Claim Missing Document
Check
Articles

Found 55 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Penjadwalan Produksi Dengan Mempertimbangkan Ukuran Lottransfer Batch Untuk Minimasi Makespan Komponen Isolatingcock Di Pt Pindad Vita Ardiana Sari; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT PINDAD adalah salah satu perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) bagian industri manufaktur dalam bidang Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dan produk komersial. Salah satu produk dalam bidang transportasi adalah Air Brake System terdiri dari beberapa assembly, salah satunya assembly Isolating Cock yang terdiri dari Rumah Isolating Cock, Flens, Penutup, dan Baut Ventilasi. Makespan dan batasan waktu penyelesaian order membuat perusahaan berusaha memenuhi pesanan tepat waktu. Usaha yang dilakukan perusahaan adalah menambah shift kerja. Ukuran lot transfer batch yang digunakan mempengaruhi makespan. Makespan yang panjang disebabkan penyelesaian order menggunakan aturan First Come First Served tanpa memperhatikan ukuran lot transfer batch. Dalam mencapai tujuan minimasi makespan, maka diusulkan penjadwalan dengan algoritma Campbell, Dudek, dan Smith (CDS) dengan ukuran lot transfer batch komponen Rumah Isolating Cock sublot satu 6 unit dan sublot dua 6 unit, komponen Flens sublot satu 9 unit dan sublot dua 3 unit, komponen Penutup sublot satu 4 unit dan sublot dua 8 unit, serta komponen Baut Ventilasi sublot 12 unit, dilakukan lima kali pengulangan sehingga total 60 unit Isolating Cock dapat minimasi makespan dari 117 jam atau 18 shift kerja menjadi adalah 45,8 jam atau 8 shift sehingga menghemat waktu penyelesaian sebesar 60,85%. Kata kunci : CDS, Transfer Batch
Perencanaan Persediaan Komponen Pembentuk Mcb Di Pt Xyz Dengan Metode Continuous Review Order Point, Order Quantity (s, Q) System Dan Order Point, Order Up-to-level (s,s) System Nadya Nadya; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri listrik dan memiliki cabang-cabang yang tersebar di beberapa negara termasuk di Indonesia. PT XYZ memproduksi Mini Circuit Breaker (MCB), Air Circuit Breaker (ACB), dan Molded Case Circuit Breaker (MCCB). Penelitian ini hanya berfokus pada produk MCB dengan membahas komponen pembentuk MCB. Permasalahan yang terjadi pada PT XYZ yaitu adanya kondisi over stock dan out of stock pada persediaan komponen. Dengan adanya ketidak harmonisan dalam pengaturan komponen, maka dapat mengakibatkan lost sales pada produksi MCB. Pada penelitian ini, permintaan yang digunakan bersifat probabilistik sehingga digunakan metode continuous review order point, order-up-to-level (s,S) System untuk kategori A dan continuous review order point, order quantity (s,Q) System untuk kategori B dan C dengan dibantu perhitungan Hadley-Within yang sesuai dengan kondisi aktual perusahaan. Metode ini dapat menentukan jumlah pemesanan, reorder point, dan jumlah safety stock dengan tujuan meminimasi biaya total persediaan. Dalam penelitian ini dilakukan pula analisis sensitivitas terhadap permintaan, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya kekurangan persediaan. Penelitian ini dapat mengurangi biaya total persediaan sebesar 8.525.650.870 atau sebesar 89.55% dan mengubah rata-rata service level dari 506.88% menjadi 98.64%. Kata Kunci: Persediaan, Stock Out, Over Stock, Probabilistik, Sistem (s,S), Sistem (s,Q), dan Analisis ABC
Penentuan Jumlah Pemesanan Obat, Alat Kesehatan, Dan Kebutuhan Harian Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Untuk Mengurangi Total Biaya Persediaan Di Bm Pt Xyz Bandung Annisa Salma Hanifah; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu cabangnya berada di Kota Bandung. PT XYZ memiliki Business Manager (BM) yang bertanggung jawab terhadap beberapa Apotek Pelayanan yang berada dalam suatu wilayah dan bertugas untuk menangani pembelian, penyimpanan barang, pengiriman barang, dan juga sebagai administrasi dari Apotek Pelayanan yang berada di bawahnya. Selama ini kebijakan persediaan PT XYZ belum dikelola dengan baik. Kebijakan persediaan diambil dengan memperkirakan jumlah yang tepat untuk setiap pembelian, sehingga mengakibatkan terjadinya o verstock yang menyebabkan total biaya persediaan meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan jumlah pemesanan yang optimal pada obat, alat kesehatan, dan kebutuhan harian sehingga total biaya persediaan menurun dengan menggunakan tool matriks ABC analisis yang akan menghasilkan 3 kategori, A terdapat 22 obat, B 34 obat, dan C 58 obat. Pada penelitian ini dilakukan penerapan metode fuzzy mamdani karena metode Fuzzy mamdani ini dapat digunakan dalam sistem persediaan dengan kondisi permintaan yang tidak pasti. Hasil dari penerapan fuzzy mamdani pada persediaan pada obat, alat kesehatan, dan kebutuhan harian menghasilkan penghematan biaya persediaan pada kategori A sebesar 21% atau sebesar Rp. 3.811.090,87. Kata kunci: Overstock, Fuzzy, Fuzzy Mamdani
