Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Water Footprint Produksi Tanaman Melon pada Sistem Budidaya Hidroponik dan Konvensional Fadil Rohman; Tri Rini Kusparwanti; Refa Firgiyanto; Rindha Rentina Darah Pertami; Edi Siswadi; Muhammad Zayin Sukri; Hanif Fatur Rohman; Gallyndra Fatkhu Dinata; Eliyatiningsih Eliyatiningsih; Anggita Rizky Fadilah
Jurnal Pertanian Khairun Vol 4 No 2: (Desember 2025)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v4i2.11169

Abstract

Water use efficiency is a critical issue in melon production, particularly under greenhouse cultivation systems. This study aimed to compare the water footprint of melon (Cucumis melo L.) production under hydroponic and conventional cultivation systems. The experiment was conducted at the Teaching Factory Smart Greenhouse, Politeknik Negeri Jember, from March to June 2023. Each cultivation system consisted of 30 sampled plants. Both systems applied drip irrigation with a nutrient solution concentration of 1400 ppm. Water footprint was calculated following Hoekstra’s method, considering only the blue water footprint, while green and grey components were assumed to be zero due to the protected greenhouse environment. The results showed that the conventional system produced greater vegetative growth, earlier generative phase development, and higher fruit diameter and weight than the hydroponic system. However, the water footprint of the conventional system was significantly higher. Differences in water footprint were mainly attributed to differences in planting area per plant, which affected plant water use calculated as evapotranspiration multiplied by planting area. The hydroponic system demonstrated higher water use efficiency per unit yield.
Pekarangan Produktif dengan Vertiminaponik sebuah Inovasi Hijau untuk Ketahanan Pangan Keluarga dan Literasi Digital Perempuan Jumiatun; Irma Harlianingtyas; Rindha Rentina Darah Pertami; Berlina Yudha Pratiwi; Satria Indra Kusuma
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1734

Abstract

Pekarangan di wilayah yang padat penduduk jarang dimanfaatkan sebagai sumber pangan keluarga. Rambipuji merupakan desa yang ada di Kabupaten jember dan salah satu permasalahan di desa tersebut adalah produktivitas lahan yang menurun. Oleh karena itu tim melakukan kegiatan dengan memberdayakan anggota PKK melalui program vertiminaponik. Tujuan kegiatan ini adalah memberdayakan perempuan anggota PKK Curah Ancar, Desa Rambipuji, melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah dengan teknologi vertiminaponik. Waktu pelaksanaan dimulai pada bulan Juli sampai dengan November 2025. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi dan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta mengenai konsep urban farming berbasis zero waste. Materi meliputi pengenalan sistem vertiminaponik, perakitan instalasi, budidaya tanaman sayuran dan ikan, serta pengemasan dan pemasaran produk secara digital. Hasil sosialisasi menunjukkan respons positif, di mana peserta aktif berdiskusi dan menunjukkan minat kuat untuk mengembangkan teknologi ini di rumah masing-masing. Pada tahap penerapan, dilakukan instalasi sistem vertiminaponik sederhana di pekarangan percontohan, yang kemudian diikuti pendampingan teknis hingga peserta mampu merawat tanaman dan ikan secara mandiri. Monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan motivasi kewirausahaan peserta. Beberapa anggota berhasil memanen sayuran pertama, mengemas produk secara higienis, dan memasarkan melalui platform digital. Program ini terbukti memberikan dampak nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha kecil berbasis rumah tangga. Dengan demikian, penerapan vertiminaponik tidak hanya mendukung ketersediaan pangan sehat, tetapi juga memperkuat pemberdayaan sosial ekonomi perempuan di Desa Rambipuji.
Pengaruh Iklim Mikro dan Penggunaan Media Tanam yang Berbeda pada Pertumbuhan Tanaman Melon Varietas Sweet Net: Effect of Microclimate and Differences Planting Media on The Growth of Melon Sweet Net Varieties Elly Daru Ika Wilujeng; Rindha Rentina Darah Pertami; Abdurrahman Salim; Majidah Majidah
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 10 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman melon merupakan tanaman yang peka terhadap perubahan lingkungan. Saat ini berkembang teknologi budidaya melon di dalam green house, teknologi ini digunakan sebagai upaya dalam memodifikasi iklim mikro yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman melon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim mikro dan jenis media tanam yang berbeda untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman melon varietas sweet net yang di tanam di dalam smart green house Politeknik Negeri Jember. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Mei 2024. Perlakuan yang diuji terdiri dari dua perlakuan yaitu: penggunaan media tanah+kompos dan media cocopeat yang akan diulang sebanyak 15 kali. Parameter yanag diamati meliputi iklim mikro (suhu dan kelembaban) dan juga indikator pertumbuhan tanaman meliputi panjang tanaman, jumlah daun, jumlah bunga dan potensi berat buah melon. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan T-test. Hasil penelitian menunjukkan iklim mikro di dalam smart green house Politeknik Negeri Jember masih tergolong iklim mikro yang optimal untuk mendukung pertumbuhan tanaman melon. Selain itu penggunaan media tanam cocopeat mampu memberikan hasil terbaik bagi panjang tanaman melon pada pengamatan minggu ke-4 hingga ke-6, namun tidak berbeda nyata pada parameter jumlah daun, jumlah bunga dan berat tanaman melon. penggunaan media cocopeat maupun media tanah sama-sama menjadi media yang baik dalam mendukung pertumbuhan tanaman melon di dalam green house.