Claim Missing Document
Check
Articles

Found 55 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Usulan Perancangan Alokasi Penyimpanan Tools Menggunakan Pendekatan Opitz Code Dan Analisis Fsn Untuk Mengurangi Waktu Order Picking Pada Gudang Cap Rumah Batik Komar Aldwyn Hazaghi; Dida Diah Damayanti; Efrata Denny Saputra Yunus
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Batik Komar merupakan perus ahaan yang bergerak di bidang konveks i yang berlokas i di Bandung. Rumah Batik Komar memiliki gudang penyimpanan tools, yaitu gudang penyimpanan cap batik. Aktivitas gudang cap memiliki waktu pros es di bawah waktu s tandar pada aktivitas order picking, yaitu 89% . Hal ters ebut dis ebabkan penempatan cap yang tidak s es uai s ehingga adanya aktivitas delay yang menyebabkan waktu pencarian cap yang lama. Langkah awal yang dilakukan adalah memetakan aliran barang dan informas i yang ada di gudang dengan current state design. Sehingga didapatkan waktu pros es dan value mas ing-mas ing aktivitas . Berdas arkan current state design didapatkan aktivitas order picking memiliki waktu non value added paling bes ar. Untuk itu dilakukan alokas i penyimpanan cap untuk mengurangi waktu non value added terutama pada pros es order picking dengan melakukan pengklas ifikas ian menggunakan pendekatan OPITZ code, analis is FSN, kemudian melakukan slotting dan zonafikas i untuk menentukan area penempatan cap untuk mas ing- mas ing SKU berdas arkan klas ifikas inya. Setelah dilakukannya pros es klas ifikas i, slotting, dan zonafikas i, maka dilakukanlah perancangan future state design us ulan, s ehingga dis impulkan waktu order picking menurun s ebes ar 7.69% . Sedangkan nilai pers entas e value added mengalami peningkatan s ebes ar 2.72% . Kata Kunci : Warehouse, OPITZ Code, Analis is FSN, Zonafikas i
Penentuan Kebijakan Persediaan Darah Di Bank Darah Rumah Sakit Xyz Menggunakan Metode Joint Replenishment Untuk Meningkatkan Service Level Tony Iqbal Rahmadika; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit XYZ adalah rumah sakit negeri kelas B yang terletak di kabupaten Bandung. Rumah sakit XYZ memiliki salah satu bagian yang bertugas untuk mengelola persediaan darah yaitu BDRS XYZ. Pengelolaan persediaan darah yang dilakukan BDRS XYZ belum dilakukan dengan baik yang dibuktikan dengan terjadinya kekurangan darah sebesar 2% dari total permintaan selama tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pelayanan berdasarkan kondisi aktual yang terjadi di BDRS XYZ. Metode yang digunakan untuk melakukan kebijakan persediaan produk darah adalah metode joint replenishment. Pemilihan metode tersebut karena suplier BDRS XYZ hanya satu suplier yaitu PMI kota Bandung sehingga sesuai dengan metode joint replenishment. Perhitungan menggunakan metode joint replenishment akan dihasilkan waktu reorder point yang sama untuk semua produknya. Selanjutnya dilakukan perhitungan jumlah pemesanan optimal, maximum inventory, dan safety stock. Hasil perhitungan yang didapat yaitu dapat meningatkan tingkat pelayanan dari 98% pada kondisi aktual ke nilai 99,05%. Selain peningkatan pada tingkat pelayanan yang terjadi, penelitian ini juga mengurangi total biaya persediaan yang dihasilkan sebesar Rp 8.023.534 dari total biaya persediaan aktual sebesar Rp 15.705.477. Total presentase pengurangan biaya persediaan adalah sebesar 48,51%. Kata kunci : Kebijakan Persediaan, Joint replenishment, Periodic Review, Stockout
Perancangan Perbaikan Area Kerja Penggilingan Di Ptpn Viii Ciater Untuk Mengurangi Waste Motion Menggunakan Metode 5s Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Hadiyan Fathur Rahman; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PTPN VIII Ciater merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada produksi pangan, yaitu teh. PTPN merupakan perusahaan teh terbesar di Indonesia. Hasil produksi dari perusahaan ini berupa teh hitam orthodoks. Pada tahun 2011 hingga 2015 perusahaan tidak dapat memproduksi memenuhi target diakibatkan terdapat masalah yaitu pemborosan yang dapat mempengaruhi produktivitas. Setelah dilakukan pencarian waste dengan menggunakan waste checklist, ditemukan waste terbesar pada area penggilingan adalah waste motion yaitu sebesar 66%, sehingga menimbulkan lead time yang panjang sebesar 11650,967 detik dengan NVA sebesar 11,04%. Berdasarkan masalah waste motion yang ada, maka dilakukan usulan perbaikan untuk mengurangi waste motion dengan menggunakan pendekatan lean manufacturing. Langkah awal yang dilakukan yaitu mengumpulkan data. Kemudian data tersebut diolah dan dilakukan pemetaan aliran material dan informasi menggunakan VSM dan PAM. Setelah itu dicari penyebab masalah waste motion dengan menggunakan fishbone diagram dan mencari akar masalah menggunakan 5 Why’s. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dilakukan tahap perancangan usulan yaitu dengan mengimplementasikan 5S, perancangan alat bantu dan redesign produk untuk mengeliminasi waste motion yang ada sehingga dapat menghilangkan aktivitas yang tidak bernilai tambah. Dari perancangan usulan tersebut didapatkan lead time yang lebih singkat sebesar 10385,200 detik dengan penurunan non-value added sebesar 0,19% dan value added sebesar 69,52%. Kata kunci : PTPN, Value Stream Mapping, Process Activity Mapping, Waste Motion, Lean Manufacturing, 5S
