Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PERSEPSI TENTANG DUNIA KERJA DAN MINAT KEAHLIAN DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMASI SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER PELITA INDONESIA Gustientiedina, Gustientiedina; Ambiyar, Ambiyar
Mimbar Ilmu Vol 23, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.318 KB) | DOI: 10.23887/mi.v23i3.16439

Abstract

Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya minat keahlian, persepsi tentang dunia kerja, motivasi, intelegensi, cara belajar, kesiapan dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat : 1) Hubungan persepsi tentang dunia kerja dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia. 2) Hubungan minat keahlian mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia. 3) Hubungan minat keahlian mahasiswa dan persepsi tentang dunia kerja secara bersamaan dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia TA 2017 sebanyak 57 orang yang diambil dari populasi dengan teknik propotional random sampling. Data minat keahlian dan persepsi tentang dunia kerja diperoleh melalui angket dengan menggunakan skala likert. Data terkumpul dianalisis dengan statistik analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Dari hasil analisis ditemukan bahwa : 1) Terdapat hubungan antara persepsi tentang dunia kerja dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia secara signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,336. 2) Terdapat hubungan antara minat keahlian dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia secara signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,320. 3) Terdapat hubungan minat keahlian mahasiswa dan persepsi tentang dunia kerja secara bersama-sama dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia secara signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,400.?Kata kunci: persepsi tentang dunia kerja, minat keahlian, hasil belajar
PENERAPAN NAïVE BAYES UNTUK MEMPREDIKSI TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN AKADEMIS Gustientiedina, Gustientiedina; Siddik, Muhammad; Desnelita, Yenny
Jurnal Infomedia:Teknik Informatika, Multimedia & Jaringan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Infomedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jim.v4i2.1536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan data mining menggunakan metode Naïve Bayes untuk mengukur kualitas pelayanan akademis pada beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru. Target khusus yang ingin dicapai adalah untuk memperoleh informasi penting secara kuantitatif dalam pengukuran kualitas pelayanan akademis di perguruan tinggi sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan mengembangkan sistem yang dapat membantu masyarakat perguruan tinggi dalam menggambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pelayanan akademis. Naïve Bayes merupakan teknik prediksi berbasis probabilistik sederhana yang berdasar pada penerapan teorema atau aturan bayes dengan asumsi independensi yang kuat pada fitur. Indikator penilaian yang digunakan adalah tangible (bukti langsung), reability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Penerapan Naïve Bayes ini diharapkan mampu untuk memprediksi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan akademis pada perguruan tinggi. Berdasarkan hasil klasifikasi dengan menggunakan metode Naïve Bayes menunjukkan bahwa Naïve Bayes cocok digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademis pada perguruan tinngi dengan tingkat akurasi sebesar 96,71% dengan nilai precision sebesar 96,15% dan nilai recallnya sebesar 98,43%.  
Mengembangkan Ketrampilan Berpikir Kritis Melalui Kolaborasi Model Jigsaw dengan Model Problem-Based Learning Gustientiedina Gustientiedina; NIzwardi Jalinus
invotek Vol 20 No 3 (2020): INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/invotek.v20i3.745

Abstract

This study aims to support Jigsaw learning and problem based learning models (PBL) in the development of students' thinking skills. This study used an experimental design using a pretest-posttest group pre-experimental design. The collaboration model implementation was carried out at Pelita Indonesia Computer Science College, Pekanbaru involving 17 semester III students majoring in Informatics Engineering. Before and after the implementation of collaboration 2 models, students were given a test of critical thinking skills that arranged in the same composition. The research data in the form of pretest and posttest scores conducted by t-test and the calculated gain scores are supported by the SPSS 25 program. These scores indicate the difference between the pretest score and posttest score with a significance result of 0,000 <0.05. The average pretest and posttest scores were respectively called 46.06 and 70.59. Thus, the implementation of the Jigsaw collaboration model and problem-based learning (PBL) is effective for developing students' critical thinking skills. From the findings of this study, there are obstacles that limit time in implementing the collaboration of the two models. This obstacle occurs when presenting the results of group discussions.
Penerapan Naïve Bayes untuk Memprediksi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Akademis Gustientiedina Gustientiedina; Muhammad Siddik; Yenny Deselinta
Jurnal Infomedia:Teknik Informatika, Multimedia & Jaringan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Infomedia
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.673 KB) | DOI: 10.30811/jim.v4i2.1892

