Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA AWILA KECAMATAN MOLAWE DALAM BENTUK PEMERIKSAAN URINE RUTIN SERTA PELATIHAN PEMBUATAN JUS ALBEDO SEMANGKA SEBAGAI AGEN DETOKSIFIKASI GINJAL Orno, Theosobia Grace; Usman, Julianti Isma Sari; Atmaja, Ratih Feraritra Danu; Yuniarty, Tuty; Hasan, Aswiro; Sarita, Sultina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v5i2.1487

Abstract

Kemandirian masyarakat merupakan salah satu tujuan program pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan. Desa Awila merupakan salah satu desa di Kecamatan  Molawe Kabupaten Konawe Utara yang memiliki masalah pada kesehatan ginjal. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan urine rutin sebagai pemeriksaan laboratorium dasar fungsi ginjal, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal serta melatih masyarakat untuk secara mandiri membuat dan mengonsumsi jus albedo semangka yang terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan laju filtrasi glomerulus ginjal. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan terdapat beberapa parameter pemeriksaan urine rutin yang abnormal diantaranya proteinuria sebanyak 69%, leukosituria dengan persentase 44%, hematuria dan glukosuria berturut-turut sebesar14% dan 6%. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat pasca edukasi sebesar 92% disertai komitmen masyarakat untuk secara mandiri menerapkan pola konsumsi jus albedo semangka sehari-hari.  
Podocalyxin Urine sebagai Biomarker Prediktor Nefropati Diabetik Orno, Theosobia Grace; Pelu, Jusni Ekasari
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.859

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyebab terbanyak dari diabetes, terdiri atas sekitar 85% kasus. Nefropati Diabetik (ND) merupakan salah satu komplikasi dari penyakit diabetes melitus yang dapat berakhir sebagai gagal ginjal. Podocalyxin (PDX) merupakan protein yang diekspresikan dalam podosit ginjal yang berperan dalam menjaga struktur glomeruli. Desain penelitian ini dilakukan dengan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 25 subjek DMT2 dengan ND dan 25 subjek DMT2 tanpa ND yang diperoleh dengan teknik sampling probability purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Poliklinik Endokrin, Laboratorium Patologi Klinik, Laboratorium Hasanuddin University Medical Research Center (HUM-RC) Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar. Subjek DMT2 dengan dan tanpa ND dikategorikan berdasarkan kadar Albumin/Creatinine Ratio (ACR) yang diukur menggunakan metode imunoturbidimetri dan kadar podocalyxin urine diukur menggunakan metode Enzyme-linked Immunosorbent Assay. Hasil penelitian menunjukkan Area Under Curve validitas PDX terukur pada 0,779 dengan derajat kepercayaan 0,685-0,913 (p<0,05). Nilai cut off point sebesar 0,175 ng/mL dengan sensitivitas sebesar 66,7%, spesifisitas sebesar 64,3%. Disimpulkan bahwa PDX dengan nilai kadar 0,175 ng/mL dapat digunakan sebagai biomarker prediktor ND.
Pemetaan Golongan Darah ABO dan Rhesus Masyarakat Pesisir Desa Alosi Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan Orno, Theosobia Grace; Hikmawati, Hikmawati
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 2 No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v2i2.610

Abstract

Desa Alosi merupakan salah satu desa di wilayah pesisir kecamatan Kolono kabupaten Konawe Selatan provinsi Sulawesi Tenggara dengan mayoritas penduduk belum mengetahui jenis golongan darahnya. Golongan darah ABO dan Rhesus merupakan golongan darah umum yang diwarisi oleh masyarakat Indonesia, bermanfaat dalam bidang kesehatan sebagai syarat utama pelaksanaan proses transfusi darah dan pencegahan komplikasi imunologis akibat ketidakcocokan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan golongan darah masyarakat desa Alosi menggunakan model door to door dengan metode pemeriksaan golongan darah slide imunoserologi. Sebanyak 152 masyarakat yang ikut serta dalam kegiatan, dengan mayoritas golongan darah O dan Rh+.  Diharapkan agar hasil kegiatan ini dapat digunakan sebagai database golongan darah pemerintah setempat untuk keperluan administrasi kependudukan maupun fasilitas layanan kesehatan dalam upaya penanggulangan kesehatan masyarakat.
Glomerular Filtration Rate in Prediabetic Subjects in Kendari City Orno, Theosobia Grace; Atmaja, Ratih Feraritra Danu; Supiati, Supiati; Hasan, Aswiro
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (April 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.917

