Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KEMANDIRIAN FINANSIAL RUMAH ASUHAN YATIM PIATU UMMI IKHLAS MAYANG MANGURAI, KEC. ALAM BARAJO KOTA JAMBI MELALUI PRGRAM PENGEMBANGAN UNTI USAHA PANTI MENUJU PANTI MANDIRI Diah Riski Gusti; Ade Adriadi; Dila Oktarise Dwina; Dyah Kumalasari; Oki Alfernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.901-906

Abstract

Rumah Asuhan Yatim Piatu Ummi Ikhlas didirikan oleh Ustadzah Syamsatul Muniri yang terletak di ‘Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi’. Panti asuhan ini berada dibawah Yayasan Tarbiyah Ar-Rahman Ar-Rahim. Panti ini dari awal berdiri tidak mendapatkan bantuan finansial dari pemerintah dan juga tidak memiliki donatur tetap, sehingga untuk pemenuhan finansial operasional sehari-hari bergantung kepada donatur tidak tetap. Biaya sekolah anak-anak panti saat ini menggunakan uang tabungan mereka yang juga didapatkan dari donatur tidak tetap. Dengan kondisi yang ada saat ini, sangat dibutuhkan solusi cepat untuk dapat mengatasi permasalahan finansial rumah asuh, terutama untuk pemenuhan kegiatan operasional rumah asuh, seperti biaya untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya Pendidikan. Mengacu pada beberapa pengelolaan panti yang sudah modern dan menuju mandiri, maka ada beberapa program yang dapat dikembangkan dan dicontoh oleh Rumah Asuhan Yatim Piatu Ummi Ikhlas untuk dapat juga mandiri. Pengembangan yang dimaksudkan berdasarkan potensi yang dimiliki adalah dengan membangun unit usaha khusus untuk rumah asuh sebagai pondasi finansial yang dapat mengurangi beban operasional panti. Unit usaha yang dapat dibangun yaitu bisnis industri kreatif seperti aneka kerajinan tangan dan kuliner. Selain itu, pengalaman dan keterampilan yang didapatkan oleh anak asuh dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menjalankan kehidupan nantinya
EFEKTIVITAS EDIBLE COATING DARI PATI SINGKONG TERHADAP SUSUT BOBOT DAN DAYA SIMPAN BUAH DUKU (LANSIUM DOMESTICUM) Alex Sandro Tarihoran; Ade Adriadi; Juni Harlin Anggraini; Citra Amelia Purba
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v10i1.12567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edible coating dari pati singkong terhadap susut bobot dan daya simpan buah duku (Lansium domesticum). Sampel penelitian ini adalah buah duku (Lansium domesticum). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan model rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, yang terdiri dari 4 taraf dengan 3 kali ulangan. Berdasarkan hasil uji ANNOVA pada susut bobot yang telah dilakukan didapatkan hasil pemberian perlakuan edible coating dari pati singkong dengan kombinasi ekstrak lengkuas merah memberikan pengaruh yang sangat nyata/memberikan perbedaan yang sangat nyata terhadap kualitas (susut bobot) buah duku.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DESA TANGKIT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH ALAM LOKAL MENJADI PRODUK EKONOMI UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA Diah Riski Gusti; Intan Lestari; Ade Adriadi; Dila Oktarise Dwina; Oki Alfernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.556-561