Design Of Stock Taking Policy To Reduce The Total Cost Of Stock Taking Using Cycle Counting Method In West Java Distribution Center Of Pt. Xyz Decky Ridho Sahertian; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT. XYZ is a 3rd Party Logistic who provide services to the client including Warehousing, Transportation & Distribution, Cross Docking In-plant Value Added Service and Logistics. They have a Distribution Center (DC) in Cibiru, Bandung to handle FMCG product. In maintaining the accuracy of its products, PT. XYZ has an average inventory accuracy for 6 months by 92.71% with the implementation of stock take activity conducted every month to 6 SKU’s calculation. The total of stock take cost is Rp 62.022.000,00, with performing 2 days freeze activity. PT. XYZ needs to redesign the stock take policy and procedure in order to minimize the total cost of stock take activity and improve inventory record accuracy (IRA) higher than 92%. The calculation of ABC cycle counting method is done to determine the number of SKUs are counted in each stock take activity based on the value of each product. Results of calculation ABC cycle counting method is used to determine the schedule of stock take activity. Then the analysis of business process with business process improvement using streamlining tools in order to get an improvement of shorter cycle time. The use of cycle counting method chosen to focus more on calculations based on products that have demand and value. The implementation of the proposed stock take policy can reduce labor time by minimizing the stock take activities up to 19%, and have a load calculation of SKUs quantity reduced by 98.36%. Provide cost reduction of stock take activities as much as 17.30%, by reducing a cost of Rp 10.764.000,00 and The company should not do the freeze activity anymore. Business processes of stock take activities that have increased efficiency of 0.14 and a decreased time in each SKU stock take time of 634.46 seconds to 441.53 seconds. Keywords: 3 PL, Inventory Record Accuracy, Cycle Counting Method, Stock Take Policy, Business Process Improvement, Stock Take Cost
Perencanaan Kebijakan Persediaan Obat Dengan Menggunakan Metode Probabilistik Continuous Review (S,S) System Pada Bagian Instalasi Farmasi Rumah Sakit Amc Destaria Madya Verawaty; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit AMC merupakan sebuah institusi kesehatan yang bergerak di bidang pelayanan jasa. Rumah sakit AMC memiliki 6 fasilitas pelayanan yang salah satunya adalah instalasi farmasi. Selama ini rumah sakit AMC belum mempunyai kebijakan persediaan yang tepat sehingga persediaan obat yang tersedia di rumah sakit selalu melebihi jumlah permintaan yang masuk setiap bulannya. Dalam melakukan pengendalian persediaan obat, rumah sakit AMC belum melakukan pengklasifikasiaan obat berdasarkan nilai penyerapan dana dan tingkat kekritisan obat serta melakukan pemesanan obat tanpa memperhatikan jumlah persediaan obat yang ada sehingga rumah sakit mengalami overstock dan menyebabkan total biaya persediaan yang dikeluarkan tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, rumah sakit perlu melakukan pengendalian persediaan obat. Metode yang digunakan adalah analisis ABC dan analisis VED serta metode probabilistik Continuous Review (s,S) System untuk mengetahui ukuran jumlah pemesanan, safety stock dan reorder point sehingga dapat mengurangi terjadinya kelebihan persediaan serta meminimalisir total biaya persediaan yang harus dikeluarkan oleh rumah sakit. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode probabilistik Continuous Review (s,S) System, dapat diketahui bahwa total biaya persediaan obat yang dihasilkan sebesar Rp 226.160.240 dan mengalami penghematan sebesar Rp 164.400.215 atau 42,09% dari kondisi aktual. Kata Kunci : Obat, Pengendalian Persediaan, Continuous Review System.
