Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL MENYINGKAP RAHASIA TATANAN DUNIA BARU KARYA ZAYNUR RIDWAN DUHA, AGUSTINUS
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.522 KB)

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi, bahasa terdapat variasi-variasi seperti alih kode dan campur kode, tersebut terdapat dalam novel. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode dalam novel. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan terjadinya alih kode dan campur kode dalam novel. Hasil penelitian bahwa alih kode yang terjadi alih kode eksternal antara bahasa asli dengan bahasa asing. Sedangkan campur kode yang terjadi campur kode keluar yaitu campur kode yang berasal dari bahasa asing bercampur dengan bahasa asing. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat simpulkan bahwa, ditemukan adanya peristiwa alih kode sebanyak tiga kali dan peristiwa terjadinya campur kode sebanyak Sembilan kali. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diajukan adalah (1) Hendaknya dalam berbicara harus mampu menggunakan bahasa dengan baik, supaya yang dimaksudkan kepada  lawan tutur dapat dipahami (2) Hendaknya dalam berbicara harus mampu melihat dan mengerti lawan bicara, sehingga terciptanya komunikasi yang baik antara penutur dan lawan tutur.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL MENYINGKAP RAHASIA TATANAN DUNIA BARU KARYA ZAYNUR RIDWAN AGUSTINUS DUHA
Jurnal Education and Development Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.522 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i5.145

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi, bahasa terdapat variasi-variasi seperti alih kode dan campur kode, tersebut terdapat dalam novel. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode dalam novel. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan terjadinya alih kode dan campur kode dalam novel. Hasil penelitian bahwa alih kode yang terjadi alih kode eksternal antara bahasa asli dengan bahasa asing. Sedangkan campur kode yang terjadi campur kode keluar yaitu campur kode yang berasal dari bahasa asing bercampur dengan bahasa asing. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat simpulkan bahwa, ditemukan adanya peristiwa alih kode sebanyak tiga kali dan peristiwa terjadinya campur kode sebanyak Sembilan kali. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diajukan adalah (1) Hendaknya dalam berbicara harus mampu menggunakan bahasa dengan baik, supaya yang dimaksudkan kepada lawan tutur dapat dipahami (2) Hendaknya dalam berbicara harus mampu melihat dan mengerti lawan bicara, sehingga terciptanya komunikasi yang baik antara penutur dan lawan tutur.
ANALISIS TENTANG PENGUTIPAN SKRIPSI MAHASISWA SEBAGAI ANTISIPASI PLAGIARISME DI STKIP NIAS SELATAN Agustinus Duha; Bimerdin Daely
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.141 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i4.1411

Abstract

Seorang mahasiswa yang akan menyelesaikan tugas akademiknya, akan dihadapkan pada tugas akhir yang harus diselesaikannya yaitu menulis karya ilmiah (skripsi). Sehubungan dengan kegiatan menulis di atas maka mahasiswa dituntut untuk dapat menuangkan ide-idenya secara logis dan rasional. Dalam merangkai ide yang ilmiah maka harus mampu menggunakan bahasa sebagai medianya untuk mengaktualisasikan gagasannya tersebut. Ketika seorang mahasiswa tidak memiliki kemampuan pada aspek di atas maka akan muncul ide untuk mencari referen dari mana saja yang penting ada sehingga tidak terhindarkan dari tindakan menyimpang dalam mengutip pendapat orang lain dan menjadikanya sebagai pendapatnya atau melakukan tindakan plagiarisme.Setelah dilakukan analisis, permasalahan yang terdapat pada skripsi yang dijadikan sampel penelitian kurang lebih sama. Yang membedakannya adalah persentasenya. Misalnya skripsi a.n. Derisman Bawamenewi dengan Similarity Found: 33%, skripsi Eldison dengan Similarity Found: 25%, skripsi Ernimawati Gulo dengan Similarity Found: 21%, skripsi Etika Halawa Similarity Found: 54%, skripsi Gakhimi Wau Similarity Found: 27%, skripsi Intan H. Laia Similarity Found: 23%, skripsi Nur Kaidah Dachi Similarity Found: 30%, skripsi Reminis Cere Hia Similarity Found: 43%, skripsi Salua B. Gowasa Similarity Found: 20%, skripsi Report Suci Hati Buulolo Similarity Found: 21%, Sinjo Bu’ulolo Bab I-III Similarity Found: 60% dan Bab 4-5 Similarity Found: 11%, Wenihati Gaurifa Similarity Found Bab I: 7%, Bab II: 80%, Bab III: 14%, Bab IV: 7%, Bab V: 4%, Yustina Novewati Bu’ulolo Bab I-III Similarity Found: 56% dan Bab 4-5 Similarity Found: 14%.Hendaknya mahasiswa secara aktif dan mandiri dalam mengembangkan wawasan, ide yang logis, dan pengetahuan serta berkontribusi positif melalui sumbangsih pemikiran dalam dunia pendidikan, sehingga tidak tergantung pada skripsi yang sudah dibuat sebelumnya; Hendaknya dalam penulisan skripsi mahasiswa memahami bagaimana merujuk dan mengutip sesuai dengan Panduan Penulisan Skripsi (PPS) yang dimiliki oleh STKIP Nias Selatan; Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar atau pedoman penelitian yang hasilnya dapat disempurnakan maupun dikembangkan sesuai dengan dinamisasi perubahan paradigma pendidikan di Indonesia.
MAKNA UKIRAN NI’OBUAYA DAN NI’OTALINA WÖLIWÖLI DESA HILIMONDREGERAYA KECAMATAN ONOLALU: KAJIAN SEMIOTIKA KULTURAL Rafael Ge’e; Agustinus Duha
Jurnal Education and Development Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.181 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh generasi muda desa Hilimondregeraya pada zaman sekarang, mereka ternyata masih belum memahami apa sebenarnya makna dari setiap ukiran Ni’obuaya dan Ni’otalina Wöliwöli. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna ukiran Ni’obuaya dan Ni’otalina Wöliwöli desa Hilimondregeraya kecamatan Onolalu kajian semiotika kultural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Peneliti mencari responden yang memenuhi kriteriadengan jumlah responden 3 orang berusia 61 ke atas, peneliti membuat transkrip dari tuturan dari hasil rekaman, peneliti mengklasifikasikan tuturan yang memiliki makna, peneliti mendeskripsikan makna, fungsi, guna, manfaat dan makna ukiran Ni’obuaya dan Ni’otalina Wöliwöli berdasarkan tuturan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) makna ukiran Ni’obuaya berarti menyerupai buaya bentuk ini melambangkan kekuasaan raja (Si’ulu) yang bersifat adil dan melindungi, serta mengayomi masyarakat. (2) makna ukiran Ni’otalina Wöliwöli berarti menyerupai tumbuhan pakis yang melambangkan kesuburan, dan melambangkan kebesaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa makna ukiran Ni’obuaya dan Ni’otalina Wöliwöli merupakan sebagai pemimpin karena ukiran ini dipergunakan oleh kepala suku atau pimpinan untuk menakuti masyarakat agar tunduk dan patuh pada hukum adat yang sudah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada mahasiswa, agar melaksanakan penelitian lanjutan, baik tentang makna ukiran maupun kajian dibidang yang lain untuk memperluas karyanya, hendaknya budaya makna ukiran Ni’obuaya dan Ni’otalina Wöliwöli tetap dilestarikan sehingga makna yang terdapat di dalamnya menjadi pembelajaran bagi masyarakat Nias.