Abstract

Setiap jenis tumbuhan ataupun tanaman memiliki bagian morfologi yaitu daun, batang, buah, bunga dan akar. Tidak banyak dari kita yang tahu bahwa beberapa jenis daun ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan seni atau kerajinan yang bernilai tinggi. Misalnya daun sirsak, daun nangka, daun jeruk, daun rambutan, daun pterydophyta dan lain-lain. Banyak kita jumpai jenis-jenis tanaman tersebut dibudidayakan oleh masyarakat karena buah dari jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Akan tetapi banyak dari masyarakat tidak memanfaatkan daun dari jenis tanaman tersebut, padahal daun dari jenis tanaman tersebut bisa berpotensi sebagai obat-obatan, selain itu bisa juga digunakan untuk produk kerajinan tangan yaitu dibuat menjadi souvenir. Sekitar desa tangkit banyak terdapat berbagai jenis tanaman yang umumnya tumbuh liar yang tidak terlalu dimanfaatkan dan hanya menjadi sampah. Hal ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi seperti souvenir. Produk dapat dihasilkan dengan memberdayakan ibu rumah tangga untuk dapat membantu perekonomian keluarga yang semakin sulit akibat semakin menipisnya stock bahan baku batu bata yang menjadi sumber utama perkenonomian warga. Kegiatan pembuatan souvenir ini sangat penting dilakukan karena bahan dan alatnya sangat mudah didapatkan serta prosedur kerjanya yang tidak susah sehingga ibu-ibu rumah tangga bisa membuat souvenir. Mitra yang akan bekerjasama dengan kami adalah masyarakat khususnya ibu rumah tangga RT. 26 Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan akan memberikan pengetahuan, keterampilan dan bakat berwirausaha kepada mitra yaitu masyarakat terutama Ibu-Ibu Rumah Tangga RT. 26 Desa Tangkit melalui pelatihan pengolahan limbah alam lokal menjadi produk bernilai ekonomi untuk membantu perekonomian keluarga. Dalam melakukan pengabdian pelatihan pembuatan souvenir dari limbah alam lokal, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bahwa limbah alam lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan bisa dijadikan sebagai pendapatan. Kegitan ini juga diharapakan dapat meningkatkan softskill mitra dalam bidang kewirausahaan sehingga mitra dapat membuat atau mendirikan sendiri tempat penjualan dari souvenir gantungan kunci dari limbah alam lokal tersebut sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 September 2023 di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam, dimana ibu-ibu sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, diakhir kegiatan terbuatnya produk souvenir gantungan kunci yang bisa membantu menambah penghasilan ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Kualitas Perkuliahan Etnobotani Melalui Lesson Study Pada Mahasiswa Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi: (Improving the Quality of Ethnobotany Lectures Through Lesson Study for Biology Study Program Students, Faculty of Science and Technology Jambi University ) Ade Adriadi; Bambang Hariyadi; Revis Asra; Nanda Rayani
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.15877

Abstract

This research was conducted to determine the pattern of lesson study-based learning in ethnobotany subjects so as to improve the quality of lectures for students of the Biology Study Program, FST UNJA. This research is similar to classroom action research. The research that uses the lesson study model consists of 3 stages, namely planning (planning), Do & See (Actions and Observations/Observations), and Reflection (Reflection). Improving the quality of lectures can be seen through student learning outcomes. Student learning outcomes were measured using various instruments. Assessment of student knowledge is carried out using multiple choice test questions, assessment of student skills is carried out through simplicia making project assignments, assessment of student attitudes is carried out using observation sheets, self-assessment sheets, and peer assessment sheets. The results showed that student learning outcomes have increased, namely in the first cycle of lesson study implementation, the percentage of students' classical mastery in the cognitive aspect was 70.37%, increasing to 88.88% in the second cycle. With the number of students 27 people, it is known that the average value of cognitive aspects obtained in the first cycle is 80, which increases in the second cycle to 92. Then the student activity in the first cycle and second cycle has increased at each cycle meeting where the average cycle I meeting 1 and 2 the average student activity increased from 42.19% to 58.61%, in the second cycle of meetings 1 and 2 the average student activity increased significantly from 71.65% to 83.57%. In conclusion, the quality of lectures increased after the implementation of the lesson study model. Key words: Lesson Study, Lecture Quality, Ethnobotany Abstrak Penelitian ini dilakuakn untuk mengetahui pola pembelajaran berbasis lesson study pada matakuliah etnobotani sehingga dapat meningkatkan kualitas perkuliahan bagi mahasiswa Prodi Biologi FST UNJA. Penelitian ini merupakan penelitian yang mirip dengan penelitian tindakan kelas. Pada penelitian yang menggunakan model lesson study ini terdiri dari 3 tahap yaitu planning (perencanaan), Do & See (Tindakan dan Pengamatan/Observasi), dan Reflection (Refleksi). Peningkatan kualitas perkuliahan dapat dilihat melalui hasil belajar mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa diukur menggunakan berbagai intrumen. Penilaian pengetahuan mahasiswa dilakukan menggunakan tes soal pilihan ganda, penilaian keterampilan mahasiswa dilakukan melalui tugas proyek pembuatan simplisia, penilaian sikap mahasiswa dilakukan menggunakan lembar observasi, lembar penilaian diri, dan lembar penilaian teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan yakni pada siklus I pelaksanaan lesson study di dapati persentase ketuntasan klasikal mahasiswa pada aspek kognitif sebesar 70,37% meningkat menjadi 88,88% pada siklus II. Dengan jumlah mahasiswa 27 orang, diketahui nilai rata-rata aspek kognitif yang diperoleh pada siklus I yaitu 80 meningkat pada siklus II menjadi 92. Kemudian aktivitas mahasiswa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan pada setiap pertemuan persiklusnya yang mana rata-rata siklus I pertemuan 1 dan 2 rata-rata aktivitas mahasiswa 42,19% meningkat menjadi 58,61%, pada siklus II pertemuan 1 dan 2 rata-rata aktivitas mahasiswa meningkat secara signifikan dari 71,65% menjadi 83,57%. Kesimpulannya kualitas perkuliahan meningkat setelah diterapkannya model lesson study. Kata kunci: Pembelajaran daring, pandemi covid-19, biologi
Analisis Habits of Mind (HOM) Mahasiswa Pada Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi: (Analysis of Student Habits of Mind (HOM) in the Plant Physiology Course in Biology Study Program Students, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi) Ade Adriadi Adriadi; Revis Asra; Nanda Rayani
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.15880

