Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Students' Science Process Skills and Understanding on Ohm's Law and Direct Current Circuit Through Virtual Laboratory Based Predict-Observe-Explain Model Theo Jhoni Hartanto*; Pri Ariadi Cahya Dinata; Nadia Azizah; Annur Qadariah; Albi Pratama
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 11, No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1104.07 KB) | DOI: 10.24815/jpsi.v11i1.27477

Abstract

Many studies have found that good science process skills are correlated with understanding of concepts. Based on observations, many students have low understanding and processing skills, especially in physics subjects. This study aims to describe the impact of implementing the predict-observe-explain (POE) model assisted by virtual laboratory on the students’ science process skills and conceptual understanding of the topic of Ohm’s law and direct current (DC) electrical circuits. This study used a one-group pretest-posttest design involving 20 prospective teacher students in the Physics Education Program FKIP UPR. The sampling technique was saturated sampling. The instruments used were the conceptual understanding test and the performance test of science process skills. The conceptual understanding score was measured before and after the conducted learning and analyzed by N-Gain. While, data on students' science process skills were obtained from performance tests. The results showed an increase in the students’ conceptual understanding, which was indicated by an N-Gain score of 0.63 (moderate increase category). The aspects of the students’ science process skills observed in this study gained a good category. The results of the process skills test showed that 30% of students acquired science process skills with the category of “excellent”, 40% with the category of “good”, and 25% with the category of “adequate”. Based on results, it can be concluded that implementing a virtual laboratory-assisted POE can improve students’ conceptual understanding and science process skills, especially on the topic of Ohm’s law and dc electrical circuits
Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA secara Daring Berbantuan Live Worksheets pada Materi Tekanan Zat Kelas VIII Semester II SMP Negeri 6 Palangka Raya Tahun Ajaran 2020/2021 Rifka Noor Ramadhani; Enny Wijayanti; Pri Ariadi Cahya Dinata
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v4i1.4102

Abstract

Pembelajaran IPA yang dilakukan secara daring  menjadi tantangan bagi guru untuk dapat mendesain pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Berdasarkan hal tersebut perlunya untuk mengembangankan suatu  perangkat pembelajaran IPA secara daring berbantuan live worksheets. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas isi dan validasi oleh guru terhadap perangkat pembelajaran berupa RPP, THB dan LKPD IPA daring yang akan dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D dari Thiagarajan dan Semmel. Tahapan model 4D yang digunakan yaitu sampai tahap pengembangan yang memuat uji validasi. Tahap penyebaran tidak dilakukan karena terkendala pandemi covid 19. Teknik pengumpulan data yaitu dengan memvalidasi draft produk oleh 2 dosen program studi pendidikan fisika dan 2 guru IPA kelas VIII SMP Negeri 6 Palangka Raya. Teknik analisis data menggunakan formula Aiken’s V dengan kriteria nilai koefisien validitas isi  dianggap valid secara konten/isi jika nilai V ≥ 0,6. Hasil analisis terhadap penilaian validator dari 2 dosen pendidikan Fisika terhadap RPP, LKPD, dan THB yaitu semua butir sudah relevan memenuhi kriteria valid sehingga  persentase setiap aspek yang valid secara konten atau isi yaitu 100 %  Hasil analisis terhadap penilaian validator dari 2 guru IPA terhadap RPP, LKPD, dan THB yaitu semua butir juga sudah relevan memenuhi kriteria valid sehingga persentase setiap aspek yang valid secara konten atau isi yaitu 100 %. Berdasarkan hasil analisis data di atas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan bantuan liveworksheets valid untuk digunakan dalam pembelajaran IPA secara daring
Pengembangan LKPD Berbasis Web pada Materi Getaran dan Gelombang di Kelas VIII SMP Negeri 1 Rungan Padliarto Padliarto; Fenno Farcis; Pri Ariadi Cahya Dinata
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 4 No. 1 (2022): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v4i1.5068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, efektivitas dan kepraktisan dari pengembangan LKPD berbasis web pada materi getaran dan gelombang di kelas VIII SMP Negeri 1 Rungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Model ADDIE memiliki lima tahapan yaitu tahap analisis, tahap desain, tahap develop, tahap implementasi dan tahap evaluasi. Uji coba LKPD berbasis web dilakukan di SMP Negeri 1 Rungan di kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penilaian validator, pemberian tes hasil belajar kognitif, dan pemberian angket respon. Hasil analisis terhadap penilaian validator menunjukkan persentase rata-rata 92,03% dengan kriteria sangat baik sehingga LKPD berbasis web dinyatakan valid. Hasil analisis terhadap hasil belajar kognitif menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal 20% dan persentase TPK yang tuntas 40% (keduanya kurang dari 70%) sehingga LKPD Berbasis web tidak efektif dalam aspek kognitif. Hasil analisis terhadap respon peserta didik menunjukkan presentase respon baik sehingga LKPD berbasis web dapat dinyatakan praktis.
Pelatihan Penggunaan Alat-Alat Laboratorium pada Topik Kelistrikan dan Kemagnetan bagi Guru IPA dan Peserta Didik SMP Negeri 5 Palangka Raya Theo Jhoni Hartanto; Pri Ariadi Cahya Dinata; Albi Pratama; Resha Handriani; Suhartono Suhartono; Muhammad Nawir; Annur Qadariah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8097