Penjadwalan Pemetikan Pucuk Teh Untuk Memaksimalkan Produksi Di Pt. Perkebunan Nusantara Viii, Ciater. Adi Tri Juliansyah; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - PT. Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) merupakan perusahaan produsen bubuk teh hitam orthodoks. Daun teh yang digunakan untuk memproduksi teh hitam orthodoks berasal dari Perkebunan Ciater, pada Perkebunan Ciater terdiri dari 6 Afdeling atau daerah pemetikan, setiap Afdeling terdiri dari beberapa blok, dan pada setiap blok terdiri dari beberapa daerah yang lebih kecil dengan ukuran 20m x 20m. Pemetikan dilakukan dengan 3 pilihan cara yang memiliki waktu periode daur petik berbeda, menggunakan tangan, menggunakan gunting, dan menggunakan mesin. Berdasarkan data Tahun 2011 – 2014, rata-rata hasil pemetikan daun teh dibawah target yang telah ditentukan, salah satu penyebab hasil pemetikan dibawah target dikarenakan pemilihan daerah petik yang tidak menghasilkan daun teh yang optimal, maka diperlukan penjadwalan pemetikan di setiap Afdeling untuk dapat menghasilkan pemetikan daun teh yang dapat memenuhi target hasil pemetikan. Untuk menjadwalkan pemetikan daun teh dengan hasil yang maksimum dapat digunakan Linear Programming dengan fungsi tujuan memaksimumkan hasil pemetikan daun teh dengan kendala luas areal pemetikan dan jumlah tenaga pemetik yang tersedi, dan didapatkan jadwal pemetikan optimum untuk setiap Afdeling. Kata kunci : Penjadwalan Pemetikan, Linear Programming, PTPN VIII, Perkebunan Ciater, Maksimasi Hasil Pemetikan.
Usulan Perancangan Aplikasi Inventory Control System Menggunakan Metode Cycle Counting Untuk Menghilangkan Freeze Activity Pada Open Library Universitas Telkom Bagja Satiaraharja; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Open Library Universitas Telkom adalah perpustakaan yang memberikan beberapa jasa kepada mahasiswa Universitas Telkom maupun publik seperti peminjaman buku, pengumpulan tugas akhir dan jurnal-jurnal ilmiah lainnya. Untuk meningkatkan kepuasan dari pengguna jasa perpustakaan diperlukannya sistem inventory control yang baik. Saat ini untuk mengontrol persediaan dan pendataan buku, perpustakaan menggunakan metode stock opname yang mengakibatkan perpustakaan harus mengalami freeze activity yang mengakibatkan penutupan dan memberhentikan semua kegiatan yang ada pada perpustakaan untuk melakukan stock opname. Dengan permasalahan tersebut, pada penelitian berfokus kepada perancangan usulan mengenai sistem inventory control menggunakan metode cycle counting. Metode ini menghasilkan sistem stock taking yang dapat dilakukan tanpa menghasilkan freeze activity pada perpustakaan. Pada penelitian ini cycle counting berfokus pada kegiatan stock taking pada buku berklasifikasi akuntansi. Dari penelitian ini, didapatkan hasil untuk setiap kegiatan stock taking dilakukan pengecekan sebanyak 3 judul buku. Pada penelitian ini pula, dilakukan perancangan aplikasi untuk menunjang seluruh aktivitas inventory control pada perpustakaan seperti pendataan menggunakan cycle counting dan status buku agar terciptanya kegiatan stock taking yang baik. Dari penelitian ini didapatkan hasil dengan menggunakan rancangan usulan kebijakan inventory control yang baru dapat dilakukan kegiatan stock taking yang tidak menghasilkan freeze activity. Hal ini dikarenakan jumlah barang yang lebih sedikit dalam satu kali pengecekan dan terdapatnya perbaikan proses bisnis dalam kegiatan stock taking. Kata kunci: cycle counting, perpustakaan, freeze activity, inventory control Abstract Open Library Telkom University is a library that provides several services for Telkom University students as well as the public such as book loaning, final assignment, and other scientific journals. To improve the satisfaction of library users it is necessary to have a good inventory control system. Currently to control the book inventory, library use stock opname method that resulting freeze activity in the library. Freeze activity cause the library must close all the activity and service to conduct the stock opname activity. From these problem, this study focuses on proposing the design of new inventory control system using cycle counting method. This method produces a stock-taking system that can be done without generating freeze activity in the library. In this study, cycle counting focuses on stock-taking activities on accounting