Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Nilai-Nilai Sufistik Dalam Buku “Fihi Ma Fihi” Karya Jalaluddin Rumi (Pendekatan Semiotika) Hasniar, Hasniar; Masnani, Sitti Wahidah; Agussalim, Andi
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i01.32964

Abstract

Tulisab ini merupakan analisis terhadap nilai-nilai sufistik dalam buku yang berjudul “Fihi Ma Fihi” karya Jalaluddin Rumi dengan menggunakan pendekatan semiotika. Kitab “Fihi Ma Fihi” mengandung kumpulan materi perkuliahan, refleksi dan komentar yang membahas masalah seputar akhlak dan dilengkapi dengan tafsiran al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu teknik baca dan catat. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis deksriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan semiotika Peirce berdasarkan representamen yaitu pendekatan yang mempelajari ilmu tentang tanda-tanda khususnya qualisign, sinsign, dan legisign yang terdapat dalam teks dan yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah nilai-nilai sufistik dalam buku “Fihi Ma Fihi” karya Jalaluddin rumi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, nilai-nilai sufistik yang terkandung dalam buku “Fihi Ma Fihi” terdiri dari tasawuf falsafi meliputi fana’ dan baqa’, al-hulul, dan wahdat al-wujud; serta tasawuf sunni/amali meliputi taubat, zuhud, sabar, shidiq, taqwa, ridha, tawakal, khauf dan raja’. Masing-masing dari nilai-nilai sufistik tersebut ditandai dengan tanda qualisign, sinsign, dan legisign berdasarkan representament dari semiotika Peirce.
Peristiwa dalam Film Series “Whispers” Karya Hana Abdullah Alomair (Suatu Tinjauan Struktural) Masnani, Sitti Wahidah; Hamka, Inka Pratiwi; Agussalim, Andi
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 02 (Mei) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i02 (Mei).32965

Abstract

Penelitian ini membahas Peristiwa dalam film series Whispers karya Hana Abdullah Alomair (Suatu Tinjauan Struktural). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis jenis peristiwa dan menganalisis hubungan peristiwa dengan unsur lain yang terdapat dalam film series Whispers karya Hana Abdullah Alomair dengan menggunakan pendekatan struktural. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data dalam penelitian ini adalah film series Whispers karya Hana Abdullah Alomair. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa yang terjadi dalam film series Whispers, terdiri dari peristiwa fungsional (misalnya kecelakaan yang dialami Hassan), peristiwa kaitan (misalnya peristiwa Hassan yang mengejar seseorang menggunakan mobilnya berkaitan dengan kecelakaan yang dialaminya) dan peristiwa acuan (misalnya ilusi Amal setelah kematian suaminya). Dalam film ini terdapat keterkaitan peristiwa dengan unsur lain, misalnya tema kekecewaan berhubungan dengan peristiwa pertemuan Lama dan Hassan. Alur mundur berkaitan dengan peristiwa yang mengungkapkan penyebab kecelakaan Hassan. Tokoh Amal yang memiliki karakter peduli berkaitan dengan peristiwa makan siang setelah pemakaman. Latar suasana yang menyedihkan berhubungan dengan peristiwa ilusi Amal setelah kematian suaminya. Konflik eksternal antara Amal dan Sawsan berkaitan dengan peristiwa makan siang setelah pemakaman.
Makna Lirik Nasyid “Ataitu Bithanbi” Karya Mesut Kurtis (Sebuah Tinjauan Analisis Semiotik) Masnani, Sitti Wahidah; Asagaf, Muhammad Naufal; Andi Agussalim
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 02 (Mei) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i02 (Mei).35185

