Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS DARING BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI TENGAH PANDEMI COVID 19 Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Mohammad Kurjum
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 22, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v22i3.12958

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen pembelajaran berbasis online bagi guru sekolah dasar di tengah pandemi covid 19 di Indonesia ditinjau dari perencanaan pembelajaran, organisasi pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, mobilisasi pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan teknik survei. Populasi penelitian adalah 565 guru SD di 34 kabupaten/kota di Indonesia dengan sampel 427 guru yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang dibagikan kepada guru sekolah dasar secara online. Teknik analisis data dilakukan dengan mencari nilai persentase dan menyajikannya dalam bentuk diagram batang dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis online untuk guru sekolah dasar di tengah pandemi covid 19 pandemi di Indonesia belum dilaksanakan secara optimal. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil analisis data dimana persentase kriteria ideal untuk setiap komponen belum mencapai 50%. Pada komponen perencanaan pembelajaran, guru yang selalu membuat rencana adalah 47%. Guru yang selalu menyelenggarakan pembelajaran online sebanyak 30,46%. Aplikasi yang paling banyak digunakan oleh guru dalam pembelajaran online adalah WhatsApp sebanyak 25,1%. Pergerakan pembelajaran online selalu hanya dilakukan oleh 40,55% guru. Guru yang selalu mengawasi hanya 33,76%. Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran Online, Guru SD, Pandemi Covid 19 ABSTRACTThe purpose of this study was to analyze online-based learning management for elementary school teachers in the midst of the covid 19 pandemic in Indonesia in terms of lesson planning, learning organization, learning implementation, learning mobilization, and learning evaluation. The research was conducted quantitatively with survey techniques. The study population was 565 elementary school teachers in 34 districts/cities in Indonesia with a sample of 427 teachers who were randomly selected. Data were collected by means of a questionnaire distributed to primary school teachers online. The data analysis technique was carried out by finding the percentage value and presenting it in the form of a bar chart with the help of SPSS version 23. The results showed that online-based learning management for elementary school teachers in the midst of the covid 19 pandemic in Indonesia had not been implemented optimally. This conclusion is based on the results of data analysis where the percentage of the ideal criteria for each component has not yet reached 50%. In the lesson planning component, teachers who always make plans are 47%. Teachers who always organize online learning are 30.46%. The most widely used application by teachers in online learning is WhatsApp as much as 25.1%. The movement of online learning is always only carried out by 40.55% of teachers. Teachers who always supervise only 33.76%.Keywords: Online Learning Management, Elementary School Teachers, Covid 19 Pandemic
PENDAMPINGAN KELOMPOK BELAJAR SISWA BERBASIS COLLABORATIVE LEARNING Dewi Widiana Rahayu; Akhwani Akhwani; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i4.178

Abstract

Masa pandemic menuntut para guru untuk lebih kreatif dalam melaksanakan pembelajaran. Guru dituntut untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi untuk pelaksanaan pembelajaran. Berbagai upaya dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan pendidikan terutama di masa pandemic, salah satunya adalah melalui kegiatan pendampingan kelompok belajar yang merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat.Collaborative learning merupakan pembelajaran kolaboratif yang mengutamakan kerja sama antar siswa dalam memahami pelajaran diharapkan dapat menjadikan pembelajaran siswa kelas remedial semakin menarik dengan metode tutor sebaya dan pendekatan personal. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan siswa dalam pembelajaran ketika pembelajaran PTM-T mulai dilaksanakan. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan, small group discussion, pendekatan personal dan tutor sebaya. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah berupa peningkatan kemampuan belajar siswa yang mengalami kesulitan belajar.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Menggunakan Aplikasi Powtoon bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan Sri Hartatik; Pance Mariati; Nafiah Nafiah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.107 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.773

