Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Peningkatan Minat Belajar Siswa Melalui Pendekatan Matematika Realistik Pada Pembelajaran Berbasis Daring Clara Fatimah; Putri Meilia Asmara; Intan Mauliya; Nicky Dwi Puspaningtyas
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 3, No 2 (2021): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v3i2.1310

Abstract

Penyebaran covid-19 sangat berdampak di segala sektor, tak terkecuali sektor pendidikan. Melihat kasus yang terus meningkat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan surat edaran Nomor 4 tahun 2020 pada tanggal 24 Maret 2020 yang berisi Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Dalam Penyebaran Covid-19. Salah satu isi dari surat edaran tersebut adalah mengalihkan metode pembelajaran tatap muka disekolah dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilaksanakan dirumah. Hal yang perlu diperhatikan seorang pendidik saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring adalah minat belajar. Jika siswa memiliki minat belajar yang tinggi maka akan memudahkan siswa tersebut dalam mencapai tujuan belajar, begitupun jika siswa memiliki minat belajar yang rendah maka akan mengakibatkan kurangnya rasa ketertarikan siswa tersebut terhadap suatu bidang tertentu.  Dalam proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring ini, guru SMP Kartikatama Metro banyak menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional dengan metode ceramah. Sehingga siswa cenderung pasif karena kurang dilibatkan dalam mencari penyelesaian masalah matematika yang akan berdampak pada rendahnya minat belajar siswa. Oleh karena itu, perlu suatu metode yang tepat untuk diaplikasikan pada pembelajaran matematika yang dilaksanakan secara daring. Salah satu metode tersebut adalah Pendekatan Matematika Realistik. Dari penelitian yang telah dilakukan pada 20 siswa kelas VIII Kartikatama Metro didapat bahwa minat belajar pada metode Pembelajaran Matematika Realistik ≠ minat belajar pada metode pembelajaran konvesional (ceramah). Hal ini diperkuat dengan hasil perhitungan t-test dengan hasil  yakni 11,90 > 2,306.Kata Kunci: Daring, Minat Belajar, Pendekatan Matematika Realistik.
BERPIKIR LATERAL SISWA SD DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Nicky Dwi Puspaningtyas
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2019): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.849 KB)

Abstract

Berpikir lateral adalah berpikir yang ditunjukan dengan mampu mencari berbagai alternatif penyelesaian masalah yang mungkin dilakukan dalam menyelesaikan masalah. Kemampuan berpikir ini sangatlah penting untuk dimiliki oleh siswa karena siswa dapat membangun banyak ide melalui berpikir lateral. Observasi dilakukan kepada tiga siswa kelas V SDIT Baitul Jannah Bandar Lampung. Ketiga subjek memiliki kemampuan matematika yang relatif sama. Subjek kemudian diberi tugas menyelesaikan masalah matematika yang terdiri dari dua soal open-ended. Dari hasil penyelesaian masalah, terlihat subjek pertama mulai menunjukkan kemampuan berpikir lateral, namun masih harus distimulus agar siswa tersebut bisa memiliki kemampuan berpikir lateral. Sedangkan dua subjek lainnya terlihat memiliki kemampuan berpikir vertikal dan belum memiliki kemampuan berpikir lateral. Kemampuan berpikir lateral dapat dilatih dengan stimulus ataupun bantuan dari luar. Oleh karena itu, sebaiknya guru melatih kemampuan berpikir ini kepada siswa melalui proses pembelajaran.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PATUH BERLALU LINTAS DAN BERKENDARA AMAN PADA SISWA SMA 1 NATAR Fera Lestari; Lia Febria Lina; Nicky Dwi Puspaningtyas; Ivan Cahya Pratama
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 3, No 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v3i2.2118

