Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Potency of The Google Classroom Application In Enhancing PAI Learning in SMP Negeri 20 Kota Tangerang During The Covid-19 Pandemic Destiani Rahmawati; Basuki Basuki; Elly Purnamasari; Yayat Ruhiat; Lukman Nulhakim
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4370

Abstract

The learning process is carried out via online methods, such as IAIN Curup, to prevent the spread of Covid-19. Online learning has been used by SMP Negeri 20 Kota Tangerang since April 2020. The instructors employ a variety of online tools to facilitate effective learning while students are taking courses online. The goal of this study is to determine how well the Google Classroom application can enhance the educational experience of SMP Negeri 20 Kota Tangerang students during the Covid 19 pandemic. This study adopted a qualitative methodology, and its non-statistical methods of data analysis were qualitative in nature. Research information was gathered by observation, documentation, and interviews. This study demonstrates the effectiveness of learning with Google Classroom by using tactics including assignments and observations, problem-based learning models and field trips, evaluation in the form of questions, and product development. The ease of use, data savings for mobile devices, accuracy in task collection, and memory savings offered by Google Classroom are only a few of its benefits. Meanwhile, the drawback is that communication is not well established.
Pengembangan Kurikullum PAI Berbasis Fiqh Anti Korupsi Destiani Rahmawati; Basuki Basuki; Elly Purnamasari; Yayat Ruhiat; Lukman Nulhakim
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.626 KB) | DOI: 10.30868/ei.v1i01.16

Abstract

Korupsi adalah tindak kejahatan luar biasa yang telah mengakibatkan kerugian bagi negara dan masyarakat. Di Indonesia tindak kejahatan korupsi telah sampai pada batas yang memprihatinkan. Hal ini terbukti dengan fakta dan data yang menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat atas negara-negara terkorup di dunia. Melihat fenomena seperti ini maka diperlukan adanya tindakan kursif dan prefentiv dalam rangka pencegahan regenerasi tindakan ini. Tindakan kursiv dapat dilakukan dengan cara memberikan hukum seberat-beratnya bagi para pelaku kejahatan korupsi tersebut. Sementara tindakan preventif dapat dilakukan dengan cara memberikan pendidikan dan pemahaman mengenai tindak kejahatan korupsi tersebut.Maka keterlibatan dunia pendidikan dalam upaya pencegahan korupsi memiliki kedudukan strategis-antisipatif. Dalam hal ini upaya pencegahan korupsi di masyarakat dapat dilakukan dengan mencegah berkembangnya mental korupsi pada anak bangsa Indonesia melalui pendidikan. Semangat antikorupsi yang patut menjadi kajian adalah penanaman pola pikir, sikap, dan perilaku antikorupsi melalui sekolah, karena sekolah adalah proses pembudayaan. Sektor pendidikan dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan pencegahan korupsi.Langkah preventif (pencegahan) tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa pendekatan (approach), pertama: menjadikan peserta didik sebagai target, dan kedua: menggunakan pemberdayaan peserta didik untuk menekan lingkungan agar tidak permissive to corruption dan muatan materi antikorupsi dalam kurikullum pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kurikullum PAI yang berbasis kepada Fiqh Antikorupsi. Diawali dengan menampilkan model Pendidikan Antikorupsi dalam Pendidikan Agama Islam dan muatan-muatan Fiqh Antikorupsi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pengembangan kurikullum yang dimaksud dalam penelitian ini adalah upaya mengintegrasikan antara Fiqh Antikorupsi dengan mata pelajaran PAI. Adapaun bentuknya berupa perluasan tema yang sudah ada dalam kurikulum dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran fiqh antikorupsi, yaitu dengan model Pendidikan Antikorupsi integratif-inklusif dalam Pendidikan Agama Islam. Untuk berpartisipasi dalam gerakan pemberantasan dan pencegahan korupsi ada dua model yang dapat dilakukan oleh sekolah dalam mengembangkan kurikulum berbasis fiqh antikorupsi yang integratif-inklusif pada Pendidikan Agama Islam. Pertama, proses pendidikan harus menumbuhkan kepedulian sosial-normatif, membangun penalaran obyektif, dan mengembangkan perspektif universal pada individu. Kedua, pendidikan harus mengarah pada penyemaian strategis, yaitu kualitas pribadi individu yang konsekuen dan kokoh dalam keterlibatan peran sosialnya. Model Pendidikan Antikorupsi yang integrative-inklusif dalam pendidikan agama Islam secara aplikatif lebih berkedudukan sebagai pendekatan dalam pembelajaran berbasis kontekstual.
Development of Learning Videos Using YouTube Integrated Video Prezi Applications on Fuel Injection Systems in Vocational Schools Hendi Iswanto; Yayat Ruhiat; Cucu Atikah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3567