Abstract

Pandemi covid 19 memberikan dampak yang sangat besar bagi dunia Pendidikan diman semua guru harus mampu merancang, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi Pandemi covid 19. Guru Sekolah Dasar (SD) dituntut untuk dapat menyampaikan informasi/materi pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan metode pembelajaran saat daring. Media pembelajaran yang menarik kreatif, dapat meningkatkan motivasi belajar dan sesuai tujuan pembelajaran saat pandemic. Media pembelajaran yang menarik bagi siswa SD salah satunya media pembelajaran dengan desain kartun. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan dalam membuat media pembelajaran yaitu Powtoon perangkat lunak animasi berbasis cloud untuk membuat presentasi animasi dan video penjelajah animasi. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini adalah untuk memberikan keterampilan serta wawasan kepada Guru SD dalam membuat media pembelajaran sederhana dan menarik sesuai dengan tema pelajaran di SD dengan menggunakan aplikasi Powtoon, Sehingga dengan adanya media pembelajaran ini, peserta didik bisa lebih tertarik serta mudah memahami materi yang disampaikan oleh guru. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan secara daring dengan subjek sasaran yakni Guru SD yang ada di Magetan sebanyak 56 orang. Tahapan kegiatan ini yaitu pemaparan materi, simulasi pembuatan media, dan pendampingan pembuatan media. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pelatihan dan pendampingan yaitu guruguru Sekolah Dasar sekarang sangat paham dengan powtoon, mereka percaya diri untuk dapat membuat media dengan powtoon; mereka menyadari bahwa membuat media dengan powtoon tidak sulit; mereka semua merasa senang dengan kesempatan yang diberikan mengikuti pelatihan ini. Dan mereka mulai mencoba membuat media pembelajaran dengan aplikasi powtoon untuk murid-murid. Kesimpulannya yakni kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi powtoon memberikan manfaat yang sangat besar kepada guru-guru Sekolah Dasar dalam mengembangkan media pembelajaran di tengah pandemic Covid 19. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar dapat meningkatkan kreativitas guru.
Pengabdian Masyarakat Pelatihan dan Pendampimgan Pembuatan Bahan Ajar Digital Dengan Aplikasi Flipbook Bagi Guru SD di Magetan Nafiah Nafiah; Syamsul Ghufron; Sri Hartatik
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.77 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.781

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk memberikan pelatihan menyusun bahan ajar dengan aplikasi flipbook bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan, dan untuk memberikan pendampingan menyusun bahan ajar dengan aplikasi flipbook bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada Guru SD di Magetan. Mitra pada pelaksanaan Pengabdian masyarakat ini adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Magetan, tempat mitra adalah di Tempat pengabdian masyarakat di Jalan Kemasan No.1 Magetan, Jawa Timur. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan secara Daring menggunakan aplikasi zoom. Tahapan dalam pelaksanaan metode ini terbagi dalam persiapan kegiatan PKM, implementasi kegiatan PKM dan pasca kegiatan PKM. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan pelatihan menyusun bahan ajar dengan aplikasi flipbook bagi Guru Sekolah Dasar di Magetan berjalan dengan sukses karena dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dengan pengabdian masyarakat. Guru sangat antusias dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan secara daring, guru juga sudah cara membuat bahan ajar dengan menggunakan aplikasi flipbook dengan sangat baik setelah kegiatan pelatihan dan pendampingan.
Pelatihan Pengembangan Assesmen HOTS Muslimin Ibrahim; Muhammad Thamrin Hidayat; Nafiah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.727 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.913

Abstract

Asesmen adalah proses mengumpulkan informasi, menganalisis informasi, sebagai dasar membuat keputusan. Keterampilan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills= HOTS), adalah kegiatan mental yang terjadi pada saat seseorang dihadapkan pada masalah kompleks yang harus diselesaikan. Dengan demikian asesmen HOTS adalah tugas-tugas kompleks yang dihadapkan pada peserta didik, agar mereka menyelesaikannya menggunakan proses berpikirnya. Mengembangkan asesmen HOTS memerlukan keterampilan khusus yang harus dilatihkan. HOTS dan asesmennya dilatihkan melalui pembelajaran dengan arahan, di mana seseorang belajar melalui pengamatan terhadap perilaku model (modeling) dan pelatihan berjenjang.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan E-LKPD Berbasis Digital dengan Aplikasi Jotform bagi Guru SD di Magetan Syamsul Ghufron; Nafiah; Pance Mariati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.123 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.931

