Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

RELATIONSHIP OF WATER AND WATER RESERVOIRS WITH THE PRESENCE OF AEDES AEGYPTI LARVAE IN PUUWATU PUBLIC HEALTH CENTER WORKING AREA KENDARI CITY: Water and water reservoirs with Aedes Aegypti Titi Saparina L; Noviati Noviati
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 2 No. 1 (2020): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol2.Iss1/24

Abstract

Background: Aedes aegypti mosquitoes like to put their eggs in clean water so it is necessary to pay attention to the condition of the shelter of the water to always be closed because the water reservoir is in a closed condition it is less likely for the larvae to breed. Based on observation of 5 patient's house got mosquito larvae at water reservoir, other than that water reservoir left open and water quality slippery. This study aims to determine the relationship between water and aqueduct collection in the presence of Aedes aegypti larvae in the Work Area of ??Puuwatu Health Centre inKendari. Methods:This type of research is a quantitative research with cross sectional study approach. The population is 265 and the sample is 72 respondents using random sampling technique Results:The results in this study indicate that the statistical water storage test results X2 count 36.217 > X2 table 3.841 and water channel value X2 count 16,774 > X2 table 3,841. So it is concluded that there is a connection of water reservoirs and waterways with the presence of Aedes aegypti larvae in the Work Area of ??Puuwatu Health Centre in Kendari. Conclusion: Suggested to the family should pay attention to environmental sanitation that can provide breeding place mosquito larvae breeding such as water and water ditch. In addition, the family must adjust the area of ??the house with the number of occupants in the house.
Insomnia as a Risk Factor for Cardiovascular Disease Among Adults in Eastern Indonesia Heltty Heltty; Firman Firman; Elmukhsinur Elmukhsinur; Wa Ode Aisya Zoharia; Noviati Noviati
Althea Medical Journal Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15850/amj.v13n1.4420

Abstract

Background: Insomnia is a common sleep disorder with increasing prevalence among adults and has been linked to a higher risk of cardiovascular disease (CVD). This study aimed to investigate the association between insomnia severity and CVD risk among adults.Methods: This correlational study with a cross-sectional design involved adults aged 30–59 years with insomnia. Participants were recruited using convenience sampling, at Kota Hospital and Bahteramas Hospital, Kendari, Indonesia, between November 2023 and April 2024. Insomnia severity was measured using the Insomnia Severity Index (ISI), and CVD risk was assessed using the Framingham Risk Score. Data were analyzed using the Pearson chi-square and multinomial logistic regression analysis. Results: Of the 144 respondents, the majority were female (59.0%), aged >50 years (62.5%) with a mean age of 49.63±10.08 years. Gastroesophageal reflux disease (GERD) was the most common comorbidity (39.6%), and 57.6% were smokers. Most respondents had moderate insomnia (87%) and low CVD risk (66%). Severe insomnia was more frequently observed among participants with moderate and high CVD risk. A significant positive relationship was found between insomnia severity and CVD risk (p=0.000, r=0.669), with insomnia explaining 50.2% of the variance in CVD risk.Conclusion: Insomnia is significantly associated with cardiovascular risk and may represent a modifiable lifestyle-related risk factor. Improving sleep quality may contribute to healthier lifestyles and reduced CVD risk. 
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Papan Edukasi Sampah di Desa Andobeu Jaya Kecamatan Anggalomoare Kabupaten Konawe Ahmardin Ahmardin; Ria Alna Sari; Titi Saparina L; Leniarti Ali; Noviati
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/fc3ge563

Abstract

Banyak masyarakat masih kurang memahami pentingnya pengelolaan sampah yang benar dan dampak negatif dari pengelolaan sampah yang buruk terhadap lingkungan. Akibatnya, perilaku membuang sampah sembarangan, tidak memilah sampah, dan penggunaan plastik sekali pakai masih sangat umum. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengoptimalkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah tentang dampak lingkungan, tanggung jawab individu dan kolektif, serta pemilihan perilaku yang mendukung pengurangan sampah, daur ulang, dan pengelolaan sampah yang lebih baik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan program pembuatan papan edukasi sampah, hingga masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Hasil pelaksanaan kegiatan terdapatnya papan edukasi sampah yang di letakkan di tempat keramaian seperti pasar, kantor desa dan sekolah dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar. Kesimpulan dengan Pengadaan papan edukasi sampah ini membantu masyarakat dalam hal untuk mengetahui berapa lama sampah akan terurai.
Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan dengan Media Leaflet pada Masyarakat Desa Galu Kecamatan Anggalamoare Masyitah Masyitah; Rinayanti; Noviati; Azlimin; Rahmawati
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/j5x4hw94