Perancangan Kebijakan Persediaan Produk Bahan Baku Fried Chicken Menggunakan Material Requirement Planning Dan Teknik Lot Sizing Lfl, Luc, Ltc, Poq, Dan Wagner-whitin Di Pt Kashibu Jaya Delva Gestio; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Kashibu Jaya adalah perusahaan waralaba (franchise) dan juga sekaligus perusahaan manufaktur dibidang kuliner dengan memproduksi bahan baku fried chicken. Bahan baku yang diproduksi adalah ayam marinasi dan juga tepung bumbu yang nantinya akan di dijual ke mitra dagang. Perusahaan menggunakan sistem make-to-order untuk pemesanannya. Permasalahan yang terjadi pada PT Kashibu Jaya adalah terjadinya kehilangan penjualan (lost sales). Kehilangan penjualan sebesar Rp. 57,228,243.06 karena tingkat persediaan tidak dapat memenuhi permintaan (stockout) sehingga dapat mengurangi profit dari perusahaan. Penanganan masalah ini masih secara konvensional di dalam perusahaan sehingga pada penelitian ini akan dilakukan perancangan kebijakan persediaan menggunakan MRP dengan teknik lot sizing LFL, LUC, LTC, POQ, dan Wagner-Whitin. Dengan menghitung menggunakan MRP akan didapat biaya paling optimal yaitu menggunakan Teknik lot sizing Wagner-Whitin yaitu sebesar Rp. 2,256,966.34. Sehingga mengalami penurunan biaya sebesar 96.14% dari sebelumnya sejumlah Rp. 58,428,353. Kata kunci: franchise, kebijakan persediaan, stockout, safety stock, MRP, lot sizing Abstract PT Kashibu Jaya is a franchise company and also a manufacturing company which engages in the field of culinary by producing fried chicken raw material. The raw materials produced are marinated chicken and also flour spices which will be sold to trading partners. The company use the system of make-to-order. The problem that PT Kashibu Jaya consist is the lost sales. The amount of lost sales is about Rp. 57,228,243.06. It caused by inventory level does not met demand (stockout) so it could lower the profit from the company. The solution of this problem is still conventional inside of the company so in this research conducted the design of inventory policy using MRP with lot sizing technique such as LFL, LUC, LTC, POQ, and Wagner-Whitin. By calculating using MRP will get the most optimal cost that is using wagner-whitin lot sizing technique that is about Rp. 2,256,966.34. So that the cost decreased by 96.14% from the previous amount of Rp. 58,428,353. Keywords: franchise, inventory policy, stockout, safety stock, MRP, lot sizing
Perancangan Mixed Model Untuk Minimasi Idle Time Pada Proses Pengepakan Di Ptpn Viii Ciater Muhammad Naufal Amanullah; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara VIII, Ciater adalah salah satu perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang beroperasi di bidang perkebunan di seluruh Indonesia. Pada salah satu proses pembuatan bubuk teh di PT. Perkebunan Nusantara VIII, Ciater yaitu pada proses pengepakan dilakukan kebijakan penyimpanan bubuk teh di dalam peti miring sebelum dilakukan proses pengepakan. Kebijakan penyimpanan ini mengakibatkan idle time, dan waktu menganggur pada proses pengepakan. Dalam kondisi eksisting proses penyimpanan mengakibatkan idle time 164008,07 menit, balance delay 85,63%, line efficiency 14,37, smoothest index 66956 untuk proses pengepakan bubuk teh BOP I sebagai sample dengan menggunakan 4 operator. Dalam untuk mencapai tujuan meminimasi idle time pada proses pengepakan maka diusulkan menggunakan mixed model, yaitu melakukan proses pengepakan tanpa dilakukannya penyimpanan bubuk teh. Bubuk teh yang dihasilkan akan langsung dimasukkan ke proses pengepakan. Setelah dilakukan perubahan proses pengepakan dengan menghilangkan peti miring menggunakan mixed model dan menghasilkan idle time 940,70 menit, balance delay 30,78%, line efficiency 69,22, smoothest index 678 dan roses pengepakan dilakukan secara berurutan berdasarkan waktu proses kerja setiap bubuk teh dengan menggunakan 1 operator. Kata Kunci : Mixed Model, Idle Time, Balance Delay, Line Efficiency, Smoothest Index.
