Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENERAPAN NAïVE BAYES UNTUK MEMPREDIKSI TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN AKADEMIS Gustientiedina, Gustientiedina; Siddik, Muhammad; Desnelita, Yenny
Jurnal Infomedia:Teknik Informatika, Multimedia & Jaringan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Infomedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jim.v4i2.1536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan data mining menggunakan metode Naïve Bayes untuk mengukur kualitas pelayanan akademis pada beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru. Target khusus yang ingin dicapai adalah untuk memperoleh informasi penting secara kuantitatif dalam pengukuran kualitas pelayanan akademis di perguruan tinggi sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan mengembangkan sistem yang dapat membantu masyarakat perguruan tinggi dalam menggambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pelayanan akademis. Naïve Bayes merupakan teknik prediksi berbasis probabilistik sederhana yang berdasar pada penerapan teorema atau aturan bayes dengan asumsi independensi yang kuat pada fitur. Indikator penilaian yang digunakan adalah tangible (bukti langsung), reability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Penerapan Naïve Bayes ini diharapkan mampu untuk memprediksi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan akademis pada perguruan tinggi. Berdasarkan hasil klasifikasi dengan menggunakan metode Naïve Bayes menunjukkan bahwa Naïve Bayes cocok digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademis pada perguruan tinngi dengan tingkat akurasi sebesar 96,71% dengan nilai precision sebesar 96,15% dan nilai recallnya sebesar 98,43%.  
Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM Tenun Songket Melayu Cahaya Kemilau Astri Ayu Purwati; Mimelientesa Irman; Sarli Rahman; Muhammad Luthfi Hamzah; Yenny Desnelita
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v2i1.164

Abstract

Budaya Masyarakat Melayu yang kuat terlihat dari hasil kerajinan yang sudah ada sejak masa pemerintahan Kerajaan Siak, yaitu tenun songket Melayu Riau. Pembuatan kain ini dilakukan dengan melalui proses menenun benang yang diselingi dengan tenunan benang emas atau benang perak dengan ragam motif atau corak tenunan. Kain songket Melayu Riau memiliki bermacam-macam motif, warna serta makna yang mencerminkan cara dan pandangan hidup umat manusia. Dalam hal meningkatkan aktivitas pemasaran rumah tenun songket melayu Cahaya Kemilau, maka kegiatan ini difokuskan untuk melakukan pelatihan terhadap pemasaran digital yang dilakukan kepada manajemen cahaya kemilau. Pelatihan dilakukan melalui Zoom Meeting dan luaran yang di hasilkan adalah Cahaya Kemilau mampu memiliki media sosial penjualan sendiri yaitu instagram dan juga Cahaya Kemilau mampu memasarkan produknya melalui shopee. Kata Kunci: Digital Marketing, Teknologi, Tenun Songket, Instagram, Shopee
Tingkat Pemahaman Mahasiswa antar Pembelajaran Online dan Offline dalam Masa Pandemi Covid-19 Menggunakan Metode Forward Chaining Alfina Tiurmida Sitanggang; Yenny Desnelita
Jurnal Informasi dan Teknologi 2022, Vol. 4, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v4i1.187

Abstract

Advances in science and technology have changed this world. One of the data technologies that function in the world of learning during the COVID-19 pandemic is online education. Online education is used as a liaison between lecturers and students in an internet network that is accessed anytime. However, student learning outcomes in online and offline learning have not shown maximum results. Various obstacles arise that affect student learning outcomes online and offline during the COVID-19 pandemic. This study aims to predict the level of student understanding in online and offline learning. So that it can also help Pelita Indonesia universities to take the right policies to improve the quality of learning in the future. To solve the various problems above, an expert system is needed to predict. In the expert system used is the forward chaining method. The forward chaining method is a method that performs forward tracking, starting from a collection of facts and ending at a conclusion. So that the accuracy value is obtained. With the results of the accuracy test, it determines the level of understanding between online and offline learning.
Klasifikasi Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Perguruan Tinggi Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Muhammad Siddik; Hendri Hendri; Ramalia Noratama Putri; Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 3 No 2 (2020): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v3i2.1654