Abstract

Nasyid “Ataytu Bithanbi” karya Mesut Kurtis berisi bait-bait pengakuan dosa seorang hamba yang meminta pengampunan kepada Tuhan yang maha Pengampun. Lirik pada nasyid mempunyai banyak majas yang memiliki pesan tertentu sebagai rayuan agar dosa-dosanya diampuni. Dengan demikian, dengan menggunakan teori semiotika M. Riffaterre, dapat menggali lebih dalam makna emosional dan spiritual yang terkandung dalam lirik lagu ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data melakukan studi studi pustaka,metode simak dan teknik catat sebagai langkah berikutnya. Analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembacaan heuristik pada lirik Nasyid “Ataytu Bithanbi” karya Mesut Kurtis memungkinkan peneliti merespons secara subjektif terhadap makna dan pengaruh emosional yang terkandung dalam setiap bait. Lirik lagu menyoroti tema kesadaran akan dosa, kerendahan hati, permohonan kepada Tuhan, pengakuan akan sifat kemurahan hati dan belas kasihan Tuhan, serta niat untuk bertaubat dan kembali kepada-Nya. Sedangkan dalam pembacaan hermeneutik atas bait-bait nasyid "Ataitu Bithanbi" oleh Mesut Kurtis mengungkapkan beragam makna di antaranya pengakuan dan kerendahan hati, permohonan ampunan, taubat, penyesalan dan harapan, serta keselamatan. Matriks dalam lirik ini adalah elemen struktural yang paling kentara dan menjadi kerangka dasar yang membentuk makna teks. Pengulangan frasa ini dalam lirik memberikan struktur yang kuat untuk menyampaikan perasaan bersalah, penyesalan, dan permohonan pengampunan. Model perubahan terlihat dalam peralihan dari pengakuan kesalahan menjadi permohonan pengampunan, mencerminkan perubahan emosi penulis.Variasi tekstual muncul dalam makna kata-kata seperti "dosa," "cahaya," dan "pengampunan,"Hipogram yang muncul dalam lirik ini mencakup konsep dosa sebagai perasaan penyesalan dan pengampunan, cahaya sebagai petunjuk dan kebenaran, penyesalan mendalam, dan harapan akan pengampunan.
PESAN VISUAL DAN VERBAL DALAM BERITA KONFLIK PALESTINA-ISRAEL DI MEDIA AL JAZEERA NET Masnani, Sitti Wahidah; Mutawalli, Munif; Andi Agussalim
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 4 No. 03 (September) (2024): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v4i03 (September).40919

Abstract

Media merupakan wadah informasi mengenai segala sesuatu. Salah satu berita yang hangat diperbincangkan sekarang ialah konflik Palestina-Israel. Konflik ini bukan hanya mempengaruhi wilayah regional tapi meluas secara global. Dalam pemberitaan tersebut, media mempunyai cara tersendiri untuk menarik pembaca serta punya cara tersendiri untuk menjelaskan berita tersebut yang kecendrungan diikuti dengan ideologi pengarang berita atau media. Penelitian ini bertujuan mengungkap pesan visual dan verbal yang ditampilkan media berita tersebut, mengungkap makna denotasi, konotasi, dan mitos, serta menganalisis penggunaan tanda tanda yang dapat mempengaruhi persepsi pembaca. Adapun pendekatan yang digunakan adalah Semiotika Roland Barthes. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pesan visual dan verbal yang sangat kuat dan melekat pada gambar yang ditampilkan oleh Media Al Jazeera Net. Bukan hanya itu, tanda tanda yang terdapat pada gambar tersebut juga memunculkan mitos yang mampu mempengaruhi persepsi pembaca. Salah satu mitos yang dihasilkan ialah serban. Serban yang merupakan kain penutup kepala, tapi dalam penggambaran media tersebut, kain bukan hanya sebatas penutup kepala tetapi juga sebagai penutup wajah untuk mengahalau asap dan debu masuk serta untk kerahasiaan identitas. Setiap yang ditampilkan oleh media, baik teks maupun gambar memberikan pesan terkait apa yang ingin disampaikan media secara tersirat.
Semangka: Representasi Solidaritas Palestina Melalui Trikotomi Tanda Charles Sanders Pierce Sitti Wahidah Masnani; Agussalim, Andi; Inayah Amaliah Mutmainnah
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 21 No. 2 (2024): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v21i2.36086