Abstract

This study aims to find out what habits of mind profile students form in plant physiology lectures. This type of research is descriptive research with qualitative methods. This research was conducted at the Biology Study Program, FST UNJA. The research subjects are Biology Study Program students who take Plant Physiology courses. Sampling was done by purposive sampling technique. Data were obtained through interview instruments, questionnaires, observations, and documentation using the data triangulation method, namely technical triangulation. The research instruments in the form of questionnaires, interviews and observations were adopted from Costa and Kallick which consisted of 16 categories of habits of mind (hom). Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and data verification. The conclusion of this study is that the overall habit of mind of students in the plant physiology course of the Biology Study Program, FST UNJA is in the very strong category, where 56.25% of the criteria from 16 categories have strong criteria and 43.75% have sufficient criteria. The highest percentage is obtained on 2 indicators, namely: the ability to not lie and think flexible does not mean undisciplined but not rigid at a percentage of 79% and the lowest is in the indicator responding with awe (Responding with wonderment and awe) at a percentage of 48%. Key words: Habits of Mind, Plant Physiology, Student   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja profil habits of mind mahasiswa yang terbentuk dalam kegiatan perkuliahan fisiologi tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pedelitian ini dilakukan di Prodi Biologi FST UNJA. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Biologi yang mengikuti mata kuliah Fisiologi Tumbuhan. Pengambilan sample dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui instrumen wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan metode triangulasi data yaitu triangulasi teknik. Instrument penelitian berupa angket, wawancara dan observasi diadopsi dari Costa dan Kallick yang terdiri dari 16 kategori habits of mind (hom). Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu secara keseluruhan habit of mind mahasiswa pada mata kuliah fisiologi tumbuhan Prodi Biologi FST UNJA berada pada kategori sangat kuat, di mana 56,25% kriteria dari 16 kategori memiliki kriteria kuat dan 43,75% memiliki kriteria cukup. Persentasi paling tinggi didapat pada 2 indikator yaitu: kemampuan tidak berbohong dan Berfikir fleksibel bukan berarti tidak disiplin melainkan tidak kaku pada persentase 79% dan yang paling rendah terdapat pada indicator menanggapi dengan rasa kekaguman (Responding with wonderment and awe) pada persentase 48%.  Kata kunci: Habits of Mind, Fisiologi Tumbuhan, Mahasiswa
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA PADA MATA KULIAH BIOLOGI LINGKUNGAN PRODI BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI Adriadi, Ade; Ihsan, Mahya; Wulandari, Tia; Suprayogi, Dawam; Rayani, Nanda
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v11i1.19310

Abstract

This study aims to analyse the Scientific Process Skills of students of FST UNJA’s Biology Programme in Environmental Biology when working on an eco-enzyme production project. This study, carried out in the FST UNJA Biology Programme. The research subjects are students from the FST UNJA Biology Programme who have taken Environmental Biology. Data in terms of students’ basic science process skills were obtained from the performance assessment of the eco-enzyme production project. The implementation of this research uses a Project Based Learning (PjBL) model. The results showed that students’ scientific process skills were generally in the very good and good categories, 54.7% and 41.02% respencipectively, while the remaining 2.3% of students had poor scientific process skills and 1.5% had no scientific process skills.
Sosialisasi dan Pemanfaatan Limbah Pinang Sebagai Sumber Hormon Etilen Untuk Meningkatkan Produksi Buah Pinang Betara (Areca catechu Var. Betara) Di Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Asra, Revis; Suprayogi, Dawam; Adriadi, Ade Adriadi; Maritsa, Hasnaul; Defrizal, Defrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.33511