Abstract

Kasus Stunting di indonesia terutama di Sulawesi Tenggara masih tergolong tinggi yaitu menduduki posisi ke 9 dari 33 profinsi yang indonesia. Data menunjukan 16 dari 17 kabupaten/Kota memiliki angka di atas pravelensi nasional yaitu (21,6% - 41,6%). Faktor yang paling berpengaruh langsung terhadap kasus stunting adalah masalah asupan gizi dan yang tidak langsung berupa ketersedian air bersih dan sanitasi yang baik. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan melalui media leaflet. Jumlah peserta sebanyak 30 orang masyarakat. Pelaksanaan dilakukan dengan membagikan soal pretest dan postetst. Hasil intervensi non fisik berupa penyuluhan menunjukkan peningkatan sebanyak 40 % kemampuan masyarakat Desa galu dalm memahami stunsting dari hasil pre-test dan post-test. Maka dari itu dibutuhkannya dukungan serta kegiatan berkelanjutan yang telah di awali oleh mahasiswa Universitas Mandala Waluya melalui kegiatan pengabdian masyarakat melakukan pencegahan stunting dengan membekali pengetahuan asupan gizi terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Pengetahuan Ibu tentang Stunting di Desa Tabanggele Kecamatan  Anggalomoare Kabupaten Konawe Putri Puspita Sari; Titi Saparina L; Rahmawati L; Noviati L; Ari Tjahyadi Raifuddin; Abdul Rahim Sya’ban; Mila Sya’ban; Agustriani Sya’ban; Fifin Dwi Elian Elian
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 1 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/grqtnr39

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana terjadi gangguan pada masa pertumbuhan dan perkembangan akibat dari kuranngaya gizi kronik dan infeksi berulang. Stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, kondisi soisal ekonomi, gizi ibu saat hamil, kurangnya asupan gizi pada bayi ataupun karena infeksi bakteri/virus pada bayi. Kondisi ini menyebabkan balita akan mengalami penghambatan pertumbuhan fisik dan kognitif yang berakibat pada bentuk fisik tubuh dan pola pikir anak dalam penyelesaian masalah. Kejadian gizi buruk dan gizi kurang kini menjadi masalah baru yang hadir dimasyarakat. Upaya penanganan gizi buruk pada balita dan anak telah banyak dilakukan di seluruh dunia termasuk Indonesia, mengingat tingginya kasus gizi buruk yang dilaporkan. Berdasarakan data RISKESDAS tahun 2007 sampai dengan 2013 terjadi peningkatan data gizi buruk (0,31%) dan gizi kurang (0,96%) di Indonesia. Hingga tahun 2022 masih terdapat 27,7% angka kejadian stunting di Sulawesi tenggara. Hal ini perlu mendapatkan perhatian untuk menekan prevalensi stunting yang sejalan dengan Perpres nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Kasus stunting juga erat kaitanya dengan kecacinganan. Kejadian cacingan berulang pada anak dapat menyebabkan malnutrisi. Stunting dapat menyebabkan cacingan karena merupakan salah satu faktor resiko kecacinganan
Edukasi Masyarakat tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Puusawah Jaya Harsina; Sirma Dewi; Isabelita Sultan; Agil Saputra; Niar Saparina; Titi Saparina; Leniati Ali; Sri Mulyani; Erwin Jayadipradja Azizi; Noviati; Ulfiana Dewi
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 1 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/b7s9er66

Abstract

Demam berdarah dengue atau yang dikenal dengan DBD merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit demam berdarah sangat rentan terjadi pada kondisi pemukiman yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan penerapan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara pencegahan penyakit DBD. Penyuluhan dilakukan secara tatap muka selama  60 menit. Metode  yang dilakukan adalah  pendekatan sosialisasi melalui edukasi kepada  masyarakat. Sebelum dan sesudah penyuluhan, dilakukan pretest dan posttest menggunakan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat Desa Puusawah Jaya. Hasilnya pengetahuan masyarakat mengenai  DBD dan cara pencegahannya  (dari 63,6%  menjadi  91% ), sikap masyarakat terhadap DBD  ( dari 69,7% menjadi  87,9% ),dan perilaku masyarakat terhadap DBD (dari 69,7% menjadi 91%). Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat tentang DBD  dan pencegahannya
Penyuluhan dan Edukasi Pencegahan Hipertensi pada Masyarakat Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan Noviati; Titi Saparina; Abdul Rahim Sya`ban; Toto Surianto S.; Wa Ode Yuliastri; La Ode Ardiansyah; Fadilla Ananda; Wilin Agustina; Doni Harianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1738

