Claim Missing Document
Check
Articles

Bagaimana Upaya Guru Memperhatikan Siswa Berlatar Status Sosial Ekonomi Rendah di Sekolah Dasar? Nicky Estu Gemilang; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengungkap bagaimana guru memberikan fasilitas kepada siswa sosial ekonomi rendah sekolah dasar. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek penelitian guru kelas I sampai VI SD Negeri Ringinsari, Boyolali, Jawa Tengah. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Di SD Negeri Ringinsari mayoritas siswa berlatar belakang SSE rendah. Untuk itu guru berupaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasi siswa tersebut dengan memberikan fasilitas yakni strategi pembelajaran pada saat jam pelajaran berlangsung dalam bentuk perhatian dan semangat serta jam tambahan untuk siswa yang masih kurang paham dalam pembelajaran, komunikasi dalam bentuk motivasi dan semangat serta komunikasi dengan orang tua dan sarana prasarana berupa buku paket yang dipinjami dari pihak sekolah serta bantuan untuk siswa yang mengeluh tidak mampu membayar buku. Dengan adanya fasilitas yang diberikan guru kepada siswa SSE rendah tersebut siswa menjadi lebih semangat, termotivasi serta tercukupi untuk belajar. 
Bagaimana Minat Belajar dan Lingkungan Keluarga Mempengaruhi Kesulitan Belajar Matematika di Sekolah Dasar? Raida Tasa Kamila; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.3034

Abstract

Matematika termasuk muatan pelajaran yang menjadi penyebab siswa kesulitan belajar. Ada macam penyebab yang mampu mempengaruhi kesulitan belajar matematika ialah faktor internal serta eksternal. Salah satu faktor internal kesulitan belajar ialah faktor minat belajar siswa, dan faktor eksternal ialah lingkungan keluarga. Peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif Ex Post Facto. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 3 Girirejo. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas tinggi kelas IV- VI yakni 67 murid dengan sampel sebanyak 36 murid. Teknik pengambilan sampel dengan teknik Purposive Sampling dan teknik pengumpulan data berupa angket. Penelitian ini berguna untuk mengetahui pengaruh faktor minat belajar serta lingkungan keluarga terhadap kesulitan belajar matematika siswa kelas tinggi di SD Negeri 3 Girirejo. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat pengaruh minat belajar serta lingkungan keluarga terhadap kesulitan belajar matematika siswa kelas tinggi SD Negeri 3 Girirejo. Minat belajar sebesar 17 % serta  lingkungan keluarga  28,2 % secara simultan memberikan kontribusi sebesar 45,2% terhadap kesulitan belajar matematika dan sisanya 54,8% dipengaruhi variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Strategi Guru dalam Mefasilitasi Siswa Berlatar Belakang Status Sosial Ekonomi Rendah Galih Prasetyo; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3311

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana strategi guru dalam mefasilitasi siswa yang berlatar belakang sosial ekonomi rendah di SD Negeri 2 Tumang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan mengggunakan metode yang berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Objek pada penelitian ini yaitu siswa yang berlatar belakang sosial ekonomi rendah. Sedangkan subjek penelitian ini adalah guru kelas I sampai VI SD Negeri 2 Tumang. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa 60% dari151 siswa di SD Negeri 2 Tumang merupakan siswa dengan berstatus sosial ekonomi rendah. Hal tersebut dapat dilihat melalui data badan pusat statistik tahun 2020 bahwa Desa Tumang, Kecamatan Cepogo tercatat sebagai angka tertinggi penerima Program Keluarga Harapan dan juga data demografi siswa yang didapatkan melalui guru kelas I hingga VI. Sehingga melalui data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa latar belakang sosial ekonomi sangat berpengaruh terhadap fasilitas belajar siswa. Strategi yang diberikan oleh guru untuk mefasilitasi siswa SD Negeri 2 Tuamang antara lain seperti; membuat kelompok belajar, menggunakan LCD sebagai media pemeblajaran dan mengadakan bimbingan belajar sebelum dan sesudah pembelajaran selesai. Dan yang terakhir tidak ada fasilitas yang Khusus yang diberikan kepada siswa berlatar belakang sosial ekonomi rendah
Upaya Guru dalam Melatih Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar Berbasis Teori Behaviorisme Dwi Wulan Novitasari; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3261