Abstract

Hasil observasi memperlihatkan bahwa laboratorium IPA di sekolah mitra memiliki peralatan yang lengkap untuk mendukung pembelajaran topik listrik-magnet, akan tetapi guru masih belum sepenuhnya bisa menggunakan alat-alat yang sudah tersedia. Oleh karena itu, diadakanlah pelatihan penggunaan alat laboratorium. Kegiatan pelatihan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra kerja SMP Negeri 5 Kota Palangka Raya. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama empat kali pertemuan di bulan September 2022. Tujuan utama kegiatan adalah melatih guru-guru IPA dan peserta didik dalam menggunakan peralatan laboratorium IPA khususnya yang terkait dengan topik listrik-magnet untuk kegiatan praktikum. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga tahapan, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi akhir. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium IPA SMP Negeri 5 Palangka Raya selama empat kali pertemuan. Peserta berjumlah 15 orang yang terdiri dari lima guru IPA dan sepuluh peserta didik kelas IX SMP Negeri 5 Palangka Raya. Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen-dosen dan laboran Prodi Pendidikan Fisika FKIP UPR. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 11 peserta memeroleh keterampilan praktik dengan kategori baik dan 4 peserta dengan kategori cukup baik. Setelah pelatihan, keterampilan peserta dalam melaksanakan praktik menggunakan alat-alat pada topik listrik-magnet, aspek merangkai peralatan dan melakukan praktik (mengumpulkan data) memperoleh kategori sangat baik, sedangkan aspek mengolah/menganalisis data dan menyimpulkan hasil praktik memperoleh kategori baik. Selain itu, peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan.The results of preliminary observations show that the science laboratory at the partner school has complete equipment to support the learning of electricity and magnetism. However, teachers are still not fully able to use the already available tools. Therefore, training on the use of laboratory equipment is held. This training is a community service activity with the Public Junior High School of 5 Palangka Raya as a partner. This training activity was carried out in four meetings in September 2022. The main purpose of the activity was to train science teachers and students in using science laboratory equipment, especially those related to electricity and magnetism. This training activity is carried out in three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the final evaluation stage. The activity was carried out at the Science Laboratory of SMP Negeri 5 Palangka Raya for four meetings. The participants were 15: five science teachers and ten ninth-grade students of Public Junior High School of 5 Palangka Raya. The training implementation team consists of lecturers and the Physics Education Program FKIP UPR laboratory assistant. The activity results showed that 11 participants acquired practical skills in the good category and 4 in the fairly good category. After the training, the participants' skills in carrying out the practice of using tools on the topic of electricity-magnet, aspects of assembling equipment and doing practice (collecting data) were in the very good category, while the aspects of processing/analyzing data and concluding the results of the practice were in the good category. In addition, participants gave positive responses to the implementation of training activities.
Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle Pada Materi Gerak Dan Gaya Dengan Media PhET Simulation Di Kelas VIII SMP Negeri 2 Palangka Raya Jesica Septiana; Andi Bustan; Pri Ariadi Cahya Dinata
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v5i1.8240