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan data mining menggunakan metode Naïve Bayes untuk mengukur kualitas pelayanan akademis pada beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru. Target khusus yang ingin dicapai adalah untuk memperoleh informasi penting secara kuantitatif dalam pengukuran kualitas pelayanan akademis di perguruan tinggi sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan mengembangkan sistem yang dapat membantu masyarakat perguruan tinggi dalam menggambil kebijakan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pelayanan akademis. Naïve Bayes merupakan teknik prediksi berbasis probabilistik sederhana yang berdasar pada penerapan teorema atau aturan bayes dengan asumsi independensi yang kuat pada fitur. Indikator penilaian yang digunakan adalah tangible (bukti langsung), reability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Penerapan Naïve Bayes ini diharapkan mampu untuk memprediksi tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pelayanan akademis pada perguruan tinggi. Berdasarkan hasil klasifikasi dengan menggunakan metode Naïve Bayes menunjukkan bahwa Naïve Bayes cocok digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademis pada perguruan tinngi dengan tingkat akurasi sebesar 96,71% dengan nilai precision sebesar 96,15% dan nilai recallnya sebesar 98,43%. Kata kunci— Naïve Bayes, kepuasan mahasiswa, pelayanan akademis. Abstract— This study to implement data mining using the Naïve Bayes method to measure the quality of academic services at several university in Pekanbaru. The specific target to be achieved is to obtain important information quantitatively in measuring the quality of academic services in tertiary institutions as a material for consideration in decision making and developing systems that can assist tertiary institutions in taking policies related to improving the quality of academic services. Naïve Bayes is a simple probabilistic based prediction technique based on the application of the Bayes theorem or rules with a strong assumption of independence on features. The assessment indicators used are tangible (direct evidence), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), assurance (assurance), and empathy (empathy). The application of Naïve Bayes is expected to be able to predict the level of student satisfaction with the quality of academic services at tertiary institutions. Based on the results of the classification using the Naïve Bayes method shows that Naïve Bayes is suitable for measuring the level of student satisfaction with academic services at higher education with an accuracy rate of 96.71% with a precision value of 96.15% and a recall value of 98.43%..Keywords— Naïve Bayes, student satisfaction, academic service.
Klasifikasi Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Perguruan Tinggi Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Muhammad Siddik; Hendri Hendri; Ramalia Noratama Putri; Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 3 No 2 (2020): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v3i2.1654

Abstract

Kualitas pelayanan terhadap mahasiswa merupakan peranan penting untuk kelangsungan suatu institusi pendidikan. Mahasiswa merupakan titik sentral pengelolaan perguruan tinggi sebagai pelanggan utama. Jika intitusi pendidikan memiliki kualitas pelayanan yang baik, dengan sendirinya tercapai kepuasan mahasiswa. Peneliti sebelumnya telah melakukan penelitian terhadap pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan mahasiswa. Namun penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya hanya sebatas untuk mengetahui tingkat pengaruh layanan terhadap kepuasan mahasiswa. Belum ada peneliti yang melakukan penelitian terhadap klasifikasi kepuasan mahasiswa. Metode data mining yang digunakan untuk melakukan klasifikasi data adalah naïve bayes classifier. Metode naïve bayes memiliki nilai perfoma yang baik. Kelebihan dari metode naïve bayes yaitu, sangat sederhana, mudah untuk digunakan dan cepat. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah 213 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Riau. Hasil pengujian klasifikasi menggunakan naïve bayes adalah accuracy 96,24%, precission 93,14 %, dan recall 98,96%.
PENGARUH PERSEPSI TENTANG DUNIA KERJA DAN MINAT KEAHLIAN DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMASI SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER PELITA INDONESIA Gustientiedina Gustientiedina; Ambiyar Ambiyar
Mimbar Ilmu Vol. 23 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v23i3.16439