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi upaya guru dalam melatih disiplin siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Subyek penelitian ini yaitu guru kelas I-VI di SD Negeri 2 Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat disiplin siswa masih kurang dilihat dari siswa yang belum memenuhi indikator disiplin, (2) upaya yang dilakukan guru dalam melatih disiplin siswa dengan menerapkan teori behaviorisme yaitu menerapkan stimulus dan respon yang berupa pemberian reward dan punishment, dan memberikan modelling (peniruan) untuk siswa dengan cara memberikan contoh sikap disiplin yang baik, (3) kendala yang dihadapi guru dalam melatih disiplin siswa yaitu adanya rasa malas dalam diri siswa untuk bersikap disiplin serta rendahnya keinginan siswa untuk bersikap disiplin, (4) solusi yang dilakukan guru dalam menghadapi kendala yaitu dengan memberikan motivasi dan pendekatan individual.
Analisis Muatan Hots dan Kecakapan Abad 21 pada Buku Siswa Kelas V Tema Ekosistem di Sekolah Dasar Muhammad Abduh; Afifah Istiqomah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1124

Abstract

Kurikulum 2013 menuntut siswa berpikir HOTS didukung oleh keterampilan yang dibutuhkan di abad 21. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu diterapkan pada soal-soal yang terdapat pada buku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konten HOTS dan keterampilan abad 21 pada soal-soal buku siswa kelas V dengan tema ekosistem. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi literatur. Teknik analisis data menggunakan model analisis isi dengan melakukan tiga prosedur yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Validitas data menggunakan validitas expert judgement. Hasil penelitian analisis HOTS menunjukkan bahwa 59% soal di buku siswa kelas V berisi HOTS. Konten HOTS yang paling sering muncul adalah konten kontekstual. Selain itu, pada aspek keterampilan abad 21 menunjukkan bahwa setiap soal di buku siswa kelas V tema ekosistem memuat semua keterampilan abad 21 terkait dengan konten komunikasi.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Sekolah Dasar Arindra Ikhwan Nur Huda; Muhammad Abduh
Jurnal Basicedu Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.973

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karena rendahnya pemahaman analisis berpikir kritis siswa pada muatan pembelajaran IPS. Hal tersebut karena pembelajaran selama pandemi yang digunakan guru kelas masih kurang bervariasi serta kurangnya menggunakan media pembelajaran. Siswa hanya mengerjakan buku lks tanpa penjelasan dalam pembelajaran. Akibatnya siswa dalam pembelajaran hingga hasil berpikir kritis siswa rendah. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPS dengan metode penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan pada penelitian dengan model Problem Based Learning. Penelitian dilaksanakan dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap kegiatan yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Pandean dengan jumlah 28 orang. data penelitian ini menggunakan tes. Berdasarkan penelitian menerapkan model PBL diperoleh hasil yang memuaskan. Hal ini dilihat dari rata-rata ketuntasan mengalami peningkatan. Pada siklus I rata-rata siswa 68,96% meningkat menjadi 85,36% pada siklus II. Selain itu aktivitas siswa juga mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SD dengan menerapkan model PBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa
Bahasa Inggris Mellinia Puspita Sari; Muhammad Abduh
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 55 No 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v55i3.51996

