Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN KEMANDIRIAN FINANSIAL RUMAH ASUHAN YATIM PIATU UMMI IKHLAS MAYANG MANGURAI, KEC. ALAM BARAJO KOTA JAMBI MELALUI PRGRAM PENGEMBANGAN UNTI USAHA PANTI MENUJU PANTI MANDIRI Diah Riski Gusti; Ade Adriadi; Dila Oktarise Dwina; Dyah Kumalasari; Oki Alfernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.901-906

Abstract

Rumah Asuhan Yatim Piatu Ummi Ikhlas didirikan oleh Ustadzah Syamsatul Muniri yang terletak di ‘Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi’. Panti asuhan ini berada dibawah Yayasan Tarbiyah Ar-Rahman Ar-Rahim. Panti ini dari awal berdiri tidak mendapatkan bantuan finansial dari pemerintah dan juga tidak memiliki donatur tetap, sehingga untuk pemenuhan finansial operasional sehari-hari bergantung kepada donatur tidak tetap. Biaya sekolah anak-anak panti saat ini menggunakan uang tabungan mereka yang juga didapatkan dari donatur tidak tetap. Dengan kondisi yang ada saat ini, sangat dibutuhkan solusi cepat untuk dapat mengatasi permasalahan finansial rumah asuh, terutama untuk pemenuhan kegiatan operasional rumah asuh, seperti biaya untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya Pendidikan. Mengacu pada beberapa pengelolaan panti yang sudah modern dan menuju mandiri, maka ada beberapa program yang dapat dikembangkan dan dicontoh oleh Rumah Asuhan Yatim Piatu Ummi Ikhlas untuk dapat juga mandiri. Pengembangan yang dimaksudkan berdasarkan potensi yang dimiliki adalah dengan membangun unit usaha khusus untuk rumah asuh sebagai pondasi finansial yang dapat mengurangi beban operasional panti. Unit usaha yang dapat dibangun yaitu bisnis industri kreatif seperti aneka kerajinan tangan dan kuliner. Selain itu, pengalaman dan keterampilan yang didapatkan oleh anak asuh dapat menjadi bekal bagi mereka dalam menjalankan kehidupan nantinya
EFEKTIVITAS EDIBLE COATING DARI PATI SINGKONG TERHADAP SUSUT BOBOT DAN DAYA SIMPAN BUAH DUKU (LANSIUM DOMESTICUM) Alex Sandro Tarihoran; Ade Adriadi; Juni Harlin Anggraini; Citra Amelia Purba
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v10i1.12567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edible coating dari pati singkong terhadap susut bobot dan daya simpan buah duku (Lansium domesticum). Sampel penelitian ini adalah buah duku (Lansium domesticum). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan model rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, yang terdiri dari 4 taraf dengan 3 kali ulangan. Berdasarkan hasil uji ANNOVA pada susut bobot yang telah dilakukan didapatkan hasil pemberian perlakuan edible coating dari pati singkong dengan kombinasi ekstrak lengkuas merah memberikan pengaruh yang sangat nyata/memberikan perbedaan yang sangat nyata terhadap kualitas (susut bobot) buah duku.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DESA TANGKIT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH ALAM LOKAL MENJADI PRODUK EKONOMI UNTUK MEMBANTU PEREKONOMIAN KELUARGA Diah Riski Gusti; Intan Lestari; Ade Adriadi; Dila Oktarise Dwina; Oki Alfernando
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.556-561

