Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Model Two Stay Two Stray terhadap Kemampuan Menganalisis Unsur Intrinsik Cerita di Sekolah Dasar Ana Syafinatul Khusnah; Syamsul Ghufron; Nafiah Nafiah; M Thamrin Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TS-TS) terhadap kemampuan menganalisis unsur intrinsik cerita. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV UPT SD Negeri 266 Gresik sebanyak 16 orang dan menggunakan sampel penuh karena jumlah populasi sedikit. Data penelitian ini adalah hasil tes menganalisis unsur intrinsik cerita siswa sebelum dan sesudah menggunakan model Two Stay-Two Stray . Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan tiga hal berikut ini. (1) Kemampuan menganalisis unsur intrisnik cerita siswa sebelum menggunakan model Two Stay-Two Stray tergolong kurang karena nilai rata-rata kelas 51,88. (2) Kemampuan menganalisis unsur intrinsik cerita siswa sesudah menggunakan model Two Stay-Two Stray tergolong dengan nilai rata-rata 81,56 pada kualifikasi baik. (3) Ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Two Stay-Two Stray terhadap kemampuan menganalisis unsur intrinsik cerita karena thitung 6,995> ttabel 2,131. Dengan kata lain, H1 diterima dan H0 ditolak.
Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Sifaun Naziyah; Akhwani Akhwani; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1344

Abstract

Pendidikan karakter perlu disiapkan sejak dini, mulai dari jenjang sekolah dasar. Siswa yang memiliki karakter peduli lingkungan akan akan berdampak pada kondisi lingkungan masa depan. Potret kepedulian siswa sekolah dasar pada lingkungan perlu mendapatkan perhatian untuk mempersiapkan generasi unggul di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan hambatan pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan karakter peduli lingkungan di SD dilaksanakan melalui pembiasaan rutin, spontan, keteladanan, pengkondisian, budaya sekolah, kesehatan lingkungan. Hambatan dalam penerapan karakter peduli lingkungan seperti kebiasaan buruk peserta didik yang acuh terhadap kebersihan pada dirinya, rendahnya pengetahuan dengan kepedulian terhadap sampah, serta adanya pengaruh dari lingkungan rumah. Kurangnya kerjasama antara orang tua dengan guru yang menyebabkan peserta didik kurang peduli terhadap lingkungan. Sekolah telah berupaya untuk mengimplementasikan pendidikan karakter peduli lingkungan dengan baik meskipun masih terdapat beberapa hambatan
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Problem Posing Silahul Faidah; Nafiah Nafiah; Muslimin Ibrahim; Akhwani Akhwani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2573

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan; 1) Mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran problem posing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan, dan 2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan setelah diajarkan menggunakan model pembelajaran problem posing. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian 20 siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan tahun pelajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes kemampuan siswa menjawab soal, dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh 1) Model pembelajaran problem posing yang diterapkan selama proses pembelajaran dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V UPTD SDN Baengas I Bangkalan tahun ajaran 2021/2022, and 2) Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari pra siklus sebesar 61 menjadi 80,5 di siklus II sudah memenuhi seluruh kriteria dalam indikator kecuali indikator pemecahan masalah masih menjadi indikator yang sangat perlu ditingkatkan dalam aspek berpikir kritis.
Analisis Model Pembelajaran Daring dan Luring pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Isna Ruhamaul Badriyah; Akhwani Akhwani; Nafiah Nafiah; Muhammad Sukron Djazilan
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1373