books. From this study, the results obtained for each stock taking activity were checked by 3 book titles per day. In this study, an application design was also carried out to support all inventory control activities at the library such as data collection using cycle counting method and book status to improve stock taking activities. From this study, the results obtained by using a new inventory control policy design can be carried out stock taking activities that do not produce freeze activity. This is because the number of item checks per day is decreased and also because there is an improvement in business processes in stock taking activities. Keywords: cycle counting, FSN analysis, library, freeze activity, inventory control
Usulan Penjadwalan Order Untuk Mengurangi Delay Dan Manufacturing Lead Time Menggunakan Metode Drum Buffer Rope Di Ptpn Viii, Ciater Rahma Sabrina Latifani; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Perkebunan Nusantara merupakan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dalam bidang perkebunan. Salah satunya PTPN VIII kegiatan usaha perusahaan meliputi pengolahan/ produksi bubuk teh hitam. Salah satu bagian produksi di PTPN VIII, Ciater adalah Sortasi. Pada area sortasi mengalami bottleneck penumpukan WIP. Rata-rata MLT existing 783,93 menit dan queue time di depan WC Tea Wind 1 484,76 menit. Masalah ini terjadi karena pada mesin Tea Wind 1 memiliki waktu terlama dan beban pengerjaan terbesar diantara operasi lainnya di area sortasi, hal ini mengakibatkan manufacturing lead time lebih lama untuk menyelesaikan order dan mengakibatkan waktu antrian di depan WC Tea Wind 1. Dalam mencapai tujuan mengurangi MLT dan keterlambatan proses pengerjaan pembuatan teh di area sortasi, maka diusulkan penjadwalan dengan drum buffer rope yaitu menjadwalkan drum yang menjadi titik kontrol di Tea Wind 1, sedangkan work center lainnya mengikuti penjadwalan di Tea Wind 1. Sedangkan untuk meningkatkan performansi di WC Tea Wind 1 adalah dengan memberikan buffer untuk melindungi laju produksi sebesar 10% dari MLT. Setelah menggunakan drum buffer rope, MLT usulan menjadi 615,54 menit dan queue time menjadi 335,87 menit. Tingkat lateness pada kondisi existing 101 order yang terlambat sedangkan pada kondisi usulan menjadi 71 order. Kata Kunci : drum buffer rope, manufacturing lead time, queue time, WIP
Usulan Kebijakan Persediaan Produk Fast Moving Consumer Goods Untuk Meminimasi Total Biaya Inventory Menggunakan Metode Continuous Review (s, Q) Pada Pt. Abc Liliana Liliana; Dida Diah Damayanti; Saskia Puspa Kenaka
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT. ABC merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan produk FMCG non-food. PT. ABC menggunakan model bisnis dual-channel yang dimana perusahaan menjualkan produknya secara bersamaan offline (store) dan online (e-commerce). Dalam melakukan pemenuhan permintaan, diketahui bahwa setiap bulannya PT. ABC tidak dapat memenuhi secara maksimal. Permintaan yang tidak terpenuhi ini diakibatkan banyaknya produk yang tidak tidak tersedia (stockout). Stockout yang terjadi, menyebabkan biaya persediaan pada PT. ABC menjadi tinggi. Berdasarkan kasus yang ada, perlu dilakukannya pengendalian persediaan sehingga permintaan dapat terpenuhi dan mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan dan juga mengurangi total biaya persediaan yang dikeluarkan. Pada penelitian ini ditentukan kebijakan persediaan optimum menggunakan metode continuous review (s, Q) dengan produk yang memiliki pola distribusi permintaan normal. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode continuous review (s, Q), terdapat penghematan total biaya persediaan, dimana total biaya persediaan aktual sebesar RP 220.400.242,33 berkurang menjadi sebesar Rp 89.372.820,99, sehingga terdapat total penghematan biaya persediaan yaitu Rp 188.930.313 yaitu 67,9% untuk area offline. Sedangkan untuk area online total biaya persediaan aktual adalah sebesar Rp 29,514,520.20 menjadi sebesar Rp 6,254,992.50 dengan total penghematan sebesar Rp 23,259,528 atau sebesar 78.8%. Kata kunci: Kebijakan Persediaan, Stockout, Continuous Review (s, Q) , Dual-Channel Abstract— PT. ABC is a distributor company engaged in the sale of non-food FMCG products. PT. ABC uses a dual-channel business model in which the company sells its products simultaneously offline (store) and