Abstract

Setiap jenis tumbuhan ataupun tanaman memiliki bagian morfologi yaitu daun, batang, buah, bunga dan akar. Tidak banyak dari kita yang tahu bahwa beberapa jenis daun ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan seni atau kerajinan yang bernilai tinggi. Misalnya daun sirsak, daun nangka, daun jeruk, daun rambutan, daun pterydophyta dan lain-lain. Banyak kita jumpai jenis-jenis tanaman tersebut dibudidayakan oleh masyarakat karena buah dari jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Akan tetapi banyak dari masyarakat tidak memanfaatkan daun dari jenis tanaman tersebut, padahal daun dari jenis tanaman tersebut bisa berpotensi sebagai obat-obatan, selain itu bisa juga digunakan untuk produk kerajinan tangan yaitu dibuat menjadi souvenir. Sekitar desa tangkit banyak terdapat berbagai jenis tanaman yang umumnya tumbuh liar yang tidak terlalu dimanfaatkan dan hanya menjadi sampah. Hal ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk yang memiliki nilai ekonomi seperti souvenir. Produk dapat dihasilkan dengan memberdayakan ibu rumah tangga untuk dapat membantu perekonomian keluarga yang semakin sulit akibat semakin menipisnya stock bahan baku batu bata yang menjadi sumber utama perkenonomian warga. Kegiatan pembuatan souvenir ini sangat penting dilakukan karena bahan dan alatnya sangat mudah didapatkan serta prosedur kerjanya yang tidak susah sehingga ibu-ibu rumah tangga bisa membuat souvenir. Mitra yang akan bekerjasama dengan kami adalah masyarakat khususnya ibu rumah tangga RT. 26 Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan akan memberikan pengetahuan, keterampilan dan bakat berwirausaha kepada mitra yaitu masyarakat terutama Ibu-Ibu Rumah Tangga RT. 26 Desa Tangkit melalui pelatihan pengolahan limbah alam lokal menjadi produk bernilai ekonomi untuk membantu perekonomian keluarga. Dalam melakukan pengabdian pelatihan pembuatan souvenir dari limbah alam lokal, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bahwa limbah alam lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan bisa dijadikan sebagai pendapatan. Kegitan ini juga diharapakan dapat meningkatkan softskill mitra dalam bidang kewirausahaan sehingga mitra dapat membuat atau mendirikan sendiri tempat penjualan dari souvenir gantungan kunci dari limbah alam lokal tersebut sehingga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 23 September 2023 di Desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam, dimana ibu-ibu sangat antusias dalam mengikuti pelatihan, diakhir kegiatan terbuatnya produk souvenir gantungan kunci yang bisa membantu menambah penghasilan ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Kualitas Perkuliahan Etnobotani Melalui Lesson Study Pada Mahasiswa Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi: (Improving the Quality of Ethnobotany Lectures Through Lesson Study for Biology Study Program Students, Faculty of Science and Technology Jambi University ) Ade Adriadi; Bambang Hariyadi; Revis Asra; Nanda Rayani
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.15877

Abstract

This research was conducted to determine the pattern of lesson study-based learning in ethnobotany subjects so as to improve the quality of lectures for students of the Biology Study Program, FST UNJA. This research is similar to classroom action research. The research that uses the lesson study model consists of 3 stages, namely planning (planning), Do & See (Actions and Observations/Observations), and Reflection (Reflection). Improving the quality of lectures can be seen through student learning outcomes. Student learning outcomes were measured using various instruments. Assessment of student knowledge is carried out using multiple choice test questions, assessment of student skills is carried out through simplicia making project assignments, assessment of student attitudes is carried out using observation sheets, self-assessment sheets, and peer assessment sheets. The results showed that student learning outcomes have increased, namely in the first cycle of lesson study implementation, the percentage of students' classical mastery in the cognitive aspect was 70.37%, increasing to 88.88% in the second cycle. With the number of students 27 people, it is known that the average value of cognitive aspects obtained in the first cycle is 80, which increases in the second cycle to 92. Then the student activity in the first cycle and second cycle has increased at each cycle meeting where the average cycle I meeting 1 and 2 the average student activity increased from 42.19% to 58.61%, in the second cycle of meetings 1 and 2 the average student activity increased significantly from 71.65% to 83.57%. In conclusion, the quality of lectures increased after the implementation of the lesson study model. Key words: Lesson Study, Lecture Quality, Ethnobotany Abstrak Penelitian ini dilakuakn untuk mengetahui pola pembelajaran berbasis lesson study pada matakuliah etnobotani sehingga dapat meningkatkan kualitas perkuliahan bagi mahasiswa Prodi Biologi FST UNJA. Penelitian ini merupakan penelitian yang mirip dengan penelitian tindakan kelas. Pada penelitian yang menggunakan model lesson study ini terdiri dari 3 tahap yaitu planning (perencanaan), Do & See (Tindakan dan Pengamatan/Observasi), dan Reflection (Refleksi). Peningkatan kualitas perkuliahan dapat dilihat melalui hasil belajar mahasiswa. Hasil belajar mahasiswa diukur menggunakan berbagai intrumen. Penilaian pengetahuan mahasiswa dilakukan menggunakan tes soal pilihan ganda, penilaian keterampilan mahasiswa dilakukan melalui tugas proyek pembuatan simplisia, penilaian sikap mahasiswa dilakukan menggunakan lembar observasi, lembar penilaian diri, dan lembar penilaian teman sebaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan yakni pada siklus I pelaksanaan lesson study di dapati persentase ketuntasan klasikal mahasiswa pada aspek kognitif sebesar 70,37% meningkat menjadi 88,88% pada siklus II. Dengan jumlah mahasiswa 27 orang, diketahui nilai rata-rata aspek kognitif yang diperoleh pada siklus I yaitu 80 meningkat pada siklus II menjadi 92. Kemudian aktivitas mahasiswa pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan pada setiap pertemuan persiklusnya yang mana rata-rata siklus I pertemuan 1 dan 2 rata-rata aktivitas mahasiswa 42,19% meningkat menjadi 58,61%, pada siklus II pertemuan 1 dan 2 rata-rata aktivitas mahasiswa meningkat secara signifikan dari 71,65% menjadi 83,57%. Kesimpulannya kualitas perkuliahan meningkat setelah diterapkannya model lesson study. Kata kunci: Pembelajaran daring, pandemi covid-19, biologi
Analisis Habits of Mind (HOM) Mahasiswa Pada Mata Kuliah Fisiologi Tumbuhan Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi: (Analysis of Student Habits of Mind (HOM) in the Plant Physiology Course in Biology Study Program Students, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi) Ade Adriadi Adriadi; Revis Asra; Nanda Rayani
BIODIK Vol. 8 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i3.15880