Abstract

Pemilihan model pembelajaran yang tepat akan lebih efektif dibandingkan memilih model pembelajaran yang terbaik, karena pada dasarnya tidak ada model pembelajaran yang paling baik dan paling unggul. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran daring dan luring yang diterapkan SD Negeri Tambak Rejo selama masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif. Penelitian dilakukan dengan menganalisis model pembelajaran daring dan luring berdasarkan unsur-unsur model pembelajaran, yang terdiri dari sintakmatik, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung, dan dampak instruksional serta pendukung. Penerapan model pembelajaran daring di SD Negeri Tambak Rejo dilakukan dengan bantuan aplikasi whatsapp, sedangkan model pembelajaran luring di SD Negeri Tambak Rejo menggunakan metode pengumpulan tugas ke sekolah. Hasil analisis dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan para guru untuk menerapkan model pembelajaran daring dan luring selama masa pandemi covid-19
Pengenalan Metode BEBER (Belajar Sambil Bermain) Matematika bagi Guru-Guru Maarif di Surabaya Sri Hartatik; Pance Mariati; Nafiah Nafiah; Afib Rulyansah; Siti Maghfirotun Amin
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023376

Abstract

Many elementary school students consider mathematics to be the most difficult and complicated subject. Thus, students must be able to understand mathematics learning because mathematics is a means to solve everyday problems such as reading and writing. Difficulties in learning mathematics in understanding concepts must be given a solution as early as possible, otherwise students will face many problems in the future because almost all fields of study require proper mathematics. One of the factors causing learning difficulties is learning motivation and interest in learning mathematics, the low motivation and interest in learning mathematics is due to the lack of precise learning methods used in learning mathematics. Every concept or principle in mathematics that is presented in a concrete form will be well understood by students. The formation of mathematical concepts can be achieved through a series of interconnected patterns in a sequence of planned learning activities between the knowledge structure section and an active learner, using special media designed for mathematics learning. The purpose of this activity is to introduce a mathematics learning method which is the development of the dienes learning theory, namely the BEBER method, namely playing while learning mathematics. Abstrak: Banyak siswa sekolah dasar yang menganggap matematika sebagai pembelajaran yang paling sulit dan rumit. Dengan demikian, siswa harus dapat memahami pembelajaran matematika karena matematika merupakan sarana untuk memecahkan masalah sehari-hari seperti halnya membaca dan menulis. Kesulitan belajar matematika dalam memahami konsep harus diberikan solusi sedini mungkin, kalau tidak siswa akan menghadapi banyak masalah kedepannya karena hampir semua bidang studi membutuhkan matematika yang tepat. Salah satu faktor penyebab kesulitan belajar adalah motivasi belajar dan minat belajar matematika, rendahnya motivasi dan minat belajar matematika disebabkan karena kurang tepatnnya metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Setiap konsep atau prinsip dalam matematika yang disajikan dalam bentuk yang konkret akan dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik. Pembentukan konsep matematika dapat dicapai melalui serangkaian pola yang saling berhubungan dalam sebuah urutan kegiatan pembelajaran yang terencana antara bagian struktur pengetahuan dengan sebuah pebelajar aktif, menggunakan media khusus yang dirancang untuk pembelajaran matematika. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan suatu metode pembelajaran matematika yang merupakan pengembangan dari teori belajar dienes yaitu metode BEBER yaitu Bermain sambil belajar matematika.
Pembinaan Karakter Relgius Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Dzikir Sukron Djazilan; Nafiah Nafiah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023375