Abstract

Penelitian ini membahas representasi solidaritas terhadap Palestina melalui semiotika Charles Sanders Pierce dengan fokus pada trikotomi tanda, yaitu qualisign, sinsign, dan legisign. Semangka dipilih sebagai objek simbolis karena memiliki keterkaitan dengan budaya dan identitas Palestina, menjadi simbol perlawanan rakyat, serta mengekspresikan protes terhadap penindasan Israel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis data berbasis teori semiotika Pierce. Penelitian ini mengeksplorasi kategori representamen, dimulai dari qualisign yang menyoroti kualitas tanda semangka sebagai simbol visual. Semangka, dengan warna merah, hijau, putih, dan hitamnya, menciptakan kualitas visual yang merefleksikan bendera Palestina dan secara simbolis menyampaikan pesan solidaritas. Sinsign semangka, dalam konteks ini, menunjukkan eksistensi visual sebagai simbol dukungan terhadap perjuangan Palestina, memperkuat identitasnya sebagai tanda protes terhadap penindasan. Selain itu, legisign semangka mencerminkan norma solidaritas yang diartikulasikan melalui penggunaan simbol ini sebagai ekspresi dukungan yang diterima dalam konteks global. Proses analisis data melibatkan kajian mendalam terhadap representamen semangka dalam konteks qualisign, sinsign, dan legisign. Warna merah, hijau, putih, dan hitam pada semangka bukan hanya menciptakan kualitas tanda yang kuat, tetapi juga menghadirkan eksistensi visual yang langsung terkait dengan perjuangan Palestina. Simbolisme semangka menciptakan norma solidaritas, mengekspresikan kesatuan rasa dalam perjuangan bersama. Dengan demikian penulis berpendapat bahwa semangka, dalam konteks ini, mampu menjadi representasi solidaritas terhadap Palestina melalui trikotomi tanda Charles Sanders Pierce. Semangka bukan hanya sebuah buah, melainkan simbol visual yang mengandung makna mendalam terkait perjuangan, budaya, dan identitas Palestina. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami kompleksitas pesan dan nilai yang terkandung dalam komponen visual yang sederhana dalam konteks yang lebih luas, khususnya dalam konteks solidaritas internasional terhadap Palestina. Kata Kunci: Semangka; Representasi; Solidaritas Palestina.
MENEMU-KENALI FAKTOR PENYEBAB KESALAHAN PENULISAN BAHASA ARAB DALAM TUGAS AKHIR MAHASISWA Agussalim, Andi; Sanusi Baso, Yusring; Risky, Achmad; Widiyawati Nasir, Nur Putri; Jilan Dzakirah, Dzakiah; Vieriawan, Andi
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v11i1.23923

Abstract

This study aims to identify the factors that cause Arabic writing errors in students' scientific work.  This method was chosen to obtain deeper data regarding the factors causing Arabic writing errors in student scientific work.   The expected solutions to the problems found are: (1) implementing vocabulary memorization every day for students; (2) using expert services to improve translations from translation machines; (3) holding training on writing Arabic scientific papers; (4) In each semester, there are nahwu and sarf courses; (5) there is a guide for the format for writing Arabic thesis; (6) before translating using a translation machine, it is better if the Indonesian grammar is arranged as well as possible; (7) there is an introduction to Arabic learning applications; and (8) using the Indonesian language full Arabic in nahwu and sarf learning.
Optimizing the Use of Lontara Fonts and Characters in Learning Local Content of Bugis Local Language at Junior High School Level in Sidenreng Rappang Saleh, Firman -; Haeruddin, Haeruddin; Agussalim, Andi; Vieriawan, Andi; Yusuf, Yusuf
La Ogi : English Language Journal Vol 10 No 1 (2024): Januari
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, LP3M Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/loj.v10i1.1329