Abstract

Permasalahan pembelajaran yang ditemukan di Kabupaten Magetan sebagai mitra program pengabdian ini di antaranya adalah (1) guru masih menggunakan metode konvensional dalam pembelajaran dan (2) guru belum mampu menggunakan media e-learning. Solusi terbaik dari permasalahan utama tersebut adalah program pelatihan dan pendampingan pembuatan E-LKPD berbasis digital dengan aplikasi Jotform. Tujuan umum program ini adalah meningkatkan kemampuan literasi digital guru SD di Magetan. Adapun tujuan khususnya adalah (1) untuk memberikan pelatihan membuat E-LKPD dengan aplikasi JotForm dan (2) untuk memberikan pendampingan pembuatan E-LKPD dengan aplikasi JotForm. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan secara daring dengan aplikasi zoom meeting tanggal 28 September sampai 2 Oktober 2021. Sebelum berlangsung pelatihan kepada peserta diberikan pretest dengan hasil persentase kompetensi rata-rata sebesar 38%. Setelah pelatihan dan pendampingan diberikan posttest dengan hasil persentase kompetensi rata-rata sebesar 58%. Hasil uji statistik dengan SPSS versi 26 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan kompetensi peserta sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Hasil t-test menunjukkan bahwa nilai signifikansi = 0,000 < 0,005. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan ini sangatlah berhasil dan mampu meningkatkan kemampuan literasi digital para peserta pelatihan.
PENGARUH PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SD KEMALA BHAYANGKARI 1 Amelia Ratih Damayanti; Suharmono Kasiyun; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.132 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i2.7876

Abstract

This study aims to analyze the provision of teacher strengthening, learning motivation, and to determine the effect of giving reinforcement teachers on student’s learning motivation SD Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. The subjects of this study were students in grades II, III, IV and V with 77 students. This type of research used quantitative descriptive with correlation methods. The technique of collecting data used a questionnaire. The instrument has been validated by expert lecturers in the field of education and by using SPSS calculations. The data was analyzed by using descriptive analysis and non-parametric statistics with Spearman rank correlation test analysis. The results showed that giving teachers’ reinforcement was included in the quite good category with 45.45%, the students’ motivation in learning was included in the good category with 46.75%, the effect of giving reinforcement and learning motivation has a positive and significant effect between teachers reinforcement on learning motivation of SD Kemala Bhayangkari 1 Surabaya. The findings showed that the results of the Spearman rank correlation test on the correlation coefficient value was 0.578 with a significant level value of 0.01 (0.578 > 0.01) while the value of sig. of 0.00 with a significant level of 0.01 (0.00 < 0.01). Giving teachers’ reinforcement on learning motivation was included in the moderate category at a correlation coefficient of 0.578 (0.40 - 0.599).
PERSEPSI GURU KELAS RENDAH TERHADAP PENERAPAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DI SD YPM MA’ARIF YPM WONOCOLO Nanda Sekarnirmala Siswanti; Sunanto Sunanto; Nafiah Nafiah; Dewi Widiana Rahayu
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 7, No 1 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.051 KB) | DOI: 10.24114/js.v7i1.36907

