Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PELATIHAN PEMANFAATAN METAVERSE DALAM PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 BATANGHARI Sari, Raras Kartika; Ahmad, Imam; Puspaningtyas, Nicky Dwi; Alita, Debby; Sena, Fikih Yuhada; Santika, Yuli; Rani, Ni Made Suka
COMMENT: Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/comment.v3i1.236

Abstract

AbstractThis activity was carried out with the aim of providing Metaverse training in learning at SMA Negeri 1 Batanghari. The purpose of implementing this training is to provide new insights and knowledge for students about the Metaverse. Metaverse training activities in learning are carried out with offline training for class XII school students. The training was carried out with the first stages, namely providing field surveys, pre-tests, providing training and post-tests. After being given presentation of material about Metaverse, an average of  99.4% of students gave a positive response to the implementation of the activity.Student agree that Metaverse can increase interest in learning, Metaverse can help in understanding thematerial, help to be more active in learninf, increase learning motivation and Metaverse is very easy to use in the learning process. This is because Metaverse is the new Technologi in learning process.Keywords: training, metaverse, learningAbstrakKegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan Metaverse dalam Pembelajaran di SMA Negeri 1 Batanghari. Tujuan dari pelaksanaan pelatihan adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi peserta didik tentang Metaverse. Kegiatan pelatihan Metaverse dalam pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka kepada peserta didik kelas XII. Pelatihan dilaksanakan dengan tahapan awal yaitu melaksanakan survey lapangan, pemberian pre tes, pelaksanaan pelatihan, dan pemberian post test. Setelah pelaksanaan pelatihan Metaverse, rata-rata 99,4% peserta didik memberikan respon positif terhadap pelaksanaan pelatihan Metaverse. Peserta didik memberikan respon positif dan setuju bahwa Metaverse dapat membuat peserta didik tertarik pada pembelajaran, lebih dapat memahami materi, lebih aktif dalam pembelajaran, lebih termotivasi dalam pembelajaran, dan dapat membuat peserta didik lebih mudah dalam belajar, lebih mudah digunakan saat pembelajaran. Peserta didik sangat antusias saat mengikuti pelatihan, hal ini dikarenakan Metaverse merupakan tekhnologi baru yang mereka gunakan dalam pembelajaran. Kata kunci: pelatihan, metaverse, belajar
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Safitri, Noviana; Dewi, Putri Sukma; Puspaningtyas, Nicky Dwi
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 6, No 2 (2024): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v6i2.4438

Abstract

Berpikir kritis merupakan suatu kemampuan yang penting untuk dimiliki oleh peserta didik, khususnya pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa pada soal Sistem Persamaan Linier Dua Variabel. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa yang dipilih berdasarkan purposive sampling dengan katagori siswa rendah, sedang, dan tinggi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan soal tes uraian kemampuan berpikir kritis siswa. Setelah pengumpulan data peneliti menganalisis hasil pengerjaan soal tes uraian kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan analisis data, didapatkan rata-rata nilai tes kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 96 dan dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis ada di katerogi tinggi dengan tercapainya seluruh indikator.
STUDENTS' MATHEMATICAL CREATIVE THINKING SKILLS IN SOLVING PISA PROBLEMS: A CASE IN INDONESIA Putri, Riska Yolanda; Puspaningtyas, Nicky Dwi; Hadi, Windia
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2024): KALAMATIKA November 2024
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/KALAMATIKA.vol9no2.2024pp233-249

Abstract

This study analyzes students' creative thinking skills in solving PISA questions involving spatial and geometric content. A descriptive qualitative approach was used, selecting three groups of students based on mathematical ability: high, medium, and low. Data were collected through tests, interviews, and documentation. The test consisted of three PISA items designed to assess students' creative thinking indicators: fluency, flexibility, originality, and elaboration. The conclusions of this study show that students with high mathematical ability exhibit a high level of creative thinking, as evidenced by the fulfillment of all indicators: fluency, flexibility, elaboration, and originality. Students with moderate mathematical ability demonstrate limited or moderate creative thinking, fulfilling only the fluency and originality indicators, while elaboration and flexibility are not optimal. Students with low mathematical ability fulfill only the originality indicator, with low fluency and elaboration, and do not demonstrate flexibility.
Analisis Pengetahuan Numerasi Mahasiswa Calon Guru Matematika Oktariani, Ema; Puspaningtyas, Nicky Dwi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i3.3620

