingga mengakibatkan kurangnya motivasi anak dalam kegiatan belajar mengajar, untuk mengatasi masalah motivasi tersebut perlu adanya suatu tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Kelas II-A SD Negeri 3 Pandean tahun 2020/2021 menggunakan metode pembelajaran blended learning. Subjek penelitian yang dikenai tindakan adalah siswa Kelas II-A dengan siswa yang berjumlah 27 siswa, subjek pelaku tindakan yaitu peserta didik. Metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan wawancara, Teknik analisis data yang digunakan dengan menggunakan teknik penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian pra siklus menunjukkan bahwa hasil rata-rata motivasi siswa sebesar 26,85%, sedangkan pada siklus I memperoleh persentase 63,88% dan meningkat lagi menjadi 80,55% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model blended learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi pengukuran berat benda pada siswa Kelas II-A di SDN 3 Pandean
Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mereduksi Miskonsepsi IPA pada Siswa Sekolah Dasar Anatri Desstya; Ika Candra Sayekti; Muhammad Abduh; Sukartono Sukartono
Surya Abdimas Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i4.1402

Abstract

Miskonsepsi IPA merupakan kondisi ketidaksesuaian antara pemahaman konsep IPA dari seorang pembelajar dengan konsep ilmiah dari para ilmuwan. Miskonsepsi IPA yang terjadi pada siswa SD merupakan tanggungjawab besar bagi para guru untuk bisa mengatasi dan mereduksinya. Dengan demikian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mereduksi miskonsepsi IPA bagi siswa sekolah dasar. Sasaran mitra adalah guru sekolah dasar dari sekolah negeri dan swasta yang ada di wilayah Surakarta. Pengabdian ini dilakukan dengan tahap: persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode workshop, ceramah, tanya jawab, praktikum, dan diskusi klinis. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman tentang makna/ arti miskonsepsi, cara mereduksi, cara mendeteksi dan identifikasi miskonsepsi, jenis instrumen untuk mendeteksi miskonsepsi dari 16% meningkat menjadi 94%. Hasil yang kedua menunjukkan bahwa terjadi penurunan kondisi miskonsepsi IPA yang semula 90% guru menjadi 30% guru yang mengalami miskonsepsi. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini telah mampu meningkatkan kompetensi guru untuk mereduksi miskonsepsi pada siswanya. Namun, dalam menerapkan pemahamam yang telah diperoleh, perlu pendampingan bagi guru secara berkesinambungan terutama dalam menyusun instrumen dan melakukan deteksi miskonsepsi pada siswanya
Peran Orang Tua Mendampingi Anak Sekolah Dasar Belajar di Rumah Selama Pandemi Covid-19 Eiga Pratiwi; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3193

Abstract

Orang tua memiliki peran penting pada saat pelaksanaan pembelajaran di rumah.peranan orang tua selama pembelajaran di rumah itu sangat banyak karena orang tua yang mendampingi anak selama belajar di rumah. Penelitian ini termasuk dengan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji peran orang tua siswa SD Negeri 1 Wonodoyo selama pembelajaran di rumah, kendala yang dihadapi orang tua dan solusi yang dilakukan oleh orang tua. teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif yaitu pengumpulan data, mereduksi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu peran orang tua selam pembelajaran di rumah dengan mendampingi anak belajar, memberikan motivasi kepada anak, memberikan fasilitas kepada anak dan membantu anak mengerjakan tugas. Kendala yang dihadapi orang tua yaitu kesulitan memahami materi, kurangnya waktu, tidak memiliki handphone dan kurangnya pengetahuan teknologi orang tua. Solusinya yaitu orang tua bertanya kepada guru, memberi penjelasan kepada anak, membelikan paket data internet, mencarikan sinyal dan mencukupi kebutuhan anak.
Upaya Guru dalam Memotivasi Siswa Sekolah Dasar dengan Status Sosial Ekonomi Rendah Anggita Tri Prawasti; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3083

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deksriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh latar belakang status sosial ekonomi rendah terhadap motivasi siswa di SD Negeri 1 Banaran, dan menjawab bagaimana upaya guru dalam memotivasi siswa dengan status sosial ekonomi rendah. Metode penelitian yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini adalah guru atau wali kelas I hingga kelas VI SD Negeri 1 Banaran, Andong, Boyolali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 95% siswa di SD Negeri 1 Banaran merupakan siswa dengan status sosial ekonomi rendah. Hal tersebut dapat dilihat melalui data Badan Pusat Statistik 2020 bahwa Desa Sempu, Andong tercatat memiliki angka tertinggi Program Keluarga Harapan, dan melalui data demografi siswa yang didapatkan melalui guru kelas masing-masing. Melalui kegiatan wawancara kepada guru kelas I hingga VI dapat disimpulkan bahwa latar belakang sosial ekonomi sangat berpengaruh terhadap motivasi siswa. Dan upaya yang dilakukan guru dalam memotivasi siswa yaitu berupa memberikan ice breaking tepuk semangat, sanjungan, ucapkan yang menggugah semangat siswa serta pemberian hadiah atau reward.
Komparasi Penggunaan Media Pembelajaran Wayang Pahlawan dan Cerita Pahlawan terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Sekolah Dasar Esti Nur Qorimah; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1158

Abstract

Media pembelajaran sebagai salah satu faktor keberhasilan dalam pembelajaran. Media pembelajaran dalam penelitian ini digunakan untuk membandingkan rerata hasil pretest dan posttest siswa setelah diterapkan media wayang pahlawan, membandingkan rerata hasil pretest dan posttest siswa setelah diterapkan media cerita pahlawan, membandingkan rerata hasil posttest siswa setelah diterapkan media wayang pahlawan dengan media cerita pahlawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian eksperimen semu serta analisis data dengan data komparatif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan ialah 1) thitung = |-13,619| ≥ ttabel = 2,201; 2) thitung = |-9,014| ≥ ttabel = 2,201; 3) Hasil dari thitung = |-1,147| ≤ ttabel = 2,074. Kesimpulan dalam penelitian ini: 1) terdapat perbedaan antara rerata hasil pretest dan posttest siswa setelah diterapkan media wayang pahlawan, 2) terdapat perbedaan antara rerata hasil pretest dan posttest siswa setelah diterapkan media cerita pahlawan, 3) Tidak terdapat perbedaan antara rerata hasil posttest siswa setelah diterapkan media wayang pahlawan dengan cerita pahlawan terhadap hasil belajar kognitif siswa