Abstract

Abstract: Limited Face-to-face Learning is a solution for learning loss made by the Government through a Letter of Ministerial Decree of 4 Ministers. The existence of this policy is allowed to conduct Limited Face-to-face Learning by fulfilling the terms and conditions that have been determined. Study this conducted aim analyze Class Teacher's Perception Low To Application Learning stare Advance Limited to SD Ma'arif YPM Wonocolo . Study this is type   study qualitative descriptive .Subject study in   including the grade 1-3 teacher and the principal school. Data collection techniques using interviews, observations and documentation. Research results this showing that Class Teacher's Perception Low at SD Ma'arif YPM Wonocolo 1) running with good because could made opportunity repair consequence drop application previous online learnin, 2) walk with in accordance terms and conditions PTMt being in the green zone perwilayan and doing strict proces. The obstacles faced by teachers are: lack of literacy numeration, behavior, progress. The efforts made by the teacher are: 1) working same with parents, 2) task skills live, 3) give punishment . Impact positive of them opportunity repair consequence PJJ, effective and conducive, results study and enthusiasm increase. Impact negative of them that is time limited, delivery Theory limited, decrease criteria and quality question, be constraint if environment school negligent terms and conditions policy that. Conclusion from study this that policies that have been made through 4 Ministerial Decree Letters have been appropriate conducted at SD Ma'arif YPM Wonocolo. even though the teacher is aware of the teacher limitations teacher 's time implement strategy in learning in progress.Keywords : Perception, Teacher, Learning stare Advance Limited Abstrak: Pembelajaran Tatap Muka Terbatas merupakan solusi adanya learning loss yang dibuat Pemerintah melelui Surat Kementerian SKB 4 Menteri. Adanya kebijakan tersebut diperbolehkan melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditentukan. Penelitian ini dilakukan bertujuan menganalisis Persepsi Guru Kelas Rendah Terhadap Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SD Ma'arif YPM Wonocolo. Penelitian ini merupakan jenis   penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dalam   diantaranya guru kelas 1-3 dan kepala sekolah. Teknik   pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.   Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Persepsi Guru Kelas Rendah di SD Ma’arif YPM Wonocolo 1) berjalan dengan baik karna dapat dijadikan peluang perbaikan akibat penurunan penerapan pembelajaran daring sebelumnya. 2) berjalan dengan sesuai syarat dan ketentuan PTMt berada di perwilayan zona hijau dan melakukan prokes yang ketat.  Kendala yang dialami guru ialah kurangnya literasi numerasi, perilaku, prokes. Upaya yang dilakukan guru yakni: 1) bekerja sama dengan orangtua, 2) tugas kecakapan hidup, 3)memberi hukuman. Dampak positif diantaranya peluang perbaikan akibat pjj, efektif dan kondusif, hasil belajar dan semangat meningkat. Dampak negatif diantaranya yakni waktu terbatas, penyampaian materi terbatas, penurunan kriteria dan kualitas soal, menjadi kendala apabila lingkungan sekolah lalai syarat dan ketentuan kebijakan tersebut.  Kesimpulan dari penelitian ini bahwa kebijakan yang telah dibuat melalui surat SKB 4 Menteri telah tepat dilakukan di Sd Ma'arif YPM Wonocolo. walaupun guru menyadari guru adanya keterbatasan waktu guru berupaya menerapkan strategi dalam pembelajaran berlangsung.Kata Kunci: Persepsi, Guru, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK KELAS IV SD AL-FURQON Rachmat Budi Santoso; Sunanto Sunanto; Nafiah Nafiah; Sri Hartatik
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 6, No 4 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.91 KB) | DOI: 10.24114/js.v6i4.38275

Abstract

Abstract: The background of this research is to describe the efforts and constraints of student learning motivation in which it becomes a question if the PJOK subjects are generally carried out properly and correctly. Therefore, the researcher wants to know the motivation of students if the PJOK subjects take place. The purpose of this study was to analyze students' motivation to learn PJOK at SD AL-FURQON. This type of research uses descriptive qualitative research, the research subjects used are fourth grade students and are clarified by statements to schools, PJOK teachers, and representatives of students' parents. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Based on the results of research and discussion, the implementation of PJOK learning at SD AL-FURQON, precisely in class IV, has been carried out well, students and educators have used media or sports equipment in the learning process. In the implementation of PJOK learning. However, there are still some obstacles, one of which is boredom, monotony to the mood in doing the assignments given by the teacher. One of the solutions used in dealing with these problems is to provide a stimulus with an individual or group approach to feel comfortable when learning with PJOK. In general, this study was conducted to analyze students' learning motivation towards PJOK learning at SD AL-FURQON.Keywords: Student learning motivation and PJOK learningAbstrak; Latar belakang penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya dan kendala motivasi belajar siswa dalam yang mana menjadi sebuah pertanyaan jika mata pelajaran PJOK yang pada umumnya dilakukan secara baik dan benar, Maka dari itu peneliti ingin mengetahui motivasi dari siswa jika mata pelajaran PJOK berlangsung. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran PJOK di SD AL-FURQON. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskripstif, subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas IV serta diperjelas dengan pernyataan kepada sekolah, guru PJOK, dan perwakilan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, pelaksanaan pembelajaran PJOK di SD AL-FURQON tepatnya pada kelas IV telah terlaksana dengan baik, peserta didik dan pendidik telah memanfaatkan media atau peralatan olahraga dalam proses pembelajarannya. Dalam pelaksanaan pembelajaran PJOK. Namun, masih terdapat beberapa kendala salah satunya rasa bosan, monoton hingga mood dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Adapun solusi yang digunakan dalam menghadapi permasalahan tersebut salah satunya memberikan stimulus dengan pendekatan secara individu ataupun kelompok agar merasa nyaman ketika melakukan pembelajaran dengan PJOK. Simpulan secara umum, penelitian ini dilakukan untuk menganalisiswa motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran PJOK di SD ALFURQON.Kata Kunci: Motivasi belajar siswa dan Pembelajaran PJOK
SHARING SESSION PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU SEKOLAH DASAR Dewi Widiana Rahayu; Akhwani Akhwani; Nafiah Nafiah
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.145 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v5i1.3176