Abstract

The development of information and communication technology has touched various aspects of life, one of which is the world of education. Education cannot be separated from the development of IT. The Prezi video application can be used to create interesting learning video media for students. This research is a Research and Development (RD) research through a 4D development model, which consists of 4 stages, namely: (a) Define, (b) Design, (c) Develop, and (d) Disseminate. This study aims to develop material on the basic competence of gasoline injection systems for class XI Automotive Light Vehicle Engine Maintenance. Subject Automotive Light Vehicle Engineering ( TKRO) expertise program at a state vocational high school in Serang City. This research is limited to the development of media, which is validated by media experts, material experts, and student response trials. This is due to the limited research time. Data analysis techniques were obtained for product feasibility with a Likert scale. From the results of the stages carried out through this method, it can be concluded that the material expert validation was obtained by 87% with the very feasible category and the average media expert validation was obtained by 90% with the very feasible category to be used as an alternative learning video media to make it easier for students to understand material about Electronic Fuel Injection (EFI) Gasoline Injection system. Based on product trials conducted by 30 students, 87% of results were obtained in the very good category, or students were very interested in the learning videos that the researchers made.
Pengembangan Kurikullum PAI Berbasis Fiqh Anti Korupsi Destiani Rahmawati; Basuki Basuki; Elly Purnamasari; Yayat Ruhiat; Lukman Nulhakim
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 01 (2012): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v1i01.16

Abstract

Korupsi adalah tindak kejahatan luar biasa yang telah mengakibatkan kerugian bagi negara dan masyarakat. Di Indonesia tindak kejahatan korupsi telah sampai pada batas yang memprihatinkan. Hal ini terbukti dengan fakta dan data yang menyebutkan bahwa Indonesia berada di peringkat atas negara-negara terkorup di dunia. Melihat fenomena seperti ini maka diperlukan adanya tindakan kursif dan prefentiv dalam rangka pencegahan regenerasi tindakan ini. Tindakan kursiv dapat dilakukan dengan cara memberikan hukum seberat-beratnya bagi para pelaku kejahatan korupsi tersebut. Sementara tindakan preventif dapat dilakukan dengan cara memberikan pendidikan dan pemahaman mengenai tindak kejahatan korupsi tersebut.Maka keterlibatan dunia pendidikan dalam upaya pencegahan korupsi memiliki kedudukan strategis-antisipatif. Dalam hal ini upaya pencegahan korupsi di masyarakat dapat dilakukan dengan mencegah berkembangnya mental korupsi pada anak bangsa Indonesia melalui pendidikan. Semangat antikorupsi yang patut menjadi kajian adalah penanaman pola pikir, sikap, dan perilaku antikorupsi melalui sekolah, karena sekolah adalah proses pembudayaan. Sektor pendidikan dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan pencegahan korupsi.Langkah preventif (pencegahan) tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa pendekatan (approach), pertama: menjadikan peserta didik sebagai target, dan kedua: menggunakan pemberdayaan peserta didik untuk menekan lingkungan agar tidak permissive to corruption dan muatan materi antikorupsi dalam kurikullum pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kurikullum PAI yang berbasis kepada Fiqh Antikorupsi. Diawali dengan menampilkan model Pendidikan Antikorupsi dalam Pendidikan Agama Islam dan muatan-muatan Fiqh Antikorupsi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pengembangan kurikullum yang dimaksud dalam penelitian ini adalah upaya mengintegrasikan antara Fiqh Antikorupsi dengan mata pelajaran PAI. Adapaun bentuknya berupa perluasan tema yang sudah ada dalam kurikulum dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada pembelajaran fiqh antikorupsi, yaitu dengan model Pendidikan Antikorupsi integratif-inklusif dalam Pendidikan Agama Islam. Untuk berpartisipasi dalam gerakan pemberantasan dan pencegahan korupsi ada dua model yang dapat dilakukan oleh sekolah dalam mengembangkan kurikulum berbasis fiqh antikorupsi yang integratif-inklusif pada Pendidikan Agama Islam. Pertama, proses pendidikan harus menumbuhkan kepedulian sosial-normatif, membangun penalaran obyektif, dan mengembangkan perspektif universal pada individu. Kedua, pendidikan harus mengarah pada penyemaian strategis, yaitu kualitas pribadi individu yang konsekuen dan kokoh dalam keterlibatan peran sosialnya. Model Pendidikan Antikorupsi yang integrative-inklusif dalam pendidikan agama Islam secara aplikatif lebih berkedudukan sebagai pendekatan dalam pembelajaran berbasis kontekstual.
MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PEMBELAJARAN MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPETENSI GURU Henny Setiani; Yayat Ruhiat; Luluk Asmawati
JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran) : Edutech and Intructional Research Journal Vol 7, No 1 (2020): JTPPm (Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JTPPm

