Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Strategi Pengembangan RPP melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Dadi, Sri; Yuliantini, Nani; Setiono, Panut
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 8, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i1.10971

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada mata kuliah pada perkuliahan pembelajaran tematik integrated tema lingkungan di PGSD FKIP Universitas Bengkulu melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian tindakan ini dilakukan pada mahasiwa semester VII Tahun Akademik 2019/2020 dengan jumlah mahasiswa sebanyak 40 orang. Pelaksanan penelitian dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian berupa data tanggapan mahasiswa setelah penelitian dan data kemampuan mengembangkan RPP tematik integrative tema lingkungan. Isntrumen pengumpulan data menggunakan angket tanggapan mahasiswa dan lembar penilaian kemampuan mengembangkan RPP. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya tanggapan positif dari mahasiswa terkait pelaksanaan model Pembelajaran PJBL serta adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menyusun RPP pada setiap pertemuan. Mahasiwa telah dianggap mampu dalam menyusun RPP tema lingkungan dengan sangat baik.
Strategi Pengembangan RPP melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Dadi, Sri; Yuliantini, Nani; Setiono, Panut
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 8, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i1.10971

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada mata kuliah pada perkuliahan pembelajaran tematik integrated tema lingkungan di PGSD FKIP Universitas Bengkulu melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian tindakan ini dilakukan pada mahasiwa semester VII Tahun Akademik 2019/2020 dengan jumlah mahasiswa sebanyak 40 orang. Pelaksanan penelitian dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian berupa data tanggapan mahasiswa setelah penelitian dan data kemampuan mengembangkan RPP tematik integrative tema lingkungan. Isntrumen pengumpulan data menggunakan angket tanggapan mahasiswa dan lembar penilaian kemampuan mengembangkan RPP. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya tanggapan positif dari mahasiswa terkait pelaksanaan model Pembelajaran PJBL serta adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menyusun RPP pada setiap pertemuan. Mahasiwa telah dianggap mampu dalam menyusun RPP tema lingkungan dengan sangat baik.
Fenomena Pengelolaan Kelas Pada Pembelajaran Di Sekolah Dasar Ardiansyah, Tomy; Setiono, Panut
JURIDIKDAS Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/juridikdas.v7i1.28769

Abstract

This research aims to describe the phenomenon of classroom management skills in learning at SD Negeri 11 Kota Bengkulu. This study is a descriptive qualitative research. The subjects of this research are teachers from class IIA and IVA. The results of this research indicate that teachers are quite effective in implementing preventive classroom management skills, such as being attentive to students, providing clear instructions, observing closely, approaching students, making statements, reacting to disruptive behavior, giving admonishments, providing reinforcement, and demanding responsibility. On the other hand, the skills that are considered punitive include giving punishments and addressing problematic student behaviors. However, there are still areas that need improvement in certain activities. For example, in terms of being attentive to students and approaching them, teachers have weaknesses in simultaneously observing the overall activities of the students. Furthermore, in activities that demand responsibility from students, teachers pay little attention to the culture of queuing in cultivating students' sense of responsibility.
Pendidikan Ekonomi Pada Gen Z: Analisis Kebutuhan Desain Pembelajaran Untuk Meningkatkan Literasi Kewargaan Ekonomi Calon Guru Sekolah Dasar Setiono, Panut; Amaliyah, Yuli; Kurniawati, Ike; Yusnia, Yusnia
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol 6 No 2 (2024): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v6i2.4471

Abstract

Pendidikan ekonomi bagi Generasi Z Calon Guru SD penting untuk mempersiapkan menghadapi tantangan tersebut dengan membekali pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai karakter yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain pembelajaran pendidikan ekonomi yang adaptif bagi generasi ini guna meningkatkan literasi kewargaan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan desain pembelajaran yang memudahkan proses belajar mengajar, sehingga Generasi Z yang merupakan calon Guru SD memiliki literasi kewargaan ekonomi yang memadai untuk menghadapi tantangan ekonomi global. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan Dick, Carey & Carey (2009) yang terdiri dari tujuh langkah untuk analisis kebutuhan pengembangan desain pembelajaran. Hasil penelitian yang dihasilkan berupa strategi pembelajaran yang dikembangkan menggunakan model Project Citizen yang berfokus pada pemikiran kritis, pemecahan masalah, dan nilai- nilai demokrasi. Materi pembelajaran dikembangkan dalam bentuk mobile learning, memanfaatkan teknologi yang relevan dengan karakteristik digital native dari Generasi Z. Implementasi mobile learning diharapkan dapat memfasilitasi pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan desain pembelajaran ekonomi yang adaptif untuk meningkatkan literasi kewargaan ekonomi calon guru SD, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan ekonomi global.
DESAIN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK DOWN SYNDROME Amaliyah, Yuli; Amelia, Delora Jantung; Yuliantini, Nani; Setiono, Panut
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 4 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i4.24336