Abstract

Pinang betara (Areca catechu Var. Betara) merupakan varietas pinang unggul di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi yang dipasarkan di berbagai Pasar lokal Provinsi hingga diekspor ke berbagai Negara, seperti India dan Pakistan. Masyarakat di daerah ini kebanyakan memiliki usaha bertani pinang dan merupakan sumber utama pendapatan rumah tangga petani dibandingkan kegiatan di bidang selain pertanian pinang. Namun dalam menjalankan usaha ini, petani mengalami hambatan salah satunya kurangnya kontinuitas produksi buah pinang. Ada saat dimana pohon pinang berkurang buahnya bahkan ada pinang yang berhenti berbuah. Hal inidisebabkan kurangnya pengetahuan petani akan hormone etilen. Sementara sumber untuk produksi hormone etilen ada dilingkungan mereka sendiri. Pemanfaatan hormone etilen alami ini dapat merangsang dan meningkatkan buah pinang. Disamping itu proses pematangan buah akan lebih cepat jika menggunakan hormone etilen alami ini. Potensi limbah pinang seperti pelepah, daun, dan sabut pinang sebagai sumber etilen alami tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan pengetahuan petani akan pemanfaatan limbah pinang sebagai sumber hormone etilen alami untuk meningkatkan produksi buah pinang. Jika produksi buah pinang meningkat, maka perekonomian masyarakat Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga akan meningkat. Hasil Pengabdian menunjukkan masyarakat petani pinang di desa ini antusias memanfaatkan limbah pinang dalam mendukung pertumbuhan pinang sebagai hormone etilen alami. Hasil diskusi menyatakan bahwa panen buah pinang yang diperoleh warga mengalami peningkatan produksi buah hingga 30 %.
Etnobotani Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Desa Teluk Rendah di Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo Adriadi, Ade; Albayudi, Albayudi; Tri Budilaksono
Jurnal Biotek Vol 11 No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jb.v11i2.37242

Abstract

This study aims to determine the medicinal plants used by the Teluk Low Village Community and the parts or organs of the plants used. This research was conducted in Teluk Low Ilir Village, Tebo Ilir District. This is descriptive research, with survey methods and in-depth interviews. The population in this study were the people of Teluk Bawah Ilir Village, Tebo Ilir District. The respondents were selected based on purposive sampling, where key informants and non-key informants were included. Based on the research results, 65 species from 35 families are used as medicine. The part of the plant most widely used as medicine is the leaf 52.2% (35 species), fruit 17.9% (12 species), rhizome 10.4% (7 species), bark 7.5% (5 species), stem 6.0% (4 species), sap 3.0% (2 species), and the fewest plant used as medicine parts are roots 1.5% (1 species) and tubers 1.5% (1 species).
Bird Diversity in the Freshwater Swamp of Lake Tangkas Ecosystem, Sekernan District, Muaro Jambi Regency Nursanti, Nursanti; Hutasoit, Monica Hazelina; Adriadi, Ade
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 9, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2023
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v9i1.3915

Abstract

After Colombia, Peru, and Brazil, Indonesia is the fourth richest country in the world in terms of the number of bird species. Lake Tangkas Nature Tourism is located in two administrative areas, namely Tanjung Terus Village, Sekernan District, Muaro Jambi Regency, and Desa Kaos, Pemayung District, Batanghari Regency, and has an extended form. The region surrounding Tangkas Lake, which is still in its original state, is an ideal habitat for bird species that nest. This study seeks to identify bird species inhabiting freshwater swamp habitats in the Muaro Jambi Tangkas Lake Natural Tourism destination region. This study was conducted in March 2021 at the Lake Tangkas Nature Tourist Area, Tanjung Terus Village, which has 403.11 hectares, Sekernan District, Muaro Jambi Regency. Collecting data on bird species using the point count method. Thirteen observation stations are employed as study locations as counting points. Observations were conducted during peak bird activity, namely in the morning from 6:00 to 10:00 WIB and in the afternoon from 14:00 to 18:00 WIB. According to the results of the study, 36 species of birds from 18 groups (475 individuals) were discovered in the freshwater swamp habitat of Tangkas Lake; the diversity index value is (H'=3.12). The evenness index is 0.87, which places the distribution of bird species in the studied area in the "high" category
Pendampingan Pemanfaatan Aplikasi Corn Disease Detector (Coditor) untuk Identifikasi Penyakit Tanaman Jagung Bagi Kelompok Tani Dewa Buluran Khaira, Ulfa; Adriadi, Ade; Arsa, Daniel; Noverina, Yolla; Nugraha, Anggit Prima
Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultural Vol 2 No 3: BATIK Desember 2024
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia (IRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/batik.v2i3.1717