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jtppm.v7i1.10673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan teknologi informasi dengan kompetensi guru dan efektivitas pengelolaan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan teori Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan pendekatan analisis korelasi. Sampel diambil sebanyak 89 guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) melalui program SmartPLS versi 2.3.m3. Hasil pengujian menunjukkan ada hubungan langsung yang signifikan antara kemampuan teknologi informasi dengan kompetensi guru dan efektivitas pengelolaan pembelajaran, dan ada hubungan yang signifikan antara kompetensi guru dengan efektivitas pengelolaan pembelajaran. Kata kunci: Kompetensi, Pengelolaan Pembelajaran, dan Kemampuan Teknologi Informasi
Development of Android-Based Learning Media on Dynamics and Atmospheric Stability Material Yayat Ruhiat; Suherman Suherman; Hesti Gustini
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v11i3.16163

Abstract

By employing device technology, or what is known as mobile learning, this project intends to create Android-based goods as learning mediums. A different type of learning medium is mobile learning. The availability of mobile learning can facilitate learning for students by enabling them to acquire difficult content anywhere and at any time. This content was created in a visual and audiovisual style for Android. The ADDIE Development model and research in research and development (R&D) are utilized to accomplish this purpose. This paradigm's five steps are analysis, design, development, implementation, and evaluation. Material expert and material expert tests were performed to evaluate the consistency of the medium and content. A very practical category was produced due to the two experts' determination of the product's validity. Tests on material experts were conducted to ascertain the coherence between the medium and the material. The two experts' product results were valid, and they created a workable category. The media experts' validation results averaged 90.06%, which met the "very valid" criteria, while the material validation results averaged 80.91%, which met the "very valid" criteria. It is recommended that every teacher in the school be more creative in creating online learning content that is not boring and more effective.
Short Video in Improving Students’ Writing on Procedure Text: An Experimental Study for Students in Vocational School Hery Nuraini; Yayat Ruhiat; Lukman Nulhakim
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 Agustus (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.898

Abstract

Mastering English skills for EFL students requires mastery of vocabulary as well. In doing writing also needs a good understanding of vocabulary and sentence structures. Writing was very complex activities to be done, started form drafting to creating. The students at Putra Rifara Vocational School also found some difficulties in learning writing. Mistakes always appeared in doing the task such as grammatical errors, and punctuations. The students also had obstacle in expressing their thought on the paper. The purpose of this research was to obtain empirical evidence about the effect of short video on students' writing procedure text. Quantitative method with quasi-experimental was applied in this study. The sample of this research was eleventh grade students at Putra Rifara Vocational School Kabupaten Tangerang. The purposive sampling was implemented in this research. The total samples were 52 students form two classes (control and experiment class). In the control class consists of 23 students and the experiment class consists of 29 students. The instrument used in this paper was essay. The data was analysed by using SPSS. The result showed that the experimental class got the highest score compared to the control class. Moreover, the result of interview also showed positive respond from the students after learning writing procedure text by using short video. It can be concluded that there was a significant effect of the use short video in improving students’ writing procedure texts for eleventh grade at Putra Rifara Vocational School in Kabupaten Tangerang
MODEL PENGEMBANGAN DISPOSISI PRODUKTIF BERBASIS PEMAHAMAN KONSEP DENGAN MEDIATOR KELANCARAN PROCEDURAL, KOMPETENSI STRATEGIS, PENALARAN ADAPTIF Etika Khaerunnisa; Aliyudin Aliyudin; Yayat Ruhiat; Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i1.11442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model disposisi produktif berbasis pemahaman konseptual dengan melibatkan mediator kelancaran prosedural, kompetensi strategis, dan penalaran adaptif. Disposisi produktif dipandang sebagai hasil akhir yang mencerminkan sikap positif mahasiswa terhadap matematika, yang berakar dari penguasaan konsep dan keterampilan matematika lainnya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ekspos-fakto dengan analisis jalur untuk mengevaluasi hubungan langsung, tidak langsung, dan total antar variabel. Sampel terdiri dari 30 mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes untuk mengukur pemahaman konseptual, kelancaran prosedural, kompetensi strategis, dan penalaran adaptif, serta kuesioner untuk disposisi produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konseptual berpengaruh signifikan terhadap disposisi produktif baik secara langsung maupun melalui kelancaran prosedural. Kompetensi strategis memberikan pengaruh total terbesar terhadap disposisi produktif dibandingkan mediator lainnya, meskipun tidak signifikan secara tidak langsung. Sebaliknya, penalaran adaptif tidak mendukung hubungan antar variabel secara signifikan. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang holistik, dengan fokus pada pengembangan pemahaman konseptual, kelancaran prosedural, dan kompetensi strategis untuk membangun disposisi produktif yang positif.This study aims to develop a productive disposition model based on conceptual understanding by involving mediators of procedural fluency, strategic competence, and adaptive reasoning. Productive disposition is seen as an end result that reflects students' positive attitude towards mathematics, which stems from mastery of concepts and other mathematical skills. This study used an expos-facto research design with path analysis to evaluate the direct, indirect, and total relationships between variables. The sample consisted of 30 students of Mathematics Education Department using purposive sampling technique. The research instruments were tests to measure conceptual understanding, procedural fluency, strategic competence, and adaptive reasoning, as well as a questionnaire for productive disposition. The results showed that conceptual understanding had a significant effect on productive disposition both directly and through procedural fluency. Strategic competence provided the largest total effect on productive disposition compared to other mediators, although it was not significant indirectly. In contrast, adaptive reasoning did not significantly support the relationship between variables. Overall, this study emphasizes the importance of a holistic learning approach, focusing on developing conceptual understanding, procedural fluency and strategic competence to build positive productive dispositions.
Empowering English Students: SEM Analysis of Motivation and Academic Outcomes in Al-Islam Muhammadiyah Course Desri Arwen; Euis Yanah Mulyanah; Ishak Ishak; Yayat Ruhiat; Yujin Lee
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.7044