Abstract

Kecelakaan lalu lintas berkontribusi besar sebagai salah satu penyebab kematian di Indonesia. Kecelakaan lalu lintas memiliki tingkat fatalitas yang tinggi. Data menunjukkan dalam satu tahun sebanyak 25.2666 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Diantara korban kecelakaan lalu lintas merupakan anak sekolah. Sekitar sebanyak 95% penyebab terjadinya kecelakaan adalah faktor kesalahan manusia.Sekolah SMA 1 Natar berlokasi di pinggir jalan lintas sumatera dan belum ada zona aman sekolah serta zebra cross di kawasan tersebut. Sebagian besar siswa SMA melakukan perjalanan ke sekolah menggunakan kendaraan bermotor. Kondisi jalan lintas yang memiliki volume lalu lintas tinggi dan juga komposisi kendaraan berat yang tinggi membuat resiko kecelakaan pada siswa yang menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah meningkat. Perlu adanya pencegahan kecelakaan lalu lintas salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan terkait dengan perilaku berkendara yang aman. Solusi yang dapat dilakukan berdsarakan permasalahan yang dihadapi mitra melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini salah satunya adalah dengan melakukan pengenalan perilaku berkendara aman dan perilaku tertib lalu lintas. Bentuk Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pemberian pemahaman mengenai perilaku berkendara aman dan perilaku tertib berlalu lintas dengan melakukan pemamparan materi dan pemutaran video animasi terkait dengan perilaku berkendara dengan aman dan tertib berlalu lintas. Dari hasil postest yang dilakukan oleh siswa terdapat peningkatan pengetahuan berkendara dengan aman dan tertib berlalu lintas. Penigkatan pengetahuan terlihat dari jumlah jawaban benar yang meningkat saat postest dilakukan. Jumlah jawaban benar pada postest meningkat dari 72% menjadi 91%.
Linguistik Matematika: Suatu Pendekatan untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Non-Rutin Secara Matematis Sugama Maskar; Nicky Dwi Puspaningtyas; Dian Puspita
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 4, No 2 (2022): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v4i2.2142

Abstract

Kemampuan literasi siswa Indonesia termasuk kategori rendah. Siswa Indonesia mayoritas belum dapat memodelkan situasi yang kompleks secara matematis, artinya belum dapat memilih, membandingkan, serta mengevaluasi strategi pemecahan masalah yang tepat dari situasi kompleks tersebut. Berdasarkan tren nilai PISA membaca, matematika, dan sains terdapat kesamaan pola antara nilai membaca dan matematika. Oleh karena itu, terdapat korelasi antara kecerdasan bahasa dan matematis. Beberapa studi menunjukan bahwa terdapat hubungan antar kecerdasan linguistik terhadap hasil belajar Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap pendekatan linguistik matematika sebagai salah satu solusi untuk dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah non-rutin secara sistematis. Penelitian ini disusun menggunakan teknik analisis deskriptif melalui kajian kepustakaan atau library research. Linguistik Matematika bermula pada aksiomatik Euclid sekitar tahun 325 – 265 sebelum masehi dan pada metode deskripsi tata bahasa Panini sekitar tahun 520 – 460 sebelum Masehi. Baik Euclid maupun Panini mengembangkan dua buku terkenal dan fundamental yang berjudul Element dan Aṣṭādhyāyī. kecerdasan linguistik dan matematis mempunyai kesamaan karakter yaitu merupakan suatu kecerdasan yang dapat merekonstruksi sesuatu yang abstrak atau suatu permasalahan kompleks menjadi sebuah solusi konkret beserta solusinya secara tepat dan sistematis. Kombinasi keduanya merupakan kemampuan yang mumpuni untuk dapat menyelesaikan permasalahan matematis non-rutin. Oleh karena itu, Linguistik Matematika merupakan pendekatan yang dapat menghubungkan secara langsung kecerdasan linguistik dan matematis sehingga menjadikan suatu kompetensi utuh yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah kompleks secara matematis.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Khairunnisa Aqillamaba; Nicky Dwi Puspaningtyas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Matematika Realistik Vol 3, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH MATEMATIKA REALISTIK
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v3i2.2162

