Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Penerapan Multiple Intelligences Untuk Mengembangkan Hafalan Anak di Kelas Rendah SD Muhammadiyah 9 Kota Malang Amelia, Delora Jantung
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i1.871

Abstract

Pada tingkat sekolah dasar anak usia 6-13 tahun melihat objek menjadi satu kesatuan utuh (holistik). Dalam perkembangan jaman yang memasuki tahun 2013 kurikulum di mana pembelajaran telah berentra pada pembelajaran tematik. Dalam pembelajaran tematik proses pembelajaran tidak terlepas seperti kurikulum sebelumnya namun beberapa pembelajaran diintegrasikan dalam satu kegiatan pembelajaran. Dalam pembelajaran tematik proses belajar sangat memperhatikan tingkat pemikiran siswa yang masih melihat sesuatu merupahkan satu bagian utuh. Tujuan dari penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: untuk mengetahui penerapan beberapa Intellegences untuk mengembangkan pembacaan anak di kelas rendah Muhammadiyah 9 SDN Malang, Mengetahui hambatan penerapan beberapa kecerdasan untuk mengembangkan hafalan anak di kelas rendah SD Muhammadiyah. 9 Malang. Metode penelitian yang digunakan meliputi (1) desain, (2) jenis penelitian, (3) pelaksanaan penelitian, (4) instrumen penelitian, (5) analisis data. Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian kualitatif, yang penelitiannya didasarkan pada data alam berupa kata-kata dalam mendeskripsikan objek yang diteliti melalui kegiatan mengumpulkan data dari alam. Dalam proses pembelajaran yang menggunakan multiple Intelligences for memory disini dikembangkan kecerdasan bermusik para guru cenderung menggunakan menghafal huruf pendek tilawati lagu. Guru lebih sering menggunakan kecerdasan musik anak untuk memperkuat pembacaan anak-anak sebagai penghafalan berlipat ganda, nama nabi, dan surat pendek. Kendala yang dihadapi guru saat menerapkan beberapa kecerdasan untuk mengembangkan hafalan masa kanak-kanak tidak semua anak suka bernyanyi dan tidak semua anak memiliki kecerdasan bermusik. Kata Kunci : Multiple Intelligences,  Hafalan
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Sesuai Kurikulum 2013 Di SD Muhammadiyah 03 Wajak Anshory, Ichsan; Saputra, Setiya Yunus; Amelia, Delora Jantung
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i1.872

Abstract

Seiring dengan berkembangnya zaman yang mulai memasuki tahun 2013 kurikulum yang mana pembelajarannya sudah bersentra pada pembelajaran tematik yang menggabungkan antara mata pelajaran satu dengan pelajaran lainnya. Dalam kurikulum tahun 2013 proses belajar sangat memperhatikan tingkat berpikir siswa yang masih melihat sesuatu yang merupahkan satu bagian utuh. Dalam pembelajaran di SD Muhammadiyah Wajak telah menggunakan Kurikulum 2013 namun aplikasinya belum sesuai dengan kondisi ideal. Guru hanya menggunakan buku siswa dan buku guru dalam penerapan pembelajaran, guru tidak menggunakan bahan penambah lainnya dari sumber lain. Kreativitas guru kurang terlatih dalam penerapan pembelajaran sesuai dengan kurikulum 2013. Tujuan dari PPDS ini adalah up-dating pengetahuan guru SD Muhammadiyah 03 Wajak tentang kurikulum 2013, Bisa mengaplikasikan pembelajaran K13 sesuai dengan kurikulum yang tidak saling berpisah satu sama lain, terutama pada mata pelajaran PJOK selalu berpisah. dengan mata pelajaran lainnya, Kembangkan sekelompok guru SD Muhammadiyah 03 Wajak, yang mandiri dalam menerapkan pelajaran tematik sesuai kurikulum tahun 2013.  Secara umum dari pelaksanaan kegiatan pembelajaran tematik sesuai kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 03 Wajak berjalan dengan baik dan lancar. Meski awalnya para guru masih belum begitu mengenal dengan penerapan pembelajaran tematik dalam kurikulum 2013. Namun, hal itu tidak membuat mereka putus asa untuk masih ingin mengerti, belajar, dan mencoba bagaimana proses pembelajaran tematik. Disarankan agar kegiatan PPDS lebih intensif agar hasilnya lebih maksimal lagi dalam hal penerapan pembelajaran tematik sesuai dengan kurikulum 2013. Kata Kunci : Tematik, Kurikulum 2013
Problematika Implementasi Kurikulum 2013 di SD Wajak Amelia, Delora Jantung
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i2.1717