Peramalan Produksi Pucuk Teh Menggunakan Metode Box-jenkins Pada Pt. Perkebunan Nusantara Viii Ciater Rahma Ulimanda Yulinasari; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Perkebunan Nusantara VIII Ciater merupakan perusahaan BUMN yang bergerak pada sektor perkebunan dengan kegiatan usaha meliputi pembudidayaan tanaman, pengolahan, dan penjualan komoditi perkebunan seperti teh. Dalam dua tahun terakhir, terjadi gap yang signifikan antara target dan real produksi pucuk teh sebesar 50 persen pada PT. Perkebunan Nusantara VIII Ciater. Ketidaksesuaian antara target dan real produksi pucuk teh mengakibatkan tidak terpenuhinya permintaan teh hitam, sehingga mengakibatkan produksi di dalam pabrik tidak dapat mencapai target. Hal tersebut menyebabkan terjadinya kerugian pada perusahaan karena tidak tercapainya target produksi pucuk teh. Pada penelitian ini dilakukan peramalan untuk mengetahui jumlah produksi pucuk teh pada masa yang akan datang. Sehingga produksi teh hitam dapat memenuhi permintaan. Peramalan dilakukan dengan menggunakan metode Box-Jenkins atau ARIMA dengan perhitungan tingkat kesalahan peramalan menggunkan RMSE (Root Mean Square Error), MSE (Mean Square Error), dan MAPE (Mean Absolute Percent Error) untuk menentukan model peramalan. Berdasarkan hasil pengolahan data, model peramalan yang memiliki tingkat error terendah adalah ARIMA (2,1,4) sebesar 21 persen dibandingkan dengan peramalan sebelumnya yang berkurang sebesar 29 persen. Kata kunci : Produksi Pucuk Teh, Peramalan, Tingkat Kesalahan Peramalan, dan Box-Jenkins.
Perancangan Lini Perakitan Motor Listrik Bldc 5 Kw Untuk Meningkatkan Efisiensi Lini Dengan Menggunakan Metode Moodie Young Dan Pendekatan Simulasi Pada Pt Xyz Evita Rengganis; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ di bagian divisi alat berat memproduksi motor listrik BLDC 5 kW. Pada lini perakitan motor listrik BLDC 5 kW terdapat permasalahan yaitu tidak tercapainya target produksi dan adanya peningkatan permintaan motor listik BLDC 5 kW pada tahun 2020 sebesar 20%. Sehingga perlu dilakukannya sebuah penelitian perancangan suatu lini perakitan motor listrik BLDC 5 kW dengan tujuan meningkatkan efisiensi lini dengan meminimasi jumlah stasiun kerja menggunakan metode moodie young, dan untuk memvalidasi hasil perhitungan dengan metode tersebut digunakan software Arena Simulation. Proses perakitan motor listrik BLDC 5 kW dilakukan secara manual sehingga waktu mengalami berfluktuasi dan dibutuhkan observasi. Dari hasil perbandingan antara lini perakitan aktual dan lini perakitan usulan dengan melakukan pengalokasian elemen kerja dengan waktu dari hasil observasi maka diperoleh peningkatan efisiensi lini menjadi 84,55%, jumlah stasiun kerja dapat di-minimasi menjadi 4 stasiun kerja dan berdasarkan hasil simulasi untuk memproduksi 30 unit produk dibutuhkan waktu selama 7,97 jam. Sedangkan untuk lini perakitan usulan dengan kenaikan permintaan sebesar 20% diperoleh efisiensi lini sebesar 79,85%, dengan jumlah stasiun sebanyak 8 stasiun kerja dan berdasarkan hasil simulasi untuk memproduksi 36 unit produk dibutuhkan waktu selama 8,5 jam. Kata kunci: Penyeimbangan Lini Perakitan, Moodie Young, Simulasi