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan hipertensi di Desa Lambangi, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penyuluhan kesehatan melalui ceramah dan diskusi, serta pembagian media edukasi berupa poster dan leaflet. Materi yang diberikan mencakup faktor risiko, komplikasi, dan upaya pencegahan hipertensi melalui pola hidup sehat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala dan penerapan gaya hidup sehat untuk mencegah hipertensi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Peningkatan Literasi dan Skrining Kesehatan Mental Berbasis Komunitas untuk Mencegah Gangguan Mental Armayani; Mimi Yati; Dewi Sari Pratiwi; Noviati; Laode Muhammad Adlu; La Ode Muhammad Arsyi; Artha Yuni Sucitra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v5i1.1743

Abstract

Kesehatan mental merupakan komponen kesehatan yang sering terabaikan di masyarakat. Rendahnya literasi kesehatan mental dan minimnya deteksi dini melalui skrining menyebabkan banyak kasus gangguan mental tidak tertangani secara optimal di tingkat komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan 105 peserta Penyuluhan dilakukan secara interaktif menggunakan media audiovisual, leaflet, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Evaluasi literasi menggunakan instrumen Mental Health Literacy Questionnaire-Short Version Adult (MHLq-SVa) melalui pre-test dan post-test. Skrining kesehatan mental dilaksanakan menggunakan tiga instrumen terstandarisasi, yaitu Self-Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20), Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), dan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Analisis data menggunakan uji statistik paired t-test. Terjadi peningkatan rata-rata skor literasi kesehatan mental yang signifikan dari 48,4 (pre-test) menjadi 78,5 (post-test), dengan persentase peningkatan sebesar 62,2% (p-value = 0,000). Hasil skrining SRQ-20 menunjukkan 29,5% peserta berisiko gangguan mental umum. Skrining PHQ-9 mengidentifikasi 41,9% peserta dengan gejala depresi, dan GAD-7 menemukan 39,0% peserta dengan gejala kecemasan pada berbagai tingkat keparahan. Sebanyak 18 peserta (17,1%) dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Integrasi program peningkatan literasi dan skrining kesehatan mental berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mendeteksi dini kasus gangguan mental yang belum tertangani. Pendekatan CBPR dengan pelibatan aktif kader kesehatan lokal menjadi kunci keberhasilan program. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam layanan kesehatan primer yang berkelanjutan.
Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Terhadap Gangguan Pendengaran Karyawan Mesin Di Unit Pltd Wua-Wua Kota Kendari Noviati; Firmansyah
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i1.205

Abstract

Penggunaan APD pada saat bekerja sangat menjamin keselamatan pekerja yang berisiko tinggi khususnya pada karyawan mesin. Berdasarkan Survey awal pada 10 karyawan masing-masing menggunakan APD dalam kategori tidak lengkap, hanya menggunakan 2-4 alat pelindung diri dari 7 syarat atau ketentuan dalam penggunaan alat pelindung diri. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 karyawan mesin. Sampel penelitian sama dengan jumlah populasi dengan teknik sampling jenuh. Metode analisis menggunakan uji Statistik chi square. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan hasil uji statistik chi square penggunaan alat pelindung diri (t=5,140) dimana t hitung > t tabel yang menunjukkan perbedaan yang signifikan, sehingga ada hubungan antara penggunaan APD dengan gangguan pendengaran karyawan mesin di unit PLTD Wua-wua Kota Kendari. Disarankan untuk para pekerja selalu memperhatikan pentingnya untuk menggunakan Alat Pelindung Diri khususnya pada karyawan mesin demi keselamatan dan kesehatan kerja untuk menghindari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja
PKM Tracking dan Edukasi Kejadian Dermatitis dan Karies Gigi Akibat Pengelolaan Tambang Galian C di Kecamatan AmonggedoKabupaten Konawe Abdul Rahim Sya'ban; Toto Surianto. S; Noviati; Achmad Saiful
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/2xpgkv62