Abstract

Kegiatan sharing session penyusunan perangkat pembelajaran daring bagi guru sekolah dasar ini bertujuan untuk membantu guru-guru dalam menyusun perangkat pembelajaran daring. Metode pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan diskusi antara pengusul dan sekolah mitra yang kemudian ditemukan beberapa permasalahan yang disepakati untuk diselesaikan melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Kemudian pengusul mempersiapkan proposal pengabdian masyarakat, menentukan tim yang terdiri dari tujuh mahasiswa dan dua dosen pendamping. Dosen pendamping mempersiapkan materi penyusunan perangkat pembelajaran daring dan blended learning. Kegiatan ini menggunakan metode diskusi secara tatap muka terbatas maupun secara daring dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan karena dilaksanakan pada masa pandemi. Hasil yang di dapatkan dari proses pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah berupa kemampuan guru dalam merancang pembelajaran dan membuat video pembelajaran dapat bertambah. Guru dituntut untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran agar pembelajaran lebih menarik.
Co-Authors Abdurrohman Sholih Adwitiya, Asti Bhawika Afib Rulyansah Afifah Endah Nurhasanah Akhwani Akhwani, Akhwani Alfina Ifadah Amelia Ratih Damayanti Ana Syafinatul Khusnah Ananda Lavida Rahmadia Andini Hardiningrum Anindya Mirza Kurnia Putri Annisa&#039; Auliyairrahmah Aris Budianto Budiarti, Rizqi Putri Nourma Candra Mahardika Dari Ansulat Esmael Desi Puguh Widyaningsih Dewi Widiana Rahayu Emy Yunita Rahma Pratiwi Endang Retno Setyaningsih Endang Retno Setyaningsih Fatimah Az Zahroh Fifi Fitriyah Fikriyatus Soleha fitri kusumawardani Fitriana, Dwi Hidayat, Muhammad Thamrin Inggrit Kezia Dewanti Islahatul Muthohharoh Ismiatun Munadifa Isna Ruhamaul Badriyah Kasiyun, Suharmono Katrina Dwi Novira Rahmayanti Khafita Wahdatul Khoiroh Lidia Nur Tanti, Lidia Nur Tanti Lisa Alistiana Lusita agustiari Putri M Thamrin Hidayat M. Ainur Roziqin Mariati , Pance Markub Markub Mia Alifya Djuliyanti Mohammad Kurjum Mohammad Taufiq Mohammad Taufiq Muh. Rois Ubadillah Muhammad Rois Ubaidillah Muhammad Sukron Djazilan Muhammad Syukron Djazilan MUSLIMIN IBRAHIM MUSLIMIN IBRAHIM Nabilatul Karimah Nafiah Nanda Sekarnirmala Siswanti Nimatul Qomariyah Norhana Guialani Diocolano Nur Fauziah Nuril Kartika Oky Dwi Wardana Pance Mariati Pance Mariati Rachmat Budi Santoso Reza Novri Pahlawan Ririn Imroatun Nafi’ah Rosi Aurora Nur Haliza Rudi Susanto Rudi Umar Susanto Sifaun Naziyah Silahul Faidah Siti Aisyah Siti Khotijah Siti Maghfirotun Amin Siti Maghfirotun Amin Sri Hartatik Sudarto Sudarto Suharmono Kasiyu Sukma Prabawati Sunanto Sunanto Suroso Suryaningrum, Christine Wulandari Syahrul Mubaroq Syamsul Ghufron Tiyas Saputri Ulvi Nur Laily Vivi Tamaeka Wuri Wuryandani Yusril Izza Nurfaiza Zianatul Lailah Zuraida Nisaul Alfiyah