Abstract

Abstrak –Penerapan model pembelajaran Learning Cycle pada materi gerak dan gaya dengan media PhET Simulation ini diperlukan untuk mempermudah guru dalam menyampaikan pembelajaran dan mempermudah peserta didik dalam memahi konsep IPA. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pemahaman konsep peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran Learning Cycle pada materi gerak dan gaya dengan media PhET Simulation, (2) mengetahui hasil belajar peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran Learning Cycle pada materi gerak dan gaya dengan media PhET Simulation. Penelitian ini merupakan penelitian penerapan. Peserta didik kelas VIII SMPN 2 Palangka Raya adalah subjek dalam penelitian ini. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes pemahaman konsep dan instrument tes hasil belajar kognitif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan yang diperoleh adalah (1) pada tes pemahaman konsep diperoleh 5 orang peserta didik yang memenuhi kriteria tinggi dengan persentase 16,67%, 22 orang peserta didik yang memenuhi kriteria sedang dengan persentase 73,33%, dan 3 orang peserta didik yang memenuhi kriteria rendah dengan persentase 10% (2) Hasil analisis data ketuntasan individu dari 30 orang peserta didik yang mengikuti tes hasil belajar di dapat 26 orang peserta didik tuntas, hasil analisis data ketuntasan klasikal diperoleh sebesar 86,67% yang tuntas secara klasikal, dan hasil analisis data ketuntasan TPK yang terdiri dari 30 TPK diperoleh 27 TPK tuntas dengan persentase 90%.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Membangun Literasi Sains pada Materi Kalor Kelas XI Septiya; Suhartono; Pri Ariadi Cahya Dinata
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v5i1.8790

Abstract

Literasi sains adalah pengetahuan ilmiah untuk mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti. Literasi sains dapat dibangun melalui penerapan model pembelajaran, salah satunya inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan hasil literasi sains peserta didik setelah penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi kalor kelas XI semester I SMA Negeri 5 Palangka Raya.Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental menggunakan rancangan one shot case study. Populasi penelitian adalah seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri 5 Palangka Raya. Sampel penelitian sebanyak satu kelas dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes literasi sains mencakup pada aspek kompetensi yaitu menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, serta menafsirkan data dan bukti secara ilmiah serta aspek pengetahuan yaitu konten, prosedural, serta epistemik yang terlebih dahulu diuji coba. Hasil uji coba menunjukkan dari 10 butir soal terdapat 1 butir soal yang gugur. Butir soal yang digunakan dalam penelitian berjumlah 9 butir soal dengan reliabilitas 0,86 pada kategori reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase literasi sains berdasarkan tiap aspek literasi sains pada aspek menjelaskan fenomena secara ilmiah sebesar 72% berkategori baik, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah sebesar 55 % berkategori rendah, menafsirkan data dan bukti secara ilmiah sebesar 68% berkategori cukup, pengetahuan konten sebesar 66% berkategori cukup, pengetahuan prosedural sebesar 55% berkategori rendah, dan pengetahuan epistemik sebesar 73% berkategori baik. Persentase literasi sains individu diperoleh 4 peserta didik pada kategori sangat baik, 19 peserta didik pada kategori skor baik, 3 peserta didik pada kategori skor rendah, dan 10 peserta didik pada kategori skor sangat rendah. Presentase literasi sains klasikal pada pembelajaran inkuiri terbimbing sebesar 63,64% pada kategori cukup.
Pelatihan Pemanfaatan Laboratorium Virtual pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran IPA di Kecamatan Katingan Hilir Theo Jhoni Hartanto; Pri Ariadi Cahya Dinata; Agus Haryono; Mohammad Anang Hermansyah; Saulim DT Hutahaean; Suhartono Suhartono
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.6384

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dilatarbelakangi oleh kesulitan guru-guru IPA di Kecamatan Katingan Hilir dalam melaksanakan praktikum. Kendala utama melaksanakan praktikum disebabkan oleh keterbatasan peralatan laboratorium di sekolah. Tujuan kegiatan pelatihan adalah untuk meningkatkan keterampilan guru-guru IPA dalam memanfaatkan sekaligus merancang LKPD berbantuan laboratorium virtual. Sasaran kegiatan adalah 15 orang guru IPA jenjang SMP yang tergabung dalam MGMP IPA Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan. Seluruh kegiatan pelatihan dipusatkan di SMPN 4 Katingan Hilir. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua kali pertemuan pada bulan Agustus 2023. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dapat memberikan hasil yang positif bagi peserta. Hasil positif dari kegiatan pelatihan ditunjukkan dengan hasil penilaian akhir pada LKPD yang disusun peserta dengan rata-rata skor LKPD sebesar 92,5 dalam kategori sangat baik. Seluruh peserta memiliki kemampuan menggunakan laboratorium virtual pada beberapa topik-topik IPA dan melaporkan hasil praktiknya. Seluruh peserta pelatihan memberikan respon positif terhadap kegiatan pelatihan.
Students' Science Process Skills and Understanding on Ohm's Law and Direct Current Circuit Through Virtual Laboratory Based Predict-Observe-Explain Model Theo Jhoni Hartanto*; Pri Ariadi Cahya Dinata; Nadia Azizah; Annur Qadariah; Albi Pratama
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 11, No 1 (2023): JANUARY 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v11i1.27477

