Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Learning Progression Guru Sekolah Dasar dalam Pengembangan Konten Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Deviana, Tyas; Aini, Dian Fitri Nur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang learning progression guru Sekolah Dasar dalam menyusun soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Dalam pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), learning progression (kemajuan pembelajaran) berkaitan dengan proses kesinambungan antara jenjang dan kemampuan berpikir. Kesinambungan pada Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dapat dilihat dari aspek konten teks, level kognitif yang diukur, dan indikator yang temuat dalam soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualtitatif dengan metode deskriptif. Subyek penelitian adalah guru SD, Kepala Sekolah dan siswa SD pada Gugus V Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Tahapan penelitian dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada proses learning progression soal yang dikembangkan dibuat sesuai dengan cakupan serta keluasan pada masing-masing level. Cakupan permasalahan pada level 1 mencakup permasalahan di rumah dan di sekolah, kemudian pada level 2 cakupan lebih luas lagi yaitu pada cakupan lingkungan sekitar dan kearifan lokal daerah, dan pada level 3 cakupan teks yang dikembangkan lebih luas lagi meliputi nasional dan permasalahan-permasalahan global. 
Pengembangan Media Interaktif Cyrcle Arction Materi Unsur Lingkaran Kelas VI SD Muhammadiyah 9 Malang Mubarok, Ikhtiromal; Mukhlishina, Innany; Deviana, Tyas
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2935

Abstract

Media pembelajaran adalah sebuah alat komunikasi yang memungkinkan guru dan siswa berinteraksi untuk menyampaikan materi pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian jenis pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan. Tahapan dalam penelitian ini meliputi analyze, development, design, implementation, evaluation. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media interaktif Cyrcle Arction yang layak digunakan dalam pembelajaran pada materi unsur lingkaran. Pada pengumupalan data peneliti menggunakan empat Teknik yang meliputi observasi ke sekolah, wawancara kepada guru, angket validasi dan respon pengguna, serta dokumentasi dokumen yang dibutuhkan. Selain itu penelitian ini menggunakan dua teknik analisis data yang meliputi analisis data kuantitatif dan kualitatif. Dalam penelitian ini media interaktif Cyrcle Arction melalui tahapan validasi oleh dua ahli yakni ahli media pembelajaran dan ahli materi. Hasil penelitian pengembangan ini menunjukkan bahwa media interaktif Cyrcle Arction sangat layak untuk digunakan di sekolah dasar. Hal tersebut dibuktikan oleh penilaian dari kedua validasi media pembelajaran dan validasi materi pembelajaran dengan rata-rata presentase 80,5% yang berarti media interaktif Cyrcle Arction sangat layak untuk diimplementasikan. Dengan rincian validasi media pembelajaran 83% dan validasi materi pembelajaran 78%. Sehingga dapat dikatakan bahwa media interaktif Cyrcle Arction sudah sangat layak untuk diimplementasikan di jenjang kelas VI sekolah dasar dan sebagai penunjang guru dalam menyampaikan materi kepada siswa.
Improving mathematics learning outcomes on subtraction material using canva-based learning media for grade 1 elementary school students Novitasari, Yuliana; Deviana, Tyas; Widuri, Arisita
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v9i2.20880

Abstract

The aim of this research is to improve the learning outcomes of grade 1 students in mathematics subtraction material at SDN 1 Kepatihan Tulungagung which consists of 21 students. The research method uses classroom action research which uses the spiral model emphasized by David Hopkins, where there are four stages, namely planning, action, observation and reflection (Hopkins, 2011: 91). The data collection techniques used were, 1) Observation, 2) Test, 3) Documentation, 4) Interview, then quantitative descriptive analysis was carried out from the data obtained with the following results: 1) At the pre-cycle stage the class average value was 73, 8 with a classical completion percentage of 38.09%. 2) Then, in the first cycle stage, the average class score increased to 81.47 with a classical completeness percentage of 42.85%. 3) Furthermore, in the second cycle stage the class average increased to 91.8 with a classical completeness percentage of 85.71%. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the use of Canva-based learning media can improve mathematics learning outcomes in subtraction material for grade 1 students at SDN 1 Kepatihan Tulungagung.
Analysis Mathematical Concept Understanding Ability in Grade V Student in Geometry Material An Nissa Putri, Shiva Stevanya; Suwandayani, Beti Istanti; Deviana, Tyas
Journal of Learning Improvement and Lesson Study Vol. 4 No. 2 (2024): JLILS (December Edition)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jlils.v4i2.113