Abstract

Kualitas pelayanan terhadap mahasiswa merupakan peranan penting untuk kelangsungan suatu institusi pendidikan. Mahasiswa merupakan titik sentral pengelolaan perguruan tinggi sebagai pelanggan utama. Jika intitusi pendidikan memiliki kualitas pelayanan yang baik, dengan sendirinya tercapai kepuasan mahasiswa. Peneliti sebelumnya telah melakukan penelitian terhadap pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa. Namun penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya hanya sebatas untuk mengetahui tingkat pengaruh layanan terhadap kepuasan mahasiswa. Belum ada peneliti yang melakukan penelitian terhadap klasifikasi kepuasan mahasiswa. Metode data mining yang digunakan untuk melakukan klasifikasi data adalah naïve bayes classifier. Metode naïve bayes memiliki nilai perfoma yang baik. Kelebihan dari metode naïve bayes yaitu, sangat sederhana, mudah untuk digunakan dan cepat. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah 213 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Riau. Hasil pengujian klasifikasi menggunakan naïve bayes adalah accuracy 96,24%, precission 93,14 %, dan recall 98,96%.
PKMS PELATIHAN DESAIN GRAFIS MENUJU WIRAUSAHA BAGI PEMUDA RT.03 RW.04 KELURAHAN UMBAN SARI Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina; Wilda Susanti; Dewi Nasien; Ramalia Noratama Putri
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.3662

Abstract

Perkembangan aplikasi di bidang teknologi informasi mempunyai dampak besar di berbagai bidang kehidupan, salah satunya dibidang industri kreatif seperti advertising, reklame, desain grafis dan pengolahan gambar digital. Salah satu menunjang keterampilan bagi pemuda-pemudi RT 03 RW 04 Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Dilakukan pelatihan life skill yang berupa perancangan desain grafis untuk advertising dan reklame. Metode pengabdian ini berupa pelatihan keterampilan desain grafis yang menggunakan computer dan memakai software CorelDraw dan Photoshop. Kegiatan PKMS ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda dalam meningkatkan kualitas kemampuan dalam membuat desain grafis yang menarik sehingga peserta dapat bersaing untuk memenuhi permintaan akan kebutuhan lapangan kerja dan juga menuju wirausaha. Dari 15 peserta 11 orang diantaranya berhasil membuat dan menyelesaikan mendesain produk untuk kebutuhan advertising atau bidang percetakan. Hasil kegiatan pelatihan keterampilan desain grafis menunjukan peserta bisa merancang logo, kartu nama, undangan, famplet, banner, spanduk dan bentuk advertising lainnya.
Manajemen Pengembangan Produk Unggulan Tenun Songket Melayu Riau pada UKM Cahaya Kemilau Astri Ayu Purwati; Muhammad Luthfi Hamzah; Mimelientesa Irman; Sarli Rahman; Yenny Desnelita; Silvia Sari Sitompul; Yusrizal Yusrizal
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v2i3.321

Abstract

Cahaya Kemilau merupakan salah satu usaha kerajinan songket melayu yang memperoduksi beberapa jenis songket melayu Riau serta menyediakan bermacam souvenir khas Riau yang terbuat dari tenun. Tenun Songket Melayu merupakan produk unggulan daerah Provinsi Riau. Adapun masalah dari mitra Cahaya Kemilau ini meliputi : 1) Supplai bahan baku mitra yang selama ini masih terbatas dengan kualitas yang masih standar sehingga mengganggu aktivitas produksi, 2) kurangnya mesin produksi, alur kerja produksi dan sistem inventory yang masih lemah, 3) desain layout yang kurang bagus dan penataan ruang produksi yang tidak efisien dan serta proses kerja yang belum sesuai standar mutu (SKKNI), 4) jumlah produk yang dihasilkan masih kurang dalam memenuhi permintaan serta belum adanya jaminan kualitas produk dan HKI. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari perbaikan tata letak workshop produksi dan showroom penjualan, pelaksanaan pelatihan menenun dan sosialisasi pengelolaan produksi dan keuangan. Hasil pelaksanaan program ini juga menunjukkan peningkatan peroduksi, penjualan, kualitas pengelolaan, keterampilan, pengetahuan, motivasi dan kepuasan para peserta yang di tunjukkan dari hasil kuesioner yang diberikan kepada peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Kata Kunci : Tenun, Melayu, Produk Unggulan Daerah
Media Pembelajaran Interaktif Budaya Melayu Riau berbasis WebGL Rivaldo Famren Silaen; Wilda Susanti; Gusrio Tendra; Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina
Jurnal Pendidikan Informatika (EDUMATIC) Vol 7 No 2 (2023): Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edumatic.v7i2.22553