Abstract

Many studies have found that good science process skills are correlated with understanding of concepts. Based on observations, many students have low understanding and processing skills, especially in physics subjects. This study aims to describe the impact of implementing the predict-observe-explain (POE) model assisted by virtual laboratory on the students’ science process skills and conceptual understanding of the topic of Ohm’s law and direct current (DC) electrical circuits. This study used a one-group pretest-posttest design involving 20 prospective teacher students in the Physics Education Program FKIP UPR. The sampling technique was saturated sampling. The instruments used were the conceptual understanding test and the performance test of science process skills. The conceptual understanding score was measured before and after the conducted learning and analyzed by N-Gain. While, data on students' science process skills were obtained from performance tests. The results showed an increase in the students’ conceptual understanding, which was indicated by an N-Gain score of 0.63 (moderate increase category). The aspects of the students’ science process skills observed in this study gained a good category. The results of the process skills test showed that 30% of students acquired science process skills with the category of “excellent”, 40% with the category of “good”, and 25% with the category of “adequate”. Based on results, it can be concluded that implementing a virtual laboratory-assisted POE can improve students’ conceptual understanding and science process skills, especially on the topic of Ohm’s law and dc electrical circuits
Pengembangan perangkat pembelajaran case-based learning pada mata kuliah elemen mesin Muhammad Hudan Rahmat; Ahmad Eko Suryanto; Marko Ayaki Lumbantobing; Pri Ariadi Cahya Dinata
Jurnal Taman Vokasi Vol 11 No 2 (2023): In Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v11i2.16233

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pemecahan kasus di bidang teknik mesin. Model ADDIE diadaptasi untuk mengembangkan perangkat pembelajaran cased base learning (CBL) pada mata kuliah elemen mesin, karena telah menunjukkan tren positif dalam pengembangan desain instruksional, serta dapat menggambarkan pendekatan pembelajaran yang lebih sistematis. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran termasuk dalam kategori baik dengan persentase 83,33% untuk RPS, 85,42% untuk SAP, dan 86,36% untuk LKM. Meskipun respon mahasiswa terhadap pelaksanaan CBL belum begitu positif (78,33%), namun berdasarkan observasi, pelaksanaan CBL telah berjalan dengan baik (84,78%). Penelitian ini berimplikasi terhadap penerapan pembelajaran CBL di bidang teknik mesin, khususnya pada mata kuliah elemen mesin. Dalam menyusun rencana atau inventaris tugas (task inventory), sangat penting untuk mengkaji referensi tentang topik masalah yang dijadikan sebagai kasus dalam skenario pembelajaran CBL. Dengan demikian, perangkat pembelajaran CBL dapat dianggap layak digunakan, serta dapat digunakan sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya.
Measures Teachers’ Perceptions of Differentiated Instruction : A Combination of Guttman Scale and Item Response Theory Desy Kumala Sari; Dadan Rosana; Supahar Supahar; Pri Ariadi Cahya Dinata; Andi Reski
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 10, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i3.11841

Abstract

This study aims to develop an instrument for teachers’ perceptions of differentiated instruction by adopting Oriondo and Antonio's instrument development model. This study involves three stages of development: instrument planning, pilot testing, and measurement. The respondents involved were 152 subject teachers at the secondary school level. The instrument developed contains differentiated instruction principles: learning environment, quality curriculum, responsive teaching, continuous assessment, and leadership and routines. A combination of the Guttman Scale and Item Response Theory was used to measure teachers' perceptions, which gave significant results. The analysis results show that most instrument items follow the model used, but some items require adjustment. The implication of this study is the importance of developing valid and reliable instruments to measure teachers' perceptions of differentiated instruction. The findings can contribute to improving classroom learning practices and student learning outcomes. Thus, this study provides a strong foundation for the development of teacher professionalism and the overall improvement of education quality.