Abstract

Prediabetes is a condition of impaired blood glucose metabolism. However, it does not yet meet the criteria for diabetes mellitus, characterized by impaired fasting blood glucose (FBG) levels and the Oral Glucose Tolerance Test (OGTT). Chronic glucose intolerance can increase the workload of the kidney glomerulus in the filtration process and the tubules in the reabsorption process. The research aims to assess the Glomerular Filtration Rate (GFR) in prediabetic subjects in Kendari. This type of analytical observational research with a case-control design. The total sample was 90 samples consisting of 45 non-diabetic samples as the control group and 45 prediabetic samples as the case group. Characteristic data is presented as a frequency distribution and test data for differences between the control group and cases using an independent t-test with statistical test results said to be significant if the p-value is less than 0.05. The research results showed that the frequency distribution of subjects in the control group and cases based on gender was dominated by women, with the most extensive age range being 36-55 years. The FBG variable in the control group had a mean of 94±5.31 mg/dL, and in the case group, 110±8.09 mg/dL. The OGTT value in the control group was 118±12.78 mg/dL, and the case group was 139±23.90 mg/dL. The results of the calculation of the GFR showed a mean of 98.63±14.28 mL/min/1.73 m2 in the control group and 50.10±16.34 mL/min/1.73 m2 in the case group, different significant (p equal 0.000). There was a significant difference between GFR in the control group and the prediabetes case group. The results of the GFR assessment in the prediabetes group showed a mild decrease in renal function.
Studi Pengaruh Konsumsi Bubuk Kakao Terhadap Kesehatan Jantung Pegawai Poltekkes Kemenkes Kendari Banudi, La; Fathurrahman, Teguh; Naningsih, Hasmia; Orno, Theosobia Grace
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 3 (2024): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i3.1635

Abstract

Latar belakang: Penyakit jantung terjadi karena kerusakan sel otot jantung dalam memompa aliran darah keseluruh tubuh, sehingga menyebabkan kondisi jantung tidak dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Perbaikan pada kelaianan jantung yakni konsumsi bubuk kakao. yang banyak katekin dan epikatekin). Tujuan Penelitian untuk mengetahui Studi Pengaruh Konsumsi Bubuk Kakao Terhadap Kesehatan Jantung Pegawai Poltekkes Kemenkes Kendari. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen sederhana, untuk mengidentifikasi Studi Pengaruh Konsumsi Bubuk Kakao Terhadap Kesehatan Jantung. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Poltekkes Kemenkes Kendari. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebesar 20 orang. Setelah pemeriksaan, Sampel diberikan bubuk kakao sebesar 20 g yang dikonsumsi sebanyak 40 g tiap hari selama 7 hari konsumsi. Analisis data menggunakan paired t test. Hasil Penelitian: bahwa sebelum konsumsi bubuk kakao rata-rata nilai kolesterol sebesar 223,95 + 44,92 mg/dl dan nilai kolesterol sesudah konsumsi bubuk kakao 217,05 + 44,96 mg/dl. Hasil uji paired t test menunjukkan ada penurunan kolesterol setelah konsumsi bubuk kakao pv=0,045.  Konsumsi bubuk kakao rata-rata nilai LDL sebesar 144,42 + 28,78 mg/dl dan nilai LDL sesudah konsumsi bubuk kakao 136,74 + 34,47 mg/dl. Hasil uji paired t test menunjukkan tidak ada penurunan LDL setelah konsumsi bubuk kakao pv=0,213. Sebelum konsumsi bubuk kakao rata-rata nilai HDL sebesar 47,05 + 11,65 mg/dl dan nilai HDL sesudah konsumsi bubuk kakao 49,79 + 7.89 mg/dl. Hasil uji paired t test menunjukkan tidak ada perubahan kenaikan HDL setelah konsumsi bubuk kakao pv=0,103. Selanjutnya sebelum konsumsi bubuk kakao rata-rata nilai TG sebesar 47,05 + 11,65  mg/dl dan nilai TG sesudah konsumsi Cozika 49,79 + 7.89 mg/dl. Hasil uji paired t test menunjukkan tidak ada penurunan TG setelah konsumsi bubuk kakao pv=0,420. Kesimpulan: konsumsi bubuk kakao setelah perlakuan dapat menurunkan kolesterol total tapi tidak menurunkan LDL, tidak menaikan HDL dan tidak menurunkan TG. Saran, pada ujicoba ini hanya menggunakan waktu 7 hari sehingga perlu penambahan waktu untuk uji coba tersebut
Edukasi Efek Protektif dan Pemeriksaan Kadar High Density Lipoprotein Terhadap Perlemakan Hati Pada Masyarakat Desa Awila Kabupaten Konawe Utara Atmaja, Ratih Feraritra Danu; Orno, Theosobia Grace; Hasan, Fonnie Esther
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Juli- Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v4i2.1608