Abstract

Children who have high religiosity are considered to have guidelines for responding to life and have better endurance in managing the problems they face. The objectives of this community service are 1) To improve the religious character of elementary school-aged children at the Nafisa Foundation, 2) to provide guidance to elementary school-aged children at the Nafisa Foundation through regular dhikr activities, 3) To provide assistance in fostering children's religious character. elementary school age in the Nafisa Foundation. Efforts to be made to overcome these problems are to conduct routine training at the Nafisa foundation to overcome the problem of low religious character due to excessive gadget dependence, which is carried out through fostering the religious character of elementary school age children through regular joint dhikr activities This method of implementing community service is carried out to overcome partner problems regarding literacy and numeracy through four activities, namely pre PKM activities, implementation of PKM activities, evaluation of PKM implementation and follow-up and improvement of community service activities. The results of community service show that community service activities by doing dhikr can improve the religious character of elementary school age children in the Nafisa Foundation. The activities of fostering elementary school age children at the Nafisa Foundation through routine dhikr activities which are carried out at the end of every month. Assistance in fostering the religious character of elementary school age children at the Nafisa Foundation is carried out in addition to dhikr activities, but also through recitation activities carried out by the Nafisa Foundation which can improve the religious character of elementary school students. Abstrak: Anak yang memiliki religiusitas yang tinggi dianggap memiliki pedoman untuk merespon hidup dan mempunyai daya tahan yang lebih baik dalam mengelola permasalahan yang dihadapi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah 1) Untuk meningkatkan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation, 2) melakukan pembinaan anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation melalui kegiatan dzikir secara rutin, 3) Melakukan pendampingan pembinaan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation. Upaya yang akan dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah melakukan pembinaan rutifitas di Nafisa foundation untuk menanggulangi permasalahan rendahnya karakter relegius karena ketergantungan gadget yang berlebihan dilakukan melalui pembinaan karakter relgius anak usia sekolah dasar melalui kegiatan dzikir bersama secara rutin. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra tentang literasi dan numerasi melalui empat kegiatan yaitu pra kegiatan PKM, implementasi kegitan PKM, Evaluasi pelaksanaan PKM dan tindak lanjut dan perbaikan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan dzikir dapat meningkatkan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation. Kegiatan  pembinaan anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation melalui kegiatan dzikir secara rutin yang dilakukan setiap akhir bulan sekali. Pendampingan pembinaan karakter relegius anak usia sekolah dasar yang ada di yayasan Nafisa Foundation dilakukan selain melakukan kegiatan dzikir jugan dilakukan dengan kegiatan mengaji yang dilakukan oleh yayasan Nafisa Foundation yang dapat meningkatkan karakter relegius siswa sekolah dasar.
Pelatihan Dan Pendampingan Guru Sekolah Dasar Dalam Pembuatan Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Pance Mariati; Afib Ruliansyah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023372

Abstract

A good learning process must contain interactive, fun, challenging, motivating aspects and provide more space for students to be able to develop creativity and independence, according to students' talents and interests. The purpose of this community service is 1) to provide training to elementary school teachers in making digital-based interactive media with scratch applications at Maarif LP Surabaya, 2) to assist elementary school teachers in making digital-based interactive media with scratch applications at Maarif LP Surabaya. Efforts that will be made to overcome these problems are conducting training and mentoring for elementary school teachers in making digital-based interactive media with scratch applications at Maarif LP Surabaya. This community service implementation method is carried out to overcome partner problems regarding the creation of digital-based interactive media with the scratch application through four activities, namely pre- community service activities, implementation of community service activities, evaluation of PKM implementation and follow-up and improvement of community service activities. The results of community service show that prior to the training and assistance in preparing learning media with the Scratch Application for Elementary School Teachers at the Maarif NU LP, Surabaya City, 81.3% had never known Scratch Application Digital-Based Interactive Media. After training and mentoring, 61.1% were familiar with Scratch Application Digital-Based Interactive Media. The results of the questionnaire also showed that 78.1% of elementary school teachers had never made the ability to make Scratch applications before training and mentoring was carried out and after training and mentoring were carried out, 8.3% were very able to use Interactive Media Based on Digital Scratch Applications, 55.6% could use Media Digital Based Interactive Scratch Application. Abstrak: Proses pembelajaran yang baik haruslah memuat aspek interaktif, menyenangkan, menantang, memotivasi dan memberikan ruang yang lebih bagi siswa untuk dapat mengembangkan kreativitas dan kemandirian, sesuai dengan bakat dan minat siswa. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah 1)untuk memberikan pelatihan pada guru SD dalam pembuatan media interaktif berbasis digital dengan aplikasi scratch di LP Maarif Surabaya, 2) Melakukan pendampingan pada guru SD dalam pembuatan media interaktif berbasis digital dengan aplikasi scratch di LP Maarif Surabaya. Upaya yang akan dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah melakukan pelatihan dan pendampingan pada guru SD dalam pembuatan media interaktif berbasis digital dengan aplikasi scratch di LP Maarif Surabaya. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan mitra tentang pembuatan media interaktik berbasis digital dengan aplikasi scratch melalui empat kegiatan yaitu pra kegiatan PKM, implementasi kegitan PKM, Evaluasi pelaksanaan PKM dan tindak lanjut dan perbaikan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan, sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan pelatihan menyusun media pembelajaran dengan  Aplikasi Scratch bagi Guru Sekolah Dasar di LP Maarif NU Kota Surabaya menunjukkan 81,3% tidak pernah mengenal Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch. Setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan menunjukkan 61,1% mengenal Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch. Hasil angket juga menunjukkan 78,1 % guru SD tidak pernah membuat Kemampuan membuat aplikasi Scratch sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan  dan setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan menunjukkan 8,3% sangat bisa mengguanakan Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch, 55,6 % bisa menggunakan Media Interaktif Berbasis Digital Aplikasi Scratch.
Pelatihan Penyusunan E-Modul Berbasis Kecakapan Hidup untuk Guru Sekolah Dasar Afib Rulyansah; Syamsul Ghufron; Nafiah Nafiah; Akhwani Akhwani; Pance Mariati; Yusril Izza Nurfaiza
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023374