Perancangan Lintasan Pada Lini Perakitan Sub-assembly Rotor Complete Bldc 5kw Untuk Meningkatkan Efisiensi Menggunakan Pendekatan Metode Ranked Position Weighted (rpw) Dan Simulasi Di Pt.xyz Nurul Farhana; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.XYZ merupakan perusahaan yang produksi BLDC 5kW. Pada bagian produksi BLDC 5kW khususnya di bagian perakitan rotor, terdapat perbedaan waktu yang signifikan antar stasiun kerja. Masalah yang terdapat pada proses produksi BLDC 5kW ini adalah lintasan yang kurang seimbang yang dapat diartikan produksi BLDC 5kW termasuk kurang efisien karena adanya cycle time yang lebih besar daripada takt time. Solusi optimal dalam penyelesaian masalah keseimbangan lintasan dapat menggunakan metode Ranked Position Weighted (RPW) dengan mempertimbangkan waktu siklus pada masing-masing stasiun kerja, lalu dilakukan validasi menggunakan software ProModel, karena data tersebut merupakan data waktu observasi. Dengan dilakukannya penyeimbangan lini perakitan Rotor BLDC 5kW menggunakan metode RPW, terjadi pengurangan jumlah stasiun kerja yang awalnya 7 stasiun kerja menjadi 4 stasiun kerja, kenaikan efisiensi lintasan yang awalnya 30% menjadi 78.10%, penurunan keseimbangan waktu senggang yang awalnya 70% menjadi 47%, dan penurunan indeks kelancaran yang awalnya sebsar 1983 menjadi 221. Berdasarkan kenaikan performansi tersebut, dapat disimpulkan bahwa usulan dari penyeimbangan lini yang dilakukan lebih efisien dibanding lini eksisting. Kata kunci: Penyeimbangan Lini, Ranked Positioning Weighted, Efisiensi Lintasan, Keseimbangan Waktu Senggang, Indeks Kelancaran.
Perancangan Lintasan Perakitan Sub-assembly Stator Complete Bldc 5 Kw Untuk Meningkatkan Efisiensi Lini Dengan Menggunakan Metode Linear Programming Dan Simulasi Di Pt. Xyz Putu Ayu Anggrasari Wirawardani; Dida Diah Damayanti; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi produk Motor Listrik. Penelitian ini meneliti lintasan perakitan produk Sub-Assembly Stator Complete milik produk Motor Listrik BLDC 5 kW. Permasalahan yang terjadi adalah terdapat ketidakseimbangan waktu yang menyebabkan terjadinya bottleneck dan waktu menunggu. Selain itu, waktu siklus yang lebih tinggi daripada takt time yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi. Maka, penelitian ini bertujuan untuk merancang usulan lintasan perakitan dengan meningkatkan efisiensi guna dapat memenuhi target produksi dan merancang usulan lintasan perakitan apabila terjadi kenaikan permintaan sebesar 20% ditahun berikutnya dengan menggunakan metode linear programming menggunakan waktu baku untuk pengalokasian elemen kerja pada masingmasing stasiun kerja dengan software LINGO versi 18.0 serta simulasi menggunakan waktu observasi yang digunakan untuk memvalidasi dan memverifikasi hasil pengalokasian elemen kerja pada stasiun kerja dengan software Arena Simulation versi 14.0. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan lintasan perakitan usulan dengan jumlah stasiun kerja, yaitu 17 stasiun kerja, meningkatkan efisiensi lintasan dari 41,48% menjadi 80,51%. Sedangkan, apabila terjadi kenaikan permintaan sebesar 20% ditahun berikutnya, maka rancangan lintasan perakitan usulan dengan jumlah stasiun kerja, yaitu 29 stasiun kerja, memiliki efisiensi lintasan sebesar 79,35%. Berdasarkan hasil rancangan lintasan perakitan usulan, maka perusahaan dapat mencapai target produksi per harinya. Kata kunci: Penyeimbangan Lintasan, Stator Complete, Linear Programming, Simulasi
Container Loading Allocation To Improve Space And Loading Utilization Of Fleet Compartment Capacity By Using Genetic Algorithm Wirandy Fajar Saputra; Dida Diah Damayanti; Budi Santosa