Abstract

Abstrak: Di Indonesia anak Down Syndrome saat ini diperkirakan berjumlah 300.000 orang dan sebagian di antaranya saat ini sedang menempuh pendidikan di jenjang Sekolah Dasar. Salah satu masalah akademik anak penderita Down Syndrome adalah kemampuan membaca yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan analisis kebutuhan desain pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi bagi anak penderita Down Syndrome ini. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research), data dikumpulkan berdasarkan informasi yang diperoleh melalui buku sumber, artikel penelitian juga informasi lainnya yang diperoleh melalui perpustakaan juga internet. Dari hasil pengumpulan informasi kepustakaan yang dilakukan, diperoleh informasi bahwa perkembangan kemampuan berbahasa anak sekolah dasar dengan Down Syndrome, yang berbeda dari anak normal. Kesadaran fonologis, pemahaman membaca, dan keterampilan naratif dan pemahaman membaca adalah keterbatasan utama yang ditemukan. Studi ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan unik anak-anak dengan Down Syndrome sangat penting. Penggunaan teknologi, terutama video game seluler, telah terbukti meningkatkan kemampuan fisik, kognitif, dan memori anak-anak dengan Down Syndrome. Dengan antarmuka yang mudah digunakan, instruksi yang mudah dipahami, dan fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, pengajaran game mobile ini dapat digunakan. Abstract:  An estimated 300,000 children in Indonesia are thought to have Down Syndrome, and some of them are presently enrolled in elementary school. Low reading skills is one of the academic issues that children with Down Syndrome. For this reason, an examination of the requirements for technology-integrated learning designs for kids with Down Syndrome must be done. The data for this study was gathered using a library research methodology, drawing on information found in source books, research articles, and other online and library resources. The findings of the information gathered from libraries indicate that elementary school children with Down Syndrome do not develop their language abilities in the same way as typical children. The primary limits identified are phonological awareness, reading comprehension, narrative skills, and reading comprehension. This study demonstrates the critical importance of education that is customized to meet the special requirements of kids with Down Syndrome. It has been demonstrated that children with Down Syndrome benefit physically, cognitively, and in terms of memory when they utilize technology, particularly mobile video games. This mobile game teaching can be utilized since it has an easy-to-use interface, clear instructions, and features that can be adjusted to the needs of the user.
PEMANFAATAN MOBILE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DALAM PEMBELAJARAN : SEBUAH KAJIAN LITERATUR Setiono, Panut; Yuli Amaliyah; Erwin
Jurnal Pendidikan Sepanjang Hayat Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/joll.7.2.107-116

Abstract

This study looks at different mobile learning formats that can improve learning collaboration. The findings demonstrate that the use of mobile learning can greatly enhance students' favorable attitudes toward the subject, social skills, and cognitive abilities. Adaptive technology-enabled mobile learning fosters a more dynamic and inclusive learning environment by enabling students to participate in cooperative activities, share resources, and share ideas with their peers. Through repeated practice and peer evaluation, mobile learning has been demonstrated to boost student participation and accomplishment in the context of engineering and language education. This cooperative approach aids in the development of student competencies and permits flexibility in blended and distance learning models. In mobile learning, collaborative techniques help boost student enthusiasm, teacher-student connection, and pedagogical cooperation. As a result, mobile learning holds enormous promise to transform teaching methods, enhance the overall educational process, and close the achievement gap between students from diverse backgrounds. To optimize mobile-based collaborative learning, this article offers recommendations for educational institutions on how to incorporate suitable mobile technology, train teachers, and maintain fair accessibility.
Kajian Nilai Matematika Dalam Tradisi Masyarakat Serawai Sebagai Sumber Belajar Materi Geometri Di Sekolah Dasar Kurniawati, Ike -; Tarmizi, Pebrian; Setiono, Panut; Kurniasari, Herlin
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 8, No 3 (2024): Attadib: Journal Of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v8i3.2766

Abstract

Integrasi matematika dan nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari dapat dimanfaatkan untuk memberikan pembelajaran matematika yang berarti bagi siswa. Budaya dapat berasal dari berbagai bentuk, seperti kain tradisional, makanan khas, adat istiadat lokal, bangunan, tarian, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai matematika yang terkandung dalam tradisi masyarakat Serawai, khususnya dalam konteks pembelajaran geometri untuk siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan studi literatur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi-tradisi masyarakat Serawai memiliki nilai-nilai matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang relevan, khususnya materi geometri di sekolah dasar diantaranya tradisi melemang, tradisi api jagau, tradisi bimbang balai, tradisi tari nappa, dan tradisi menanam padi.
Kemampuan Argumentasi Ilmiah Mahasiswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Setiono, Panut; Yuliantini, Nani; Wurjinem, Wurjinem; Anggraini, Dwi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5 No 1 (2021): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v5i1.7039