Abstract

This study was motivated by the low understanding of mathematical concepts in students. This study aims to analyze the ability to understand mathematical concepts of geometry material in grade V students. This type of research is descriptive quantitative research. The instruments used were tests, semi-structured interviews, and classroom observations. The results showed that the ability to understand concepts in class V students was low, which was shown based on the test results with the results of 3 students in the high category, 6 students in the medium category, and 2 students in the low category. Factors influencing this low understanding include less varied teaching methods, lack of visual aids, learning resource support, and lack of student motivation. This study contributes to educators in improving geometry teaching methods with more variety and involving relevant visual aids, as well as motivating students, to improve better concept understanding in elementary school students
Pendampingan penyusunan instrumen asesmen diagnostik dalam implementasi kurikulum merdeka Deviana, Tyas
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26837

Abstract

Abstrak Pembelajaran dalam pelaksanaannya dilakukan  secara berkelanjutan dari materi satu ke materi selanjutnya, dari kelas sebelumnya ke kelas yang akan ditempuh. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat mengembangkan kompetensinya secara utuh, holistic, dan berkelanjutan.  Dalam merancang suatu pembelajaran yang berkelanjutan, maka perlu dilakukan asessmen diagnostic di awal, untuk memetakan kemampuan peserta didik. Posisi Asessmen Diagnostik bertujuan untuk mendiagnosis kemampuan dan mengetahui kondisi awal siswa, serta menganalisis kesulitan peserta didik. Asessmen Diagnostik dilaksanakan dengan memperhatikan capaian kelas selanjutnya dan capaian kelas baru, sehingga diperlukan komunikasi antara guru di kelas sebelumnya dengan guru di kelas baru. Asessmen Diagnostik merupakan asesmen yang dilakukan secara spesifik untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan, kelemahan peserta didik, sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai dengan kompetensi dan kondisi peserta didik. Peserta Didik yang perkembangan atau hasil belajarnya paling tertinggal berdasarkan hasil Asesmen Diagnostik, diberikan pendampingan belajar secara afirmatif. Tujuan dari pengabdian yang dilakukan oleh tim pengusul yaitu guru sasaran mampu memahami konsep perencanaan dan pelaksanaan Asessmen Diagnostik pada peserta didik kelas yang diampu, sehingga guru sasaran dapat melakukan uji coba Asessmen Diagnostik yang sesuai. Sedangkan tujuan khusus yang dicapai guru sasaran yaitu sebagai berikut: 1) Mampu mengidentifikasi masalah atau kesulitan belajar yang dialami peserta didik; 2) Membantu guru sasaran dalam merencanakan pembelajaran yang efisien; 3) Memperoleh informasi yang lengkap tentang peserta didik (kelebihan, kesulitan belajar); serta 4) membantu merancang baseline untuk asesmen belajar lebih lanjut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dimulai dari workshop, pendampingan, implementasi, monitoring dan evaluasi dan diakhiri dengan pelaporan hasil pengabdian terkait kegiatan pendampingan penyusunan asesmen diagnostik dalam implementasi kurikulum merdeka. Hasil dari pengabdian yang dilakukan secara umum guru mampu menyusun instrumen asesmen diagnostik yang sesuai. Selanjutnya guru juga sudah mengimplementasikan instrumen diagnostik dan hasilnya digunakan sebagai dasar untuk merencanakan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar peserta didik. Kata kunci: asesmen; diagnostik; kurikulum; merdeka Abstract Learning in its implementation is carried out continuously from one material to the next, from the previous class to the class that will be taken. This aims to ensure that students can develop their competencies in a complete, holistic and sustainable manner. In designing sustainable learning, it is necessary to carry out a diagnostic assessment at the beginning, to map students' abilities. The Diagnostic Assessment position aims to diagnose abilities and determine students' initial conditions, as well as analyze students' difficulties. Diagnostic assessments are carried out by paying attention to the achievements of the next class and the achievements of the new class, so communication is needed between teachers in the previous class and teachers in the new class. Diagnostic Assessment is an assessment carried out specifically to identify students' competencies, strengths and weaknesses, so that learning can be designed according to students' competencies and conditions. Students whose development or learning outcomes are most lagging behind based on the results of the Diagnostic Assessment, are given affirmative learning assistance. The aim of the service carried out by the proposing team is that the target teacher is able to understand the concept of planning and implementing Diagnostic Assessments for students in the classes they teach, so that the target teachers can carry out Diagnostic Assessment trials well. Meanwhile, the specific objectives achieved by the target teacher are as follows: 1) Able to identify learning problems or difficulties experienced by students; 2) Helping target teachers in planning efficient learning; 3) Obtain complete information about students (strengths, learning difficulties); and 4) help design a baseline for further learning assessment. The method used in this activity starts from workshops, mentoring, implementation, monitoring and evaluation and ends with reporting the results of the service related to assistance in preparing diagnostic assessments in implementing the independent curriculum. The results of the service carried out in general teachers are able to compile appropriate diagnostic assessment instruments. Furthermore, teachers have also implemented diagnostic instruments and the results are used as a basis for planning learning tailored to the learning needs of students. Keywords: assessment; diagnostics; curriculum; merdeka
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASSESMEN DIAGNOSTIK MATEMATIKA UNTUK MENDESAIN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI SEKOLAH DASAR Tyas Deviana; Nawang Sulistyani; Falistya Roisatul MN; Mochammad Archi Maulyda
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i4.9773