Abstract

The Dewa Buluran Farmers Group often faces difficulties in accurately and timely identifying corn plant diseases. This is due to a lack of knowledge and information about corn plant diseases and the appropriate control methods. Farmers heavily rely on chemical fertilizers and pesticides for pest control, and sometimes the application of these chemicals is not in the correct dosage, resulting in poor corn plant growth.Therefore, it is necessary to conduct a mentoring activity to utilize the Coditor (Corn Disease Detector) application for identifying corn plant diseases and implementing appropriate and effective corn plant disease control using biological agents for the Dewa Buluran Farmers Group. This activity aims to improve the knowledge and ability of the Dewa Buluran Farmers Group in identifying corn plant diseases and being able to utilize biological agents in pest control. This activity was attended by extension workers, plant pest and disease control officers, and 25 members of the Dewa Buluran Farmers Group. The activity was held on September 26, 2024, at the Dewa Buluran Farmers Group's house. The community service activities were carried out in several stages, namely a survey of the problems faced by partners, training and mentoring, and evaluation. The results of this activity show an increase in farmers' understanding of identifying types of pests and diseases of corn plants, and farmers are able to apply pest management technology by utilizing biological agents.
Co-Authors Abdul Manab Ade Nurdin Aditiya, Randi Afni Yunita Agil, Faza Satria Agung Kurnia Ahmad Sazali Aini, Yasri Syarifatul Akbar, Naufal Septrio Albayudi, Albayudi Alex Sandro Tarihoran Alfernando, Oki Almunawwar, Ahmad Faiz Amanda Rhamadani Angelita, Antra Arsa, Daniel Asniati, Asniati Asra*, Revis Asrizal Paiman Asrizal Paiman Asrizal Paiman Az-Zahra, Kanaya Bening Bakti Mandala Bambang Hariyadi Bambang Irawan Bestari, Andini Vermita Beti Septiana Darsono Budilaksono, Tri Chairul Chairul, Muhammad Citra Amelia Purba Damris Muhammad Damris, M. Dawam Suprayogi Defrizal Defrizal Diah Riski Gusti Dila Oktarise Dwina Dila Oktarise Dwina Dyah Kumalasari Edi Saputra Edi Saputra Emilia Evrillia Firmawati Ananda Febrianti, Arikah Femei Rahmilija Fernando, M. Gusri, Lailal Hafiz Muchti Kurniawan Hanum, Nabila Asri Hardiyanti, Rizky Ayu Hari Wiki Utama Hasanah, Nur Umi Hasbullah Hasbullah Hasnaul Maritsa Heriberta Heriberta Hermina Pasaribu Hikmah , Nurul Hombing, Apriana Br Hutasoit, Monica Hazelina Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan, Mahya Indriani, Rini Intan Lestari Intan Lestari Irgi Firaa, Mohd Ismi Dewi Azzahra Itoh Masitoh Joko Ridho Witono Juni Harlin Anggraini Khoiriyah, Zhulfatul Kise, Hanny Faatihah M. Damris Mardhotillah, Bunga Mardiyah Ulpa Marsanda, Firda Dwi Marwoto Mauluddin, Muhammad Maya Rivana Meitriani, Yohana Mekensi, Pedi Miranti Miranti Muhajir Muhajir Musiana, Bebrina Naily Fadzillah Nanda Rayani Nanda Rayani Napitupulu, Richard RP Nopitaq, Melni Noverina, Yolla Novita Sari Nugraha, A. Prima Nur'aini, Hanifah Nursanti Nursanti Nursanti Nursanti Nursanti Nursanti Nursanti Nursanti Nursanti Nursanti Oki Alfernando Oktarise Dwina, Dila Panji, Muhamad Puji Astuti, Dwi Ramadhona, Octory Fillia Rayani , Nanda Rayani, Nanda Retno Putri Andini Revis Asra Revis Asra Revis Asra Riana Anggraini, Riana Rike Puspitasari Tamin Rike Setiawati Rini Indriani Rizaldi, M. Khafid Rezki Rizka Fikrinnisa Rizky Saputra, Rizky Sabrina Pane Sai'in Sai'in Saputra , Rizky Saragih, Rasmita Berliana Sari, Puja Permata Simamora, Edenia Septefine Siringo-ringo, Annisa Juliana Siti Solikah Solfiyeni Solfiyeni Suci Ratna Puri Suprayogi , Dawam Tampubolon, Louisa Bella Br Tazkiah Auliaputri Teguh Fachmi Thiara, Thiara Sri Utami Tia Wulandari Tri Budilaksono Tri Syukria Putra Uce Lestari Uce Lestari Ul Maritsa, Hasna Ulfa Khaira, Ulfa Uni Baroroh Husnudin Virda, Virda Yurniar Wahyuni, Silvia Yanova, Shally Yasri Syarifatul Aini Yosi Riduas Hais Yulianto, Dwi Cahyo Yuliarsyahdana, M. Rifqi Dwirafi Yusuf, Ashif Irvan