online (ecommerce). In fulfilling the demand is known that every month PT. ABC can not fulfill optimally. Unmet demand is the result of a lot of products that are not available (stockout). Stockout causes inventory costs at PT. ABC is high. Based on the existing case, it is necessary to do inventory control so that the demand can be fulfilled and reach the target set by the company and also reduce the total inventory cost. In this research, optimum inventory policy is determined using continuous review method (s, Q) with products that have normal demand distribution pattern. Based on the calculation result using continuous review method (s, Q), there is a savings in total inventory costs, where the total actual inventory costs is Rp. 220,400,242.33 reduced to Rp. 89,372,820.99, so there is a total inventory cost savings is Rp. 188,930,313 which is 67.9% for offline areas. And for online area the total inventory costs is Rp. 29,514,520.20 reduced to Rp. 6,254,992.50, so there is a total inventory cost savings is Rp. 23,259,528 which is 78.8%. Keywords: Inventory Policy, Stockout, Continuous Review (s, Q), Dual-Channel
Usulan Jadwal Dan Rute Pendistribusian Bbm Pada Vrp Multiple Trip, Split Delivery, Time Window, Dan Heterogenous Fleet Menggunakan Algoritma Tabu Search Untuk Mengurangi Total Biaya Operasional Pengiriman (studi Kasus Di Pt Klm) Ony Azwida Sari; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT KLM merupakan salah satu mitra dari PT PERTAMINA yang melakukan kegiatan berupa pendistribusian bahan bakar minyak jenis HSD (Head Speed Diesel) Solar dari DEPOT milik PT PERTAMINA untuk didistribusikan ke PLTD. Berdasarkan data pada bulan Juli-Desember 2016 milik PT KLM bahwa terjadi permasalahan, dimana terjadinya keterlambatan dalam pengiriman bahan bakar minyak sehingga menyebabkan pengeluaran biaya pinalty. Penyebab terjadinya keterlambatan ialah waktu dan jarak tempuh yang tidak efisien karena belum adanya jadwal dan rute pendistribusian yang tepat. Dalam mendistribusikan bahan bakar minyak tersebut, PT KLM memiliki armada transportasi berupa mobil tanki sejumlah 9 buah dengan 2 varian kapasitas. Maka permasalahan ini dapat diselesaikan dengan menggunakan pendekatan Vehicle Routing Problem (VRP) dengan karakteristik time window, multiple trip, split delivery, dan heterogenous fleet. Pada karakteristik tersebut menunjukkan bahwa permasalahan VRP yang dihadapi oleh PT. KLM cukup kompleks, sehingga harus diselesaikan dengan pendekatan metaheuristik berupa algoritama Tabu Search. Dengan solusi awal berupa algoritma Nearest Neighbor. Hasil dari perhitungan algoritma tersebut dapat mengurangi jarak tempuh dan waktu tempuh sebesar 9,4%, meminimasi keterlambatan, penurunan biaya total operasional pengiriman hingga 16,27%, serta penurunan jumlah kendaraan yang digunakan sebesar 12,5%. Kata Kunci : Vehicle Routing Problem (VRP), Time Window, Heterogeneous Fleet, Multiple Trip, Split Delivery, Algoritma Nearest Neighbor, Algoritma Tabu Search. Abstract PT KLM is one of the partners of PT PERTAMINA who conducts activities in the form of distribution of fuel of HSD (Head Speed Diesel) Solar from depot owned by PT PERTAMINA to be distributed to PLTD. Based on data in July-December 2016 owned by PT KLM that there is a problem, where the occurrence of delay in the delivery of fuel oil causing the expense of pinalty expenses. The cause of delay is the time travel and distance is not efficient because there is no schedule of the appropriate distribution routes. In distributing fuel oil, PT KLM has a fleet of 9 tankers with 2 variants of capacity. So, this problem can be solved by using Vehicle Routing Problem (VRP) approach with characteristics of time window, multiple trip, split delivery, and heterogenous fleet. On these characteristics indicate that the problem of VRP faced by PT KLM is quite complex, so it must be solved with a metaheuristic approach in the form of Tabu Search Algorithm, with the initial solution of Nearest Neighbor Algorithm. The result of the algorithm calculation can reduce the mileage and time travel by 9,4%, minimize the delay, decrease the total shipping operational cost up to 16,27%, and decrease the number of vehicles used by 12,5%. Key Words : Vehicle Routing Problem (VRP), Time Window, Heterogeneous Fleet, Multiple Trip, Split Delivery, Nearest Neighbor Algorithm, Tabu Search Algorithm.