Abstract

Abstrak: Pendidikan di Sekolah Dasar sudah mengalami beberapa pergantian kurikulum. Perubahan yang terakir ditingkat sekolah dasar yaitu kurikulum 2013 yang mana pada kurikulum 2013 pembelajaran tidak berbentuk satuan mata pelajaran, tetapi berorientasi dengan tema atau dikenal pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik yaitu pembelajaran yang mengintegrasikan beberapa mata pelajaran ke dalam satu tema. Pembelajaran tematik di Sekolah Dasar pada awalnya dikurikulum KTSP hanya ada di kelas rendah, akan tetapi pada kurikulum 2013 pembelajaran tematik berada disemua kelas. Pada penelitihan ini membahas tentang kendala-kendala yang dialami oleh guru, dan kepala sekolah SD Muhammadiyah 07 Wajak tentang implementasi kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 07 Wajak, Kabupaten Malang. Perolehan data dilakukan dengan cara observasi, instrumen angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan problematika implementasi kurikulum 2013 Di SD Muhammadiyah 07 Wajak Kabupaten Malang, yang mana problematika tersebut berasal dari eksteren dan interen. Dari eksteren penerapan kurikulum yang tidak menetap, misalnya setelah menggunakan kurikulum 2013k embali lagi ke KTSP kemudian kembali lagi pada kurikulum 2013. Orang tua siswa yang tidak begitu menyukai penerapan kurikulum 2013. Kendala dari interen meliputi pembuatan media, proses belajar mengajar di kelas, sarana dan prasarana, serta penguasaan guru terhadap imlementasi kurikulum 2013.   Kata kunci: Problematika, Implementasi, Kurikulum 2013Abstract: Education in Elementary School has undergone several curricular changes. The final change in elementary school level is the 2013 curriculum which in the curriculum of 2013 is not in the form of a subject unit, but oriented with themes or known thematic learning. Thematic learning is a learning that integrates several subjects into a theme. Thematic learning in elementary schools was initially dikurikulum KTSP only in low class, but in the curriculum of 2013 thematic learning is in all classes. This study discusses the constraints experienced by teachers, and the principal of SD Muhammadiyah 07 Wajak on the implementation of the 2013 curriculum at SD Muhammadiyah 07 Wajak, Malang Regency. Obtaining the data is done by observation, questionnaire and interview instruments. The result of the research shows the problems of the implementation of the 2013 curriculum at SD Muhammadiyah 07 Wajak Malang Regency, where the problematics come from the exteren and the interen. From the exterminate application of non-permanent curriculum, for example after using the 2013 curriculum back to KTSP then back again in the curriculum 2013. Parents of students who are not so fond of applying the curriculum 2013. Constraints of the interen include the making of media, the process of teaching and learning in the classroom, infrastructure, and teacher control over the implementation of the 2013 curriculum.Keywords: Problematic, Implementation, Curriculum 2013
Literasi Digital di Kalangan Mahasiswa PGSD Universitas Muhamamdiyah Malang Delora Jantung Amelia; Bahrul Ulumu
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v3i2.144

