Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Aplikasi Simulasi Tes Hanyu Shuiping Kaoshi Menggunakan Algoritma Collaborative Filtering Suyan Suyan; Dwi Oktarina; Yenny Desnelita; Gusrianty Gusrianty
Simpatik: Jurnal Sistem Informasi dan Informatika Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/simpatik.v5i2.11228

Abstract

Mandarin has become one of the most important global languages, particularly in the fields of education and business. The HSK exam, as a standard measure of Mandarin language proficiency, requires effective and structured preparation. However, the manual methods still used by language institutions such as Happy Mandarin Course are considered inefficient in helping students identify their personal weaknesses. This study aims to design a web-based HSK exam simulation application equipped with a question recommendation system using the Collaborative Filtering algorithm. The recommendation system is supported by similarity calculations using the Pearson Correlation Coefficient to match questions to users' abilities based on previous results. The application was developed using the waterfall approach, implemented with the Python programming language and the Flask framework. Testing results show that the system can recommend questions adaptively, assist students in improving their skills, and ease the teaching process for instructors. The application can identify users’ weaknesses individually and provide targeted practice, thus offering an effective and adaptive solution for enhancing HSK exam readiness.
Framework Smart Mushroom Farming Berbasis IoT dan AI Menggunakan Pendekatan Multimodal untuk Budidaya Jamur Merang Desnelita, Yenny; Gustientiedina, Gustientiedina; Noratama Putri, Ramalia; Hajjah, Alyauma; Nora Marlim, Yulvia; Irwan, Irwan
Jurnal Pustaka Robot Sister (Jurnal Pusat Akses Kajian Robotika, Sistem Tertanam, dan Sistem Terdistribusi) Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Robot Sister (Pusat Akses Kajian Robotika, Sistem Tertanam, dan Si
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakarobotsister.v4i2.2451

Abstract

Budidaya jamur merang (Volvariella volvacea) sangat bergantung pada kestabilan mikroklimat yang selaras dengan tahapan pertumbuhannya, sehingga data lingkungan dan perkembangan visual jamur perlu dianalisis secara terpadu agar pengelolaan budidaya dapat dilakukan secara lebih presisi. Penelitian ini mengusulkan sebuah framework Smart Mushroom Farming berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan multimodal untuk mendukung pemantauan lingkungan sekaligus analisis fase pertumbuhan jamur merang. Framework disusun melalui pendekatan Design Science Research (DSR) dan diwujudkan dalam arsitektur empat lapisan, yaitu sensing, communication, processing, dan application layer. Pada lapisan akuisisi data, parameter suhu, kelembapan relatif, konsentrasi CO₂, intensitas cahaya, dan kelembapan media dipadukan dengan citra RGB perkembangan jamur sebagai representasi kondisi visual. Seluruh data tersebut ditransmisikan melalui protokol MQTT dan dikelola dalam basis data berbasis cloud. Pada lapisan pemrosesan, pendekatan multimodal dirancang untuk menggabungkan fitur mikroklimat dengan fitur visual yang diekstraksi menggunakan Convolutional Neural Network (CNN), sebagai dasar konseptual bagi identifikasi fase pertumbuhan mulai dari miselium, primordia (tiny button), button (egg), elongation, hingga fase matang/siap panen. Framework yang diusulkan menghubungkan tahapan akuisisi data, komunikasi IoT, integrasi data multimodal, analisis berbasis AI, visualisasi, hingga keluaran pengendalian mikroklimat dalam satu arsitektur yang saling terhubung. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penyediaan dasar konseptual dan teknis bagi pengembangan sistem budidaya jamur merang yang adaptif dan berbasis data, yang selanjutnya dapat diuji lebih lanjut melalui tahap implementasi dan validasi eksperimental.