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecerdasan emosional siswa selama terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui nilai Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode Ex Post Facto serta terdapat satu variabel bebas yakni kecerdasan emosional dan satu variabel terikat yakni hasil belajar matematika. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling sehingga sampel yang digunakan berjumlah 49 siswa dari kelas XII AK 1 2 di SMK Amal Bakti Jatimulyo. Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, penyebaran kuesioner kecerdasan emosional dan data nilai Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2023 yang diperoleh dari guru matematika yang bersangkutan. Adapun analisis data pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan analisis korelasi Pearson Product Moment, analisis regresi sederhana serta analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas XII SMK Amal Bakti Jatimulyo kecerdasan dengan kategori rendah. Hal tersebut diperkuat dengan adanya hubungan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar matematika. Dari perolehan koefisien korelasi Pearson Product Moment sebesar 0,562 dapat diartikan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara kecerdasan emosional dan hasil belajar matematika dengan kontribusi kecerdasan emosional terhadap tinggi-rendahnya hasil belajar matematika sebesar 31,6% dan 68,4% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian.Kata Kunci: kecerdasan emosional, hasil belajar matematika
STUDI LITERATUR: KEMAMPUAN KOMUNIKASI METEMATIS MAHASISWA PADA MATERI INTEGRAL Dwi Parinata; Nicky Dwi Puspaningtyas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Matematika Realistik Vol 3, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH MATEMATIKA REALISTIK
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v3i2.2170

Abstract

AbstrakKemampuan komunikasi matematis sendiri ialah cara untuk menyampaikan gagasan atau pemecahan masalah, strategi maupun solusi matematika baik secara lisan maupun tertulis. Karena  melalui  komunikasi peserta didik dapat bertukar  pikiran  dan  gagasan  serta  dapat  mengklarifikasi  pemahaman dan pengetahuan selama  proses  belajar  berlangsung. Dengan demikian kemampuan komunikasi matematis wajib dimiliki oleh setiap peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis mahasiswa.  Penguasaan kemampuan komunikasi matematis sangatlah penting guna mencapai pemahaman matematika secara baik dan benar serta menjadikan seorang pelajar mampu bersaing di era kemajuan zaman dengan penguasaan kemampuan komunikasi matematis yang sempurna. indikator komunikasi matematis yakni mampu menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dalam suatu permasalahan, menuliskan operasi perhitungan sesuai dengan maksud soal, menafsirkan solusi yang diperoleh ataupun menggunakan representasi menyeluruh untuk menyatakan konsep matematika dan solusinya, Menggunakan tabel, gambar, model dan lain-lain untuk menyampaikan penjelasan serta kemampuan menjelaskan kesimpulan yang diperoleh.Kata Kunci: Integral, Komunikasi matematis, Mahasiswa.
Pelatihan Penerapan Soal Berbasis Etnomatematika di SMA Negeri 1 Batanghari Raras Kartika Sari; Nicky Dwi Puspaningtyas; Yuli Santika; Ni Made Suka Rani; Derius Alan Dheri Cahyono
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 4, No 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, March 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v4i1.2590

Abstract

Kegiatan dilaksanakan untuk memberikan pelatihan etnomatematika di SMA Negeri 1 Batanghari. Tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan peserta didik tentang Etnomatematika. Kegiatan pelatihan soal etnomatematika dilaksanakan dengan pelatihan tatap muka kepada peserta didik kelas XII SMA. Pelatihan dilaksanakan dengan tahapan pertama yaitu memberikan survey lapangan, pre tes, memberikan  pelatihan, dan post test. Setelah diberikan pemaparan materi tentang etnomatematika rata-rata 95% peserta didik memberikan respon positif atas pelaksanaan kegiatan. Peserta didik setuju bahwa etnomatematika dapat meningkatkan ketertarikan terhadap pembelajaran, etnomatematika dapat membantu dalam memahami materi, membantu untuk lebih aktif dalam belajar, meningkatkan motivasi belajar dan etnomatematika dangat mudah digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini disebabkan karena etnomatematika sangat berkaitan dengan buda-budaya lokal Lampung yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER Putri Meilia Asmara; Nicky Dwi Puspaningtyas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Matematika Realistik Vol 4, No 1 (2023): JURNAL ILMIAH MATEMATIKA REALISTIK
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v4i1.2417