Abstract

Currently, people in Riau province, children and adults, lack knowledge about Riau Malay culture, about traditional costumes, traditional dances, traditional houses, and traditional weapons. The introduction of Malay Riau culture into preschool has not been done properly, has not been integrated into the school curriculum, and existing media are still limited in expressing 2D images. The purpose of this study is to create interactive learning materials using web-based WebGL technology in order to help children get to know Riau Malay culture. This research uses the waterfall approach, which consists of needs analysis, system design, implementation or code writing, and system testing using the Black Box System. Data collection techniques by making observations at the Sang Nila Utama Museum. The result of this study is a learning medium to help early childhood learners get to know Riau Malay culture. The test results showed that all functional systems worked well, and this learning medium was accepted by all 7 respondents with a satisfaction level of 87.6% through user acceptance. Based on the test results and the level of respondent satisfaction, it was concluded that this system can be accepted by many users, and it is expected that this system can be integrated with the existing curriculum.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN SOSIALISASI PELAKSANAAN POSYANDU PADA MASA PANDEMI COVID 19 DAN PENERAPAN APLIKASI MOBILE POSYANDU-Q Ramalia Noratama Putri; Debi Setiawan; Deinike Wanita Marwan; Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina; Irwan Irwan
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3: September 2021
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v1i3.894

Abstract

Untuk meningkatkan Pelayanan Kesehatan pada Keluarahan Sialang Munggu maka posyandu sri mersing memiliki beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu : 1) Minimnya minat masyarakat pada RW 18 untuk datang membawa batita dan balita ke posyandu terutatama pada ibu muda. 2) Tidak jalannya Posyandu pada masa pandemic covid-19. 3) Belum tersedianya IPTEK pada posyandu. 4) Posyandu lansia dan pengendalian PTM belum dijalankan sepenuhnya. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi mitra maka solusi dari permasalahan tersebut yaitu: 1) sosialiasasi dengan tranformasi digital kesehatan menggunakan smartphone pada ibu muda umur 25-30. 2) pelatihan ke kader posyandu tentang tentang peraturan pelaksanaan kegiatan posyandu pada masa pandemic covid 19. 3) Implementasi aplikasi PosyanduQ Sri Mersing 4) Sosialisasi panduan pelaksanaan posyandu lansia dan cek kesehatan PTM. Metode pelakasanaan kegiatan adalah perancangan, pelatihan, dan implementasi. Setelah kegiatan dilakasanakan maka tahapan evaluasi dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada kader dan masyarakat RW 18..
The Best Smartphone Brand using The Preference Selection Index Method Angriawan, Sherkhing; Dewi Nasien; M. Hasmil Adiya; Roni Sanjaya; Yenny Desnelita; Feri Candra
International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering Vol. 5 No. 2 (2022): International Journal of Electrical, Energy and Power System Engineering (IJEEP
Publisher : Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijeepse.5.2.37-44

Abstract

The existence of the Covid-19 pandemic has had a tremendous impact in all aspects, including the educational aspect. Before the pandemic, education generally is done by face-to-face learning, but after the pandemic hit, it changed to online learning. Several problems often occur during online learning education, especially for college students, such as a mobile phone that does less support for online learning activities. Hence, the author wants to build an application that has the function of helping users to choose a mobile phone which supports online learning activities. The selection decision used by the author is the Preference Selection Index method since it can determine the value for each attribute and continue with a ranking that is able to select each attribute from the best alternative from several existing alternatives, with the help of a decision support system and application of the PSI (Preference Selection Index) method. The result indicates that the highest value obtained from smartphone selection with an average price under 3 million rupiah is infinix by 90.88%. The application's output meets the purpose because it is able to provide recommendations to buyers in determining which smartphone to buy and can simplify the decision-making process to become more accurate, effective, and efficient in generating information.
Peningkatan kualitas SDM Batik Riau melalui pelatihan membatik Purwati, Astri Ayu; Desnelita, Yenny; Yusrizal, Yusrizal; Suriyanti, Linda Hetri; Sitompul, Silvia Sari; Gustientiedina, Gustientiedina; Hamzah, Muhammad Luthfi; Irwan, Irwan; Kurniawan, Wahyu Joni; Rusilawati, Ermina
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v5i1.999

Abstract

This community service program aims to enhance the quality of human resources (HR) among Riau batik artisans through comprehensive batik training. Riau batik, as a cultural heritage with high aesthetic and historical value, faces challenges in maintaining its sustainability and competitiveness amidst evolving market demands and trends. The primary challenge is the lack of skills and knowledge among artisans in batik techniques, design innovation, and the use of eco-friendly materials. The training, led by a batik expert, provides artisans with new skills in design, coloring, and batik techniques, along with effective marketing strategies to boost Riau batik's appeal in both national and international markets. The results of the program show significant improvements in the quality of batik products, as well as innovations in motifs and designs that better align with market preferences. Consequently, this training is expected to contribute to the preservation and development of Riau batik and improve the livelihoods of local batik artisans.