Abstract

Kegiatan  Pengabdian  Kepada  Masyarakat  (PKM)  bertujuan  untuk  memberikan  pelatihan  kepada  calon  guru tentang  pembuatan  e-modul  berbasis  android.  Metode  pelatihan  terdiri  dari  tiga  tahap  yairu  tahap  persiapan, tahap  pelaksanaan  dan  tahap  evaluasi.  Tahap  persiapan  melakukan  survey  terhadap  kebutuhan  calon  guru mengenai  perangkat  pembelajaran,  tahap  pelaksanaan  yaitu  melakukan  pelatihan  pembuaan  e-modul  berbasis android  sementara  untuk  tahap  evaluasi  dilakukan  dengan  cara  memberikan  angket  kepuasan  terhadap pelaksanaan  pelatihan  kepada  semua  peserta  pelatihan.  Instrumen  penelitian  mengggunakan  angket  dengan analisis  data  berupa  persentase  kepuasan  terhadap  pelatihan.  Hasil  yang  diperoleh  bahwa  peserta  pelatihan merasa sangat puas dengan kegiatan pelatihan ditinjau dari sisi persiapan acara, materi, kegiatan pelatihan, dan pelayanan konsumsi.
Faktor Pendukung Berupa Fasilitas Sekolah Dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Rosi Aurora Nur Haliza; Afib Rulyansah; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol 5 No 3 (2022): Islamic Sociology and Culture
Publisher : LPPM Institut Pesantren KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/almada.v5i3.2594

Abstract

The purpose of this study is to describe the supporting factors in the form of facilities in improving the numeracy skills of students at SDN Margorejo 1 Surabaya. The method used is a descriptive qualitative approach with the main subjects in this study including the principal and homeroom teacher. The first data collection technique is direct observation, interviews, and documentation. Based on the results of research obtained from observations and interviews with resource persons, it can be concluded that there are several efforts that have been made by school principals in increasing numeracy skills that are in accordance with the contents of the discussion contained in the supporting material for numeracy literacy, which is to improve numeracy by doing habituation by giving story questions related to everyday life and starting from the simplest things by utilizing the environment around the school as a supporting facility. In line with previous research, there are several factors that students lack understanding about numeracy, including lack of habituation in giving story questions related to daily life, and training for teachers is needed to improve their teaching abilities.
Penerapan Media Augmented Reality Pada Materi Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Sekolah Dasar Nur Fauziah; Nafiah; Sri Hartatik; Sunanto
Jurnal Sekolah Dasar Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Sekolah dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v7i2.2116