Abstract

Low high density lipoprotein level is one of the dyslipidemia conditions that can increase the risk of non-alcoholic fatty liver. Public knowledge about the different functions of fat components, especially HDL, is important to reduce the incidence of fatty liver including other complications such as metabolic syndrome and cardiovascular-related diseases. This activity aims to educate the public about the function of HDL as well as determine the HDL levels of each individual. This activity involved a team of lecturers, students of Poltekkes Kemenkes Kendari, media and 40 community members of Awila Village, Molawe District, North Konawe Regency as participants. This activity includes education, interactive discussions and checking community HDL levels. From the results of the activity, the post-education post-test results increased to 65% from 45% in the pre-test. The HDL level check showed that 55% of the participants had low HDL levels. Educational activities regarding the protective function and food sources high in HDL still need to be done in the community to improve the mindset related to fat and increase public awareness of the complications caused by the disease.
Upaya Peningkatan Cakupan Skrining Melalui Deteksi Risiko Kanker Serviks Dengan Sinara di Maluku Madiuw, Devita; Tomasoa, Valensya Yeslin; Tahapary, Westy; Maelissa, Sinthia Rosanti; Sumah, Dene Fries; Rehena, Zasendy; Pattipeiluhu, Lisse; Sopacua, Dian Thiofany; Leutualy, Vanny; Orno, Theosobia Grace
Karya Kesehatan Siwalima Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1519

Abstract

Kasus kanker serviks terus meningkat, namun kesadaran wanita melakukan skrining masih sangat rendah. Permasalahan yang ditemukan di Negeri Karlutu Warasiwa, bahwa sebagian besar wanita tidak mengetahui skrining melalui IVA maupun Papsmear dapat mendeteksi dini kanker serviks. Hal ini karena belum pernah diadakan edukasi kesehatan maupun skrining kanker serviks pada wilayah tersebut.  Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Negeri Karlutu Warasiwa, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dengan sasaran wanita usia subur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kanker serviks pada wanita usia subur di Negeri Karlutu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre dan post-test, serta instrumen Sinara. Hasil evaluasi kuesioner pre dan post-test menunjukkan, sebesar 27 peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Selain itu, hasil skrining menunjukkan semua peserta (100%) mengalami risiko sedang hingga tinggi mengalami kanker serviks. Direkomendasikan bagi pemerintah negeri agar dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat, untuk dilakukan kegiatan skrining kanker serviks bagi wanita usia subur di wilayah tersebut.
Pengenalan Jenis dan Metode Pemeriksaan Golongan Darah Kepada Anak di Kompleks Pengungsian Tial Baru Kecamatan Salahutu Orno, Theosobia Grace; Madiuw, Devita; Lenderts, Elita Stephanie
Karya Kesehatan Siwalima Vol 4, No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1510