Abstract

Hasil belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya minat keahlian, persepsi tentang dunia kerja, motivasi, intelegensi, cara belajar, kesiapan dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat : 1) Hubungan persepsi tentang dunia kerja dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia. 2) Hubungan minat keahlian mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia. 3) Hubungan minat keahlian mahasiswa dan persepsi tentang dunia kerja secara bersamaan dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia TA 2017 sebanyak 57 orang yang diambil dari populasi dengan teknik propotional random sampling. Data minat keahlian dan persepsi tentang dunia kerja diperoleh melalui angket dengan menggunakan skala likert. Data terkumpul dianalisis dengan statistik analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda. Dari hasil analisis ditemukan bahwa : 1) Terdapat hubungan antara persepsi tentang dunia kerja dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia secara signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,336. 2) Terdapat hubungan antara minat keahlian dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia secara signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,320. 3) Terdapat hubungan minat keahlian mahasiswa dan persepsi tentang dunia kerja secara bersama-sama dengan hasil belajar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Pelita Indonesia secara signifikan dengan koefisien korelasi sebesar 0,400. Kata kunci: persepsi tentang dunia kerja, minat keahlian, hasil belajar
PKMS PELATIHAN DESAIN GRAFIS MENUJU WIRAUSAHA BAGI PEMUDA RT.03 RW.04 KELURAHAN UMBAN SARI Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina; Wilda Susanti; Dewi Nasien; Ramalia Noratama Putri
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v3i2.3662

Abstract

Perkembangan aplikasi di bidang teknologi informasi mempunyai dampak besar di berbagai bidang kehidupan, salah satunya dibidang industri kreatif seperti advertising, reklame, desain grafis dan pengolahan gambar digital. Salah satu menunjang keterampilan bagi pemuda-pemudi RT 03 RW 04 Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Dilakukan pelatihan life skill yang berupa perancangan desain grafis untuk advertising dan reklame. Metode pengabdian ini berupa pelatihan keterampilan desain grafis yang menggunakan computer dan memakai software CorelDraw dan Photoshop. Kegiatan PKMS ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda dalam meningkatkan kualitas kemampuan dalam membuat desain grafis yang menarik sehingga peserta dapat bersaing untuk memenuhi permintaan akan kebutuhan lapangan kerja dan juga menuju wirausaha. Dari 15 peserta 11 orang diantaranya berhasil membuat dan menyelesaikan mendesain produk untuk kebutuhan advertising atau bidang percetakan. Hasil kegiatan pelatihan keterampilan desain grafis menunjukan peserta bisa merancang logo, kartu nama, undangan, famplet, banner, spanduk dan bentuk advertising lainnya.
DIAGNOSA PENYAKIT IKAN GURAMI MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER BERBASIS WEB Gustientiedina Gustientiedina; Wahyu Joni Kurniawan; Gusrianty Gusrianty; Roni Sanjaya; Dictia Diantika
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/joisie.v6i2.2795