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang masih ditemukan beberapa masalah dalam implementasinya. Salah satu kebingungan yang dirasakan guru adalah menyusun instrumen asesmen diagnostik yang digunakan sebagai dasar penyusunan pembelajaran berdiferensiasi khusunya pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen assesmen diagnostik matematika yang dapat digunakan untuk memetakan kemampuan awal dan mengetahui kesulitan belajar peserta didik. Desain penelitian yang digunakan sesuai dengan model ADDIE mulai dari analisis hingga menghasilkan produk yang dibutuhkan kemudian di uji kelayakannya. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi pembelajaran, wawancara, serta hasil analisis tes asesmen diagnostik kepada peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada analisis kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan instrumen asesmen diagnostik yang telah diuji secara empiris untuk mendukung pengajaran matematika yang efektif dalam merespon keunikan kebutuhan pembelajaran peserta didik. Tes diagnostik yang dihasilkan memberikan wawasan yang penting bagi guru mengenai pola kesulitan belajar yang sering muncul, seperti dalam pemecahan masalah atau pemahaman konsep bilangan. Hal ini dapat digunakan guru untuk memetakan materi prasyarat sehingga dapat mendesain pembelajaran berdiferensiasi yang tepat. Guru dapat menyesuaikan pendekatan pembelajaran yang responsif dan adaptif dengan kebutuhan peserta didik. Instrumen asesmen diagnostic ini digunakan guru sebagai dasar desain pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar baik secara konten, proses dan produk. Rekomendasi penelitian selanjutnya yaitu melakukan studi komparatif untuk mengeksplorasi efektivitas instrumen asesmen diagnostic matematika dalam jenjang kelas yang berbeda untuk memperluas penerapannya dalam kurikulum.
The Role of Mobile Applications in Increasing Digital Literacy Among Students Yayuk, Erna; Ekowati, Dyah Worowirastri; Restian, Arina; Deviana, Tyas
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i2.pp800-813