Abstract

Media pembelajaran merupakan sebuah inovasi dalam menghadapi revolusi pendidkan. Media pembelajaran yang terus berkembang berdampak pada peningkatan minat dan hasil belajar. Penerapan media Augmented Reality materi ilmu penegtahuan alam diharapkan dapat meningkatkan literasi sains khususnya di sekolah dasar, karena pemanfaatan media 3 dimensi menjadi lebih flexible, interaktif dan inofatif dengan memanfaatkan benda apapun untuk dijadikan target marker. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan penerapan media Augmented Reality materi ilmu pengetahuan alam di sekolah dasar. Hasil review menunjukkan bahwa banyak peneliti yang mengembangkan dan memanfaatkan media Augmented Reality pada berbagai materi ilmu pengetahuan alam, sehingga banyak pengaruh positif meningkatkatnya minat dan hasil belajar belajar dari penerapan media ini seperti pembelajaran pengenalan hewan sesuai jenis makanannya, ekosistem, planrt, hewan bermetafosis sempurna dll. Sehingga, siswa dapat menghasilkan sifat kreatif, kecerdasan emosinya menjadi terukur, dan siswa lebih kompetitif serta kolaboratif dengan teman sebaya nya.
Co-Authors Abdurrohman Sholih Adwitiya, Asti Bhawika Afib Rulyansah Afifah Endah Nurhasanah Akhwani Akhwani, Akhwani Alfina Ifadah Amelia Ratih Damayanti Ana Syafinatul Khusnah Ananda Lavida Rahmadia Andini Hardiningrum Anindya Mirza Kurnia Putri Annisa' Auliyairrahmah Aris Budianto Budiarti, Rizqi Putri Nourma Candra Mahardika Dari Ansulat Esmael Desi Puguh Widyaningsih Dewi Widiana Rahayu Emy Yunita Rahma Pratiwi Endang Retno Setyaningsih Endang Retno Setyaningsih Fatimah Az Zahroh Fifi Fitriyah Fikriyatus Soleha fitri kusumawardani Fitriana, Dwi Hidayat, Muhammad Thamrin Inggrit Kezia Dewanti Islahatul Muthohharoh Ismiatun Munadifa Isna Ruhamaul Badriyah Kasiyun, Suharmono Katrina Dwi Novira Rahmayanti Khafita Wahdatul Khoiroh Lidia Nur Tanti, Lidia Nur Tanti Lisa Alistiana Lusita agustiari Putri M Thamrin Hidayat M. Ainur Roziqin Mariati , Pance Markub Markub Mia Alifya Djuliyanti Mohammad Kurjum Mohammad Taufiq Mohammad Taufiq Muh. Rois Ubadillah Muhammad Rois Ubaidillah Muhammad Sukron Djazilan Muhammad Syukron Djazilan MUSLIMIN IBRAHIM MUSLIMIN IBRAHIM Nabilatul Karimah Nafiah Nanda Sekarnirmala Siswanti Nimatul Qomariyah Norhana Guialani Diocolano Nur Fauziah Nuril Kartika Oky Dwi Wardana Pance Mariati Pance Mariati Rachmat Budi Santoso Reza Novri Pahlawan Ririn Imroatun Nafi’ah Rosi Aurora Nur Haliza Rudi Susanto Rudi Umar Susanto Sifaun Naziyah Silahul Faidah Siti Aisyah Siti Khotijah Siti Maghfirotun Amin Siti Maghfirotun Amin Sri Hartatik Sudarto Sudarto Suharmono Kasiyu Sukma Prabawati Sunanto Sunanto Suroso Suryaningrum, Christine Wulandari Syahrul Mubaroq Syamsul Ghufron Tiyas Saputri Ulvi Nur Laily Vivi Tamaeka Wuri Wuryandani Yusril Izza Nurfaiza Zianatul Lailah Zuraida Nisaul Alfiyah