Abstract

Ikan gurami merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak digemari masyarakat. Dalam membudidayakan ikan gurami tidak akan terlepas dari serangan penyakit yang dapat mengancam kelangsungan hidup ikan gurami. Penyakit yang melanda ikan gurami merupakan masalah bagi peternak ikan gurami, menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas produksi ikan gurami, dan dapat juga menimbulkan kematian secara masal yang mengakibatkan gagal panen. Untuk membantu mengatasi permasalahan ini dibutuhkan bantuan seorang pakar yaitu seorang ahli perikanan yang ahli dalam melakukan diagnosis, penanganan dan pengobatan penyakit ikan gurami. Namun faktanya para pakar perikanan tidak selalu dapat hadir untuk membimbing para peternak ikan gurami, oleh karena itu dibutuhkan sistem pakar yang dapat membantu para peternak dalam mendiagnosis penyakit ikan gurami berdasarkan pada gejalanya. Metode yang digunakan forward chaining berbasis aturan dan metode naïve bayes classifier. Pada penelitian ini metode naïve bayes classifier digunakan untuk menentukan nilai tingkat keyakinan pada sistem pakar yang dibuat. Perangkat lunak sistem pakar berbasis web yang dibuat dapat membantu masyarakat khususnya peternak ikan gurami dalam mengindentifikasi penyakit ikan gurami secara cepat, dan dilengkapi dengan solusi untuk pengobatan pada ikan gurami yang sudah terjangkit penyakit, dengan tingkat akurasi 90%.
PENGOPTIMALAN PENGUKURAN BREGMAN DIVERGENCES MENGGUNAKAN DAVIES BOULDIN INDEX Deny Jollyta; Muhammad Siddik; Johan Johan; Gustientiedina Gustientiedina
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan cluster optimal ini seringkali ambigu karena dihasilkan dari beberapa kelompok. Pemilihan informasi dari kelompok mana yang akan digunakan oleh pengguna menjadi masalah tersendiri karena menyangkut pembuatan kebijakan. Davies Bouldin Index (DBI) merupakan teknik evaluasi cluster untuk menentukan jumlah cluster yang optimal dan didukung dengan pengukuran jarak yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan cluster melalui teknik DBI yang diterapkan pada pengukuran Bregman Divergences, Mahalano dan Square Euclidean Distance, menggunakan algoritma K-Means dan K-Medoids. Hasil pengujian ditunjukkan melalui beberapa indikator yang digunakan sebagai tolak ukur untuk mengetahui kinerja Bregman Divergences dalam menentukan jumlah cluster seperti korelasi, algoritma cluster yang digunakan, pola DBI, hasil DBI, k-optimal dan waktu yang dibutuhkan untuk pengujian. Melalui kedua algoritma clustering tersebut, jarak Mahalano dapat menghasilkan pola pengelompokan yang konsisten dan teknik pengukuran Square Euclidean Distance berhasil menunjukkan performa DBI terbaik yang menempatkan k=2 sebagai cluster optimal, nilai DBI terendah sebesar 0,882 dan 1,030 pada waktu pengujian. selama 0 detik.
Media Pembelajaran Interaktif Budaya Melayu Riau berbasis WebGL Rivaldo Famren Silaen; Wilda Susanti; Gusrio Tendra; Yenny Desnelita; Gustientiedina Gustientiedina
Jurnal Pendidikan Informatika (EDUMATIC) Vol 7 No 2 (2023): Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edumatic.v7i2.22553

Abstract

Currently, people in Riau province, children and adults, lack knowledge about Riau Malay culture, about traditional costumes, traditional dances, traditional houses, and traditional weapons. The introduction of Malay Riau culture into preschool has not been done properly, has not been integrated into the school curriculum, and existing media are still limited in expressing 2D images. The purpose of this study is to create interactive learning materials using web-based WebGL technology in order to help children get to know Riau Malay culture. This research uses the waterfall approach, which consists of needs analysis, system design, implementation or code writing, and system testing using the Black Box System. Data collection techniques by making observations at the Sang Nila Utama Museum. The result of this study is a learning medium to help early childhood learners get to know Riau Malay culture. The test results showed that all functional systems worked well, and this learning medium was accepted by all 7 respondents with a satisfaction level of 87.6% through user acceptance. Based on the test results and the level of respondent satisfaction, it was concluded that this system can be accepted by many users, and it is expected that this system can be integrated with the existing curriculum.