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kemampuan pemecahan masalah matematika yang ditinjau dari perbedaan gender pada materi program linier dan penyebab penyebab kemampuan pemecahan masalah matematis bila ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA N 1 Semaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa laki-laki memiliki kemampuan memahami masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah dan memeriksa kembali hasil yang sangat baik tetapi memiliki kemampuan menyusun rencana pemecahan masalah yang kurang baik. Sedangkan siswa perempuan dapat dikatakan bahwa memiliki kemampuan memahami masalah, menyusun rencana pemecahan masalah dan memerika kembali hasil dengan sangat baik tetapi memiliki kemampuan melaksanakan rencana pemecahan masalah yang kurang baik. Penyebab perbedaan gender pada pembelajaran matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis adalah kurangnya kesadaran guru terhadap perbedaan gender pada pembelajaran matematika dan materi bahan ajar dan proses pembelajaran di kelas yang kurang seimbang dan belum sesuai.
STUDI LITERATUR: KEJENUHAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Clara Fatimah; Nicky Dwi Puspaningtyas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Matematika Realistik Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Matematika Realistik
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v3i1.1834

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kejenuhan belajar pada pembelajaran daring yang dilakukan selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur (literatur riview) dengan tahapan 1) mendefinisikan kajian atau ruang lingkup topik yang akan direview, 2) mengidentifikasi bahan referensi yang relevan dan berkualitas melalui Google Scholar, 3) memilih beberapa referensi dari Google Scholar dan mengelompokan file berdasarkan kriteria, 4) menyusun matriks sintesis dari artikel yang diperoleh, 5) menulis review, 6) menyimpulkan dan mengaplikasikan hasil review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kejenuhan pada pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Hal tersebut diperkuat dengan sikap yang ditunjukkan peserta didik pada aspek kejenuhan belajar daring yakni kelelahan emosi, kelelahan fisik, kelelahan kognitif dan kehilangan motivasi. Sehingga, peserta didik yang mengalami kejenuhan dalam pembelajaran daring akan berdampak pada rendahnya hasil belajar dan tidak dapat mengembangkan potensi dalam dirinya.
Online Learning & Blended Learning: Perbandingan Hasil Belajar Metode Daring Penuh dan Terpadu Maskar, Sugama; Dewi, Putri Sukma; Puspaningtyas, Nicky Dwi
PRISMA Vol 9, No 2 (2020): PRISMA Volume 9, No 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v9i2.1070

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mata kuliah Statistika Ekonomi II dengan metode terpadu (blended learning) dan daring penuh (full online). Subjek penelitian ini terdiri dari 28 mahasiswa dan 30 mahasiswa angkatan 2017 dan 2018 berturut-turut yang beraasal dari Program Studi S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia. Sebanyak 28 mahasiswa angkatan 2017 belajar dengan menggunakan metode blended learning dan 30 mahasiswa angaktan 2018 belajar dengan menggunakan metode full daring. Teknik pengolahan dan analisa data pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengumpulan dan analisa data kuantiatif menggunakan tes awal dan tes akhir serta pengolahan dan analisa data perbedaan dua rata-rata menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelompok data dengan menggunakan metode blended learning maupun dengan full online tidak menunjukan perbedaan hasil yang signifikan dengan nilai p-value atau sig. sebesar 0,803 > alpha= 0,05. Artinya proses pembelajaran full online dengan hanya mengandalkan 20% maksimal tatap muka tetap memberikan efek yang sama pada ranah kogniitf mahasiswa. Namun, tantangan pembelajaran full online justru terletak pada pencapaian kompetensi afektif dari peserta didik.