Abstract

Dalam praktik pendidikan, sering kali terjadi kesalahan pemahaman terkait pengajaran numerasi. Banyak guru yang menganggap mengajarkan numerasi sama dengan mengajarkan matematika, sehingga pembelajaran lebih fokus pada rumus dan latihan soal tanpa mengembangkan kemampuan numerasi siswa secara menyeluruh. Pendekatan seperti ini mengurangi kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa, yang penting untuk sukses dalam kehidupan dan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan calon guru matematika terhadap numerasi.Sampel penelitian ini adalah mahasisswa matematika Universitas Teknokrat Indonesia sejumlah 20 mahasiswa. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas calon guru memahami konsep dasar numerasi, namun terdapat perbedaan signifikan dalam mengidentifikasi soal numerasi. Sebanyak 95% responden mengetahui tentang numerasi, tetapi hanya 40% yang menyadari bahwa soal numerasi tidak selalu berbentuk soal cerita. Selain itu, 57,9% responden menganggap soal matematika abstrak termasuk dalam numerasi, yang menandakan adanya kebingungan antara kedua konsep tersebut. Sebagian besar responden 70% percaya bahwa keahlian matematika menjamin kemampuan numerasi, meskipun keduanya tidak selalu sejalan. Pelatihan numerasi untuk calon guru perlu diperkuat, dengan penekanan pada pemahaman soal numerasi yang lebih beragam dan aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kurikulum pendidikan guru perlu disesuaikan untuk fokus pada pengembangan literasi numerasi agar calon guru lebih siap mengajarkan keterampilan ini kepada siswa.
Exploring students’ proportional reasoning in solving guided-unguided area conservation problem: A case of Indonesian students Sari, Yurizka Melia; Fiangga, Shofan; Milla, Yulia Izza El; Puspaningtyas, Nicky Dwi
Journal on Mathematics Education Vol. 14 No. 2 (2023): Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jme.v14i2.pp375-394

Abstract

Proportional reasoning has been greatly influencing the development of students’ mathematical abilities. Along with the area conservation ability, it helps elementary students comprehend area measurement. This exploratory study aimed to produce qualitative-descriptive data on elementary students’ proportional reasoning in solving the conservation of plane figures. The study used guided-unguided area conservation problems using a proportional reasoning level as the analysis framework. Data were collected from 4 primary school students in Sidoarjo, Indonesia, who were in fifth-grade class. The students' strategies used were identified to analyze the students' proportional reasoning in solving area conservation. Results show that the level of proportional reasoning varies from zero to two. Regarding the students' proportional reasoning levels, most of the students' strategies use visual clues and cute paste strategies. Only one student can reach the level of quantitative reasoning by using a formula to compare both area measurements. Interestingly, the problem of the conservation of plane figures failed to reveal students' formal proportional reasoning due to their insufficient knowledge of fractions, division, multiplication, and decimals. Some implications regarding students' proportional reasoning and interventions in the area conservation problem are discussed.
ANALYSIS OF STUDENTS' MATHEMATICAL REASONING ABILITIES ON TWO-VARIABLE LINEAR INEQUALITY SYSTEM MATERIAL Nabila Nabila; Nicky Dwi Puspaningtyas
EMTEKA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/emteka.v7i1.10489

Abstract

This study aims to describe students' mathematical reasoning abilities in the subject of Two-Variable Linear Inequality Systems (SPtLDV). This study was conducted because many students still have difficulty understanding the concepts and steps for solving SPtLDV, especially in understanding the relationship between variables and drawing logical conclusions from a mathematical problem. These difficulties often arise when students have to interpret mathematical statements into inequalities and describe the solution area on a coordinate plane. This study used a qualitative descriptive method with 14 students from class XI of SMA Negeri 12 Bandar Lampung as subjects. Data were collected through mathematical reasoning ability tests and interviews to explore the students' thinking processes. The results show that students' mathematical reasoning abilities vary. High-ability students are able to meet all reasoning indicators, from making assumptions, performing mathematical manipulations, providing reasons for solutions, to drawing correct conclusions. Students with moderate abilities were still lacking in writing down the steps of manipulation systematically and tended to make small errors in calculations. Meanwhile, students with low abilities had difficulty understanding basic concepts and often made mistakes in manipulating the variables x and y, resulting in inaccurate solutions. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan penalaran matematis siswa dalam mata pelajaran Sistem Ketidaksetaraan Linear Dua Variabel (SPtLDV). Penelitian ini dilakukan karena banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan langkah-langkah penyelesaian SPtLDV, terutama dalam memahami hubungan antara variabel dan menarik kesimpulan logis dari suatu masalah matematis. Kesulitan ini sering muncul ketika siswa harus menginterpretasikan pernyataan matematis menjadi ketidaksetaraan dan menggambarkan daerah penyelesaian pada bidang koordinat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan 14 siswa kelas XI SMA Negeri 12 Bandar Lampung sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan penalaran matematis dan wawancara untuk mengeksplorasi proses berpikir siswa. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa bervariasi. Siswa dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi semua indikator penalaran, mulai dari membuat asumsi, melakukan manipulasi matematis, memberikan alasan untuk solusi, hingga menarik kesimpulan yang benar. Siswa dengan kemampuan sedang masih kurang dalam mencatat langkah-langkah manipulasi secara sistematis dan cenderung membuat kesalahan kecil dalam perhitungan. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan memahami konsep dasar dan sering membuat kesalahan dalam memanipulasi variabel x dan y, yang mengakibatkan solusi yang tidak akurat.
The influence of using wordwall media on students' conceptual understanding of composition function material Desi Natalia Naibaho; Nicky Dwi Puspaningtyas
LINEAR: Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 June 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguran IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/linear.v7i1.55-64