Abstract

Kompleks pengungsian Tial Baru merupakan salah satu wilayah relokasi pasca konflik sosial Maluku sekaligus merupakan wilayah terdampak gempa bumi beberapa tahun yang lalu. Anak-anak di wilayah seperti ini perlu diberikan perhatian khusus dalam segala aspek termasuk aspek pendidikan dan kesehatan. Pengetahuan tentang golongan darah merupakan salah satu pengetahuan kesehatan dasar yang sangat baik bagi anak usia dini. Selain meningkatkan pengetahuan tentang fisiologis tubuh manusia, kegiatan ini juga dapat mengasah kepedulian sosial anak tentang pentingnya manfaat donor darah bagi kelangsungan hidup sesama manusia. Tujuan kegiatan ini adalah pengenalan jenis golongan darah yang dilakukan dengan metode edukasi menggunakan video serta metode pemeriksaan golongan darah ABO dan Rhesus yang dilakukan dengan cara demonstrasi dan praktikum mandiri bagi anak-anak di Kompleks Pengungsian Tial Baru kecamatan Salahutu. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang golongan darah dari kurang baik menjadi sangat baik serta kemampuan anak-anak untuk menginterpretasikan golongan darahnya sendiri dengan golongan darah A, B, AB dan O berturut-turut 58%, 25%, 10% dan 8% disertai 100% rhesus positif (Rh+) sebagai mayoritas golongan darah hasil pemetaan. Diharapkan kegiatan edukasi dan pembelajaran kreatif tentang kesehatan pada anak dapat terus ditingkatkan dengan melibatkan kolaborasi antar pihak menuju generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas.
Health Status of Women in Tondo Permanent Residence: Metabolic Syndrome and Quality of Life Faisal, T. Iskandar; Nurmiaty, Nurmiaty; Orno, Theosobia Grace; Kurniawan, Rahmat
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v19i1.3584

Abstract

Natural disasters result in increased risk of metabolic syndrome (MetS) and reduced quality of life (QoL), especially in vulnerable groups such as women. Objective: To determine the relationship between the incidence of metabolic syndrome and the quality of life of women in Tondo Permanent Residence, Palu City. The study used a cross sectional design with a total sample of 80 women aged 18-65 years selected by purposive sampling. Data were collected through measurement of blood pressure, lipid profile, blood glucose, abdominal circumference, and quality of life questionnaire, then analyzed using chi square test and odds ratio (OR) with STATA software.  53.75% of respondents had metabolic syndrome, with significant risk factors including age, high blood pressure, total cholesterol >200 mg/dL, triglycerides >200 mg/dL, blood glucose >100 mg/dL, and abdominal circumference >80 cm. Abdominal circumference >80 cm was the strongest predictor with an OR of 77.5. Women with a better metabolic profile had a higher quality of life. There is a significant association between metabolic syndrome and the quality of life of women in Tondo Permanent Residence.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF SINDROM METABOLIK PADA MASYARAKAT MELALUI PROGRAM MINCEU ANTI-MEARO Yuniarty, Tuty; Atmaja, Ratih Feraritra Danu; Orno, Theosobia Grace; Sari, Julianti Isma; Fauzi, Ahmad Zil; Putra, Ahmat Rediansya
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2629

Abstract

Infectious diseases remain a major public health concern due to their high morbidity and mortality rates, including conditions such as cardiovascular diseases, cancer, chronic respiratory diseases, and diabetes mellitus. Cardiovascular disease and diabetes are strongly associated with central obesity, dyslipidemia, elevated fasting blood glucose, and hypertension. Metabolic syndrome is defined as a constellation of complex metabolic abnormalities that significantly increases the risk of developing cardiovascular disease and type II diabetes mellitus. The key components implicated in the pathogenesis of metabolic syndrome include hypertension, central obesity, insulin resistance, and atherogenic dyslipidemia. This study aimed to educate the community about metabolic syndrome while simultaneously conducting early detection. The screening procedures included measurements of blood pressure, waist circumference, blood glucose levels, the measurement of total cholesterol, triglycerides, and low density lipoprotein (LDL) levels was performed using the Point of Care Testing (POCT) method. A total of 52 respondents participated in this activity, consisting of 57.7% (n=30) females and 42.3% (n=22) males. The results indicated that 92.3% (n=48) had normal blood glucose levels, 100% (n=52) had normal total cholesterol, and 21.2% (n=11) had normal LDL levels. Normal blood pressure was observed in 34.6% (n=18), while 67.3% (n=35) were found to have central obesity. Overall, 9.6% (n=5) of respondents were diagnosed with metabolic syndrome, whereas 90.4% (n=47) were not. Most respondents demonstrated metabolic risk factors such as hypertension, central obesity, and elevated LDL levels, despite having normal blood glucose and total cholesterol. These findings underscore the importance of continuous public health education and targeted interventions to prevent and reduce the prevalence of metabolic syndrome in the community.