Abstract

Data 10 penyakit tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Amonggedo setelah hadirnya aktivitas pertambangan menunjukkan 2 jenis penyakit akibat persebaran logam yang terus meningkat dalam 3 tahun terakhir yaitu Penyakit Kulit dan Jaringan Bawah Kulit di tahun 2020 sebanyak 223 kasus yang angkanya cenderung meningkat di tahun 2021 sebanyak 370 kasus dan 2022 sebanyak 336 kasus demikian juga dengan penyakit karies gigi yang juga cenderung meningkat yaitu di tahun 2020 sebanyak 73 kasus meningkat di tahun 2021 menjadi 183 kasus dan di tahun 2022 sebanyak 123 kasus seiring dengan meningkatnya aktivitas Pertambangan Nikel Laterit di lokasi tersebut Solusi yang ditawarkan adalah Tracking dan Edukasi Kejadian Dermatitis dan Karies Gigi akibat pengelolaan pertambangan Nikel Laterit di Kecamatan Amonggedo Kabupaten Konawe dengan harapan masyarakat melalui kelompoknya dapat menyelesaikan masalah lingkungan dan penyakit akibat logam berat dapat dipahami dan meminimalisir dampaknya. Target luaran Program ini adalah Sebanyak 70% anggota kelompok masyarakat sasaran aktif dalam kegiatan Forum Group Diskusi (FGD) mampu memahami dan mencegah penyakit akibat logam berat lingkungan sekitar tambang, Sebanyak 70% anggota kelompok masyarakat sasaran aktif dalam kegiatan penyuluhan dan demonstrasi plot pengelolaan lingkungan dan penyakit akibat logam berat oleh aktivitas pertambangan di wilayah objek program, Sebanyak 70% anggota kelompok sasaran aktif memahami ciri sumber air yang tercemar logam berat. Terbentuknya Kelompok Pemantau Lingkungan yang dapat menjadi pioner masyarakat dalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan di sekitar area pertambangan. Artikel pengabdian masyarakat dan Publikasi Ilmiah Kegiatan Pengabdian Masyarakat.
Co-Authors Abdul Rahim Sya'ban Abdul Rahim Sya`ban Abdul Rahim Sya`ban Abdul Rahim Sya’ban Abdul Rahim Sya’ban Achmad Saiful Agil Saputra Agustriani Sya’ban Ahmardin Ahmardin Alfirah Khairun Nisa Amalia Rohman Andi Mauliyana Apriansyah Ari Nofitasari Ari Tjahyadi Raifuddin Arifatur Rahmania Armayani Artha Yuni Sucitra Asbath Said Ashmi Septika Jaya Azlimin Cici Yusnayanti Dewi Fitriyanti Dewi Sari Pratiwi Dewi Sari Pratiwi Dewi Wulan Aprilia Doni Harianto Dwi Amalia R. Mekuo Dwi Yani Elmukhsinur Elmukhsinur Erwin Jayadipradja Azizi Fadilla Ananda Fifin Dwi Elian Elian Firman Firman Firmansyah Fitriya Nyingsi Harsina Heltty Heltty Hilda Indra Purnama Iqbah Intan Nurul Aini Isabelita Sultan Ismail Nur Maulid Julya Darma Putri Juslan La Ode Ardiansyah La Ode Ardiansyah La Ode Hamiru La Ode Muhammad Arsyi La Ode Muhammad Yasmin Laode Irfan Sarudin Laode Muhammad Adlu Leniarti Ali Leniati Ali Lira Frisky Marlinang Masyitah Masyitah Merry Pongdatu Mila Sya’ban Mimi Yati Mohammad Asfan Muh. Deni Rahman Muh. Tiar Pratama Muhammad Habil Ahmad Musnia Muthmainnah Pratiwi Nawawi Nawawi Niar Saparina Nova Dwi Asri Nur Aisyah Nur Awalia Az'zahra Nur Hatidjah Awaliyah H. Nurqomaria Nurqomariah Putri Munako Putri Puspita Sari Rahmawati Rahmawati L Reski Nur Amaliyah Resting Restiawati Ria Alna Sari Rina Permatasari Rinayanti Rispan Sahlianti Ramadani Samsia Samsidar Sanjaya, Resti Sarmin Selpirahmawati Saranani Sirma Dewi Siti Nuraeni Sitti Husnia B Sitti Marya Ulva Soliha Rahma Dina Solihin Sri Mulyani Sri Mulyani Sry Wahyu Ningsi Sukma Dewi Anggraini Titi Saparina Titi Saparina L Titi Saparina L Titi Saparina L Titi Saparina L Titi Saparina. L Toto Surianto S. Toto Surianto S. Toto Surianto. S Toto Surianto. S Ulfiana Dewi Ulva, Sitti Marya Vivi Avriliyani Wa Ode Aisya Zoharia Wa Ode Nurhayati Wa Ode Yuliastri Waode Ferawati Waode Nurlaila Wilin Agustina Yaya Oda Apriani Yusuf Useng