Abstract

The main objective of using Wordwall learning media is to facilitate students in understanding mathematical concepts, particularly in composition function material, through interactive and engaging activities. The method used is a quasi-experiment with a Nonequivalent Control Group Pretest-Posttest Design involving two grades of XI high school, namely the experimental class that learned using WordWall media and the control class that learned conventionally. Data were obtained through essay tests that had been tested for validity, reliability, difficulty level, and discriminatory power, then analyzed using the Liliefors normality test, Bartlett's homogeneity test, and the Independent Sample t-test with the help of SPSS. The results showed that the data were normally distributed and homogeneous, and the significance value (Sig.) <0.05, which indicates a significant difference between the understanding of the concept in the experimental and control classes. In addition, more than 75% of students in the experimental class achieved the Minimum Completion Criteria (KKM), so it can be concluded that the use of WordWall media is effective in improving the understanding of mathematical concepts.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATERI LIMIT FUNGSI Nicky Dwi Puspaningtyas
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 6 No. 2 (2024): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika pada mahasiswa dalam menyelesaikan soal materi Limit Fungsi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subyek dipilih berdasarkan nilai UAS mata kuliah kalkulus diferensial dan juga dengan pertimbangan dosen pengampu mata kuliah tersebut. Subyek penelitian yaitu 3 mahasiswa yang masing-masing memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka, tes, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan berdasarkan indikator pemahaman konsep yaitu (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu, dan (3) menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur tertentu. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: subjek dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi indikator (2) dan (3), subjek dengan kemampuan sedang mampu memenuhi indikator (3), dan subjek dengan kemampuan rendah belum mampu memenuhi ketiga indicator. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga subyek sama-sama belum mampu memenuhi indikator menyatakan ulang sebuah konsep dimana ketiga subjek tidak mampu menginterpretasikan grafik sesuai yang dimaksud pada soal.
Pelatihan Pembuatan Infografik Statistik Menggunakan AI Visme Putri Sukma Dewi; Nicky Dwi Puspaningtyas; Raras Kartika Sari; Very Hendra Saputra; Nabila Novia Sandra; Nanda Diona Mesca
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27548

Abstract

ABSTRAK Pelatihan pembuatan infografik statistik menggunakan AI Visme bagi siswa SMA Negeri 1 Batang Hari Lampung Timur  bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi data dan komunikasi visual dalam era digital. Infografik menjadi alat penting dalam menyajikan informasi secara efektif dan menarik, terutama dalam memahami data statistik. Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang tersedia pada platform Visme, siswa dapat dengan mudah membuat infografik profesional tanpa memerlukan keterampilan desain yang kompleks. Pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar tentang pengolahan dan visualisasi data, serta bagaimana AI dapat membantu dalam proses pembuatan infografik yang menarik dan informatif. Metode yang digunakan mencakup sesi teori mengenai dasar-dasar statistik dan desain infografik, praktik langsung menggunakan Visme, serta proyek individu untuk menerapkan keterampilan yang telah dipelajari. Hasil dari pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menginterpretasikan dan menyajikan data secara visual, mendukung kebutuhan akademik mereka, serta mempersiapkan mereka untuk dunia profesional yang semakin bergantung pada komunikasi berbasis data. Hal ini ditunjukkan dari hasil angket yang menunjukkan sebanyak 90% siswa setuju pelatihan ini bermanfaat, 87% siswa paham dengan materi yang diberikan dan 85% siswa merasa materi yang diberikan bermanfaat. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membekali siswa dengan keterampilan statistik yang esensial di berbagai bidang. Kata Kunci: Infografik, Statistik, AI, Visme, Literasi Data.  ABSTRACT Training on creating statistical infographics using AI Visme for students of SMA Negeri 1 Batang Hari aims to improve data literacy and visual communication skills in the digital era. Infographics are an important tool in presenting information effectively and attractively, especially in understanding statistical data. By utilizing artificial intelligence (AI) technology available on the Visme platform, students can easily create professional infographics without requiring complex design skills. This training is designed to equip students with a basic understanding of data processing and visualization, as well as how AI can help in the process of creating attractive and informative infographics. The methods used include theoretical sessions on the basics of statistics and infographic design, hands-on practice using Visme, and individual projects to apply the skills they have learned. The results of this training can improve students' ability to interpret and present data visually, support their academic needs, and prepare them for the professional world that is increasingly dependent on data-based communication. This is shown by the results of the questionnaire which showed that 90% of students agreed that this training was useful, 87% of students understood the material provided and 85% of students felt that the material provided was useful. Thus, this training is a strategic step in equipping students with essential statistical skills in various fields. Keywords: Infographics, Statistics, AI, Visme, Data Literacy.