Abstract

This study aims to find out what habits of mind profile students form in plant physiology lectures. This type of research is descriptive research with qualitative methods. This research was conducted at the Biology Study Program, FST UNJA. The research subjects are Biology Study Program students who take Plant Physiology courses. Sampling was done by purposive sampling technique. Data were obtained through interview instruments, questionnaires, observations, and documentation using the data triangulation method, namely technical triangulation. The research instruments in the form of questionnaires, interviews and observations were adopted from Costa and Kallick which consisted of 16 categories of habits of mind (hom). Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and data verification. The conclusion of this study is that the overall habit of mind of students in the plant physiology course of the Biology Study Program, FST UNJA is in the very strong category, where 56.25% of the criteria from 16 categories have strong criteria and 43.75% have sufficient criteria. The highest percentage is obtained on 2 indicators, namely: the ability to not lie and think flexible does not mean undisciplined but not rigid at a percentage of 79% and the lowest is in the indicator responding with awe (Responding with wonderment and awe) at a percentage of 48%. Key words: Habits of Mind, Plant Physiology, Student   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja profil habits of mind mahasiswa yang terbentuk dalam kegiatan perkuliahan fisiologi tumbuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pedelitian ini dilakukan di Prodi Biologi FST UNJA. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Biologi yang mengikuti mata kuliah Fisiologi Tumbuhan. Pengambilan sample dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui instrumen wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan metode triangulasi data yaitu triangulasi teknik. Instrument penelitian berupa angket, wawancara dan observasi diadopsi dari Costa dan Kallick yang terdiri dari 16 kategori habits of mind (hom). Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu secara keseluruhan habit of mind mahasiswa pada mata kuliah fisiologi tumbuhan Prodi Biologi FST UNJA berada pada kategori sangat kuat, di mana 56,25% kriteria dari 16 kategori memiliki kriteria kuat dan 43,75% memiliki kriteria cukup. Persentasi paling tinggi didapat pada 2 indikator yaitu: kemampuan tidak berbohong dan Berfikir fleksibel bukan berarti tidak disiplin melainkan tidak kaku pada persentase 79% dan yang paling rendah terdapat pada indicator menanggapi dengan rasa kekaguman (Responding with wonderment and awe) pada persentase 48%.  Kata kunci: Habits of Mind, Fisiologi Tumbuhan, Mahasiswa
EKSPLORASI JENIS AMFIBI DI SEPANJANG PINGGIRAN DANAU SIPIN JAMBI, SUMATERA TENGAH Ade Adriadi; Asrizal Paiman; Rini Indriani
Bioma Vol. 19 No. 2 (2023): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Bioma19(2).3

Abstract

This study aimed to determine the diversity of amphibian species in different habitat types along shore of Lake Sipin. This study used a combination of path (Transect) and VES (Visual Encounter Survey) methods. Research area was determined using purposive sampling based on the function of the habitat and the number of prey animals. The population in this study was all amphibians in the Sipin Lake. The samples were all amphibians caught using fishing nets or bare hands. Identification of amphibian species found in the lake used field guidebooks and online-based guide. The results of research carried out along the edge of Lake Sipin showed 215 individuals, 8 species and 4 families were found to be amphibians. The diversity index for amphibian species generally shows an H' index with an H' value of 1.19, which is included in the medium diversity index value. The overall amphibian species evenness index value is classified as an unstable community (E=0.573) and the amphibian species richness index value generally shows a low species richness index (Dmg=1.303). Meanwhile, the value of the community similarity index or Index of Similarity (IS) generally shows that natural habitats and tourism are relatively high with an index value of 90%.