Co-Authors Abu Bakar, Nur Azaliah Addini, Haya Anuaryska Adi Tri Juliansyah Agus Kusnayat Aldwyn Hazaghi Andika Prayoga Sujana Andika Prayoga Sujana, Andika Prayoga Angela Merici Dinda Anggun Kharisma Putri Anissa Wulandari Anissa Wulandari, Anissa Annisa Salma Hanifah Arfan, Zidnie Ayudita Oktafiani Bagja Satiaraharja Bagus Rahadian Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa David Simangunsong Decky Ridho Sahertian Delva Gestio Denny Darlis Denny Sukma Eka Atmaja Deraman, Zakaria Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty, Destaria Madya Dinnurillah Febryanti Dino Caesaron Efrata Denny Saputra Yunus Endang Budiasih Erlangga Bayu Setyawan Erlangga Bayu Setyawan Evita Rengganis Fadiah Shabrina Winarno Fania, Farell Fatia Mulyahati Yunus Fitra Hananto Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Ghiyats Nur Syafiq Abdul Qadir Gilang Akbar Riyadi Giovanny, Tengku Khalida Zia Gusti Ayu Dwitya Sari Hadiyan Fathur Rahman Haris Rachmat Harly Mifta Nurfala Hasna Nurhasanah Husni Amani Ilham Maulana Hakim Inaya Izzati Inaya Izzati Irfandi Juliansyah Jeremy Ray Cristian Julian, Widia Kama, Nazri Kemas Muslim Lhaksmana Liliana Liliana M Rifky Vidiarta M. Taufiq Herdikatama Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari, Maya Putri Meldi Rendra Mira Rahayu Mohammad Deni Akbar Muflih Hafidz Danurhadi Muhammad Hilman Kusnawan Muhammad Naufal Amanullah Murman Dwi Praseti Murni Dwi Astuti Nadhifah Aqilah Nugraha Nadya Nadya Nasution, Shafira Tasyani Nia Novitasari Nopendri Nopendri Nurul Farhana Nurul Hidayati Ony Azwida Sari Prafajar Suksessanno Muttaqin Prakasa, Syahidan Fauzan Pratya Poeri Suryadhini Putu Ayu Anggrasari Wirawardani Rahadian, Bagus Rahayu Novita Tanzil Rahma Sabrina Latifani Rahma Ulimanda Yulinasari Rahmatya Dwi Arini Rahadina Ratna Wulan Sari Ratna Wulan Sari Rd. Rohmat Saedudin Rifa Rizka Anisah Rino Andias Anugraha Sandhika, Preity Shinta Adriana Sari, Nilam Putri Saskia Puspa Kenaka Seto Sumargo Suksessanno Muttaqin, Prafajar Tarmiji, Mohamad Fadzli Thamara Thamara Tony Iqbal Rahmadika Tri Widarmanti Tyara Silva Sagita Umarella, Rafif Fadhlurrahman Valdy Septyano Vita Ardiana Sari Vita Ardiana Sari Vita Ardiana Sari, Vita Ardiana Wening Ayomi Dhara Setyani Widia Juliani Widia Juliani Widia Juliani Wirandy Fajar Saputra Yossy Meidy Wijaya Yossy Meidy Wijaya Yusoff, Rohani Yusuf Nugroho Doyo Yekti