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PT. XYZ is the current leading automotive company, the supplier that is part of its subsidiary company provides services in form of supply and distribution of raw material. Based on data collected from January till March, the problem appears is the compartment fleet utilization that is far from the maximum capacity. According to the plan production control department, the desired average loading utilization is 16 ton per delivery, while the average loading utilization is 42% or 6,8 ton per delivery. In addition, there are also some deliveries exceeding maximum capacity allowed. Therefore in this research, the most suitable loading pattern is needed to improve utilization of fleet compartment with heterogeneous fleet and heterogeneous material dimension. Loading pattern is also needed as supporting tools for the department by considering weight limit, physical dimension of material and compartment fleet dimension, so that overloaded and unburdened deliveries can be avoided. The research is conducted in plan production control department to gain more information about the fleet, production demand, and raw material properties. Genetic algorithm is used as method for solving the problem and visualize the loading pattern by using Matlab. The calculation is conducted toward loading and space utilization of compartment fleet. From the research, the utilization of space can be optimized to 6% and loading utilization can be optimized up to 50%. Keywords – Container Loading Problem (CLP), Genetic Algorithm, Matlab
Co-Authors Abu Bakar, Nur Azaliah Addini, Haya Anuaryska Adi Tri Juliansyah Agus Kusnayat Aldwyn Hazaghi Andika Prayoga Sujana Andika Prayoga Sujana, Andika Prayoga Angela Merici Dinda Anggun Kharisma Putri Anissa Wulandari Anissa Wulandari, Anissa Annisa Salma Hanifah Arfan, Zidnie Ayudita Oktafiani Bagja Satiaraharja Bagus Rahadian Budi Santosa Budi Santosa Budi Santosa David Simangunsong Decky Ridho Sahertian Delva Gestio Denny Darlis Denny Sukma Eka Atmaja Deraman, Zakaria Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty Destaria Madya Verawaty, Destaria Madya Dinnurillah Febryanti Dino Caesaron Efrata Denny Saputra Yunus Endang Budiasih Erlangga Bayu Setyawan Erlangga Bayu Setyawan Evita Rengganis Fadiah Shabrina Winarno Fania, Farell Fatia Mulyahati Yunus Fitra Hananto Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Ghiyats Nur Syafiq Abdul Qadir Gilang Akbar Riyadi Giovanny, Tengku Khalida Zia Gusti Ayu Dwitya Sari Hadiyan Fathur Rahman Haris Rachmat Harly Mifta Nurfala Hasna Nurhasanah Husni Amani Ilham Maulana Hakim Inaya Izzati Inaya Izzati Irfandi Juliansyah Jeremy Ray Cristian Julian, Widia Kama, Nazri Kemas Muslim Lhaksmana Liliana Liliana M Rifky Vidiarta M. Taufiq Herdikatama Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari Maya Putri Arumsari, Maya Putri Meldi Rendra Mira Rahayu Mohammad Deni Akbar Muflih Hafidz Danurhadi Muhammad Hilman Kusnawan Muhammad Naufal Amanullah Murman Dwi Praseti Murni Dwi Astuti Nadhifah Aqilah Nugraha Nadya Nadya Nasution, Shafira Tasyani Nia Novitasari Nopendri Nopendri Nurul Farhana Nurul Hidayati Ony Azwida Sari Prafajar Suksessanno Muttaqin Prakasa, Syahidan Fauzan Pratya Poeri Suryadhini Putu Ayu Anggrasari Wirawardani Rahadian, Bagus Rahayu Novita Tanzil Rahma Sabrina Latifani Rahma Ulimanda Yulinasari Rahmatya Dwi Arini Rahadina Ratna Wulan Sari Ratna Wulan Sari Rd. Rohmat Saedudin Rifa Rizka Anisah Rino Andias Anugraha Sandhika, Preity Shinta Adriana Sari, Nilam Putri Saskia Puspa Kenaka Seto Sumargo Suksessanno Muttaqin, Prafajar Tarmiji, Mohamad Fadzli Thamara Thamara Tony Iqbal Rahmadika Tri Widarmanti Tyara Silva Sagita Umarella, Rafif Fadhlurrahman Valdy Septyano Vita Ardiana Sari Vita Ardiana Sari Vita Ardiana Sari, Vita Ardiana Wening Ayomi Dhara Setyani Widia Juliani Widia Juliani Widia Juliani Wirandy Fajar Saputra Yossy Meidy Wijaya Yossy Meidy Wijaya Yusoff, Rohani Yusuf Nugroho Doyo Yekti