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah mahasiswa yang lemah dan menarik untuk menjadi topik permasalahan untuk dikaji terutama dalam hal mengevaluasi dan mengkonstruksi pemikirannya dalam menjawab permasalahan dan solusinya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan argumentasi mahasiswa setelah mengikuti model pembelajaran Project Based Learningpada mata kuliah Keterampilan Berbahasa. Penilaian kemampuan argumentasi ilmiah dilakukan dengan instrumen tes essai yang diberikan kepada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan argumentasi ilmiah mahasiswa Prodi S-1 PGSD FKIP Universitas Bengkulu pada mata kuliah Keterampilan berbahasa memperoleh skor rata-rata sebesar 65,63% dengan kriteria cukup. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan penelitian selanjutnya untuk mengadakan variasi strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah.Kata Kunci: Argumentasi Ilmiah, Model PjBL, Pembelajaran       Abstract: This research is motivated by the fact that students' weak and attractive scientific argumentation skills become a topic of problems to be studied, especially in terms of evaluating and constructing their thinking in answering problems and solutions. The purpose of this study was to describe students' argumentative skills after following the project-based learning model in the Language Skills course. Assessment of scientific argumentation skills is carried out using essay test instruments given to students. The results showed the ability of scientific argumentation of students of the Elementary School Education program, University of Bengkulu  in the language skills course obtained an average score of 65.63% with sufficient criteria. The results of this study can be used as a reference for further research to carry out a variety of learning strategies to improve the ability of scientific argumentation.Keywords: Scientific Argumentation Skill, Project-Based Learning Model, Learning
Analisis Butir Soal Pilihan Ganda Tema Sehat Itu Penting Kelas V SD Negeri 04 Kota Bengkulu Tarmizi, Pebrian; Setiono, Panut; Amaliyah, Yuli; Agrian, Arief
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v4i2.7090

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan sebagai upaya memperbaiki proses pembelajaran dan penilaian dalam pembelajaran di sekolah dasar pada tema sehat itu penting. Soal ujian yang digunakan oleh guru hendaknya diuji kelayakannya terlebih dahulu untuk mengetahui masingh-masing butir soal dapat digunakan untuk mengukur kompetensi yang akan diukur. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah soal pilihan ganda pada tema sehat itu penting. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 90% soal berkategori valid dan 10% soal berkategori tidak valid, tingkat reliabilitas tinggi dengan R1 sebesar 0.83, tingkat kesukaran soal dengan presentase sebesar 15% soal termasuk sedang dan 85% soal termasuk kategori sangat tinggi, pada tingkat daya beda terdapat 35% atau sebanyak 7 soal berkategori daya pembeda baik, 55% atau sebanyak 11 soal berkategori sedang  dan 10% atau sebanyak 2 soal berkategori Buruk. Sedangkan analisis fungsi pengecoh menunjukkan 10% pengecoh soal berfungsi dengan baik yang terdapat pada 18 butir soal dan 90% pengecoh soal yang tidak berfungsi yang tersebar pada 20 butir soal.Kata Kunci: Analisis, Soal, Pilihan Ganda Abstract: This research was conducted as an effort to improve the learning process and assessment in learning in elementary schools on the important theme of health. The test questions used by the teacher should be tested for their feasibility first to find out that each item can be used to measure the competence to be measured. This research was conducted using quantitative methods. The instrument used was multiple choice questions on an important healthy theme. Data analysis was performed using SPSS. The results showed 90% of the questions were in the valid category and 10% of the questions were in the invalid category, the reliability level was high with R1 of 0.83, the difficulty level of the questions with a percentage of 15% of the questions was medium and 85% of the questions were very high, at the level of difference there were 35 % or as many as 7 questions in the good distinguishing power category, 55% or as many as 11 questions in the medium category and 10% or as many as 2 questions in the Bad category. Meanwhile, the distractor function analysis showed that 10% of the distractor questions were functioning properly in 18 items and 90% of the non-functional questioners were spread over 20 items.Keywords: Analysis, Test, Multiple Choice
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN GURU SD MELALUI PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH Yantoro, Yantoro; Pamela, Issaura Sherly; Setiono, Panut
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2019): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari-Juni 2019
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/1753

Abstract

Dari hasil wawancara yang dilakukan dengan guru, ditemukan fakta bahwa guru – guru masih kesulitan dalam kenaikan pangkat. Kesulitan ini dikarenakan guru tidak memiliki keterampilan dalam menulis karya ilmiah, serta kebiasaan guru yang tidak pernah untuk melakukan peneletian. Untuk itu maka perlu dilakukan upaya untuk memberikan bekal keterampilan kepada para guru untuk melaksanakan penelitian, menulis karya ilmiah dan mempublikasikannya. Salah satu bentuk penelitian sederhana yang dapat mudah dilakukan oleh guru adalah dengan melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam pelaksanaanya guru terlihat sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim pengabdian ini, hal ini karena dapat menjadi sumber pengetahuan dan mengasah kemampuan guru dalam membuat karya tulis ilmiah. Dari hasil observasi, diperoleh fakta bahwa guru–guru telah memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam membuat karya tulis ilmiah yang berasal pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).