Abstract

The learning process in elementary school found a lack of use of learning media and a lack of student interest in science lessons. This study aims to analyze the effectiveness of realia and video media on science cognitive learning outcomes. Experiments are used as a type of research with a quantitative approach. The design of this research is correlative. The population of this study was all fifth-grade students. Fifteen students were selected using purposive sampling the sample. Pre-test and post-test were given to determine cognitive learning outcomes. The data obtained were processed using paired sample t-tests because the data were average. In this study, it can be concluded that the use of realia media is more effectively applied in science learning to students' cognitive learning outcomes than video media. The acquisition of sig indicates this chapter. 0.020 < 0.05. Therefore, the initial hypothesis is accepted, and the alternative hypothesis is rejected.
The impact of the MathMagic learning method on students’ mathematics cognitive learning outcomes Desy Nursinta Al Kharomah; Muhammad Abduh
Jurnal Elemen Vol 9 No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v9i1.6838

Abstract

Low cognitive learning outcomes of students can hinder student learning processes. This obstacle occurs because the learning method has yet to facilitate student learning trajectories resulting in low cognitive mathematics learning outcomes for students. The purpose of this research was to determine the impact of the MathMagic learning method on the mathematics cognitive learning outcomes of the students. The method used in this research was a quasi-experimental research design with a nonequivalent control group design. Data collection was done by test technique of students' cognitive learning outcomes. Data analysis techniques in this study used instrument tests in the form of validity and reliability tests, prerequisite tests in the form of normality tests and homogeneity tests, and hypothesis tests in the form of independent sample t-tests. The results show that the MathMagic learning method influenced students' cognitive learning outcomes in mathematics, especially in adding fractions with different denominators. This MathMagic learning method effectively improves understanding of the basic addition of fractions with unlike denominators.
Indonesian perceptions on online learning amidst COVID-19: a Twitter sentiment analysis Muhammad Abduh; Muhammad Hamka; Tukiran Taniredja; Almuntaqo Zainuddin; Wahdan Najib Habiby
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 30, No 1: April 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v30.i1.pp567-576

Abstract

The objective of this research is to uncover Indonesians' perceptions of online learning during the COVID-19 pandemic by determining the polarity of language texts (positive, neutral, or negative) compiled from Twitter. The data required to reveal the Indonesian people's opinion on online learning during the COVID-19 pandemic is a tweet on Twitter with the hashtag #Pembelajaran daring (Online learning); #Pembelajaran jarak jauh (distance learning); #Belajar dari rumah (learning from home); #Belajar di rumah (learning in the home) (learning at home). The time frame for collecting these tweets is March 2020 to November 2021. The data was then analyzed using lexicon analysis and analytical tools that used Part of Speech Tagging. According to the results, 77.58% of the tweets are positive, 17.97% are negative, and the remainder are neutral. People prefer to refer to learning support, teachers, schools, education, students, and distance learning. Distance learning is the most positively received category among online learning. However, learning support is the most widely discussed topic among the general public. The overwhelming positive sentiment across all categories suggests that the majority of Indonesians have high hopes for online learning during the pandemic.
POLA KESALAHAN PENGERJAAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS GENDER Stenly Adinda Putri Budiyanto; Muhammad Abduh
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7626

Abstract

Errors in the work on fractional material metamatics are still commonly found in elementary schools but no one has made a pattern of errors that are often experienced by male students and female students in grade IV elementary schools, therefore the purpose of this study is to find out the pattern of miswork on fractional material stories in elementary schools. grade IV elementary school students by gender. The error analysis pattern uses Newman's theory with five types of errors namely   reading errors, comprehention errors, transformation errors, process skill errors, and errors in writing the final answer conclusion (Endcoding Errors).  The subjects in this study amounted to 48 grade IV elementary school students with 24 male students and 24 female students.  Qualitative case studies were used in this study using data collection techniques in the form of documentation of question work and interviews. The transkrip results of documentation analysis and transkrip interviews were then used to make patterns of miswork on grade IV students based on gender using the help of the Nvivo 12 plus application by codifying to make project map outputs in order to obtain patterns of errors in working on questions based on gender, namely the pattern of  male students and students  Women who produce  patterns of more differences in error patterns than the similarity of patterns of work errors between  male students and  female students in grade IV elementary schools.