Abstract

The Role of Mobile Applications in Increasing Digital Literacy Among Student. Objective: This study aims to analyze the role of mobile applications in improving digital literacy among students. Digital literacy, which includes the ability to use information technology effectively and safely, is an important skill in the digital era. Methods: This study used a quantitative approach with an experimental design, involving 200 students from Pre-Service Elementary Teacher at Universitas Muhammadiyah Malang. Data was collected through a questionnaire that measured the level of digital literacy of students before and after using education-based mobile applications. Results: The results of the study show that the use of education-based mobile applications can improve students' skills in seeking information, managing digital media, and interacting safely in cyberspace. Students who use applications with interactive features, such as quizzes and learning materials, have experienced significant improvements in their understanding of digital literacy. In addition, student motivation and active involvement were also found to affect the effectiveness of using applications in improving digital literacy. Conclusion: The conclusion of this study is that education-based mobile applications have great potential in improving students' digital literacy. Therefore, the integration of mobile applications in the formal learning process is highly recommended to prepare learners to face the challenges of the ever-evolving digital world. Keywords: mobile applications, digital literacy, students, interactive learning. 
ANALISIS PERAN PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH Cahyaningtyas, Aura; Arifin, Bustanol; Deviana, Tyas
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 13 No. 3 (2023): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v13i3.51072

Abstract

One of Malang's top libraries, Muhammadiyah Elementary School No. 4 Library offers excellent facilities, infrastructure, and a range of literacy-boosting programs. The goal of this study is to determine how Muhammadiyah Elementary School No. 4's library contributes to children' increased literacy in the current digital era. The study's technique was qualitative. To gather information about the study subject and study objects in the field, the researcher employed observation, interviewing, and documenting techniques. The chief librarian and the research documents were the study's topics and objects. The chief librarian's interview served as the major data source, while the results of the observation and documentation research served as the secondary data source. The outcomes of the results of the survey analysis showed that both the volume of books checked out and the number of library visitors are not constant. However, it was discovered through the numerous activities carried out by the library that the function of the library in raising the literacy rate of Malang Muhammadiyah Elementary School fourth grade pupils is entirely doable.
Development of Sciber Applications (Screening with Special Needs) Funding for Learning Innovation and Assistive Technology (Assistive Technology) for Students with Special Needs in Higher Education Restian, Arina Restian; Arifin, Bustanol; Deviana, Tyas; Suwandayani, Beti Istanti; Kuncahyono, Kuncahyono; Herviani, Vivi Kurnia
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 7 No. 2 (2023): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v7i2.702

Abstract

This research aims to produce Sciber Application products (Screening with Special Needs). with Special Needs) for Regular Students and Students with Special Needs, 3) Will produce creative innovations in SCIBER Application Assistive technology (Screening with Special Needs) for Regular Students and Students with Special Needs. Based on the results of product development found a very high validity of 98% with the final product data with findings that the media is easy to use, the media provides benefits in good self-assessment, the media contains very high interactivity, the media is in accordance with the goals of media development, and the design is very attractive in Public trial at Muhammadyah University Malang
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Kelas 2 SD Muhammadiyah 3 Assalaam Pramiswari, Elok Dara; Suwandayani, Beti Istanti; Deviana, Tyas
Jurnal PGSD Vol 16 No 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pgsd.16.2.98-106

Abstract

In order to prepare students to be able to apply mathematics and mathematical thinking patterns in everyday life and in studying various sciences at school, difficulties in understanding material in mathematics subjects experienced by students, especially in elementary schools, need to be addressed immediately.  This research aims to analyze the difficulties experienced by grade 2 students at SD Muhammadiyah 3 Assalaam.  This research is a type of descriptive research with a qualitative approach, the data collection techniques used are observation, interviews and documentation.  Data validation techniques use technical triangulation, source triangulation and time triangulation.  The research was carried out in class 2 of SD Muhammadiyah 3 Assalaam, Blimbing District, Malang City, East Java.  The results of the research show that mathematics is a subject that is considered difficult by the majority of grade 2 students at Muhammadiyah Assalaam Elementary School, especially in the multiplication operation material. This is caused by various factors originating from internal and external factors.