Abstract

This study explores the complex relationships among Educational Psychology (EP), Al-Islam Muhammadiyah Course (AMC), English Language Education Students (ELES), Learning Motivation (LM), and Academic Outcomes (AO) in a value-based educational context. Understanding these interactions can inform curriculum design and instructional strategies to enhance student achievement. A quantitative approach was employed using an explanatory survey method. Data were collected from 165 ELES enrolled in AMC courses. Structural Equation Modeling (SEM) with LISREL software was utilized to examine direct and indirect effects among variables. Instrument validity and reliability were assessed through Confirmatory Factor Analysis (CFA), with Composite Reliability (CR 0.7) and Average Variance Extracted (AVE 0.5) ensuring robust psychometric properties. Findings indicate that EP and AMC have minimal direct effects on LM and AO; however, their influence is significantly mediated through LM. In contrast, ELES exhibits a direct, positive impact on AO, highlighting its role in fostering essential academic competencies. Despite an elevated RMSEA value (0.144), the model remains theoretically sound and interpretable. The study confirms that LM serves as a crucial mediator, reinforcing established theoretical frameworks on student motivation and achievement. Institutions can leverage these insights by incorporating motivation-driven teaching strategies within the ELES curriculum. This research underscores the importance of LM in enhancing AO. While statistical model fit is essential, theoretical coherence remains paramount in evaluating educational models. Future studies should further explore motivational interventions to optimize student learning outcomes.
Investigating Students' Readiness for Implementing Small Private Online Courses (SPOC) in Trigonometry within Indonesian High Schools Yusnita Rahayu; Yayat Ruhiat; Cucu Atikah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7482

Abstract

This study examined the readiness of Indonesian high school students to engage in blended learning using a Small Private Online Course (SPOC) for trigonometry instruction and identified factors that support or hinder this readiness. Using a quantitative descriptive design, data were collected from 58 Grade XI students at SMA Negeri 5 Kota Serang. A validated questionnaire measured six readiness dimensions: cognitive understanding, learning motivation, digital literacy, access to technology, learning environment, and interaction skills. The instrument demonstrated strong reliability (Cronbach’s Alpha = 0.875). Results indicated that 81% of students were categorized as “very ready,” reflecting high preparedness, especially in digital access and cognitive understanding. Nevertheless, several constraints emerged, including decreased motivation, less supportive learning environments, and limited self-regulation. These findings suggest that SPOC-based trigonometry learning can be implemented immediately or in the near term, provided schools strengthen support mechanisms such as digital orientation, motivational scaffolding, and structured learner assistance. The study contributes practical evidence to inform classroom implementation and broader mathematics education policy in Indonesia.