Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Widya Sandhi

CONTESTATION OF SIMBOLIC CAPITAL AT HINDU RELIGIOUS PRACTICE IN MATARAM CITY, WEST NUSA TENGGARA Wirawan, I Wayan Ardhi
Widya Sandhi Vol 9 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap kontestasi modal simbolik dalam praktik beragama Hindu di Kota Mataram. Fenomena tersebut berkaitan erat dengan representasi identitas genealogis secara kontemporer dalam ruang sosial-religius. Kontestasi modal simbolik berkaitan dengan representasi identitas leluhur masa lalu secara kontekstual. Kontestasi modal simbolik diaktualisasikan melalui penegasan kembali identitas leluhur dalam sejumlah praktik beragama Hindu. Simbol-simbol budaya yang dikontestasikan sebagai medium melakukan resistensi pemapanan praktik budaya, khususnya dalam pelaksanaan agama Hindu. Mobilisasi modal simbolik sebagai resistensi terhadap metanarasi yang telah dimapankan. Kondisi tersebut mereflekasikan kontestasi kekuasaan dalam praktik beragama Hindu.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DAN IMPLIKASINYA PADA LOYALITAS MAHASISWA DI SEKOLAH TINGGI AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM Dewanthari, Ni Nyoman Tri Thika; Wirawan, I Wayan Ardhi; Listiawati, Ni Putu
Widya Sandhi Vol 10 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai hubungan kualitas layanan, kepuasan mahasiswa dan loyalitas mahasiswa di STAHN Gde Pudja Mataram, yang dilatar belakangi karena adanya peningkatan jumlah mahasiswa dan juga tingkat loyalitas mahasiswa yang tinggi kepada STAHN Gde Pudja Mataram sedangkan layanan yang diberikan masih banyak memiliki kekurangan. Jika dilihat dari konsep loyalitas, maka seharusnya ketika mahasiswa loyal berarti mahasiswa puas akan kualitas layanan yang diberikan oleh perguruan tinggi terkait. Maka dengan demikian, timbul pertanyaan bahwa dari berbagai layanan yang diberikan oleh STAHN Gde Pudja Mataram yang masih memiliki kekurangan, sudahkan memenuhi tingkat kepuasan mahasiswa? sehingga mahasiswa mampu memberikan loyalitas yang tinggi pada STAHN Gde Pudja Mataram. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STAHN Gde Pudja Mataram, dengan jumlah sampel 85 orang, serta pengambilan sampel menggunakan teknik stratifield random sampling. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, kuesioner dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis jalur. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : (1) kualitas layanan berpengaruh langsung positif secara signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dengan koefisien sebesar 0,435, (2) kualitas layanan berpengaruh langsung positif secara signifikan terhadap loyalitas mahasiswa dengan koefisien sebesar 0,251, (3) kepuasan mahasiswa berpengaruh langsung positif secara signifikan terhadap loyalitas mahasiswa dengan koefisien sebesar 0,215 serta, (4) kualitas layanan berpengaruh tidak langsung secara signifikan terhadap loyalitas mahasiswa melalui kepuasan mahasiswa di STAHN Gde Pudja Mataram dengan koefisien sebesar 0,094.
UPAKARA PANCA LINGGA AS SYMBOLS OF PANCA DEWATA AT HINDU RITUAL PRACTICES IN LOMBOK Wirawan, I Wayan Ardhi; Sueca, I Nyoman; Sumari, Ni Made; Ketut Putra, I Gusti Ngurah
Widya Sandhi Vol 10 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to study the upakara Panca Lingga means of ceremony as a symbol of Panca Dewata in the implementation of Hindu rituals in Lombok. This research was designed in an interpretative qualitative method using a case study model. The results of the study found that the means of ceremony panca lingga is one form of ceremonial facility which is categorized as having a uniqueness that is carried out in the implementation of rituals on the Hindu community in Lombok. The uniqueness that seems in principle is a symbolic to ask for God's grace in its manifestation as the Five Gods, namely Dewa Iswara, Dewa Brahma, Dewa Maha Dewa, Dewa Wisnu and Dewa Çiwa. The Panca Dewata were requested to be present, worshiped and confirmed its place (negtegan) in the ceremony using the ceremony. Upakara Panca Lingga is very sanctified starting from the selection of the material element, which has the right to make it, the procession of its making up to the authority of the devout people, all of which are provisions that indicate the primacy of the ceremony.