Abstract

This research aims to optimize the utilization of Lontara fonts and characters in the development of teaching materials and local culture-based learning media. It is expected to increase students' learning motivation by presenting learning materials in accordance with the trend of the times and current needs. The implementation of this teaching strategy involves the use of computers as an effective source of instruction and multimedia as a learning motivation tool that can accommodate modern learning styles. With this innovation, it is expected that the ability to use multimedia in the learning process will improve, which in turn will make students more enthusiastic in learning Bugis local content at the junior high school level. Overall, the main contribution of this research is to create relevant teaching strategies in learning, utilize computers as an effective source of instruction, utilize multimedia as a learning motivation tool, and increase students' enthusiasm in learning Bugis local content.
Karakter Lontara pada Aplikasi Online Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Bagi Guru Muatan Lokal Bahasa Daerah di Kabupaten Maros Saleh, Firman; Agussalim, Andi; Haeruddin, Haeruddin; M.Aras, Nur Azizah; Vieriawan, Andi
Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2024): IDIOMATIK: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/idiomatik.v7i2.2586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Lontara pada aplikasi online sebagai media pembelajaran interaktif bagi guru mata pelajaran muatan lokal Bahasa Daerah di Kabupaten Maros. Lontara, sebagai aksara tradisional khas suku Bugis-Makassar, memiliki potensi besar untuk dilestarikan melalui integrasi teknologi modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi online yang dirancang dengan menggunakan aksara Lontara memiliki keunikan dalam aspek visual dan fitur interaktif, seperti latihan pengenalan huruf, permainan edukatif, dan evaluasi pembelajaran berbasis digital. Selain itu, aplikasi ini mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, sekaligus memudahkan guru dalam mengajarkan materi Bahasa Daerah. Pemanfaatan teknologi ini juga memberikan solusi terhadap tantangan dalam pelestarian budaya lokal di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Lontara dalam aplikasi pembelajaran online dapat menjadi inovasi yang efektif dalam mengembangkan pembelajaran muatan lokal, serta mendorong pelestarian budaya dan literasi digital di kalangan pendidik dan siswa.
Pendampingan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembuatan Modul Ajar Elektronik di SMAN 17 Lamuru Kabupaten Bone Alwi, Muhammad; Alimuddin, Muhammad Ali; Juhardi, Juhardi; Tahir, Arifin; Risnashari, Risnashari; Masnani, Sitti Wahidah; Agussalim, Andi
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.3.2024.494

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru SMAN 17 Lamuru, Kabupaten Bone, yang berjumlah 25 orang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi (1) Kurangnya pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mengakses sumber dan bahan ajar, (2) Kurangnya keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi, dan (3) variasi proses pembelajaran yang masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, solusi yang disepakati adalah (1) pelatihan pemanfaatan teknologi informasi, (2) pelatihan dan pendampingan pengembangan modul ajar elektronik, dan (3) implementasi pemanfaatan teknologi informasi dan modul ajar elektronik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pendampingan berupa ceramah, tanya jawab, diskusi, brainstorming, demonstrasi, dan praktik kerja. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan keberdayaan Mitra dalam dua aspek, yaitu pengetahuan teknologi informasi dan keterampilan pengembangan modul ajar elektronik. Pada aspek pengetahuan teknologi informasi, peningkatan terjadi dalam rentang 26% hingga 32%, yang mencerminkan keberhasilan pelatihan dalam memperkuat kemampuan guru untuk mengakses dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Pada aspek keterampilan pengembangan modul ajar elektronik, peningkatan berkisar antara 27% hingga 33%, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam membekali guru dengan keterampilan yang relevan untuk menciptakan modul ajar yang interaktif. Hasil ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian berhasil memberdayakan guru-guru di SMAN 17 Lamuru, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan pembelajaran modern.
Pengaruh Penggunaan Media Aplikasi “Bahasa Arab Pemula” dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab di MTs DDI Walimpong Nurul Fadila; Haeriyyah; Andi Agussalim
Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Vol. 5 No. 01 (Januari) (2025): Jurnal Sarjana Ilmu Budaya
Publisher : Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu budaya, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12259/jsib.v5i01 (Januari).43038

Abstract

Latar Belakang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan penguasaan kosakata mayoritas siswa di MTs DDI Walimpong yang masih rendah dikarenakan perbedaan latar belakang pendidikan siswa, serta penggunaan fasilitas pembelajaran yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini merupakan salah satu masalah terbesar dalam pembelajaran bahasa Arab di MTs DDI Walimpong. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media aplikasi “Bahasa Arab Pemula” dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab dan menganalisis pengaruh penggunaan media aplikasi “Bahasa Arab Pemula” dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa kelas VIII MTs DDI Walimpong. Metode. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan teknik analisis kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes (pretest dan posttest). Data telah dianalisis secara statistik menggunakan aplikasi SPSS. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas VIII mengalami peningkatan kosakata setelah menggunakan aplikasi “Bahasa Arab Pemula” dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab. Hal ini dibuktikan pada hasil uji paired sampel t-test pada nilai pretest dan posttest siswa kelas VIII di MTs DDI Walimpong yakni nilai Sig.(2-tailed) = 0,001 < 0,05. Dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penggunaan aplikasi “Bahasa Arab Pemula” dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa di MTs DDI Walimpong.