Abstract

Penggunaan media social dikalangan mahasiswa bukanlah hal yang baru lagi. Kalangan mahasiswa atau lebih dikenal sebagai generasi milineal merupakan pengguna terbesar dalam dunia digital. Mahasiswa menggunakan media digital tidak hanya untuk mencari referensi sebagai bahan kuliah akan tetapi digunakan untuk beraneka ragam keperluan. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa jauh mahasiswa dapat mengatahui dan memahami dunia digital dengan sebaik mungkin serta dapat menggunakan secara tepat guna. Temuan yang diperoleh oleh peneliti rata-rata mahasiswa sudah memahami dengan baik dunia digital akan tetapi masih belum semuanya dapat menggunakan sesuai dengan kebutuhan. Dari 180 mahasiswa yang dijadikan sampel penelitian sejumlah 114 berada dalam kategori medium dalam kemampuan literasi dunia digital.
Pengembangan LKPD Berbasis Cerita Bergambar Digital Pada Siswa Kelas IV SD Amelia, Delora Jantung; Muzakki, Abdurrohman
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v7i1.16168

Abstract

Abstract: Based on the needs analysis carried out by the researchers at SDN Gadingkulon II, researchers obtained information that students had difficulty understanding material during the pandemic, students were also less enthusiastic about carrying out online learning, students were late in collecting and doing assignments. This is because the material provided is in the form of documents in the form of pdf, doc and Power Point. Questions given through the googleform platform. With these problems, learning activities during the pandemic cannot run well. Therefore, the problems that exist in the field must be addressed immediately. From the problems above, it can be overcome by developing LPDD based on digital picture stories. The purpose of this research is to develop LKPD teaching materials based on picture stories that can be used as an alternative to teaching materials used during the COVID-19 pandemic that are feasible, practical and effective and in accordance with the characteristics of students. This study uses the ADDIE development model which consists of five steps: Analyze (analyze), Design (design), Develop (development), Implementation (implementation), and Evaluation (evaluation). The subjects of this study were 4th grade students. The data collection techniques in this study were observation, interviews, questionnaires and documentation. The final result of the research shows that the validation results can be said to be feasible where the validation results from material experts get a validity level of 85.5% of these results have entered the valid or feasible type. which of these results can also be said to be valid or feasible to be tested. Keywords: Teaching materials, picture stories.
Implementation analysis and problems of implementing of literacy movement in primary schools Amelia, Delora Jantung; Wahyu Putri Utami, Ima; Ulum , Bahrul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pendidkan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v8i2.18920

Abstract

The purpose of this study is to analyze the application and problems of implementing literacy movement in primary schools. This type of research is descriptive qualitative. The data sources in this study were all school residents at SDN Tlogomas 2 Malang City. The research data was conducted using interview techniques and documentation using interview instruments and guidelines. The implementation of literacy movement at SDN Tlogomas 2 Malang City is divided into three stages: habituation, development, and learning. The literacy movement also had some problems that trying to overcome together at SDN Tlogomas 2.
Pendampingan Pembuatan LKS Berorientasi Metakognisi Pada Guru Sekolah Dasar Muhammadiyah 5 Batu AM, Ichsan Anshory; Amelia, Delora Jantung; Saputra, Setiya Yunus
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.772 KB) | DOI: 10.29407/ja.v2i2.12595

Abstract

Implementation, Community Service Program With the Title "Ibm Assistance Group for Making LKS Based on Metacognition in Elementary School Teachers" begins with a workshop providing material for making worksheets and material on metacognition. This activity involved collaboration with partner schools namely SD Muhammadiyah 5 Kota Batu. In this service the teacher appointed was all teachers ranging from class I teachers to class VI teachers, the principal of Muhammadiyah 5 Elementary School also participated in this activity. For the sake of the creation of this service program, all teachers need to gain reinforcement of concepts and material about making worksheets, learning activities and practice questions that are oriented to metacognition, with the provision of material reinforcement the optimal LKS will be made. Furthermore, the activities carried out were assisted in making LKS. This activity was carried out by the way the dedication team came to partner schools. The dedication team checks the drafts made by the teachers, sees the progress that has been made, and discusses the obstacles faced by the teacher in preparing the LKS. The worksheets produced here are metacognitive-oriented LKS so that all activities in the LKS must reflect LKS-oriented activities starting from their activities and the questions in them. As the end of the series of programs, this service is the gathering of LKS oriented to metacognition. LKS collected is LKS that has been checked by the service team and has been revised by the teachers. Improvement notes are discussed together, with the aim of preparing a follow-up plan.